INTERNASIONAL

MEDIAKEPRI.CO.ID, Udmurtia – Seorang perempuan berusia 56 tahun dimakan hidup-hidup oleh babi-babi yang kelaparan setelah jatuh ke dalam kandang. Korban yang tidak disebutkan namanya itu diketahui warga Udmurtia, Rusia. Dikutip dari DailyMail kemarin, ia awalnya berniat memberi makan babi peliharaannya.

Duduk Ketika Kencing Ternyata Baik untuk Kesehatan Pria Loh, Ini Perbedaannya

Tragis! Truk yang Dikendarai Pria Mabuk Itu Menabrak Sepeda Motor dan Menewaskan Guru Beserta 3 Anaknya

Tapi di tengah rutinitas tersebut korban tiba-tiba pingsan akibat serangan epilepsi. Dan tubuhnya jatuh ke dalam kandang tempat hewan peliharaannya biasa diberi makan. Laporan media setempat, kepolisian membenarkan babai-babi itu langsung menerang korban dan memakannya di bagian wajah, telinga, dan pundak.

Suasana pemukiman di TKP.

Korban dinyatakan meninggal karena kehilangan banyak darah di kediamannya yang termasuk distrik Malopurginsky di Udmurtia. Suami korban yang sakit tidak mengetahui insiden maut tersebut. Saat bangun ia tidak menemukan sang istri.

MIRIS!! Keluar Negri Bukannya Kerja, Tapi TKW Ini Jadi Pembunuh, Segini Korbannya

Enaknya Diapain Ya, Begal Sadis yang Ditangkap Satreskrim Polres Cianjur

Dan betapa kagetnya ia saat mencari ke bagian belakang rumah, tepatnya di kandang babi, tubuh sang istri sebagian sudah dimakan peliharaan mereka. Juru bicara Komite Investigasi regional setampat mengatakan, “Ahli forensik telah dimintai keterangan dalam kasus ini.”

Dipastikan dimakan hewan peliharaan.

Tujuannya untuk memastikan penyebab kematian sekaligis mengungkap apa yang membuat korban terjatuh. Diyakini ia pingsan karena penyakit epilepsi. Detektif mengatakan mereka tidak pernah menemukan kasus seperti ini dalam beberapa tahun terakhir. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Nevada – Compass Airlines dengan nomor penerbangan 5763 mengalami turbulensi hebat dalam penerbangan dari Santa Ana, California menuju ke Seattle, Washington. Turbulensi hebat tersebut mengakibatkan lima orang terluka.

Pilot Compass Airlines terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Reno, negara bagian Nevada sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Otoritas Layanan Medis Darurat mengatakan, tiga penumpang dilarikan ke rumah sakit karena cedera ringan.

Seorang penumpang, Joe Justice mengunggah video ketika pesawat mengalami turbulensi. Saat itu, gerobak makanan dan minuman yang berada di lorong pesawat terbalik dan berserakan.

“Ini turbulensi yang cukup gila, tetapi kru dapat menanganinya dengan sempurna, bahkan bisa melakukan pendaratan darurat,” ujar Justice dalam Twitter pribadinya, seperti dilansir Channel News Asia.

Juru bicara Bandara Reno, Brian Kulpin mengatakan, para penumpang akan melanjutkan perjalanan mereka dengan pesawat lain yang didatangkan dari Salt Lake City, Utah.

Compass Airlines merupakan anak perusahaan dari Delta Airlines. Compass Airlines membawa 59 penumpang dan 4 awak, dengan jenis pesawat Embraer 175. Compass Airlines 5763 beroperasi sebagai Delta Connection dari Orange Country ke Seattle.

Pesawat mendarat dengan selamat dan penumpang keluar dari pintu kabin utama dengan aman. Setelah mendarat, penumpang diberikan sajian pizza dan minuman soda. “Delta menyediakan sumber daya untuk merawat konsumen kami. Kami meminta maaf atas pengalaman ini,” ujar Delta Airlines dalam pernyataannya.

Badai musim dingin menyebabkan cuaca buruk, dan berbahaya bagi penerbangan. Badan Cuaca Nasional telah memberikan peringatan adanya badai musim dingin yang berlaku di wilayah Lake Tahoe. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID,Kuala Lumpur – Dua warga Rusia ditangkap di Malaysia usai keduanya melakukan atraksi melempar bayi ke udara, Kepolisian Malaysia menangkap keduanya atas dugaan kekerasan terhadap bayi berusia empat bulan.

“Kami menahan mereka pada Senin kemarin,” ucap Kepala Kepolisian Kuala Lumpur Mazlan Lazim kepada kantor berita AFP, Selasa 5 Februari 2019.

Video yang memperlihatkan atraksi keduanya melempar bayi viral di media sosial Malaysia dalam beberapa hari terakhir. Karena banyaknya laporan, polisi terpaksa bertindak dan menangkap keduanya.

Kebakaran Terjadi di Vihara Samudra Bhakti, Diduga Ini Penyebabnya

Pasangan suami istri itu, berusia 20-an tahun, diketahui sedang berkeliling di negara-negara Asia Tenggara sebagai pengamen. Atraksi keduanya terlihat dalam sebuah video berdurasi 90 detik yang diunggah ke Facebook.

“Atraksi ini dapat menimbulkan luka dan cedera,” ucap seorang pengguna Facebook yang mengunggah video tersebut.

Dian Hermawan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kolong Ranjang, Pemilik Rumah Minggat, Ini Kronologinya

Dalam video, terlihat seorang pria memegang kedua kaki bayi dan mengayun-ayunkannya. Dia juga beberapa kali melempar bayi itu ke udara.

Di samping dia adalah sekelompok orang Eropa lainnya yang memainkan alat musik. Video di Facebook itu telah ditonton lebih dari 28 ribu kali.

Facebook tidak menurunkan video itu dengan alasan “dapat membantu menyelamatkan anak tersebut.” Video masih terpasang, namun dipasangi peringatan bahwa “ada adegan kekerasan terhadap anak.”

Sambut Tahun Baru Imlek, Ini Beberapa Tradisi yang Dilakukan

Lazim mengatakan bayi dalam video dalam kondisi sehat tanpa ada tanda-tanda kekerasan atau luka. Sebagian besar komentar di Facebook terhadap video itu mengungkapkan rasa terkejut. Ada juga yang kesal karena dua warga Rusia itu memanfaatkan anaknya untuk mendapat uang.

Satu pengguna Facebook menyebut aksi semacam itu legal di Rusia, dan bukan pemandangan aneh. Di Negeri Beruang Merah, ada anggapan melempar-lemparkan bayi dapat membuatnya tumbuh besar lebih cepat. (***)

sumber: metrotvnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Manila – Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ao mengatakan dua pelaku serangan bom bunuh diri asal Indonesia berada di balik serangan gereja Katolik di Pulau Jolo.

Ao mengatakan hal itu Jumat, 1 Februari 2019 setelah militer memastikan bahwa pengebom bunuh diri yang merupakan “pasangan” menyerang gereja dan menyebabkan 22 orang meninggal dan 100 lainnya luka-luka.

Artis Cantik Ini Habiskan 1 Miliar untuk Operasi Plastik, Siapakah Dia?

“Yang bertanggung jawab (dalam serangan ini) adalah pembom bunuh diri Indonesia. Namun kelompok Abu Sayyaf yang membimbing mereka, dengan mempelajari sasaran, melakukan pemantauan rahasia dan membawa pasangan ini ke gereja,” kata Ao.

“Tujuan dari pasangan Indonesia ini adalah untuk memberi contoh dan mempengaruhi teroris Filipina untuk melakukan pemboman bunuh diri,” tambahnya.

Ibunya yang Jadi TKW Meninggal Dunia di Malaysia, Ini kata Sang Anak

Ia juga mengatakan daerah, “Zamboanga, Davao, Cagayan de Oro merupakan sasaran ideal teroris.”

Kepala Kepolisian Provinsi Sulu, yang membawahi Jolo, Pablo Labra mengatakan beberapa saksi mata menunjuk pria dan perempuan yang mereka percaya berada di balik pemboman itu.

Pria Ini Melompat dari Jembatan dan Gagalkan Aksi Bapak yang Mengajak Kedua Anaknya Bunuh Diri

Sebelumnya, kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Konsul Jendral Indonesia di Davao, Berlian Napitupulu, saat dihubungi BBC News Indonesia, mengatakan belum mendapatkan informasi tentang pasangan Indonesia yang disebutkan melakukan penyerangan itu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Queensland – Cuaca hangat dan kering di Queensland tenggara memaksa satwa ular mendatangi tempat-tempat yang tidak biasa. Ular mencari air termasuk toilet dan kamar mandi warga.

Luke Huntley dari Snake Catcher Noosa menyelamatkan ular piton karpet dari kamar mandi di sebuah rumah di Noosa pada awal libur panjang Hari Australia.

Peristiwa itu terjadi hanya tiga hari setelah Helen Richards dari Canberra digigit di bagian bokongnya oleh seekor ular piton yang melingkar di dalam toilet di sebuah rumah yang dia kunjungi di Brisbane. Huntley mengatakan, satwa ular berusaha keras mencari air, dan untuk menghindari cuaca panas, di saat kawasan tenggara Queensland terus dalam kondisi panas dan kering.

“Saat ini cuaca sangat kering, ular tidak hanya berusaha menghindari cuaca panas dan mereka juga mencari air,” katanya.

“Ular bisa mati kelelahan karena panas dan banyak anak sungai mengering. Di pemukiman manusia, kita punya banyak air dan ular datang mencari air ke sana.”

Luke Huntley mengatakan pemilik rumah di Noosa telah membiarkan pintu geser di ujung rumah mereka terbuka agar anjing kecil mereka bisa masuk.

“Istrinya akan mandi di pagi hari ketika dia melihat ular itu,” katanya.

“Toilet di rumah mereka dalam keadaan tertutup, sehingga ular tidak bisa masuk ke sana dan tempat berikutnya yang dituju oleh ular adalah kamar mandi.”

Helen Richards tidak seberuntung itu. Dia berkata bahwa dia telah menjadi “sasaran banyak lelucon” ketika “cerita tentang ular yang menggigit pantatnya telah menyebar ke seluruh dunia”.

Helen Richards tidak memperhatikan apa yang menggulung di dalam mangkuk toilet ketika dia duduk untuk buang air kecil pada Selasa lalu.

“Kejadian itu terjadi sore hari, toiletnya agak gelap dan saya tidak repot-repot melihatnya,” katanya.

“Saya sedang menyetrika dan pergi buang air dan langsung duduk dan merasakan gigitan di bagian bawah dan rasa sakit yang tajam.

“Gigitannya sendiri tidak terlalu sakit. Saya melompat dan berpikir ‘apa-apaan itu?’

“Saya menghilangkan teori itu katak. Aku berbalik untuk melihat apa itu dan itu memang terlihat seperti kura-kura leher panjang, mundur kembali ke toilet.”

Dia menggambarkannya sebagai “benda besar dengan mata berbinar menatapku”.

“Aku harus menahannya, jadi aku menutup tutupnya dengan hati-hati dan meletakkan beberapa pot tanaman di atasnya,” katanya.

Helen Richards lalu memanggil penangkap ular dan memutuskan untuk mencoba mengeluarkannya sendiri.

“Pernahkah kamu mencoba menyiram kotoran yang sebesar itu di lengkungan toilet,” tanyanya.

Selalu periksa toilet sebelum duduk

Ular piton itu panjangnya sekitar 1,6 meter dan, katanya, “ini masih ular piton muda, sekitar tujuh tahun”.

Helen Richard, yang harus disuntik tetanus “sebagai tindakan pencegahan”, mengatakan dia merasa sedikit kasihan pada ular itu.

Luke Huntley mengatakan kisah-kisah seperti Helen Richards sangat jarang, meskipun ia pernah menyelamatkan seekor ular hitam perut merah dari mangkuk toilet di Sunshine Coast.

Nasihatnya selalu untuk memeriksa toilet sebelum Anda buang air atau mandi.

“Sama seperti aturan jangan pernah menyeberang jalan tanpa melihat kiri kanan, kami tinggal di Australia, anda harus selalu memeriksa ular,” katanya.

Dokter hewan Sunshine Coast, Dr Matt Rosen mengatakan, ada “lonjakan besar” dalam penampakan ular musim ini. Dr Rosen menemukan lima ekor ular piton di rumahnya di Peregian di Sunshine Coast, Queensland.

“Kebanyakan ular yang diberi makan dan memiliki sumber makanan yang baik suka bersembunyi,” katanya.

“Mungkin persediaan air terbatas di lingkungan sekitar mereka jadi kejadian seperti ini adalah kombinasi dari ular mencari makanan dan air.

“Dan dengan cuaca yang hangat satwa ular jauh lebih aktif, itulah sebabnya mereka terlihat di mana-mana.”

Dalam dua minggu terakhir, seekor ular telah ditemukan di dalam mesin kopi di sebuah kafe di pantai utara NSW dan di unit pendingin udara di dalam rumah wanita Darwin, dan telah membunuh setidaknya dua kucing keluarga di tenggara Queensland. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Brasil – Regu penyelamat yang masih berupaya mencari sekitar 300 orang hilang setelah bendungan jebol di Brasil mengatakan harapan untuk menemukan lebih banyak penyintas “sangat tipis”.

Tiada seorang pun yang ditemukan dalam kondisi hidup dekat Kota Brumadinho di bagian tenggara Brasil, pada Ahad, 27 Januari 2019.

Sejak bendungan jebol pada Jumat, 25 Januari 2019 hingga Ahad, 27 Januari 2019, korban meninggal dunia mencapai 58 orang.

Dikota Ini Syarat Menikah Mempelai Wanita Harus Perawan

“Kami harus punya harapan,” kata seorang perempuan yang suaminya hilang.

Penyebab bendungan jebol sampai saat ini belum jelas. Vale, pemilik kompleks pertambangan, menyatakan telah mengikuti semua prosedur keselamatan.

Upaya pencarian sempat dihentikan pada Ahad, 27 Januari 2019 lantaran muncul kekhawatiran bendungan lainnya yang juga dimiliki Vale berisiko turut jebol.

Persebaya Dirundung Duka, Eks Kapten Sekaligus Legenda Mereka Meninggal Dunia

Vale mengatakan sebanyak 305 karyawan, kontraktor, dan warga masih hilang. Adapun sebanyak 192 orang dapat diselamatkan hidup-hidup.

“Setelah 48 jam upaya pencarian, peluang menemukan (seseorang) dalam kondisi hidup sangat tipis,” kata Kolonel Eduardo Angelo, kepala operasi pencarian kepada segenap keluarga korban hilang.

“Namun kami masih bekerja dengan kemungkinan bahwa kami akan menemukan orang-orang dalam keadaan hidup,” tambahnya.

Pamit Main ke Rumah Kawannya, Pelajar SMP Tewas Mengenaskan Tersambar Kereta Api

Bendungan jebol mengakibatkan luapan lumpur menimbun kantin tempat para karyawan tambang sekaligus mengepung rumah-rumah warga, kendaraan, dan jalan.

Bus kedua yang mengangkut para karyawan telah ditemukan, namun para regu penyelamat belum mencapai kereta yang amat mungkin menampung penyintas atau jenazah.

“Saya masih punya harapan,” ujar Nélia Mary Fonseca kepada BBC, selagi dirinya menanti kabar tentang suaminya, Adriano, yang bekerja sebagai kontraktor pertambangan.

Bagaimana dengan perusahaan?

Para jaksa penuntut umum mengatakan telah membekukan aset sebesar 11 miliar reais atau setara dengan Rp40,7 triliun milik Vale, perusahaan pertambangan terbesar di Brasil.

Walikota Brumadinho, Avimar de Melo Barcelos, mengritik perusahaan yang menurutnya bersikap “sembrono dan tidak becus” serta negara bagian Minas Gerais dalam pengawasan bedungan.

“Tragedi ini menghancurkan kota kami,” cetusnya.

Dalam wawancara televisi, Direktur Vale, Fabio Schvartsman, menekankan bahwa bencana itu terjadi walaupun perusahaan telah mengikuti rekomendasi-rekomendasi keselamatan yang dibuat para pakar internasional.

“Saya bukan teknisi pertambangan. Saya mengikuti nasihat para teknisi dan Anda bisa lihat yang terjadi. Itu tidak berhasil,” ujarnya.

Schvartsman, yang menjabat sejak Mei 2017, berikrar “maju di atas standar nasional dan internasional apapun…Kami akan menciptakan bantalan keselamatan yang jauh lebih mumpuni dengan apa yang kami miliki hari ini untuk menjamin ini tidak pernah terjadi lagi”.

Pada 5 November 2015, sebuah bendungan milik Vale bersama BHP Billiton, jebol di Mariana, negara bagian Minas Gerais, menewaskan 19 orang. Kejadian saat itu dipandang sebagai bencana lingkungan terparah di Brasil.

Setelah melalui proses persidangan yang panjang, Vale mencapai kesepakatan dengan pemerintah bernilai sedikitnya 6,8 miliar reais atau Rp25,2 triliun. (***)

sumber: bbc.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang wanita asal Arizona, Amerika Serikat yang koma 10 tahun tiba-tiba melahirkan di Hacienda Health Care pada Sabtu, 29 Januari 2019.

Pengasuh di fasilitas jangka panjang tak sadar dia hamil hingga wanita itu melahirkan.

Dikutip dari Daily Mail, bayi wanita tersebut hampir meninggal setelah dilahirkan namun akhirnya bisa diselamatkan.

Keluarga wanita tersebut marah dan mengaku trauma terhadap tindakan. pelecehan tersebut.

Pengacara mereka mengatakan keluarga akan merawat bayi tersebut dengan penuh kasih.

“Keluarga ingin saya menyampaikan bahwa bayi laki-laki telah lahir sudah berada di tengah-tengah mereka dan akan dirawat dengan baik,” ujarnya.

Dikutip dari azfamily.com, atas kasus tersebut, seorang perawat, Nathan Sutherland (36) ditangkap.

Dia dikenai pelanggaran pelecehan seksual dan pelecehan terhadap orang dewasa yang tak berdaya.

Sutherland meminta maaf dan mengirimkan simpati kepada keluarga korban, masyarakat, dan mitra.

Kasus ini hebohkan publik hingga membuat pimpinan rumah sakit mengundurkan diri.

Pihak keluarga mengklarifikasi korban berada dalam kondisi vegetatif dan bukan koma. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Florida – Tiga bocah di Amerika Serikat meninggal dunia usai mereka masuk ke sebuah lemari pendingin jenis chest freezer.

Ketiganya tewas karena tidak dapat keluar dari freezer yang masih menyala itu.

Dilansir dari laman ITV, Selasa 15 Januari 2019, ketiga korban berusia satu, empat dan enam tahun tidak dapat diselamatkan saat ditemukan. Ketiganya tinggal di sebuah rumah di Live Oak, North Florida.

Dalam sebuah tulisan di Facebook, kantor Sheriff Suwannee County mengatakan satu dari dua wanita yang tinggal di rumah itu pergi ke toilet saat ketiga anak itu bermain di luar rumah.

Ia mengaku tidak dapat menemukan ketiga anak itu di dalam rumah.

Pencarian berlanjut ke area luar rumah, dan ketiga anak ditemukan terbaring di dalam chest freezer yang berukuran besar.

Sheriff Suwannee County mengatakan tidak ada unsur kriminal dalam kejadian ini. Kasus kematian tiga bocah ini akan dilimpahkan ke kantor kejaksaan setempat. (***)

sumber: metrotvnews.com

Pembantaian di Sekolah, Gubernur Florida Skors Sheriff Bowrad County
MEDIAKEPRI.CO.ID, Tampa – Gubernur Florida Ron DeSantis menskors sherrif setempat yang dikritik atas reaksi polisi terhadap penembakan massal tahun lalu yang menewaskan 17 orang di Sekolah Menengah Marjory Stoneman Douglas di Parkland.

DeSantis mengatakan Broward County Sheriff Scott Israel menunjukkan kegagalan kepemimpinan dalam penembakan yang menewaskan 14 siswa dan tiga orang dewasa di tangan seorang pria bersenjata pada 14 Februari 2018.

“Pembantaian itu mungkin tidak akan pernah terjadi seandainya Broward memiliki kepemimpinan yang lebih baik di departemen sheriff,” kata DeSantis selama konferensi pers di luar kantor pusat Broward Sheriff di Fort Lauderdale seperti dikutip dari Reuters, Ahad, 13 Januari 2019.

Tidak terima, Israel pun menuding DeSantis punya motif politis menjatuhkan hukuman tersebut. Menurutnya, hukuman itu dijatuhkan karena sikap vokalnya terhadap kontrol senjata membuat marah Asosiasi Senjata Api Nasional (NRA).

Dia bersumpah untuk mempertahankan pernyataannya di pengadilan dan di hadapan Senat negara bagian, yang mungkin mendengarkan kasusnya.

“Tidak ada kesalahan di pihak saya,” kata Israel kepada wartawan setelah ia dipindahkan dari kantor.

“Ini tentang politik, bukan tentang Parkland,” tegasnya.

DeSantis, yang dilantik pada awal pekan ini, mengkritik sheriff selama kampanyenya dan mengisyaratkan bahwa ia kemungkinan akan mencopot Israel dari jabatannya.

Pada hari Jumat, ia berkumpul dengan beberapa orang tua siswa yang terbunuh di sekolah menengah yang mendukung pencopotan itu.

“Putriku akan hidup jika seseorang bisa memberinya satu detik lagi,” kata Fred Guttenberg, yang putrinya yang berusia 14 tahun, Jaime, termasuk di antara korban penembakan massal.

Sebuah komisi yang ditunjuk negara telah mengidentifikasi beberapa kegagalan dalam respons badan yang dipimpin Israel terhadap penembakan itu.

Beberapa deputi sheriff dari Broward County menahan diri terlalu lama saat tembakan dilepaskan pada saat pembantaian itu terjadi, alih-alih bergegas ke arah tembakan, menurut laporan setebal 439 halaman yang dirilis minggu lalu oleh komisi.

“Pelatihan Kantor Sheriff Broward County tentang penembakan aktif tidak memadai,” menurut laporan itu, yang merekomendasikan mempersenjatai guru dan membelanjakan lebih banyak uang untuk keamanan sekolah dan kesehatan mental guna mencegah penembakan massal serupa. (***)

sumber: sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Model terkenal Australia Annalise Braakensiek populer karena penampilannya yang awet muda meskipun usianya hampir 50 tahun. Namun kini sang model ditemukan sudah tak bernyawa.

Sdyney Morning Herald melaporkan Annalise ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di apartemennya di Potts Point, Sdyney, Australia, Ahad, 6 Januari 2019 pada pukul tiga sore. Polisi mendatangi apartemen sang model setelah mendapat laporan dari teman dan keluarga Annalise.

Teman dan keluarga Annalise lapor polisi karena model 46 tahun itu tak bisa dihubungi selama berhari-hari, Mereka juga tidak tahu di mana keberadaannya Akhirnya polisi pun mendatangi apartemen sang model yang ternyata sudah meninggal dunia.

Polisi belum menemukan kejanggalan dari kematian Annalise. Penyelidikan akan dilakukan untuk menentukan penyebab meninggalnya wanita yang juga dikenal sebagai desainer perhiasan, lingerie dan pakar kesehatan tersebut.

Namun sebelum ditemukan meninggal dunia, Annalise sebenarnya sudah pernah mengungkapkan mengenai perjuangannya melawan depresi. Wanita yang dikenal sebagai vegan itu pernah menulis di media sosial mengenai kehidupannya yang menurutnya sulit.

“Life’s challenges have been deep, dark, difficult, demanding and downright scary lately. For me and so many others I know. But today is a new day!” tulisnya di Instagram.

Pada November 2018, Annalise yang penampilan awet mudanya kerap menjadi headline media itu juga pernah mengungkapkan di media sosialnya tentang kesehatan mental. Dia mengatakan ada banyak salah persepsi, kritik dan penilaian yang buruk mengenai kesehatan mental.

Annalise terakhir mengunggah foto dirinya di media sosial pada awal Desember 2018. Dia memamerkan foto dirinya yang ditampilkan oleh Daily Mail. Headline berita memuji penampilannya yang tampak memesona dalam balutan bikini.

Wanita yang bercerai dari suaminya pada 2017 itu pun mengungkapkan kebahagiannya karena mendapat headline positif di media. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang wanita bernama Sarah Forsyth membagikan kisah hidupnya yang tragis, ketika ia pernah dijadikan sebagai budak seks.

Pada hari itu ketika Sarah berusia 19 tahun, ia pergi ke Amsterdam dengan niat memenuhi sebuah janji bahwa ia akan dipekerjakan sebagai perawat bayi.

Sayang, panggilan itu berakhir mengerikan.

Sarah diculik dengan todongan senjata dan dijual sebagai budak seks.

Setiap harinya, ia dipaksa tidur dengan 20 pria setiap malamnya untuk mengisi kantong orang yang mempekerjakannyanya.

Selain itu, salah satu hal yang paling mengerikan dari kehidupannya selama menjadi budak seks adalah kenangan tentang wajah seorang gadis Thailand yang gemetaran dan ia lihat sendiri dengan kedua matanya.

Sama dengan nasib Sarah, wanita ini juga dijual sebagai budak seks tetapi tidak menghasilkan uang yang cukup untuk mucikarinya.

Sebagai hukuman atas hal itu, wanita malang itu dibawa ke gudang kumuh di pinggiran kota kemudian ditembak sampai mati.

Pada saat itulah, dengan jelas Sarah mengaku menyaksikan peristiwa mengerikan yang hingga kini ia kenang sebagai hal paling mengerikan dalam hidupnya.

“Wajahnya baru saja meledak, aku berdiri dan aku menyaksikan peluru itu benar-benar merenggut setengah kepalanya dari bahunya,” kenang Sarah.

“Dan kemudian, tepat ketika suara itu terdengar di telingaku, ia jatuh ke lantai di sebelah kakiku,” Sarah berkata.

“Saya ingin berteriak tetapi meskipun mulut saya terbuka, tenggorokan saya mengerut karena ketakutan. Saya tidak bisa mengeluarkan suara,” tambahnya.

“Lalu aku melihat lampu merah kecil di kamera dan mendengar suara lembut dari kaset dan aku menyadari pembunuhannya sedang direkam,” katanya lagi.

Kini, Sarah yang sudah berusia 42 tahun adalah salah satu dari ribuan wanita Inggris yang pernah merasakan getirnya kehidupan sebagai budak seks.

Tetapi, ia adalah orang pertama yang memberi tahu dunia tentang apa yang terjadi padanya.

Cobaan mengerikan itu tercatat dalam memorinya, Slave Girl, yang ditebitkan pada bulan Januari 2019 ini.

Pembunuhan gadis Thailand itu hanya segelintir dari semua kenangan mengerikan yang membakar ingatan Sarah pada hari-hari mengerikan yang terjadi pada tahun 1990-an tersebut.

Sarah juga mengingat bagaimana kepala saingan mucikarinya terputus dan tergeletak beberapa meter dari tubuhnya, setelah perselisihan tentang perempuan yang dipaksa melacur.

Pasca pembunuhan atas wanita Thailand, Polisi Belanda melacak geng-geng yang mempekerjakannya, sebelum akhirnya melarikan diri pada 1997.

Beberapa penculiknya melarikan diri untuk menghindari penangkapan pada waktu itu.

Sarah dibawa ke Belgia dalam persembunyian sebelum kembali ke kota asalnya Gateshead, Tyneside, untuk bertemu ibunya dengan perasaan yang hancur lebur.

Sarah berkata, “Dia berdiri di sana dengan tangan terangkat dan ekspresi cinta seperti itu di wajahnya. Dia merangkul saya dan memeluk saya dan untuk pertama kalinya saya bisa mengingat saya merasa benar-benar aman dan bahagia.”

“Aku tidak peduli apa lagi yang terjadi. Aku hanya ingin ibuku, dan tetap seperti itu selamanya. Kami berdua menangis dan menangis,” tambahnya.

Sarah dengan berani memberikan bukti terhadap pelakunya.

Lima orang yang mengaku bersalah atas pelecehannya dan gadis-gadis yang diperdagangkan lainnya kemudian diseret ke pengadilan Belanda.

Ia juga memberikan bukti terhadap penculik aslinya John Reece ketika ia diadili di pengadilan mahkota Leicester.

Pada tahun 1997, ia dinyatakan bersalah atas dua tuduhan menyebabkan pelacuran dan satu karena hidup dari penghasilan tidak bermoral.

Tetapi, ia hanya mendapat dua tahun di belakang jeruji besi.

Sarah berjuang untuk mengambil bagian-bagian dari hidupnya yang hancur dan berjuang dari kecanduan narkoba selama satu dekade ketika ia mencoba untuk menghilangkan kenangan mengerikan. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, New York – Netflix dikecam para aktivis HAM karena mencabut satu episode acara komedi satir untuk layanan wilayah Arab Saudi. Pencabutan dilakukan setelah Netflix dikomplain Saudi yang keberatan atas konten acara yang kritis pada Kerajaan Saudi juga Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Dalam salah satu episode acara komedi satir berjudul ‘Patriot Act with Hasan Minhaj’ yang tayang di Netflix, Minhaj (33) yang merupakan seorang komedian AS berdarah India, melontarkan kritikan pada Kerajaan Saudi soal pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di dalam Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Bahkan Minhaj secara spesifik mengkritik Putra Mahkota Saudi atau MBS, yang diduga banyak pihak memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Tidak hanya itu, Minhaj juga kritis pada operasi militer pimpinan Saudi di Yaman.

Seperti dilansir AFP, Kamis, 3 Januari 2018, langkah Netflix dalam mencabut satu episode acara Minhaj itu dikecam oleh berbagai organisasi HAM global, termasuk Amnesty International, yang memperingatkan bahwa hal itu bisa menggerus kebebasan berekspresi di Saudi.

“Penyensoran Arab Saudi terhadap Netflix… menjadi bukti lebih lanjut untuk tindakan keras tanpa belas kasihan terhadap kebebasan berekspresi di kerajaan (Saudi),” sebut Direktur Kampanye Amnesty International untuk Timur Tengah, Samah Hadid, dalam pernyataannya.

“Dengan tunduk pada tuntutan otoritas Arab Saudi, Netflix ada dalam bahaya memfasilitasi kebijakan nol toleransi terhadap kebebasan berekspresi dan membantu otoritas (Saudi) menyangkal hak-hak rakyat untuk mengakses informasi secara bebas,” imbuhnya.

Sarah Leah Whitson dari Human Rights Watch juga turut memperingatkan Netflix.

“Klaim Netflix untuk mendukung kebebasan artistik tidak ada artinya jika mereka tunduk pada tuntutan pemerintahan yang tidak meyakini adanya kebebasan untuk warga negara mereka — bukan artistik, bukan politik, bukan komedi,” sebut Whitson dalam pernyataannya.

Dalam pernyataannya, Netflix menyatakan pihaknya diharuskan mencabut satu episode itu setelah otoritas Saudi dalam komplain resmi menyebut episode itu melanggar Undang-Undang (UU) Kejahatan Siber. Meski dicabut dari layanan Netflix untuk wilayah Saudi, episode itu masih bisa ditonton oleh pelanggan Netflix di negara-negara lain. Warga Saudi sendiri masih bisa menontonnya via situs YouTube.

Ditambahkan Netflix, bahwa dalam komplainnya Saudi menyebut episode itu melanggar pasal 6 UU Kejahatan Siber yang menyatakan ‘produksi, persiapan, transmisi, atau menyimpan material yang berdampak negatif pada ketertiban umum, nilai keagamaan, moral publik, dan privasi, melalui jaringan informasi atau komputer’ merupakan tindak kejahatan yang bisa dihukum hingga 5 tahun penjara dan denda hingga US$ 800 ribu (Rp 11,4 miliar).

“Kami dengan tegas mendukung kebebasan artistik secara luas di dunia dan menghapus episode ini hanya di Arab Saudi setelah kami menerima permintaan hukum yang valid — dan untuk mematuhi aturan hukum setempat,” ucap juru bicara Netflix dalam pernyataannya.

Sementara itu, Minhaj sendiri melontarkan sindiran untuk Netflix dalam komentarnya via Twitter soal pencabutan salah satu episode acaranya itu. Dia juga sempat menyerukan agar orang-orang memberikan donasi untuk korban konflik Yaman, yang melibatkan Saudi.

“Jelas, cara terbaik untuk menghentikan orang-orang menonton sesuatu adalah melarangnya, membuatnya trending online dan kemudian menyerahkannya pada YouTube,” tulis Minhaj dalam sindirannya. “Mari jangan lupakan bahwa krisis kemanusiaan terbesar sedang terjadi di Yaman sekarang. Tolong berikan donasi,” imbuhnya.

Minhaj yang kariernya menanjak dalam beberapa tahun terakhir, kerap mengkombinasikan pengalaman pribadi dengan peristiwa politik dalam komentar-komentar bernada humor. Tahun 2014 dia menjadi koresponden senior pada acara ‘The Daily Show’ di saluran kabel Comedy Central. Tahun 2017, Minhaj menjadi salah satu pembicara dalam acara bergengsi makan malam White House Correspondents. Acaranya berjudul ‘Patriot Act’ mulai ditayangkan Netflix pada Oktober 2018. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, India – Kelahiran bayi di mana pun selalunya membawa kebahagiaan dan sukacita. Tapi sepertinya tidak bagi ibu yang satu ini. beberapa waktu lalu, seorang perempuan bernama Laxmi Thakur memutuskan mengakhiri hidup hanya beberapa saat menjelang kelahiran buah hatinya.

Tak diketahui bagaimana detailnya, yang pasti ia menjerat lehernya sendiri.

Warga Katni, Madhya Pradesh, India berusia 36 tahun itu ditemukan dengan tubuh tergantung. Petugas emergensi yang tiba di tempat kejadian awalnya tidak mengetahui jika korban baru saja melahirkan. Dihubungi ayah dari si jabang bayi, mereka terkejut saat menemukannya di balik kain sari yang dikenakan korban.

Petugas yang panik berupaya menyelamatkan bayi korban.

Kepada suami korban yang tak bisa berkata-kata, petugas menyatakan jika istrinya sudah tak bernyawa. Dan saat hendak menurunkan tubuhnya mereka baru menyadari ada tubuh mungil di balik sari berlumur darah. Dengan ari-ari masih menempel, mereka takjub mengetahui bayi laki-laki berkulit terang itu ternyata masih hidup.

Selanjutnya petugas membawa bayi yang hingga kini belum diberi nama itu ke rumah sakit terdekat. Dilaporkan media setempat, bayi korban kini dalam kondisi sehat. Kavita, seorang petugas kepolisian yang turut menangani kasus ini mengaku kaget melihat posisi bayi saat ditemukan. “Tiba di lokasi aku langsung menangani tubuh korban dan ada bayi yang tergantung di balik kain sarinya,” katanya.

Kini baik-baik saja.

Mengenai apa yang terjadi antara korban dengan sang suami yang menghubungi petugas saat melihat jasadnya menggantung, Kavita belum bisa memberikan keterangan. Begitu pun suami korban yang tak disebutkan identitasnya, menolak memberikan komentar. Syok berat, ia disebut hanya ingin memastikan anaknya baik-baik saja. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Mexico – Gubernur negara bagian Meksiko, Puebla, Martha Erika Alonso dan suaminya senator Puebla, Rafael Moreno, tewas dalam kecelakaan helikopter dekat kota Puebla di pusat Meksiko.

Kecelakaan itu terjadi setelah Alonso dilantik seusai pemilu yang berlangsung ketat. Alonso merupakan tokoh oposisi senior yang kemudian menjadi gubernur di negara bagian itu. Dia dan suaminya meninggal dunia saat helikopter Agusta milik pasangan itu jatuh pada Senin, 24 Desember 2018 siang beberapa saat setelah terbang.

Menteri Keamanan Meksiko Alfonso Durazo menyatakan helikopter itu bertujuan ke Mexico City dan kecelakaan setelah mengalami kerusakan di kota Santa Maria Coronango, sekitar tiga mil dari Bandara Puebla.

“Pada saat ini tidak ada bukti yang dapat membuat kami menyimpulkan bahwa penyebabnya tidak terkait bagaimana helikopter itu berfungsi,” kata Durazo dilansir Reuters.

Selain dua tokoh itu, ada Kapten Roberto Cope dan pejabat Marco Antonio Tavera serta diduga ada penumpang kelima. Durazo tidak menjelaskan lebih rinci siapa saja nama korban dalam helikopter itu. Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menyatakan di Twitter bahwa pemerintahannya akan menyelidiki kecelakaan itu.

Durazo menyatakan, otoritas bekerja sama dengan manufaktur helikopter dan mesin helikopter yang akan membantu penyelidikan. “Kami akan bertindak dengan transparansi total,” kata Durazo.

Tayangan televisi menunjukkan bangkai helikopter berasap dan terbakar. Sejumlah orang mengerumuni lokasi kecelakaan. Alonso berasal dari Partai Aksi Nasional (PAN) yang baru dilantik bulan ini setelah menang pemilu gubernur pada Juli lalu.

Lopez Obrador dari Gerakan Regenerasi Nasional (MORENA) sayap kiri, menuduhnya melakukan kecurangan pemilu. Moreno merupakan Gubernur Puebla pada 2011 dan 2017 serta memimpin PAN di Senat. Pengadilan pemilu mengesahkan hasil pemilu Puebla pada bulan ini.

Para politisi oposisi menyerukan investigasi independen atas kecelakaan itu karena ada kecurigaan terkait hasil pemilu. Vicente Fox yang merupakan mantan presiden Meksiko dan pengkritik Lopez Obrador menyatakan terganggu oleh kecelakaan yang terjadi setelah sengketa pemilu gubernur itu.

“Setiap keraguan harus dijelaskan,” kata Fox. MORENA dan aliansinya menguasai kursi mayoritas di kongres negara bagian. Saat ini menteri dalam negeri Puebla, Jesus Rodriguez akan menjadi gubernur sementara sebelum pemilu digelar lagi dalam lima bulan. (***)

sumber: sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Seattle – Sebuah pesawat penumpang AS yang sedang menempuh penerbangan dari Seattle keDallas dipaksa untuk kembali mendarat karena ditemukan jantung manusia di pesawat itu.

Southwest Airlines mengatakan organ itu awalnya diangkut dalam penerbangan dari California ke Seattle untuk diproses di sebuah rumah sakit yang akan memulihkan katupnya agar bisa digunakan dalam operasi cangkok jantung.

Tapi organ itu ternyata tidak sempat diturunkan, dan pesawat pun melanjutkan penerbangan ke Dallas. Celakanya, rumah sakit baru menyadari hal itu setelah pesawat itu hampir mencapai setengah perjalanan ke Dallas.

Insiden itu sebetulnya terjadi pada hari Minggu, namun baru terungkap dalam laporan media pada hari Kamis.

Para penumpang sudah barang tentu terkejut ketika kapten memberi tahu mereka tentang kargo itu dan mengapa penerbangan kembali.

Sebagian segera menggunakan ponsel pintar mereka untuk mencari tahu berapa lama jantung dapat disimpan sebelum tidak lagi layak untuk operasi transplantasi – yang biasanya antara empat hingga enam jam, menurut para ahli.

Pesawat itu dilaporkan berada di udara selama sekitar tiga jam.

Seorang dokter yang berada di antara penumpang tetapi tidak ada sangkut pautnya dengan pengiriman organ itu, mengatakan kepada surat kabar Seattle Times bahwa insiden itu adalah “kisah mengerikan tentang kelalaian luar biasa”.

Jantung itu belum masuk daftar untuk diberikan pada pasien tertentu.

Setelah pesawat kembali ke Seattle, jantung itu langsung dibawa ke pusat penanganan donor untuk penyimpanan jaringan.

Disebutkan, jantung itu tiba dalam rentang waktu yang diperlukan, hingga masih akan bisa digunakan, tulis surat kabar itu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Yaman – Seorang ayah di Yaman berjalan kaki selama lebih dari tiga jam demi membawa bayinya yang mengalami malnutrisi ke rumah sakit.

Namun setelah sampai di rumah sakit, bayi berusia lima bulan itu sudah tidak tertolong.

BACA JUGA:

Kesehatan Itu Mahal Harganya, Wasir Bisa Jadi Gejala Kanker Usus Besar, Kenali Tandanya

Rutin Mengkonsumsi 7 Buah Ini untuk Mendapatkan Perut Ramping dan Sehat

Jaringan Internet Telkomsel Putus, Ini Sebabnya

Dokter mengumumkan bayi laki-laki itu sudah meninggal karena kelaparan.

Melansir dari The New Arab, Abdo Shoo’i mengaku tidak memiliki uang untuk membawa putranya, Aqeel, yang mengalami kekurangan gizi ke rumah sakit.

Duh Mirisnya, Aksi Jambret Sadis Ini Diketahui Beberapa Pengendara dan Mereka Diam Saja “Terlalu”

Tragis ya, Hanya karna Menolak Perintah Suami, Wanita Ini Dibakar Hidup-hidup

Tersinggung karna Ditagih Hutang, Fajar Nekat Perkosa dan Bunuh Kasir Toko Bangunan

Shoo’i akhirnya memutuskan untuk berjalan kaki ke sebuah pusat medis di distrik Aslam Hajja.

Dari tempat tinggalnya, ia butuh waktu tiga jam berjalan kaki hingga ke pusat medis tersebut.

Shoo’i bahkan berjalan tanpa alas kaki.

“Saya tidak punya uang untuk membayar transportasi. Saya bahkan tidak punya cukup uang untuk membayar sampai seperempat perjalanan,” katanya kepada reporter Alaraby TV di rumah sakit.

Setelah sampai di pusat medis, dokter yang bertugas segera memeriksa bayi itu.

Mereka berusaha selama satu jam lebih untuk menyelamatkan nyawa bayi yang sudah lemah tersebut.

Namun akhirnya, dokter menyatakan bayi Aqeel telah meninggal.

Kabar duka itu tidak dapat langsung diterima Shoo’i yang sempat tampak kebingungan dengan penjelasan dokter bahwa putranya telah meninggal.

Bayi Aqeel bukan satu-satunya anak yang menjadi korban peperangan di Yaman yang mungkin telah meninggal karena kelaparan maupun penyakit, sejak pecahnya perang sipil pada 2015.

Data dari organisasi Save the Children yang dirilis bulan lalu menyebut, nyawa sekitar 85 ribu anak-anak berusia di bawah 5 tahun di Yaman terancam kelaparan dan penyakit.

Organisasi internasional itu menyampaikan perkiraan sederhana itu didasarkan pada tingkat kematian rata-rata akibat malnutrisi parah.

“Untuk setiap anak yang terbunuh akibat bom dan peluru, puluhan lainnya mati kelaparan dan hal itu sepenuhnya bisa dicegah.”

“Anak-anak yang meninggal akibat kelaparan akan sangat menderita,” kata Tamer Kirolos, direktur Save the Children di Yaman. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Selebriti selalu menjadi sorotan siapapun, Segala tingkah lakunya tak jarang kerap dikomentari banyak pihak.

Terlebih jika gayanya ini menuai kontroversi.

Hal ini sedang dialami oleh seorang aktris asal Mesir, Rania Youssef.

Mau Tingkatkan Jumlah Followers di Instagrammu? Ini Caranya

Duh, Kasus AIDS Pelajar dan Mahasiswa di Riau Lebih Tinggi dari PSK

Liverpool Vs Everton, Jordan Pickford Kualat

Dilansir dari New York Times, Senin, 3 Desember 2018, Rania menghadapi tuduhan kriminal yang berpotensi menjebloskannya ke penjara.

Padahal artis ini hanya menghadiri Festival Film Internasional Kairo dan dia juga berlenggak-lenggok di red carpet seperti artis kebanyakan.

Sebelum Meninggalkan Tempat Menginap, Satgas TMMD Bersihkan Bersama-sama

Namun, bukan aksinya itu yang menuai kontroversi, melainkan gaun yang dia pakai.

Rania kala itu memakai gaun hitam berenda yang transparan sehingga memperlihatkan area paha dan kakinya yang jenjang, serta sebagian bokongnya.

WOW!! Melly Goeslaw Sindir Penggoda di Rumah Tangga Raffi dan Nagita: Kasian Deh yang Baper

Tiga pengacara Mesir yang tergabung dalam kewaspadaan moral mengajukan gugatan terhadap artis peran tersebut.

Ketiganya menggugat Rania dengan tuduhan pelanggaran moral publik lewat pakaian.

MIRIS!!!, Sudah Minta Maaf Sampai Memelas, Tapi Sejumlah Pria Tetap Perlakukan Wanita ini Sambil Direkam

Persidangan pertama telah dijadwalkan pada Januari 2019 mendatang.

Akibat tuduhan ini, artis 40 tahun tersebut terancam penjara selama 5 tahun jika dinyatakan bersalah.

Rania lantas meminta maaf karena mengenakan gaun itu.

Dirinya juga menekankan jika dia menghormati nilai-nilai budaya dan moral Mesir.

“Saya tidak mengharapkan reaksi ini, dan jika saya tahu, saya tidak akan mengenakan gaun ini,” katanya dalam sebuah pernyataan, masih dilansir dari NYT.

Salah satu pengacara penuntut, Samir Sabry mengklaim telah mengajukan lebih dari 2.700 tuntutan hukum yang serupa selama 40 tahun terakhir.

Dia menjadikan aktor, ulama, politisi, penari perut sebagai targetnya.

Kasus Rania ini menambah rentetan panjang daftar artis Mesir yang berurusan dengan hukum.

Di bawah kepemerintahan otoriter Presiden Abdel Fattah el-Sisi, beberapa artis diatur dalam berpakaian, perilaku, bahkan lelucon yang mereka lontarkan pun tak bisa terlalu bebas.

Sebelumnya, penyanyi pop Sherine Abdel-Wahab dijatuhi hukuman 6 bulan penjara.

Gara-gara Sherine mengeluarkan lelucon tentang kualitas air Sungai Nil yang kotor.

Namun akhirnya dia dibebaskan setelah naik banding pada Mei 2016.(***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Polisi di West Yorkshire menggunakan metode baru yang cerdas untuk menangkap pengemudi yang melanggar hukum karena menggunakan telepon genggam saat berkendara.

Setelah uji coba yang sukses di West Midlands, kepolisian West Yorkshire kini juga menggunakan bus tingkat dalam upaya inovatif untuk menangkap pengemudi. Pengendara yang tertangkap bisa didenda 200 poundsterling dan mendapat enam poin pada SIM mereka jika tertangkap.

Di West Yorkshire, petugas hanya butuh beberapa menit untuk mengidentifikasi pelaku pertama mereka. “Hanya lima menit dalam perjalanan kami dan sopir pertama kami telah dihentikan,” kata seorang juru bicara polisi, dilansir di laman Scotsman, Kamis, 29 November 2018.

Pendekatan baru untuk menangani penyalahgunaan telepon dan pelanggaran otomotif lainnya pertama kali diuji oleh Polisi West Midlands. Petugas berpakaian biasa yang dilengkapi dengan kamera video memfilmkan pengemudi dari bus tingkat.

Jika mereka menangkap sopir menggunakan ponsel mereka atau melanggar undang-undang lain, informasi disiarkan kepada polisi yang mengalihkan pelanggar ke situs yang ditunjuk.

Setelah berhenti, pengemudi akan diperlihatkan video realitas virtual yang menyoroti konsekuensi yang berpotensi merusak dari tindakan mereka. Petugas juga memiliki opsi mengambil perincian pengemudi jika mereka mengulangi atau memberikan denda di tempat dan dukungan lisensi.

“Menggunakan telepon seluler saat mengemudi terbukti sama berbahayanya dengan mengemudi sat mabuk. Itu dapat menghancurkan kehidupan dan orang-orang perlu memahami ini tidak dapat diterima,” kata PC Mark Hodson dari Satuan Lalu Lintas Pasukan Polisi West Midlands. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Moskwa – Seorang pria tewas ditabrak sebuah pesawat Boeing 737 yang sedang lepas landas di bandara Sheremetyevo, Moskwa.

Albert Yepreman (25), dideportasi dari Madrid ke kampung halamannya Armenia.

Saat pesawat yang membawanya dari Spanyol transir di Moskwa dia berusaha melarikan diri.

BACA: Saleem Iklim Akhirnya Tutup Usia Setelah Kecelakaan Tragis yang Menimpanya, Ini Kronologinya

BACA: Kisah Tragis Penjual Tahu, Dibunuh Istri karna Cemburu, Alibi Bunuh Diri Jadi Pembunuhan Itu Diungkap Polisi

Dia melarikan diri ke landasan pacu bandara Sheremetyevo di saat sebuah pesawat yang akan terbang ke Athena, Yunani bersiap lepas landas.

Kantor berita Interfax mengabarkan, insiden itu terjadi pada Selasa, 20 November 2018.

BACA: Tragis!! Kedua Anaknya Tewas Dibunuh Ibunya karna Putus Asa

BACA: Astagfirullah! Awasi Anak Anda, Bayi Malang Ini Tewas Mengenaskan Diduga Dicabuli Bocah 10 Tahun yang Mengaku Mabuk Lem

Pria itu seharusnya menumpang pesawat lain menuju Yerevan, Armenia.

Kru pesawat yang mendarat dari Madrid sudah menghubungi polisi saat mendarat karena pria Armenia itu berulah sepanjang penerbangan.

BACA: Kronologi Pembunuhan Pemandu Lagu yang Mayatnya Disembunyikan dalam Lemari

BACA: Ini Rahasia Cara Memasak Nasi Goreng yang Lezat Menurut Sains

Menurut sebuah laporan, pria tersebut menyrang seorang kru kabin.

“Namun, begitu turun dari pesawat di Moskwa, tidak diketahui kabarnya. Dia tidak melewati imigrasi untuk masuk ke wilayah Rusia,” ujar seorang staf bandara.

Laporan lain menyebut, pria yang sebelumnya tinggal di Barcelona itu ditempatkan di terminal tempat pesawat tujuan Yerevan berada.

Saat itulah, pria itu melarikan diri ke arah landasan pacu bertepatan ketika sebuah pesawat tujuan Athena bersiap lepas landas.

BACA: Tepung Kelapa Pengganti Tepung Roti, Alternatif Nutrisi Tepat untuk Diabetes

Pilot pesawat itu dikabarkan merasa seperti menabrak sesuatu di landasan pacu tetapi tidak menyangka yang ditabraknya adalah manusia.

“Kru pesawat tujuan Athena melapor ke menara pengawas karena mengira sudah menabrak hewan di landasan pacu saat akan lepas landas,” demikian Interfax.

“Pesawat itu memutuskan tetap melanjutkan penerbangan karena sistemnya tidak mengindikasikan adanya kerusakan,” tambah Interfax.

BACA: Warga Adakan Doa Bersama Sebagai Ucap Syukur TMMD Berjalan Lancar

Setelah mendapat laporan itu, pihak bandara mengirim petugas keamanan ke landasan pacu dan mereka menemukan tubuh manusia.

Otorita penerbangan sipil Rusia menyebut pesawat yang menabrak pria Armenia itu milik maskapai penerbangan Rusia, Aeroflot.

Sementara itu, masih menurut Interfax, saat pesawat Aeroflot itu mendarat di Athena petugas bandara langsung melakukan pemeriksaan.

Saat pemeriksaan itu, petugas menemukan lubang di tubuh pesawat. Sehingga pesawat itu untuk sementara dikandangkan.(***)

sumber: tribunnews.com

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Leicester – Helikopter milik bos klub Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha jatuh dan terbakar di luar stadion King Power. Seperti ini detik-detik jatuhnya helikopte versi saksi mata di lokasi kejadian.

Dilansir BBC, Ahad, 28 Oktober 2018 salah satu saksi mata mengatakan bagian baling-baling helikopter tidak berfungsi. Kemudian helikopter hilang kendali berputar-putar.

Penampakan terakhir helikopter tersebut sebelum lepas landas.

Sementara itu, fotografer freelance, Ryan Brown yang meliput pertandingan mengatakan melihat dengan jelas helikopter di stadion King Power sebelum kecelakaan.

“Mesin helikopter berhenti dan saya berbalik. Kemudian suara menjadi hening lalu terjadi bunyi seperti dentuman dan api yang sangat besar,” kata Brown.

Dia melihat kobaran api yang besar. Kemungkinan itu saat helikopter terjatuh di area dekat stadion.

Hingga saat ini kecelakaan tersebut masih diselidiki. Keberadaan apakah Srivaddhanaprabha di dalam helikopter juga belum diketahui.

Namun dalam beberapa kesempatan, Srivaddhanaprabha diketahui sering dijemput oleh helikopter pribadinya itu usai menyaksikan laga kandang Leicester City. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Sepeda motor yang ditumpangi penyanyi Saleem Iklim menabrak sebuah mobil yang hendak belok kiri.

Kejadian tersebut terjadi di Kilometer 16, Lebuhraya Grand Saga, Malaysia pada 20 September 2018 lalu.

Pada saat kejadian, penyanyi yang sempat kondang pada dekade 1990 an itu sempat dirawat di Rumah Sakit Universiti Kebangsaan Malaysia (PPUKM), Kuala Lumpur, Malaysia.

Saleem Iklim mengalami patah rusuk hingga menusuk dadanya.

Kabar duka tersebut disampaikan oleh istrinya Juriah Bachok, kepada Harian Metro.

Menurut Juriah, Saleem yang bernama lahir, AM Saleem Abdul Majeed, sebelumnya dirawat ruang Intensive Care Unit (ICU) setelah mengalami kecelakaan sepeda motor pada 20 September 2018 lalu.

Dalam kejadian di Kilometer 16, Lebuhraya Grand Saga itu, 12 tulang rusuk Saleem patah dan salah satunya menusuk paru-paru Saleem.

Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 15.30 waktu setempat.

Ketika itu, Saleem mengendarai sepeda motor dari arah Kajang ke arah Cheras dan dilaporkan terlibat dalam kecelakaan mobil dari rute yang sama di sepanjang tol 11 tol, Kajang.

Saat kejadian, pengemudi mobil dilaporkan mencoba berbelok ke kiri untuk memasuki kantor Grand Saga di Batu 11 Toll Plaza, sebelum sisi kiri mobil ditabrak oleh sepeda motor Saleem.

Dua puluh empat hari dirawat di Rumah Sakit, Saleem Iklim meninggal pada Ahad, 14 Oktober 2018.

Penyanyi yang sempat terkenal di Indonesia pada dekade tahun 1990-an itu meninggal dunia pada usianya yang ke-56 tahun.

Saleem merupakan seorang penyanyi Malaysia yang berasal dari Terengganu.

Namanya membesar di Indonesia usai membawakan lagu Suci Dalam Debu.

Pada tahun 1996, nama Saleem dikabarkan mulai meredup.

Saleem dikeluarkan dari Band Iklim lantaran masalah disiplin waktu yang membuat sesama anggota berang.

Saleem tidak menyalahkan siapapun saat itu dan mengakui kesalahannya.

Usai dikeluarkan dari Iklim, Saleem sempat bersolo karir. Namun karirnya tak semulus saat ia tergabung dalam iklim.

Sepanjang hidupnya, Saleem pernah dipenjara sebanyak dua kali. Ia ditangkap pada tahun 1996 di Jalan Chow Kit Tuanku Abdul Rahman Kuala Lumpur akibat pengunaan obat berlebihan. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Istanbul – Seorang wanita di Turki menggugat cerai suami yang sudah sembilan tahun dinikahinya karena alasan yang tidak biasa. Sang suami gemar memakai pakaian wanita.

Seperti dilansir media lokal Turki, Hurriyet Daily News, Rabu, 8 Agustus 2018 dalam gugatan cerai yang diajukan ke pengadilan keluarga Gaziosmanpasa, Istanbul, wanita yang tidak disebut namanya itu mengatakan bahwa suaminya mulai memakai make-up dan memakai pakaian wanita sekitar dua tahun lalu.

Beberapa waktu terakhir, sebut pengacara wanita itu, sang suami mulai memakai thong dan stocking saat ada di rumah.

“Ketika klien saya berusaha membahas isu ini, dia (suami-red) menggunakan kekerasan terhadapnya,” tutur pengacara sang istri.

“Klien saya saat ini tengah depresi. Dia tidak ingin melanjutkan pernikahannya. Kami ingin perceraian dan kompensasi 200 ribu Lira (Rp 537,9 juta),” imbuhnya.

Setelah sang istri menggugat cerai, suaminya tidak mau kalah dan ikut mengajukan gugatan ke pengadilan. Dalam gugatannya, sang suami menuding istrinya ‘telah menghina dirinya dengan menanyakan apakah dirinya pria atau bukan’ dan juga menanyakan soal fertilitasnya.

“Istrinya menyatakan klien saya memiliki orientasi seksual berbeda, berusaha memerasnya dengan klaim ini,” sebut pengacara sang suami.

Pihak suami meminta pengadilan untuk mengabulkan perceraian tanpa kompensasi. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang balita terjebak di dalam mobil di Liuyang, Hunan, China, ia terkunci sendirian di dalam mobil pada Sabtu, 4 Agustus 2018.

Orangtuanya coba mengajari anaknya untuk keluar dari mobil selama satu perempat jam namun tak berhasil.

Seorang pemilik toko menyarankan untuk memecahkan kaca mobil untuk selamatkan bayi tersebut.

Lantaran suhu di sana mencapai 34 celsius sehingga membahayakan bagi balita.

Namun orangtua balita tersebut menolak.

Lalu, memilih untuk ambil kunci cadangan di rumah.

Akhirnya, pemilik toko tersebut minta tolong ke pejalan kaki semprotkan air ke mobil.

20 menit kemudian, orangtua balita datang dan balita tersebut dapat dikeluarkan dari mobil dengan selamat. (***)

sumber: tribunnews.com

INTERNASIONAL

Minggu | 05 Agustus 2018

Ritual Tolak Bala Kok Tidur Dipeti Mati, Ya Innalillahi

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang wanita warga Korea Selatan (Korsel) ditemukan tewas setelah diyakini tertidur di peti mati dalam ritual keagamaan pada hari Jumat, kemarin.

Ritual ini dikatakan untuk menjauhkan bala dan musibah.

Menurut polisi, wanita berusia 47 tahun itu berada dalam peti mati mulai pukul 8 malam, pada Kamis, dimana acara keagamaan itu diadakan di rumah seorang kenalannya yang terletak di sebelah tenggara kota Gumi, Korsel.

Sebelumnya insiden terjadi, korban dikatakan sempat keluar dari peti mati dua jam setelah dimulainya acara ritual tersebut, tetapi diberitahu oleh teman-teman dan peserta untuk tinggal lebih lama di dalam peti mati.

Namun, pada Jumat pagi harinya, dua peserta yang terlibat membuka peti mati sekitar pukul 06.30 dan menemukan teman mereka sudah tidak bernyawa.

Sebagaimana dilasir dari Yonhapnews melalui siakapkeli, korban mungkin tertidur di peti mati sebelum meninggal, karena tidak ada gerakan untuk mencoba keluar dari keranda itu.

Bedah mayat akan dilakukan pada hari Sabtu ini untuk mengidentifikasi penyebab kematian wanita serta penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kemungkinan korban mati akibat kepanasan karena kondisi di dalam keranda yang kedap udara.

Dua korban yang terlibat dalam upacara juga akan diselidiki oleh polisi untuk mengidentifikasi kelalaian mereka hingga menyebabkan kematian. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Empat anggota keluarga ditemukan tewas secara misterius.

Keluarga tersebut terdiri dari Krishnan (52), istrinya yang bernama Susheela (50), dua anak mereka, Arsha (21) dan Arjun (19).

Jumat, 3 Agustus 2018, jasad keluarga tersebut ditemukan terkubur di halaman belakang rumah mereka.

Peristiwa ini terjadi di Thodupuzha, Idukki, Kerala, India.

Penemuan jasad 4 anggota tersebut berawal dari laporan tetangga mereka ke polisi.

Tetangga menyadari anggota keluarga itu telah menghilang selama empat hari.

Keluarga itu biasanya membeli susu dari tetangga setiap hari, tetapi 2-3 hari belakangan, mereka tak muncul.

Selain itu, koran-koran juga ditinggal selama berhari-hari di depan rumah.

Akhirnya, tetangga mereka pun melapor ke polisi.

Saat melakukan penyelidikan di rumah keluarga itu, polisi menemukan noda darah di dinding dan di lantai.

Setelah memeriksa sekeliling rumah, polisi menemukan gundukan tanah yang tampak baru.

Setelah digali, ternyata empat anggota keluarga itu telah dikubur.

Saat ditemukan, empat mayat itu dalam kondisi mengenaskan.

Mereka menderita luka sayatan dan luka tusuk.

Selain itu, polisi juga menemukan palu dan pisau yang diyakini sebagai alat yang digunakan pelaku menghabisi nyawa korban.

Polisi belum mengetahui motif di balik pembunuhan itu, apalagi anggota keluarga itu tak terlalu dekat dengan tetangga, hanya berinteraksi secukupnya.

“Dari apa yang kami pahami, keluarga itu tidak terlalu ramah dengan tetangga. Jadi, kami masih menyelidiki apa yang telah terjadi pada keluarga ini,” kata seorang petugas kepolisian dikutip dari indianexpress.com.

Namun, Krishnan oleh orang-orang dikenal sebagai ahli nujum dan banyak didatangi oleh orang-orang yang mengendarai mobil mewah.

Polisi juga mengatakan tidak ada tanda-tanda pelaku masuk paksa ke dalam rumah sehingga diduga pelaku dekat dengan korban.

Korban diduga dibunuh di rumah menggunakan pisau dan diseret ke luar untuk dikuburkan.

Selain itu, menurut polisi akhir-akhir ini daerah tersebut sering hujan deras, kemungkinan teriakan minta tolong warga tidak terdengar. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kisah suram dialami oleh Allen Standford, bekas miliuner itu kini harus mendekam di penjara dengan hukuman 110 tahun lamanya. Padahal usianya kini telah di atas 60 tahun dan harus menghabiskan sisa hidupnya di balik jeruji besi.

Mengutip Forbes, Senin, 30 Juli 2018 Stanford sendiri sebelumnya merupakan pebisnis di kepulauan Karibia.

Pemilik pulau mewah seharga US$ 63 juta ini juga terkenal karena gaya hidup mewahnya. Dia pernah masuk dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes.

Sayangnya, Stanford dijatuhkan hukuman penjara selama 110 tahun dengan vonis penipuan senilai US$ 7 miliar atau sekitar Rp 76,4 triliun pada 2009 lalu. Sekitar 30 ribu investor di seluruh dunia mengalami kerugian akibat membeli sertifikat pinjaman di sejumlah Bank Stanford.

Dalam menjalankan bisnisnya, Stanford menggunakan skema ponzi kepada para korban. Skema Ponzi adalah sebutan bagi praktik arisan berantai, yang pada hakikatnya adalah penipuan. Lewat skema Ponzi, keuntungan menggiurkan diberi kepada investor lama dengan memakai dana dari investor baru yang tak berujung.

Allen Stanford sendiri merupakan kelahiran Mexia, Texas. Dia adalah anak dari anggota dewan direksi Stanford Financial Group, James Stanford. Ayahnya adalah mantan walikota Mexia dan orang yang cukup terpandang di wilayahnya. Sementara sang ibu, Sammie Stanford merupakan seorang perawat.

Saat mengawali karir sebagai pengusaha, Allen Stanford langsung gagal. Pada 1974, dia mendirikan sebuah tempat fitnes. Perusahaan tersebut tak bertahan lama hingga akhirnya ditutup.

Dia juga pernah kehilangan klub kesehatan yang didirikannya hingga membuat dia menderita utang pribadi sebesar US$ 13 juta. Dia lalu mencoba beberapa peruntungan di bidang bisnis sebelum akhirnya terbang ke Karibia.

Setelah berkali-kali terlilit utang dan kegagalan, Stanford lalu mendirikan Stanford International Bank pada 1991 di Antigua. Di sana lah Stanford mendirikan kerajaan bisnisnya. Kerajaan bisnis tersebut membuatnya menjadi pengusaha besar.

Dia lalu mengajak para penduduk kaya Amerika Latin yang saat itu mengkhawatirkan stabilitas pemerintahannya ikut serta dalam bisnisnya. Hal itu berhasil dilakukan, aset bank yang didirikannya itu meroket hingga US$ 350 juta dalam tiga tahun terakhir.

Setahun kemudian, dia pindah ke AS dan mendirikan Stanford Financial Group di Houston. Perusahaan tersebut dikenal sebagai penjual sertifikat pinjaman. Karena keamanannya, sertifikat pinjaman dipandang sebagai aset yang aman dan pilihan tepat bagi para pembeli potensial.

Banyaknya pembeli aset tersebut membuat perusahaan Stanford juga tumbuh hingga US$ 3 miliar. Sayangnya, para investor tak menyadari aset Stanford tersebut sangat tidak aman dan bisa membuatnya rugi besar.

Hingga akhirnya penyidik menemukan cukup bukti untuk menyeretnya ke penjara. Pada 2009, Stanford ditangkap FBI di salah satu rumah mewahnya karena terbukti melakukan skandal penipuan dan pencucian uang.

Lewat skema Ponzi yang digunakannya, dia dituduh menipu sekitar 30 ribu investor di seluruh dunia dengan jumlah dana sebesar US$ 7 miliar yang berasal dari sertifikat pinjaman bernilai US$ 8 miliar di perusahaannya. Tim investigasi tak dapat menemukan 92% dari US$ 8 miliar aset bank tersebut.

Stanford lalu meringkuk di penjara selama tiga tahun terakhir sebelum akhirnya dinyatakan bersalah dan menerima vonis 110 tahun penjara pada 2012. Tentu saja, Stanford tak akan pernah menghirup udara segar lagi. Stanford bersalah atas 13 dari 14 kasus yang dituduhkan kepadanya, antara lain penipuan, konspirasi, dan pencucian uang. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang wanita bernama Hortencia Balcanzar (26) ditembak oleh suaminya saat sedang menyusui anaknya.

Akibatnya, ibu dari empat anak itu tewas.

Hortencia dilaporkan memiliki empat anak berusia sembilan bulan, 2 tahun, 4 tahun, dan 8 tahun.

Tribun-Video.com melansir dailymail.co.uk, Jumat, 27 Juli 2018 peristiwa itu terjadi di Veracruz, Meksiko pada 19 Juli 2018.

Pelaku, Gabriel Hernandez Reyes (26) nekat menembak korban karena mengangggap korban lama dalam bersiap-siap untuk pergi keluar.

Menurut Blog Expediente, pelaku telah menghamili wanita lain di kota tersebut sehingga membuat korban depresi.

Orang-orang dekat korban mengatakan, Hernandez sering memukuli korban dan mengancam korban menggunakan pistol.

Ayah korban, Anselmo Balcanzar mempertanyakan peran mertua putrinya yang tidak berbuat apapun melihat penganiayaan itu.

“Suaminya akan membawanya kembali ke rumah orangtuanya, tetapi mereka memberinya kehidupan yang buruk,” kata Anselmo.

Menurut Anselmo, mertuanya putrinya pernah berjanji tak akan membiarkan Hortencia dianiaya, tetapi nyatanya mereka tidak pernah melakukan apapun.

Peristiwa itu telah membuat banyak orang terkejut.

Bayi yang sedang disusui korban saat insiden itu tidak terluka.

Warga yang mendengar suara tembakan memanggil polisi, tetapi pelaku melarikan diri.

Sementara ibu korban, Francisca masih terpukul kerena insiden tersebut.

Dia sangat sedih bahkan merasa tidak berguna karena tidak dapat menyelamatkan putrinya.

“Saya tidak bisa membelanya karena saya tidak melihat apakah dia membawa pistol,” katanya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bangkok – Seorang pria di Thailand terbakar cemburu setelah istrinya dilecehkan pria lain yang sedang mabuk. Dia marah dan memotong organ kemaluan pria “kurang ajar” yang sebenarnya rekan kerjanya sendiri.

Organ pribadi korban yang sudah terputus dilemparkan ke luar rumah sebagai makanan untuk kawanan anjing.

Insiden berdarah ini tak terduga, karena pelaku dan korban beserta seorang pria lain yang satu pekerjaan sedang berkumpul untuk bersenang-senang di rumah pelaku di Ratchaburi pada 24 Juli 2018.

Korban diketahui bernama Suwit Tipjantha. Sedangkan pelaku bernama Permsak Petprasert.

Saat pesta berlangsung, Permsak dan pria ketiga pergi untuk membeli lebih banyak minuman beralkohol. Istri Permsak, Tin, sedang tidur di kamarnya saat Suwit ditinggal pergi untuk membeli minuman.

Suwit kemudian mendekati Tin dan mulai membelai lengan wanita yang sedang tidur tersebut. Hal itu membuat Tin bangun dan berlari keluar sambil berteriak ketika suaminya pulang.

Teriakan dan aduan sang istri membuat Permsak marah dan memukul Suwit dengan palu hingga pingsan. Dia lantas memotong kemaluan korban dan melempar potongan organ pribadi itu ke kawanan anjing sebagai makanan.

Permsak lantas meminta tetangganya untuk membawa korban ke rumah sakit setempat. Korban terbangun keesokan harinya dengan kondisi luka parah.

“Saya akan melakukan ini lagi untuk melindungi istri saya. Ini salah dia (korban) karena mencoba merayunya,” kata Permsak.

Menurut pihak berwenang, seperti dikutip Bangkok Post, Kamis, 26 Juli 2018 Permsak akan didakwa dengan tuduhan melakukan serangan fisik dan menghadapi ancaman penjara hingga 10 tahun. (***)

sumber: sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Dokter Andirahman Omar Hassan dari rumah sakit Hanano di Dhusamareb, Somalia tengah mengatakan seorang anak perempuan berusia 10 tahun meninggal dunia akibat mengalami mutilasi genital pada perempuan (FGM) atau khitan perempuan.

Dr Hassan dari tim tanggap yang berusaha menyelamatkan anak itu mengatakan kepada VOA anak itu meninggal dunia setelah menjalani khitan.

Korban dibawa ke rumah sakit itu pada17 Juli. Orang tuanya menjelaskan khitan itu dilakukan dua hari sebelumnya di Desa Olol, 40 kilometer utara Kota Dhusamareb.

Ia dibawa petang hari dan setelah mengetahui kondisinya segera dibawa ke ruang gawat darurat, tetapi kemudian meninggal dunia akibat banyak kehilangan darah, kata Dr Hassan kepada VOA.

Menurut Hassan, anak perempuan itu terkena infeksi tetanus akibat penggunaan alat khitan yang tidak steril.

Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) menjelaskan mutilasi genital pada perempuan dapat mengakibatkan pendarahan, infeksi, gangguan buang air kecil dan komplikasi kehamilan.

Ayah anak itu, Dahir Nur, mengatakan ia berduka namun menerima putrinya meninggal karena khitan dan ia percaya putrinya itu “diambil oleh Tuhan”. Meskipun kehilangan putrinya ia membela kebiasaan itu.

“Orang di daerah itu menerima kebiasaan tersebut begitu pula ibunya. Kami sudah melihat akibatnya, tetapi itu budaya di negeri kami” katanya. Nur menambahkan, tidak ada pihak yang dia minta bertanggung jawab atas kematian putrinya itu.

Berita tentang khitan yang mematikan tersiar pada saat para aktivis di Somalia dan mitra internasional sedang bertemu dalam sebuah konferensi di Mogadishu untuk membicarakan cara menggencarkan kampanye menentang mutilasi genital pada perempuan.

Aktivis anti khitan perempuan di Somalia, Ifrah Ahmed, mengimbau pemuka agama agar berbuat lebih banyak untuk meyakinkan masyarakat mengakhiri kebiasaan tersebut.

“Para pemuka agama dapat memberitahu masyarakat tentang apa yang dikatakan agama mengenai mutilasi genital pada perempuan bahwa itu tidak ada kaitannya dengan agama, itu budaya” kata Ifrah Ahmed.

Menurut WHO, Somalia berada di peringkat teratas di antara tiga negara di dunia yang masih melakukan mutilasi genital atau FGM (female genitalia mutilation). (***)

sumber: Voaindonesia.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, BERLIN – Aksi heroik ditunjukkan oleh seorang nenek berusia 103 tahun di Berlin, Jerman. Menggunakan tongkat, ia berhasil mengusir kawanan pencuri yang hendak “membersihkan” apartemennya.

Peristiwa ini bermula saat dua orang asing membunyikan bel pintu flat milik perempuan renta itu pada Kamis sore. Ketika ia membuka pintu, kedua orang asing itu memaksa masuk.

Beralasan meminta tandatangan untuk beberapa dokumen, dua orang asing berjenis kelamin perempuan itu menggiring sang nenek ke dapur dengan sengaja membiarkan pintu rumahnya terbuka. Hal ini memudahkan rekan mereka yang lain, seorang laki-laki yang sedang menunggu di tangga, untuk masuk ke dalam flat.

Polisi percaya, laki-laki itu bermaksud mengambil barang-barang berharga pemilik rumah. Sementara antek-anteknya mencoba mengalihkan perhatian sang pemilik rumah.

Namun tampaknya mereka berurusan dengan orang yang salah. Nenek berusia 103 tahun itu sangat sigap dan tidak mudah dibodohi. Ia menolak untuk menandatangani apapun dan mengambil tongkatnya untuk mengusir kawanan pencuri yang tidak beruntung itu. Ia berhasil memukul mundur kedua perempuan asing tersebut bersama teman laki-laki mereka yang belum sempat masuk ke dalam rumah.

Perempuan berumur satu abad itu tidak terluka.

“Penipu sering pura-pura mendapatkan tanda tangan untuk paket atau resor untuk trik lain untuk mengalihkan perhatian korban mereka, biasanya orang tua, sehingga seorang kaki tangan bisa berlarian ke apartemen untuk mengumpulkan barang-barang berharga,” kata juru bicara polisi seperti dikutip Sputnik dari media lokal, Minggu, 22 jULI 2018

Pada tahun 2017, seorang pensiunan menggunakan payung menyerang sekelompok perampok bersenjata yang menggunakan kapak dan palu karena menghancurkan pintu toko perhiasan lokal.

Para penjahat berhasil melarikan diri.

sumber: sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Nairobi – Seorang Ratu Kecantikan di Kenya divonis mati atas kasus pembunuhan. Ruth Kamande yang memegang gelar ‘ratu kecantikan penjara’ ini dinyatakan bersalah menikam kekasihnya sebanyak 25 kali hingga tewas.

Seperti dilansir AFP, Sabtu, 21 Juli 2018, Kamande (24) memenangkan gelar Ratu Kecantikan Penjara saat ada dalam tahanan setempat ketika menunggu proses persidangannya berjalan. Dia didakwa membunuh kekasihnya, Farid Mohammed (24), tahun 2015 lalu.

Kamande dinyatakan bersalah atas dakwaan pembunuhan pada Mei lalu. Sidang putusan untuk Kamande digelar pada pekan ini. Hakim Pengadilan Tinggi Kenya, Jessie Lesiit, menjatuhkan vonis mati untuk Kamande.

“Saya ingin orang-orang muda mengetahui bahwa bukan hal yang keren untuk membunuh pacar kalian meskipun kalian merasa kecewa atau frustrasi jangan lakukan itu,” tegas hakim Lesiit. “Sebaliknya, hal yang keren untuk pergi menjauh dan kemudian memaafkan,” imbuhnya.

Dalam putusannya, hakim Lesiit menuding Kamande memiliki perilaku ‘manipulatif’ termasuk memeriksa telepon genggam korban dan tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya.

“Saya pikir menjatuhkan vonis lainnya selain yang telah ditentukan akan menjadikan terdakwa sebagai pahlawan” sebutnya.

Vonis mati ini diprotes oleh kelompok HAM, Amnesty International, yang menyebutnya ‘kejam, tidak manusiawi dan kuno’. Namun keluarga korban menilai vonis mati merupakan hukuman yang pantas.

“Kami senang bahwa hari ini telah datang dan orang tuanya, saudara perempuannya sebenarnya ada di pengadilan saat vonis dijatuhkan. Dia (Farid-red) baru saja memulai pekerjaannya ketika nyawanya direnggut,” ucap bibi korban, Emmah Wanjiku, kepada wartawan.

Pengacara Kamande, Joyner Okonjo, menyatakan kliennya akan mengajukan banding atas vonis mati itu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Shenyang – Sebuah kejadian unik baru terjadi di Shenyang, China. Puluhan ribu ikan yang tadinya dilepas di danau untuk ritual keagamaan, malah ditangkap untuk dimakan.

Dikutip dari Shanghaiist, baru-baru ini sekitar 10.000 ikan dilepas di danau Dingxiang, Shenyang untuk ritual keagamaan bernama fangsheng. Secara harfiah, fangsheng berarti ‘melepas kehidupan’ dimana penganut Budha coba menyelamatkan ikan-ikan tersebut dari pasar lalu melepasnya kembali ke habitatnya.

Ritual ini juga bertujuan sebagai cara untuk mendapat kebaikan. Namun ternyata fangsheng malah disalahartikan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.

Mereka malah menunggu di sekitar danau untuk menangkap ikan-ikan yang dilepas dalam ritual fangsheng. Ikan tersebut sengaja diambil untuk dimakan. Dalam sebuah video yang beredar di media sosial China, nampak dua pihak berdebat.

Penangkap ikan terlihat tak menghiraukan keluhan penganut Budha yang meminta mereka berhenti mengambili ikan. Sebenarnya ini bukan kali pertama orang-orang memanfaatkan momen fangsheng.

Mereka berlomba-lomba mendapatkan keuntungan tanpa mempedulikan niat baik orang yang melakukan ritual keagamaan itu. Meski begitu, melepaskan ikan dalam jumlah sangat banyak ke air ternyata menimbulkan masalah tambahan.

Tahun 2013, sekitar 250 kg ikan mati terdampar di Shanghai. Pejabat terkait mengabarkan hal ini terkait jumlah pelepasan ikan yang terlalu banyak. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Seoul – Pengakuan mengejutkan disampaikan eks petenis Korsel, Kim Eun-hee. Dia membeberkan pemerkosaan berulang yang dilakukan pelatih tenisnya saat berumur 10 tahun.

Pengakuan mengejutkan disampaikan seorang mantan petenis Korea Selatan (Korsel), Kim Eun-hee. Untuk pertama kalinya, perempuan itu berbicara kepada media internasional dan membeberkan pemerkosaan dan pemukulan yang dilakukan pelatihnya selama dua tahun.

Kim membeberkan bahwa pelatih tenis pertama kali memperkosa dirinya saat berumur 10 tahun di kamp pelatihan tenis yang diikutinya. Pemerkosaan itu terus berulang selama dua tahun.

Butuh waktu bertahun-tahun bagi Kim untuk menyadari bahwa apa yang dilakukan pelatih tenis padanya adalah pemerkosaan.

Kim yang kini berumur 27 tahhun, akhirnya melaporkan perbuatan pelatihnya itu ke polisi setelah melihat kembali pria itu di sebuah turnamen, dua tahun lalu.

“Saya ngeri melihat pemerkosa saya terus melatih para pemain tenis muda selama lebih dari satu dekade seolah-olah tidak ada yang terjadi,” tutur Kim saat diwawancarai kantor berita AFP. “Saya berpikir, ‘Saya tidak akan memberinya kesempatan untuk menyalahgunakan anak-anak perempuan lagi,” imbuhnya.

Ini pertama kalinya Kim berbicara kepada media internasional dan membeberkan bagaimana para atlet perempuan di Korsel diam-diam mengalami pelecehan seks oleh pelatih mereka.

Kim yang telah berhenti menjadi petenis dan kini menjadi pelatih tenis anak-anak, merasa senang karena pengadilan telah menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun pada pemerkosanya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, North Carolina – Seorang suami di North Carolina, Amerika Serikat, coba membunuh istrinya sendiri lewat makanan. Dia meracuni makanan istrinya dengan racun semut.

Eugene Pittman meracuni makanan istrinya pada 12 Mei 2018 lalu. Hanya saja dia baru ditangkap Kepolisian Cumberland County pada Senin, 16 Juli 2018 kemarin.

Polisi menjelaskan, kala itu istri Eugene, Carmen Jackson-Pittman, merasa rasa makanannya terasa tak biasa. Namun kala itu Carmen malah berkelakar soal kemungkinan makanannya diracun oleh suaminya sendiri.

Carmen kemudian tertidur. Saat terbangun, dia mendapati suaminya akan mencekiknya. Carmen berhasil melawan dan menelepon Polisi.

Surat perintah penangkapan menyatakan Eugene telah memasukan racun semut Terro ke makanan istrinya. Bahan utama racun tersebut adalah boraks.

Sebuah organisasi tentang pestisida menyatakan racun tersebut dapat berefek samping ketidaksadaran, gagal ginjal, dan gangguan pernafasan. Kini Eugene harus meringkuk di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Penumpang pesawat Air China harus mengalami ketakutan saat pesawat mereka jatuh ke 10.000 kaki.

Pesawat anjlok karena seorang kopilot menghisap rokok elektrik.

Pesawat ini anjlok pada Selasa, 10 Juli 2018.

Hal dramatis pun terjadi saat kadar oksigen di kabin menurun.

Namun, pesawat ini mampu naik kembali dan melanjutkan penerbangan.

Seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Ahad, 15 Juli 2018, penurunan kadar oksigen dikaitkan dengan ulah kopilot yang nge-vape di pesawat.

Padahal, peraturan penerbangan China melarang penumpang menggunakan e-rokok pada penerbangan sejak 2006.

Hal ini bisa mengakibatkan asap menyebar ke kabin penumpang.

Untuk ‘mengatasi’ hal ini, kopilot mencoba menyalakan kipas angin agar asap rokok tak sampai kabin.

Sebuah foto yang diunggah seorang netizen ke situs mikroblog Weibo memperlihatkan masker-masker oksigen yang bergelantungan di dalam kabin penumpang pesawat Boeing milik maskapai Air China yang terbang dari Hongkong menuju Dalian, Selasa, 10 Juli 2018 malam.

Namun ia justru mematikan unit pendingin udara.

Saat awak kabin lain menyadari, maka mereka segera menyalakan AC.

Penerbangan Sipil China (CAAC) mengatakan, penyelidikan atas insiden itu sedang berlangsung dan sedang menganalisa perekam data penerbangan pesawat.

Sebelumnya warganet di China mencurigai pilot menyalakan rokok saat penerbangan. (***)

sumber: tribunnews.com