PASAR

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Memasuki era digital di negara yang mayoritas muslim seperti Indonesia, membangun bisnis di bidang fesyen, khususnya busana muslim bisa memperoleh kemudahan lewat media sosial. Kekuatan media digital untuk mempengaruhi pasar bisnis sudah tidak diragukan lagi, hal ini telah dirasakan langsung oleh pelaku bisnis tersebut.

“Memanfaatkan media dalam ajang promosi itu penting ya, memasarkan brand melalui media itu menyebarnya cepat, dan banyak keuntungannya,” jelas Nadya Karina, Creative Director KAMI dalam talkshow yang merupakan salah satu rangkaian acara ISEF 2018 di Surabaya, Kamis, 13 Desember 2018.

Melihat target pasar yang dituju oleh pebisnis muda, seperti Nadya Karina, Jenahara, Asky Febrianti, Afina Candarini yang mayoritas adalah generasi milenial, memanfaatkan media sosial adalah salah satu peluang meraih kesuksesan dari brand mereka. Sebab, target pasar saat ini lebih tertarik melakukan pembelian menggunakan digital.

Selain memudahkan promosi, media sosial juga menjadi wadah bagi produsen dan konsumen agar lebih dekat lagi satu sama lain. Bukan hanya menjadi platform, namun media sosial juga dapat menjalin interaksi langsung antara penjual dengan pembeli.

“Kita dapat promosi langsung ke customer. Bukan sekadar melalui platform. Kita juga jadi lebih tahu apa keinginan customer,” tambah Karina.

Meski keuntungan yang didapatkan begitu mencolok, memanfaatkan media sosial juga tidak terhindar dari sisi negatifnya. Jika ditilik dari sisi tersebut, media sosial dapat memudahkan customer melihat langsung kesalahan apa yang kerap dibuat oleh suatu brand, dan itu menjadi salah satu sisi negatif pemasaran melalui media sosial.

“Saking terlalu dekatnya dengan customer, apabila ada kesalahan yang kita buat, pasti langsung menyebar. Kesalahan sedikit saja mudah terlihat di media sosial,” kata Karina.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir kesalahan yang dibuat suatu brand, pebisnis harus memastikan dahulu konten-konten serta cara pemasaran yang akan dilakukan. Semua itu demi menjaga nama baik brand di mata customer.

Bagi Jenahara yang juga turut menyampaikan pendapatnya, untuk melakukan pemasaran branding di platform digital, owner atau pebisnis itu harus memiliki strategi.

“Kita harus tetap punya strategi. Brand kita ini mau dipasarkan ke siapa, target pasar kita siapa, kebiasaan gaya faesyen mereka kayak gimana, mereka lebih senang belanja di platform media sosial apa. Semua harus disesuaikan,” ucapnya. (***)

sumber: wartaekonomi.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menjajal sepeda motor Yamaha Xmax saat melepas ekspor ke-1,5 juta unit motor Yamaha di Pabrik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin, 3 Desember 2018

Hanya Karna Model Gaun yang Dikenakannya, Artis Cantik Ini Terancam 5 Tahun Penjara. Kok Bisa, Ini Alasannya

Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Dyonisius Beti mengatakan, tipe yang paling banyak ekspor adalah Yamaha Nmax sekitar lebih dari 200 ribu unit per tahun. Karena Nmax tidak hanya digemari di indonesia tetapi juga diluar negeri.

Mau Tingkatkan Jumlah Followers di Instagrammu? Ini Caranya

Menurut dia, produksi sepeda motor karya anak bangsa Indonesia sudah diakui dunia. “Kami dipercaya untuk memproduksi beberapa Global Model seperti motor sport R seri dan motor automatic MAXI seperti Xmax dan Nmax untuk dipasarkan ke seluruh dunia,” katanya di Jakarta pada Senin, 3 Desember 2018.

Duh, Kasus AIDS Pelajar dan Mahasiswa di Riau Lebih Tinggi dari PSK

Jadi, lanjut dia, apabila melihat motor tersebut di benua Amerika, Eropa, Australia, Asia, dan bahkan di Jepang, pastilah motor tersebut made in Indonesia.

Liverpool Vs Everton, Jordan Pickford Kualat

Ia melanjutkan, dalam kurun waktu empat tahun, kami berhasil meningkatkan 14,7 kali lipat ekspor dengan kandungan lokal 94 persen. Pabrik Yamaha dapat berperan aktif mendukung perkuatan ekonomi Indonesia. Sehingga menghasilkan surplus perdagangan sebesar Rp 11,8 triliun atau 813,6 juta dolar Amerika pada tahun 2018.

Awal Desember, Yuk Tonton Keseruan Tiga Film Fantasi Ini

Hal tersebut direalisasikan melalui ekspor sepeda motor jenis Xmax, Nmax, Lexi, Aerox, YZF-R3, YZF-R25, MT-03, MT-25, YZF-R15, MX-King dan beberapa model lain yang di ekspor ke 45 negara di 5 benua. Seperti Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Perancis, dan negara-negara di Asia, Afrika serta Australia.

Rezeki Dibalik Aksi Reuni 212

Dalam pelepasan ekspor ke-1,5 juta unit sepeda motor Yamaha ini Jokowi didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Ishii Masafumi dan jajaran Yamaha Group serta Stakeholders terkait lainnya. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Anak Jokowi, Kaesang pangarep langsung merasa terpanggil ketika sang ayah menyebutkan anaknya ini penjual pisang dan martabak.

Presiden Jokowi diketahui menghadiri acara rapat pimpinan nasional Kamar Dagang Industri (Kadin) perihal Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM) di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu, 28 November 2018.

Admin Libra, Kamu Apa? Yuk Intip Ramalan Zodiakmu Sabtu 1 Desember 2018

Empat Tahun Jadi Komandan Paspampres, Maruli: Pak Jokowi Tidak Banyak Berubah

Pro dan Kontra Paket Ternak Cacing untuk Diolah Jadi Makanan

Dalam cuitan tersebut, Jokowi menyebutkan bahwa dirinya juga termasuk alumnus UMKM.

Bahkan tak hanya dirinya, keluarga dan anak-anak Jokowi seperti Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming juga termasuk dalam kategori UMKM.

Dalam cuitannya, Jokowi menyebutkan soal anak-anaknya yang menjual martabak, menjual pisang goreng.

Nikmatnya Tiada Tara Makananmu Mak..

Resep dan Cara Mengolah Gulai Nangka Khas Padang

Mau Tau Caranya Mengolah Babat Sapi agar Empuk dan Tidak Bau, Ini Tipsnya

“Begini-begini, saya adalah alumnus UMKM. Keluarga saya, anak-anak saya, juga masuk dalam kategori UMKM. Ada yang menjual martabak, menjual pisang goreng,” tulis Jokowi di laman akun Instagram pribadinya yang terverifikasi, @jokowi, Kamis, 29 November 2018.

Ini Rahasia Cara Memasak Nasi Goreng yang Lezat Menurut Sains

3 Tips Bagi Anda Pekerja di Belakang Meja Agar Tidak Rentan Gemuk

Ibu Pergi Jadi TKW, Anak Ini Disiksa dan Tak Diberi Makan Sama Ayah Tirinya Hingga Begini

Maka dari itu, Jokowi pun meminta agar masyarakat Indonesia tidak meragukan komitmennya dalam membangun dan mengembangkan potensi UMKM.

“Jadi, jangan meragukan komitmen saya terhadap UMKM,” tambah Jokowi. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kegiatan eksplorasi atau pencarian sumber minyak baru saat ini banyak dilakukan di wilayah lepas pantai. Risikonya, selain butuh sumber daya manusia yang kompeten, teknologi dan pendanaan pun butuh investasi yang besar.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, pengelolaan migas lepas pantai dibutuhkan sekitar US$ 15-20 juta untuk eksplorasi di shallow water.

BACA: MotoGP Valencia Menjadi Balapan Bersejarah untuk Dani Pedrosa

“Sedangkan untuk deep water, satu sumurnya bisa mencapai US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun,” kata Arcandra di hadapan mahasiswa Universitas Borneo Tarakan dalam keterangan tertulis, Senin, 19 November 2018

“Satu sumur (deep water) bisa Rp 1,5 triliun, untuk dapat minyaknya belum tentu. Misalnya kita sudah berinvestasi untuk 4 sumur, berarti Rp 6 triliun, kalau tidak ketemu minyaknya, tidak akan kembali Rp 6 triliun itu,” jelas Arcandra.

Arcandra mengungkapkan, hal seperti inilah yang harus dapat dipahami oleh setiap mahasiswa. Dia menuturkan, itu bukan berarti jadi permasalahan bangsa lantaran tidak mampu mengelolanya, melainkan karena memang dalam pengelolaan sumber daya alam tidak semua berujung pada kesuksesan.

BACA: Mbok Giyah Masih Ingat Tiap Hari Masakkan Satgas TMMD Reg 103

“Dan kita juga harus mengakui adanya gap yang cukup besar baik dari sisi human resources, teknologi dan juga pendanaan yang dimiliki,” lanjutnya.

Terkait sumber daya manusia, Arcandra mengatakan sebenarnya Indonesia mampu mempersempit kesenjangan tersebut. Salah satu caranya adalah dengan belajar dari orang yang memang mampu dan terbukti keahliannya dalam mengelola sumber daya alam.

“Kalau mau menutup gap dari human resources, bukan mengatakan kalau asing tidak boleh masuk. Kita harus terbuka kepada investasi yang masuk sehingga kita bisa belajar untuk mengelola pengelolaan sumber daya alam,” terang Arcandra.

BACA: Viostin, DS, dan, Enzyplex, Meskipun, Ditarik, dari, Pasaran, Tak, Menyebabkan, Pengaruh, Ini

Arcandra menambahkan, Indonesia dituntut untuk meningkatkan kompetensi supaya tidak kalah dari negara lain.

“Menjadi human capital artinya kita harus punya kompetensi. Seseorang disebut kompeten apabila memenuhi tiga pilar, yaitu ilmu, skill dan experience,” tutupnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID,Jakarta – Harga ayam yang melambung tinggi beberapa bulan lalu memberikan tekanan terhadap PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST). Perusahaan pemegang hak waralaba tunggal KFC ini terpaksa menaikkan harga jual.

Direktur FAST Justinus Dalimin mengatakan, pihaknya telah menaikkan harga jual produknya sekitar 3% pada Mei 2018. Namun dia menegaskan kenaikan harga itu hanya diterapkan pada beberapa produk dagangannya.

“Itu hanya beberapa item saja yang lebih kepada ayam, Karena kenaikan harga ayam terus berlangsung,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 29 Agustus 2018.

Harga ayam memang terjadi peningkatan sejak beberapa bulan yang lalu. Bahkan pada Juli 2018 harga ayam sempat menyentuh level Rp 50 ribu per ekor.

Namun dia menegaskan pihaknya tidak akan menaikkan harga jual hingga akhir tahun. Perusahaan juga tetap akan melakukan ekspansi.

Tahun ini perusahaan menargetkan bisa membuka sekitar 60 gerai tahun ini. Adapun belanja modal yang disiapkan mencapai Rp 350 miliar.

Hingga Agustus 2018 perusahaan telah membuka 15 gerai baru. Total belanja modal yang telah digunakan mencapai Rp 120 miliar.

“Seluruh dananya dari internal kami,” ujarnya.

Tahun depan FAST menargetkan bisa membuka 40 hingga 50 gerai KFC yang baru. Belanja modal yang disiapkan masih sama sekitar Rp 350 miliar. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tokyo – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut berpartisipasi dalam Festival Indonesia yang diselenggarakan di Hibiya Park, Tokyo, 28 dan 29 Juli 2018.

Dalam festival yang digelar dalam rangka memperingati 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang ini, dua mitra binaan BNI yang menghasilkan produk laik ekspor diboyong langsung untuk berpromosi di Tokyo.

Mitra-mitra binaan ini dibekali kemampuan pemasaran dan keterampilan lewat Rumah Kreatif BUMN (RKB). Galeri Kerajinan Tenun Ikat Dayak asal Pontianak, Kalimantan Barat dan Jendra Jewelry asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi yang beruntung bisa memamerkan langsung hasil produknya di Negeri Sakura.

Meski waktu pameran harus berkurang sehari lantaran kondisi cuaca di Jepang yang tak memungkinkan, kesempatan langka ini diyakini dapat memperlebar pasar ekspor produk UMKM Indonesia. Kesempatan berpromosi ini diharapkan membuka peluang lebih luas dalam menjaring calon pembeli baru dari luar negeri, sehingga nantinya dapat berkontribusi dalam meningkatkan ekspor Indonesia.

Berdasarkan pantauan detikFinance, hingga Sabtu, 27 Juli 2018, kondisi cuaca di Jepang masih belum memungkinkan untuk menyelenggarakan acara ini. Hujan deras hingga angin kencang melanda Tokyo seharian.

Sekretaris perusahaan BNI Ryan Kiryanto mengatakan, BNI membina UMKM ini lewat pelatihan di RKB serta membantu akses permodalannya. Pasalnya masalah yang kerap kali dihadapi oleh para UMKM ini adalah permodalan dan ketersediaan bahan pewarna alami.

Hal itu pula yang dihadapi oleh Galeri Kerajinan Tenun Ikat Dayak. Bahan pewarna alami yang bersumber dari alam kerap kali semakin sulit didapat karena proses pengambilannya yang masih belum memikirkan aspek kelestarian. Untuk itu, BNI juga memberikan pelatihan bagi para penenun Suku Dayak tentang pemanfaatan sumber bahan pewarna yang lebih ramah lingkungan.

“Pada akhirnya, tidak hanya melestarikan budaya serta meningkatkan penjualan dan kesejahteraan penenun, proses pembuatan yang lebih ramah lingkungan dapat memberikan nilai lebih tersendiri,” ujarnya di Tokyo, Jepang, Ahad, 29 Juli 2018.

Gelaran Festival Indonesia juga akan menghadirkan seniman dan musisi Tanah Air. Sejumlah artis akan tampil memeriahkan festival tersebut, salah satunya grup band Gigi. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Harga daging ayam di sejumlah daerah di Indonesia kian hari kian tinggi. Saat ini harga daging ayam potong di pasaran bahkan ada yang mencapai Rp 55.000/ekor.

Harga daging ayam sendiri diprediksi akan terus tinggi hingga akhir Juli ini. Penyebabnya, produksi ayam yang terganggu oleh biaya produksi yang semakin tinggi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikut berkomentar mengenai kondisi ini. Menurutnya, dengan kondisi harga daging ayam yang kian tinggi menjadi momen orang-orang bisa beralih mengonsumsi ikan.

Twit Susi tersebut lantas mendapatkan respons yang beragam dari warga net. Beberapa di antaranya bahkan kena ‘semprot’ oleh Susi lantaran mengatakan harga ikan mahal.

“Duhhhh jangan malas cari tahu dong!! ikan laut tongkol, layur, berasan, kakap hitam dll.. harganya dibawah Rp 30.000 .. atau sambil berekreasi mancing .. hati senang ikan dapat,” katanya.

Salah satunya adalah informasi yang diterimanya dari Jambi yang menyebutkan ikan air tawar seperti lele dan patin harganya jauh lebih murah dibanding daging ayam, yakni Rp 16-17 ribu/kg. Selain murah, ikan juga mengandung protein dan omega 3 yang baik bagi kesehatan.

“Ikan bikin sehat & pintar !!!” twitnya. (***)

sumber: detik.com

Garis kemiskinan tercatat pada angka 593.108 per kapita per bulan pada Maret 2018.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Meski telah menurun, garis kemiskinan di Provinsi DKI Jakarta masih tergolong tinggi. Garis kemiskinan tercatat pada angka 593.108 per kapita per bulan pada Maret 2018.

Garis kemiskinan makanan berperan sebagai penyumbang terbesar garis kemiskinan DKI Jakarta, yaitu 66,46 persen. Komoditas bukan lapangan yang juga berperan antara lain perumahan (35,48 persen), listrik (17,60 persen) dan bensin (11,68 persen).

Tiga komoditas yang berperan sebagai penyumbang terbesar garis kemiskinan makanan yaitu beras, rokok kretek filter, dan daging ayam ras.

Pada bulan Maret 2018, sumbangan pengeluaran beras terhadap garis kemiskinan makanan Jakarta sebesar 23,72 persen.

Kebutuhan pokok lain yang berpengaruh cukup besar terhadap garis kemiskinan makanan adalah rokok kretek filter (15,89 persen), daging ayam ras (7,63 persen), telur ayam ras (6,49 persen), mie instan (3,99 persen), kembung (2,91 persen), kopi bubuk dan kopi instan (saset) (2,81 persen), daging sapi (2,47 persen), kental manis (2,31 persen), dan kue kering atau biskuit (2,29 persen).

Untuk menekan angka tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan menggalakkan program-program pengendalian harga.

“Terutama harga pangan murah komoditas-komoditas penyumbang garis kemiskinan di antaranya melalui tim pengendalian inflasi daerah (TPID) dan BUMD Pangan yang saya sering sebut sebagai klaster pangan,” ujar Sandiaga di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 16 Juli 2018. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID – Setelah melalui proses panjang akhirnya Perum Bulog mengumumkan, Kamis, 28 Juni 2018 akan segera menjual beras kemasan sachet seharga Rp2000-an dengan netto 200 gram.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas) berujar jika beras sachet itu merupakan beras kualitas premium.

Namun Bulog akan melakukan uji coba penjualan beras sachet selama satu bulan.

Hal ini untuk mengetahui sampai mana tingkat kebutuhan masyarakat akan beras sachet ini.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo mengatakan pihaknya akan melakukan uji coba selama sebulan terlebih dahulu.

“Kita tes pasar dulu, Juli kita turunkan sampai di pasar seperti apa kita akan rilis di Juli jadi cukup satu bulan lah (tes pasar),” katanya.

Setelah melakukan uji coba selama satu bulan baru Bulog akan mengevaluasi untuk menentukan produksi beras kemasan sachet selanjutnya.

“Nanti kebutuhan rill masyarakat seperti apa, apa 200 gram, 250 gram, 300 gram misalnya nanti kita cocokan seperti apa,” ungkapnya.

Imam juga mengatakan masyarakat akan mudah memperoleh beras sachet ini.

“Nanti bakal dijual di ritel. Itu kan supaya memudahkan masyarakat bisa beli beras gampang di Indo*** misalnya,” katanya.

“Kita sudah bicara sama asosiasi jadi nanti bakal dijual di ritel. Bahkan, mereka minta biar dipercepat jualnya,” tambahnya.

Banyak daerah di Indonesia sudah siap menjual beras sachet ini hingga keluar pulau Jawa.

“Jawa barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Jawa Timur siap. Awal Juli pokoknya sudah di divre, sudah gerak,” pungkas Imam. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia berencana melakukan ekspor 1.034 unit bus ke Bangladesh sebagai salah satu upaya membuka pasar ekspor baru. Berapa harga bus yang diekspor itu?

“Dibeli oleh mereka (Bangladesh) sebanyak 1.034 bus. Jadi harga 1 bus sekitar Rp 1,9 miliar,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Arlinda akhir pekan lalu.

Sebanyak 1.034 unit bus yang akan diekspor ke Bangladesh itu, diproduksi oleh perusahaan karoseri dalam negeri yakni CV Laksana.

“Bus kita dari CV Laksana,” singkat dia.

Adapun perihal ekspor bus made in Indonesia ke Bangladesh tersebut, Arlinda mengatakan, hal itu terjadi pada sebuah pameran Industri RI yang mendatangkan investor dan pelaku usaha dari berbagai negara.

Sayang, ia tak merinci perihal pameran produk RI yang dimaksud. namun ia menyebut, dalam transaksi itu disepakati ada sedikitnya 1.034 unit bus yang diekspor dari Indonesia ke Bangladesh. Selain bus, Bangladesh juga membeli lokomotif asal Indonesia.

Total dari transaksi antara Bangladesh dan Indonesia dalam pameran yang sebelumnya disebut mencapai Rp 4,3 triliun.

“Pokoknya kita dapat transaksi hampir US$ 179,79 miliar atau Rp 4,3 triliun antar ke 2 negara (RI-Bangladesh),” tandasnya. (***)

sumber: detik.com

Kebijakan impor beras dilakukan saat petani sedang panen raya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cirebon – Para petani di sentra produksi beras Kabupaten Cirebon dan Indramayu sangat menentang kebijakan impor beras yang kembali dilakukan pemerintah. Telebih lagi, saat ini petani sedang panen raya dengan produksi yang meningkat.

“Ditengah panen raya dan produksi yang meningkat, kok malah impor? Pantas tidak?,” kata Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indnesia (HKTI) Kabupaten Cirebon, Tasrip Abu Bakar, saat dihubungi Republika, Kamis, 17 Mei 2018.

Tasrip mengatakan, produksi panen petani di Kabupaten Cirebon saat ini rata-rata mengalami kenaikan sekitar sepuluh persen. Yakni dari 5,5 ton per hektare pada tahun lalu menjadi 6,1 ton per hektare pada tahun ini.

Ditengah panen raya saat ini, lanjut Tasrip, harga gabah petani terus mengalami penurunan. Untuk gabah kering giling (GKG), harganya kini Rp 4.400 per kg. Padahal saat awal panen, harga GKG masih Rp 4.800 per kg.

Tasrip pun menyoroti kinerja Bulog yang dinilainya tidak berperan dalam menyerap gabah petani. Saat ini, gabah petani diserap oleh tengkulak atau pengepul. Padahal, pengepul itu nantinya rentan mempermainkan harga gabah dan beras di saat petanisudah tidak memiliki stok gabah lagi.

Tarip juga menilai ada sistem yang mesti dibenahi dalam rantai penjualan beras. Dia mengatakan, dengan harga gabah di tingkat petani yang kini mencapai Rp 4.400 per kg, maka harga beras di pasaran semestinya Rp 7.500 per kg. Namun kenyataannya, harga beras masih di kisaran Rp 10 ribu per kg.

“Ada sistem yang harus diperbaiki. Bukan dengan cara impor,” kata Tasrip menegaskan.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Sutatang. Dia pun menolak dengan tegas impor beras yang kembali dilakukan pemerintah.

“Sekarang sedang panen raya. Harga gabah petani juga turun terus,” kata Sutatang.

Sutatang menyebutkan, harga GKG di tingkat petani di Kabupaten Indramayu saat awal panen mencapai Rp 5.000 Rp 5.500 per kg. Namun saat ini, harganya turun menjadi Rp 4.800 per kg.

Secara kuantitas, lanjut Sutatang, produksi panen petani meningkat dibandingkan tahun lalu. Dia menyebutkan, saat ini produksi panen bisa mencapai di kisaran 8,2 tonper hektare.

Selain itu, secara kualitas, hasil panen kali ini juga bagus karena didukung faktor cuaca dan relatif aman dari serangan hama.

Sutatang menyatakan, impor beras yang dilakukan pemerintah sangat merugikan petani. Apalagi, petani sudah berusaha keras untuk menghasilkan produksi beras dengan kuantitas dan kualitas yang tinggi. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) prihatin atas peristiwa meledaknya bom yang terjadi di Surabaya. Peristiwa yang terjadi di 3 lokasi gereja menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini” kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio dalam keterangan resmi di Jakarta, Ahad, 13 Mei 2018.

Tito mengimbau kepada seluruh pelaku pasar untuk tetap tenang dan beraktivitas secara normal. Dia mengatakan, peristiwa bom tidak berpengaruh besar ke pasar modal.

Pengalaman pada teror bom Thamrin 14 Januari 2016, menunjukkan teror tersebut tidak berpengaruh besar terhadap kegiatan di pasar modal. Pada saat terjadinya teror, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terkoreksi sebanyak 77,86 poin atau sebanyak 1,72% di level 4.459,32. Namun koreksi IHSG tersebut hanya reaksi sesaat karena pada penutupan perdagangan sesi II di hari yang sama IHSG hanya melemah tipis 0,53%.

Keesokan harinya, IHSG justru menguat 0,24%. Investor di pasar modal tidak terpengaruh oleh teror yang terjadi.

Tito juga meyakini teror bom Surabaya juga tidak akan berpengaruh besar terhadap aktivitas di pasar modal. Secara fundamental perusahaan tercatat yang tergabung dalam LQ45 menunjukkan kinerja yang solid dengan rata-rata pendapatan meningkat sebesar 15,96% dan laba bersih meningkat 11,68% pada kuartal 1 2018 dibandingkan dengan kuartal 1 2017.

Tito mengimbau agar investor dan seluruh pelaku pasar modal tidak bereaksi berlebihan dan tetap optimis terhadap stabilitas keamanan nasional.

Sebagai wujud keprihatinan atas tragedi di Surabaya, BEI meminta seluruh SRO dan anak perusahaan dalam 3 hari ini sejak Senin, 14 Mei 2018 sampai dengan Rabu, 16 Mei 2018 untuk mengenakan pakaian putih dengan pita hitam di lengan kanan.

Kemudian, juga mengimbau perusahaan tercatat dan anggota bursa untuk melakukan hal yang sama. (***)

sumber: detik.com

Kapasitas terpasang pembangkit listrik panas bumi mencapai 1.924,5 MW.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kapasitas terpasang pembangkit listrik panas bumi (PLTP) hingga triwulan I tahun 2018 ini mencapai 1.924,5 MW dari target hingga akhir tahun sebesar 2.058,5 MW.

Capaian sebesar 1.924,5 MW tersebut menempatkan Indonesia pada posisi kedua di dunia setelah Amerika Serikat dalam memanfaatkan panas bumi sebagai tenaga listrik. Indonesia menggeser posisi kedua yang sebelumnya ditempati Filipina.

“Hingga triwulan I tahun 2018 atau hingga akhir bulan Maret 2018 sebesar 1.924,5 MW. Dengan capaian ini kita patut bangga karena dengan capaian sebesar itu kita melebihi Filipina yang sebesar 1.870 MW. Artinya itu, kita telah menjadi produsen panas bumi nomor 2 di dunia,” ujar Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana melalui keterangan tertulisnya, Ahad, 29 April 2018.

Saat ini Indonesia memiliki cadangan panas bumi sebesar 17.506 MW dan sumber daya sebesar 11.073 MW. Dengan pemanfaatan yang masih sekitar 11,03 persen dari cadangan yang ada ini menjadi peluang besar bagi para investor untuk mengembangkan panas bumi sekaligus memenuhi kebutuhan energi nasional.

Rida menyampaikan penambahan kapasitas terpasang PLTP tahun 2018 berasal dari beroperasinya PLTP Karaha Unit 1 (30 MW) dan PLTP Sarulla Unit 3 (110 MW, COD 2 April 2018: 86 MW).

Sementara itu, akan menyusul pada pada semester kedua di tahun ini PLTP Sorik Marapi Modullar Unit 1 (20 MW) (Agustus 2018), PLTP Sorik Marapi Marapi Modullar Unit 2 (30 MW) (Desember 2018), PLTP Lumut Balai Unit 1 (55 MW) (Desember 2018) dan PLTP Sokoria Unit 1 (5 MW) (Desember 2018).

Potensi panas bumi di Indonesia termasuk yang terbesar di dunia dengan potensi sumber daya sebesar 11.073 MW dan cadangan sebesar 17.506 MW. Indonesia memiliki potensi panas bumi yang melimpah dengan 331 titik potensi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Setelah menggeser posisi Filipina sebagai produsen listrik panas bumi kedua terbesar di dunia, Pemerintah memproyeksikan Indonesia akan menjadi penghasil listrik dari tenaga panas bumi terbesar di dunia pada 2023 mendatang mengalahkan Amerika dengan kapasitas listrik panas bumi mencapai 3.729,5 MW.

Untuk memasifkan pemanfaatan panas bumi sebagai energi, Pemerintah terus memberikan kemudahan kepada para investor panas bumi melalui pemberian insentif fiskal dan nonfiskal.

Selain itu, pemerintah juga telah menerbitkan regulasi khusus mengenai panas bumi yaitu Undang-Undang No. 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi, Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2017 tentang Panas Bumi Untuk Pemanfaatan Tidak Langsung serta peraturan-peraturan teknis lainnya.

Dua regulasi tersebut mengubah mindset lama bahwa pengembangan panas bumi bisa dilakukan di kawasan hutan konservasi karena tidak lagi dikategorikan sebagai usaha pertambangan. (***)

sumber: republika.co.id

Pasokan untuk beras, minyak goreng, dan gula pasir tercukupi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Padang – Pemerintah memerintahkan Perum Bulog menjadi penyeimbang harga bahan pangan strategis di pasaran.

Sejumlah komoditas yang menjadi fokus Bulog adalah beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, minyak goreng, dan gula pasir.

Bila terjadi kelangkaan pasokan untuk komoditas tersebut, Bulog siap mengguyur pasar dengan stok yang telah disimpan di gudang atau mendatangkan pasokan baru dari petani dan asosiasi.

Kepala Divre Bulog Sumatra Barat, Suharto Djabar, memastikan ketersediaan cadangan pasokan untuk beras, minyak goreng, dan gula pasir tercukupi di gudang.

Sementara untuk daging, bawang merah, dan cabai merah, Bulog akan berkoordinasi dengan asosiasi peternak dan petani untuk menjamin rantai pasok aman dari level petani sampai pasar.

Bulog juga akan memainkan perannya sebagai penjaga harga pangan strategis melalui operasi pasar.

Pedagang diingatkan untuk menjual bahan pangan strategis sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.

Gula pasir misalnya, diberikan HET seharga Rp 12.500 per kg, daging beku Rp 80 ribu per kg dan minyak goreng curah kemasan pada Rp 11 ribu per liter.

Sementara beras premium dijual dengan HET Rp 13.300 per kg, beras medium Rp 9.850 per kg, dan daging Rp 80 ribu per kg.

Suharto mengatakan, Bulog saat ini memiliki stok beras sebanyak 15 ribu ton yang aman untuk menjaga harga pasar selama enam bulan ke depan. Beras Bulog juga akan disalurkan untuk program keluarga sejahtera atau rastra.

Sementara untuk gula pasir, Bulog memiliki cadangan pasokan sebanyak 2.000 ton yang sebagiannya sudah didistribusikan ke ritel-ritel modern dan pasar tradisional di Sumbar.

Untuk minyak goreng, Bulog juga menyiapkan pasokan sebanyak 10 ribu liter.

Khusus untuk daging, Bulog Sumbar juga akan mendatangkan 28 ton daging beku di pekan ketiga April 2018. “Jadi semuanya cukup. Gula kalau masih kurang kami datangkan dari Jakarta. Sementara minyak goreng kami tambah dari Lampung,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Perdagangan Dody Edward menambahkan bahwa Bulog diminta menjaring mitra untuk mendistribusikan cadangan pasokan yang dimiliki.

Ia mewanti-wanti, komoditas yang perlu dijaga paling utama adalah beras dengan kualitas medium dan premium.

“Tujuannya agar masyarakat memiliki pilihan. Di mana masyarakat memilih sesuai dengan seleranya dan sesuai kebutuhan yang ada. Saya kira itu,” katanya. (***)

sumber: republika.co.id

Penjualan bawang putih murah akan berakhir pada Kamis.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Perkumpulan Petani dan Pengusaha Bawang Indonesia (P3BI) menggelar penjualan bawang putih murah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu 28 Maret 2018. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menurunkan harga bawang putih yang saat ini naik di pasaran.

Pengurus P3BI Nurul Shanti Wardhani mengungkapkan, penjualan bawang putih murah tersebut telah dilakukan sejak Selasa, 27 Maret 2018 hingga Kamis 29 Maret 2018 besok.

Bawang putih dijual dengan harga murah, seharga RP 18.500 per kilogram.

“Penjualan bawang putih dari kemarin sampai besok di hari terakhir, itu adalah komitmen dari PT Haniori selaku importir dari bawang putih yang ikut berperan mengusahakan agar harga bawang putih turun,” kata Nurul di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu, 28 Maret 2018.

Nurul menjelaskan, rata-rata harga bawang putih yang beredar di pasaran saat ini mencapai hingga Rp 40 ribu. Di mana, secara random, lanjut Nurul, di beberapa pasar di Jakarta, harga bawang putih mencapai Rp 30 ribu.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga komoditas bawang putih ukuran sedang berada per 27 Maret 2018 terpantau sekitar Rp 35.700 per kilogram, sementara per 28 Maret 2018 mencapai Rp 35.900.

“Ini PT Haniori dengan komitmennya membantu para konsumen agar mendapatkan harga bawang putih lebih murah dari yang ada di outlet sekarang ini,” kata Nurul.

Bawang putih yang dijual di Pasar Induk Kramat Jati oleh P3BI mencapai 28 ton per hari. Sehingga dalam tiga hari penjualan ini mencapai 84 ton.

“Jadi yang sudah dijual kemaren itu, ini kan 1 bal (beratnya) 20 kilo, nah satu kontainer ini kan isinya 1450 bal. Kurang lebih 28 ton dalam sehari. Sampai besok sebanyak ini juga yang dijual,” tambahnya. Sementara itu, koordinator pedagang bawang putih Pasar Induk Kramat Jati Sarsulin Rasad mengaku, sejak Januari 2018 lalu pasokan bawang putih sudah mulai berkurang.

Sehinga, harga bawang putih terus melonjak karena berkurangnya pasokan.”Pasokan sempat kurang. Kurangnya dari Januari, Februari udah mulai berkurang. Harganya juga naik-naik terus,” kata Rasad.

Rasad sendiri tidak dapat memastikan berapa pasokan bawang putih yang masuk per harinya di Pasar Induk Kramat Jati. Namun, pasokan yang datang merupakan impor dari Cina.

Seperti diketahui, Kementrian Perdagangan mengakui jika sejumlah komoditas pangan di Indonesia masih mengandalkan impor. Kebijakan itu dilakukan dalam rangka menjaga keseimbangan harga dan ketersediaan untuk masyarakat.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito menyatakan, 95 persen kebutuhan bawang putih di Indonesia masih dipenuhi oleh impor dari Cina. Meski begitu, ia tetap berupaya untuk meningkatkan tingkat produksi bawang putih dalam negeri bersama Kementrian Pertanian.

“Bawang putih 95 persen impor. Harus ada keseimbangan untuk mewujudkan itu dengan kebijakan impor bawang putih,” kata Enggar beberapa waktu lalu. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pekanbaru – WAKIL Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak jenis pertalite dari Rp 8.000 menjadi Rp 8.150 per liter yang merupakan kenaikan kedua sejak awal tahun ini.

“Di tengah usaha kami (daerah) mengendalikan situasi harga bahan bakar pertalite dan pasokan bahan bakar premium. Pertamina malah menaikan kembali untuk kedua kalinya harga dasar pertalite,” kata Noviwaldy Jusman di Pekanbaru, Ahad 25 Maret 2018.

Sebelumnya, PT Pertamina Persero mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak jenis pertalite. Harga baru itu mulai berlaku 24 Maret 2018 pukul 00.00 WIB.

Politisi Demokrat ini menyayangkan kenaikan itu terjadi di tengah usaha DPRD dan Pemprov Riau melakukan kajian penurunan pajak bahan bakar kendaraan bermotor, sebagai solusi untuk menurunkan harga pertalite.

“Bahkan disaat kami masuk tahap akhir revisi perda, tapi malah dinaikan,” sebutnya.

Ia mengatakan penurunan pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang tengah diproses berdampak pada pendapatan asli daerah yang diterima Riau. Namun, justru sebaliknya kenaikan harga dasar BBM yang ditetapkan pemerintah pusat menambah keuntungan negara.

“Keuntungan negara akan bertambah, kalau saya pribadi akan memahami karena hutang negara kita banyak tapi apakah semua rakyat Riau bisa paham sementara akibat dari berkurangnya pajak berdampak pada PAD Riau,” katanya. (***)

sumber: galamedianews.com

Enggar optimistis, harga kebutuhan pokok akan terus stabil sampai Idul Fitri 1939 H.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, telah melakukan berbagai antisipasi untuk mengatasi kenaikan harga pangan atau kebutuhan pokok menjelang Ramadan yang tinggal dua bulan lagi. Enggar optimistis, harga kebutuhan pokok akan terus stabil sampai Idul Fitri 1939 H.

“Sekarang aman dan harga ini tidak lagi ada gejolak. Itu sendiri sudah hal yang positif dan sudah tren penurunan. Sekarang bersyukur penurunan tidak terjadi drastis, tetapi secara gradual,” ujar Enggar usai rapat koordinasi kebijakan perdagangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1439 H di El Royale Hotel, Jumat 23 Maret 2018.

Menurut Enggar, dengan pengaturan kebijakan perdagangan ini, pada awal April 2018 pihaknya sudah bisa memproyeksikan kebutuhan harga pokok pada awal Ramadan. Sehingga, antisipasi dapat dilakukan sedini mungkin.

Menjelang pertengahan Mei atau awal puasa, semua harga kebutuhan pokok dapat terkendali sesuai HET (harga eceran terendah). Misalnya, untuk mengendalikan harga beras, ia sudah berkoordinasi dengan Bulog untuk melepas beras ke pasaran menjelang Ramadhan. “Dengan stok yang ada, panen raya yang segera kita alami, dan ini semua jadi cadangan baru, jangan ada kekhawatiran,” katanya.

Enggar mengatakan, pengusaha dan pedagang akan melepaskan barang dengan harga rendah. Sebentar lagi kita gelontorkan beras,” katanya. Terkait adanya isu mengenai impor beras, ia berharap jangan sampai menjadi polemik. Karena, ia akan mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton.

Saat ini, baru 281 ribu ton yang masuk ke Indonesia. Tugas pemerintah, adalah menyediakan stok beras dengan prioritas pengadaan dari dalam negeri. “Berapa pun panen, sesuai Inpers 5, akan terserap. Petani tidak akan rugi, yang terpotong adalah tengkulak,” katanya.

Enggar berharap, semua pihak jangan terlalu alergi dengan upaya impor. Karena, negara seperti Thailand dan Vietnam, mampu mengekspor beras dan jagung, sekaligus mengimpor beras dan jagung tertentu yang dibutuhkan. “Indonesia pun, mengekspor jagung dan mengimpor jenis jagung tertentu untuk kebutuhan industri,” katanya. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ponorogo – Ponorogo yang terkenal dengan makanan khasnya sate, ternyata membawa peluang usaha sendiri bagi sebagian warga bumi reog. Seperti yang dilakukan Didik (36) warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Didik salah satu pembuat tusuk sate beromzet Rp 12 juta/bulan.

“Tiap bulan saya mampu menghabiskan 1,5 ton bambu untuk dijadikan tusuk sate,” tutur Didik saat ditemui di rumahnya, Selasa 13 Maret 2018.

Didik menjelaskan sejak dua tahun terakhir, dirinya terjun menjadi pembuat tusuk sate karena tergiur banyaknya permintaan tusuk sate. Bahan yang digunakan bambu jenis ori dan petung. Untuk bambu jenis petung, dia datangkan dari Wonogiri. Sedangkan ori banyak pemasok dari Ponorogo sendiri.

Modal yang dia gunakan untuk usaha ini tidak tanggung-tanggung, sekitar Rp 100 juta. Mulai dari beli bambu, alat membuat tusuk, belerang dan membayar pekerja.

Saat ini Didik tidak hanya membuat tusuk sate saja, dia juga membuat tusuk sempol, jajanan yang sedang melejit di Ponorogo. “Ukuran tusuk sate pun bermacam-macam tergantung permintaan pelanggan. Ada yang 20 cm panjangnya, ada yang 25 cm dan 30 cm,” terang Didik.

Dibantu tiga orang, dalam satu hari Didik mampu memproduksi satu kwintal tusuk sate basah. “Tusuk sate yang sudah jadi tidak bisa langsung dipasarkan tapi harus dikeringkan terlebih dahulu,” ujar Didik.

Sementara itu ada yang berbeda produksi tusuk sate Didik dibanding yang lainnya. Tusuk sate buatan Didik lebih awet dan tidak mudah berjamur. Pasalnya ada proses penguapan dengan menggunakan belerang. “Tusuk sate buatan saya bisa tahan 6 bulan tanpa berjamur,” papar Didik.

Saat ini akibat musim penghujan yang terus menerus melanda Ponorogo, Didik pun membeli oven untuk mengeringkan tusuk sate buatannya. “Karena hujan hampir tiap hari saya kesulitan saat proses pengeringan, jadinya sekarang pakai oven supaya cepat pengeringannya,” imbuh Didik. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Harga BBM subsidi dijaga tak naik. Hal itu sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna menjaga daya beli masyarakat.

PT Pertamina (Persero) selaku operator pun memiliki strategi untuk merealisasikan hal itu. Cara yang dijalankan antara lain ialah melakukan efisiensi dalam berbagai sektor bisnisnya.

“(Melakukan) Efisiensi, dari segi procurement bisa, segi pengadaan bisa, dan sebagainya,” kata Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko Pertamina Gigih Prakoso di kantornya, Jakarta, Senin 12 Maret 2018.

Gigih mengatakan Pertamina juga melakukan berbagai inovasi dalam menjalankan bisnisnya. Inovasi-inovasi itu kemudian ditampilkan dalam pameran Annual Pertamina Quality (APQ) 2018.

“Kaya gini (acara APQ), inovasi kan salah satu cara. Bisnis proses kita review. Kalau ada peluang efisiensi ya kita laksanakan. Karena kalau begini (APQ) investasinya nggak terlalu besar tapi impact efisiensinya besar,” jelasnya.

Selain itu, dalam melalukan investasi, Pertamina juga akan menyesuaikan dengan kemampuan pembiayaannya. Walau melakukan efisiensi, Gigih mengatakan semua rencana Pertamina yang telah disusun dalam target diharapkan bisa tetap dicapai.

Gigih menjelaskan Pertamina tetap mempertahankan agar perseroan bisa mendapatkan keuntungan walau harga bbm subsidi tak dinaikkan hingga 2019. Pertamina pun telah berbicara kepada pemerintah agar bisa menyelesaikan tagihan subsidi yang belum dibayarkan.

“(Rencana) Masih on target sih, walaupun harga BBM tidak naik mudah-mudahan kita masih bisa pertahankan supaya kita profit. Cash flow kita tetap bicara dengan pemerintah supaya tagihan-tagihan bisa dibayar. Dengan demikian investasi masih ada investasi, bisa kita alokasikan investasi. Karena investasi tidak boleh berhenti, terutama untuk di hulu peningkatan produksi, untuk pembangunan kilang, di pemasaran untuk infrastruktur, juga di gas perlu dibangun,” jelasnya.

Lebih lanjut Gigih menegaskan program BBM Satu Harga akan tetap berjalan meski harga BBM subsidi tak dinaikkan. Yang terpenting, kata Gigih, Pertamina bisa menjaga kondisi keuangan perusahaan.

“Sesuai dengan target sampai 2019, kita tambah kan 150 titik sampai 2019 itu tetap jalan. Itu nggak terlalu membebani sepanjang itu hanya menambah memperpanjang alur distribudinya, yang tadinya hanya sampai di SPBU di kota besar provinsi, kabupaten, kecamatan, tapi juga extend ke daerah terpencil. Ya kita sesuaikan penambahan satu SPBU berapalah biayanya,” tuturnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Menteri Keuangan (Men­keu) Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tarif listrik meskipun harga minyak mentah dunia menyentuh 60 dolar AS per barel.

“Subsidi akan ditambahkan sehingga neraca PLN dan Pertamina akan tetap terjaga. Dan masyarakat akan mendapatkan harga (BBM dan tarif listrik) yang tidak berubah,” kata Ani-panggilan akrab Sri Mulyani di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, kemarin.

Ani mengatakan, kenaikan subsidi BBM dan listrik akan diberikan menyesuaikan pergerakan harga minyak dunia serta menghi­tung kebutuhan PLN dan Pertamina. Misalnya, sub­sidi solar. Di dalam APBN subsidi solar ditetapkan Rp 500 per liter. Tetapi, kalau melihat pergerakan harga minyak saat ini sudah tidak memadai sehingga perlu disesuaikan.

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan penghitungan kebutuhan tambahan subsidi untuk PLN dan Pertamina bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Namun, dirinya belum bisa menyampaikannya.

“Usulan sudah kita terima, saat ini kami sedang menghitung, dan akan kita akan laporkan ke dewan,” ungkapnya.

Ani menuturkan, pada dasarnya kenaikan harga minyak dunia memberikan pendapatan yang lebih banyak dalam penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Namun, kenaikan harga minyak akan membuat tanggungan subsidi energi PT Pertamina dan PT PLN lebih tinggi daripada yang dianggarkan dalam APBN. Dengan adanya subsidi tersebut, selisih tanggungan itu akan diba­yarkan pemerintah.

Walaupun akan ada tambahan alokasi untuk subsidi BBM, Ani memastikan tidak akan menyebabkan defisit anggaran APBN tahun ini. Dia pede defisit anggaran akan tetap sehat dengan defisit kurang dari 2,19 atau 2,19 sesuai dengan UU APBN.

“Kami melakukan kebijakan ini agar kebijakan makro tetap terjaga, kredibel, dan stabil serta fiskalnya tidak mengalami erosi kepercayaan,” ucapnya.

Menteri ESDM Ignasius Jonan menuturkan harga BBM tidak naik hingga 2019 bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Jonan menegaskan, keputusan tersebut tidak terkait momen pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada 2019.

Khusus untuk listrik, lanjut Jonan, pemerintah masih melakukan finalisasi peraturan pemerintah tentang harga batu bara untuk kelistrikan. Peraturan itu dibuat sebagai cara mempertahankan harga listrik agar tidak naik.

Menurutnya, Peraturan Pemerintah (PP) tentang penetapan harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri (domestic market obligation/DMO), khususnya untuk PT PLN (Persero), kini tinggal menunggu tanda tangan Presiden Joko Widodo. (***)

sumber: rmol.co

Kenyamanan pasar tradisional harus diutamakan untuk meningkatkan minat pembeli.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui PD Pasar Bermartabat merevitalisasi empat pasar tradisional pada 2018 ini. Revitalisasi ini dilakukan untuk mendorong kenyamanan berbelanja di pasar tradisional.

Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Bandung Muhamad Solihin mengatakan kebersihan dan kenyamanan pasar tradisional harus diutamakan untuk meningkatkan minat pembeli. Sebab saat ini pasar tradisional bersaing dengan pasar modern atau supermarket yang jauh lebih tertata. Meskipun dari sisi harga, pasar tradisional lebih murah.

“Bagaimana kita bisa bersaing dengan supermarket. Ya, pasarnya harus bersih harus nyaman harus aman,” kata Solihin usai meninjau Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis 1 Maret 2018.

Menurut Solihin, empat pasar tradisional tersebut mendesak direvitalisasi karena kondisinya yang sudah kurang nyaman. Baik dari sisi kebersihan dan kerapihannya.

“(Pasar) Kiaracondong, Astananyar Cihaurgeulis, Sederhana, ini kan pasar yang punten ya, di pinggir jalan besar, terus juga pembeli banyak, dan tingkat kebersihannya agak kotor. Nah, PD pasar sudah punya rencana tahun ini semoga bisa berjalan,” ujarnya.

Solihin menyebutkan revitalisasi pasar tidak harus merombak ulang semua bangunannya. Tapi lebih pada penataan infrastruktur dan terutama kebersihan yang menjadi faktor utama membuat nyaman pasar tradisional.

Bukan hanya mengandalkan revitalisasi, ia mengimbau masyarakat dan pedagang berperan aktif dalam menjaga kondisi pasar tradisional. Sehingga pasar tradisional bisa terus terjaga kenyamanannya seperti supermarket.

“Jadi saya ingin mengimbau pengeloa pasar PD Pasar dengan seluruh masyarakat dan pedagang disini mari kita jaga pasar ini supaya nyaman bersih supaya aman, supaya pengunjung tambah banyak. Kalau pengunjung tambah banyak kan berarti transaski tambah besar. Insyaallah, kalau tambah besar berarti penghasilan para pedagang tambah besar,” tuturnya. (***)

sumber: republika.co.id