KESEHATAN

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Madu dan gula sama-sama termasuk jenis pemanis alami yang sering digunakan untuk membuat makanan atau minuman memiliki rasa manis. Pada dasarnya, madu atau gula mengandung karbohidrat yang tersusun atas glukosa dan fruktosa.

Madu sering dijadikan sebagai pemanis yang lebih sehat dibanding gula pasir. Jika ditimbang dengan gula pasir atau gula cair yang telah banyak melalui tahapan proses dalam pembuatannya, madu alami memang menjadi alternatif yang lebih baik.

Melintas Ilegal di Langit Indonesia, Pesawat Kargo dari Ethiopia Dipaksa Mendarat di Batam

Namun, mana yang lebih sehat mengonsumsi madu dari pada gula?

Pada dasarnya, madu lebih sehat dibadingkan dengan gula. Karena proporsi gula dan fruktosa dalam madu dan gula berbeda, gula memiliki 50 persen fruktosa dan 50 persen glukosa. Sedangkan madu mengandung 40 persen fruktosa dan 30 persen glukosa.

Sadis, Hasnatul dan 2 Anaknya Dibunuh Karna Menolak Rujuk, Ini Kronologinya

Gula memiliki indeks glikemik (GI) lebih tinggi dari pada madu, yang berarti gula bisa meninggkatkan kadar gula darah lebih cepat. Ini karena kadungan fruktosa yang lebih tinggi, dan tidak adanya jejak mineral di dalamnya.

Jijik dengan Lendirnya, Ternyata Bekicot Setelah Diolah Terasa Nikmat dan Kaya Gizi

Tetapi, madu memiliki sedikit kalori lebih banyak daripada gula, meskipun lebih manis, jadi lebih sedikit yang diperlukan. Namun, kedua pemanis ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan juga jika digunakan secara berlebihan. (***)

sumber: detik.com

TIPS SEHAT

Minggu | 13 Januari 2019

Peduli Lingkungan, Gunakan Sedotan dari Bahan Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sudah menjadi hal yang wajar bagi kita jika minum selalu menggunakan sedotan plastik, dimana pun kapan pun kita membutuhkan sedotan plastik untuk minum.

Kurangnya kesadaran masyarakat bahwa sampah sedotan plastik menjadi salah satu faktor yang merugikan lingkungan kita, meskipun ukurannya yang kecil tetapi sangat besar dampaknya untuk kemudian hari, masyarakat juga masih menganggap bahwa sedotan plastik tidak terlalu mencemarkan lingkungan karena masih banyak sampah plastik lain yang ukurannya lebih besar yang lebih membahayakan lingkungan.

Meskipun sudah trendy saat ini gerakan mengurangi sedotan plastik tetapi tingkat kepedulian masyarakat terhadap sampah sedotan plastik pun masih sangat minim.

Menurut data yang dinalisa oleh Divers Clean Action, perkiraan pemakaian sedotan di Indonesia setiap harinya mencapai 93.244.847 batang. Sedotan-sedotan tersebut datang dari restoran, minuman kemasan, dan sumber lainnya (packed straw).

Jumlah sedotan sebanyak itu jika direntangkan akan mencapai jarak 16.784 km, atau sama dengan dengan jarak yang ditempuh dari Jakarta ke kota Meksiko.

Dihitung per minggu, pemakaian sedotan akan mencapai 117.449 km, atau hampir tiga kali keliling bumi. Jarak satu keliling Bumi adalah 40.075 km.

Sedotaan plastik menjadi peringkat lima besar di dunia. Maka dari itu lakukan perubahan untuk menjaga lingkungan serta makhluk hidup di bumi, mari beralih dengan memakai sedotan yang ramah lingkungan .

  1. Sedotan Kertas

Sedotan kertas ini sudah banyak yang memakainya bahkan sudah popular di berbagai negara. Selain mudah terurai, desain sedotan kertas lebih keren dibandingkan dengan sedotan plastik dan cocok digunakan untuk berbagai minuman. Tetapi sedotan ini tidak bisa dipakai terlalu lama, meskipun berbahan tahan air jika terendam lama akan rusak, umunya sedotan kertas hanya dipakai sekali

  1. Sedotan Stainless Steel

Sedotan stainless steel atau disebut juga metal straw bisa digunakan berkali-kali , sedotan ini sedang menjadi populer karena banyak berbagai warna. Sedotan ini juga memiliki bentuk lurus dan ada yang bengkok, tak perlu khawatir ukuran sedotan ini juga tersedia ukuran besar untuk minum bertopping bubble.

Keuntungan dari sedotan logam ini sangat bermanfaat karena tidak melunturkan BPA (Bisphenol A) ke dalam minuman yang kita minum. Sangat aman bukan?

Walaupun begitu jangan lupa untuk membersihkan sedotannya yang rajin ya dengan sikat yang khusus, umumnya semua sepaket dengan sedotan reusablenya.

  1. Sedotan Kaca

Sudah pasti terbuat dari kaca ya, keuntungannya sedotan kaca pada umumnya bebas dari bahan kimia industri yang sering digunakan dalam produk plastik dan resin. Kamu bisa melihat minumanmu bersih saat meminumnya. Tetapi hati-hati ya jika menggunakan sedotan ini karena bisa pecah.

  1. Sedotan Bambu

Berbeda dengan sedotan lainnya sedotan bambu ini lebih ramah lingkungan, aroma yang ditimbulkan oleh sedotan ini sangat khas dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggunanya . Sedotan ini ringan dan kuat terbebas dari bahan kimia manapun , mudah dibersihkan seingga bisa dipakai berulang kali. Selain menarik perhatian masyarakat, sedotan ini juga mudah terurai.

  1. Sedotan Silikon

Sedotan silikon bebas dari BPA, Silikon juga berbentuk fleksibel, lunak, dan lentur. silikon cukup lunak untuk digigit, biasanya sedotan ini digunakan untuk anak-anak karena aman dapat dikunyah dan sangat mudah dibersihkan.

Berbeda dengan sedotan plastik, Silikon tidak melakukan panas seperti plastik, sehingga tidak cepat menjadi terlalu panas atau dingin ketika terkena variasi suhu. Silikon sangat tahan panas, aman untuk pembekuan, microwave, dan mesin pencuci piring tanpa retak atau meleleh.

  1. Pouch atau tempat simpan sedotan sustainable

Jangan lupa jika sudah memiliki sedotan reusable seperti diatas kalian harus memiliki tempat untuk menyimpan sedotan agar tetap bersih dan terhindar dari kotor sehingga tetap steril saat kalian menggunakannya. Pouch atau tempat simpan sedotan juga membuat kalian lebih simple membawa sedotan plus sikatnya kemana-mana.

Sudah tersedia dan mudah ditemukan ya pengganti sedotan plastik tinggal kalian pilih saja mau mengganti sedotan disposable kalian dengan sedotan reusable yang mana. Jika kita memakai salah satu sedotan reusable diatas, kita dapat menjadi contoh yang baik untuk orang lain dan melakukan perubahan.

Mulai biasakan diri dengan tidak menggunakan sedotan plastik, cara yang paling simple adalah saat kalian pergi ke restoran beranikan diri untuk meminta tidak menggunakan sedotan plastik saat minum, dengan berbicara yang baik kepada pelayan dan memintanya untuk menyimpan sedotan plastik untuk minuman tertentu saja.

Siapapun kita berapapun usia kita sudah seharusnya kita menjaga dan melindungi lingkungan kita karena akan berdampak buruk ke kita juga sebagai salah satu penghuni bumi ini. Kalau bukan kita siapa lagi. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – 4 Kebiasaan Yang Dianggap Menyehatkan Ini Ternyata Bisa Sebabkan Penuaan Dini.

Tampil Awet muda dan Cantik merupakan dambaan setiap wanita.

Anda juga pasti ingin selalu kelihatan muda, kan?

Tips Liburan Aman dan Nyaman dengan Kendaraan Pribadi dari Daihatsu

Tak jarang wanita lakukan apa pun demi selalu tampil awet muda.

Dari mengikuti gaya hidup sehat ala artis, sampai perawatan kulit jutaan rupiah.

Tips Santap Makanan Pedas Agar Tak Bermasalah saat Buang Hajat

Namun ternyata, ada beberapa hal yang pengaruhi penampilan hingga buat Anda malah telihat lebih tua.

Jangan kaget, mungkin saja beberapa kebiasaan yang Anda kira sehat malah menambah kerut di wajah.

Ada kebiasaan yang terlalu sering Anda lakukan sampai Anda tak tau hal itu membuat kulit Anda tampak lebih tua.

Maka, Ada baiknya perhatikan dulu efek dari gaya hidup yang sedang jalankan.

Sebelum terlanjur lebih jauh memengaruhi penampilan Anda, segera pilah mana yang harus dihentikan dan mana yang bisa dilanjutkan

Ini 4 kebiasaan kelihatan sehat yang bisa sebabkan penuaan dini.

1.Hindari makanan berlemak

Ingin kelihatan langsing saat seperti masih remaja, Moms kadang pilih melakukan diet tertentu.

Kebanyakan diet tanpa konsultasi ke ahli gizi pasti mengarah untuk menghindari makanan berlemak.

Ternyata, menghindari makanan berlemak tak sepenuhnya bagus.

Lemak baik seperti asam lemak omega 3 sebenarnya bisa meredakan inflamasi pada seluruh bagian tubuh.

Saat inflamasi reda, kemungkinan jerawat muncul semakin minim.

Serta meminimalisir segala kondisi yang membuat kulit tampak kemerahan.

Omega 3 juga mencegah kerusakan kolagen yang berfungsi mengenyalkan kulit.

Maka sebaiknya Anda tetap konsumsi makanan mengandung lemak, tentunya lemak baik seperti alpukat, salmon, minyak zaitun, dan biji rami untuk mempertahankan keremajaan kulit Anda.

2.Olahraga

Mengapa olahraga termasuk kegiatan yang mungkin menambah kerut di wajah?

Ternyata, alasannya karena saat berkegiatan yang memforsir fisik, tanpa sadar kita akan menarik otot wajah.

Misalnya saat mengangkat beban, begitu mengeluarkan tenaga, dahi kita pun ikut berkerut.

Atau saat kita berolahraga di luar ruangan, di bawah terpaan sinar matahari.

Karena silau, tanpa sadar kita menyipitkan mata sampai dahi dan kulit sekitar mata ikut berkerut.
Jika terulang berkali-kali, maka akan muncul kerutan di wajah.

Solusinya ialah dengan mencoba berolahraga di depan cermin.

Saat Anda menyadari wajah mulai berkerut saat melakukan suatu gerakan, segera fokus menarik dan menghembuskan napas.

Fokus pada pernapasan akan mengurangi kecenderungan untuk mengerutkan dahi atau menyipitkan mata.

3.Sarapan hanya dengan jus buah

Buah-buahan segar memang seharusnya kaya antioksidan untuk memerangi radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kulit.

Mungkin karena anggapan itu Anda memilih untuk sarapan hanya dengan jus buah, tanpa gula agar semakin sehat.

Namun, buah-buahan memiliki kadar fruktosa yang sangat tinggi.

Walaupun fruktosa adalah pemanis alami, zat tersebut dapat menyebabkan pelengketan pada sel kulit dan membuat kulit kelihatan lelah.

Sebaiknya, Anda tak hanya minum jus untuk sarapan di pagi hari.

Campurkan buah dengan sayur-sayuran berwarna hijau dalam jus untuk sarapan.

Sayuran hijau bermanfaat bagi kulit, karena mengandung zat besi yang dapat membantu pembentukan kolagen baru, serta mencegah keriput.

4.Penggunaan skincare anti penuaan dini

Salah satu cara mencegah penuaan dini ialah menjaga agar kulit tak terpapar sinar UV.

Sayangnya tidak semua orang tau Anda, hanya menggunakan tabir surya tidak cukup.

Tabir surya tidak sepenuhnya melawan sinar UV, dan ancaman lain yakni polusi.

Jika Anda hanya menggunakan tabir surya, kulit Anda tetap rawan alami penuaan dini akibat paparan polusi.

Anda juga butuh skincare yang mengandung antioksidan untuk melengkapi langkah-langkah melawan penuaan dini.

Contoh produk perawatan kulit dengan kandungan antioksidan adalah serum.

Gunakan serum sebelum memakai tabir surya, selain membuat make up lebih mudah diaplikasikan, serum akan melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat polusi. (***)

sumber: tribunnews.com

TIPS SEHAT

Selasa | 08 Januari 2019

Di Balik Bantal Ada Tungau? Ini Cara Mengatasinya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Bantal merupakan salah satu hal yang lekat dengan keseharian kita namun masih banyak dikesampingkan efeknya. Salah satu hal yang kurang diperhatikan adalah kebersihan bantal yang tiap malam kita gunakan untuk tidur

Banyak orang yang malas mengganti atau membersihkan bantal mereka secara teratur. Padahal, di dalam bantal ini bisa jadi terkandung sejumlah bakteri dan parasit yang membahayakan kesehatan.

Koramil Juwana, Wujudkan Lingkungan Bersih, Sehat dan Cegah Bahaya Banjir

Penggunaan bantal ini setiap hari bisa membuatnya menyerap kotoran, minyak dan juga sel kulit mati dari tubuh dan wajah kamu. Jika dibiarkan terlalu mereka akan menumpuk dan memunculkan tungau debu.

Jumlah tungau debu yang kian hari makin banyak di bantal kamu dapat menyebabkan masalah yang serius. Hal ini dapat memunculkan reaksi tak menyenangkan pada orang yang alergi terhadap bakteri.

“Kembalilah dengan Tenang” Satu-satunya Film Pendek Indonesia yang Lolos Seleksi Kompetisi Internasional

Seorang pakar kesehatan dari Kansas City Allergy and Asthma Associates mengatakan sekitar 66 persen orang memiliki kemungkinan mengembangkan alergi pada tungau debu yang hidup di dalam ruangan. Berbeda dengan alergi pada bulu kucing atau hewan lainnya, protein yang memicu reaksi tungau debu tak berasal dari udara.

Gejala awal alergi debu tungau biasanya terjadi pada pagi hari, saat kamu mengawali hari. Bagi kamu yang juga mengalami alergi berkepanjangan, bisa jadi kamu juga mengalami alergi debu tungau ini.

“Kembalilah dengan Tenang” Satu-satunya Film Pendek Indonesia yang Lolos Seleksi Kompetisi Internasional

Lalu bagaimana cara menjaga kebersihan bantal tidur yang tepat?

Para ahli menyarankan untuk mengganti sarung bantal kamu setidaknya tiga minggu sekali. Sedangkan untuk bantalnya sendiri, sebaiknya diganti sekitar tiga bulan sekali.

Tetapi, kondisi ini tak mutlak, tergantung bagaimana kamu menjaga kebersihan bantal kamu. Jika kamu rajin membersihkan dan menjemur bantal, kamu bisa menggantinya dalam jangka waktu enam bulan sekali.

Kamar Hotel Terkunci dari Dalam, Tapi Pasangan Sejoli Ini Ditemukan Tewas Berlumuran Darah, Bunuh Dirikah?

Mengingat berbagai masalah kesehatan yang mengincar dari kebersihan bantalmu, sebaiknya hal ini lebih kamu perhatikan lagi. Membersihkan atau mengganti bantal secara teratur dapat membantu mencegah terjadinya masalah lebih banyak. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Jeruk nipis yang asam segar ternyata memiliki segudang manfaat, termasuk menurunkan berat badan. Mau langsing dengan konsumsi jeruk nipis?

Memang tidak ada makanan yang bisa menurunkan berat badan dengan instan, semua harus dikombinasikan dengan pola hidup sehat. Namun jeruk nipis membantu memudahkan proses pelunturan lemak.

Cobaan Mengerikan yang Dialaminya, Dijadikan Pekerja Seks Komersial dan Melihat Rekannya Dibunuh, Ini Kisah Sarah Forsyth

Selain membantu menurunkan berat badan, ada juga beberapa khasiat jeruk nipis. Dilansir dari Live Strong, berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari si asam kecut ini.

  1. Dijadikan makanan penurun berat badan

Banyak sumber referensi yang mengatakan jika jeruk nipis yang dikonsumsi secara rutin bisa membantu menurunkan berat badan. Air jeruk nipis dianggap bisa melancarkan metabolisme dalam tubuh dan menurunkan berat badan.

BMKG Temukan 10 Titik Panas Terdeteksi Satelit Muncul pada Sejumlah Wilayah di Aceh

Namun pakar diet Jaime Ackerman Foster dari Net Wellness mengatakan jeruk nipis tidak membantu menurunkan berat badan kalau tidak diiringi dengan aktivitas fisik. Percuma saja menikmati air jeruk nipis tanpa dibarengi pola makan yang sehat dan olahraga.

  1. Sumber vitamin C

Mirip seperti jenis jeruk lainnya, jeruk nipis juga mengandung vitamin C yang berlimpah. Segelas air jeruk nipis peras menyumbang 22 persen kebutuhan vitamin C harian bagi orang dewasa.

Vitamin C yang masuk ke dalam tubuh, membantu memecah lemak saat berolahraga. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nutrition and Metabolism tahun 2006 mengatakan semakin banyak vitamin C yang masuk ke dalam tubuh maka semakin mudah proses pembakaran lemak.

Telah Ditemukan Perempuan dengan Puluhan Luka Tusuk, Diduga Karena Ini

Poin lebihnya dari vitamin C adalah nutrisi ini mampu menjaga daya tahan tubuh serta memiliki dampak baik untuk kesehatan kulit.

  1. Membuat air lebih segar

Kebutuhann air harian harus terpenuhi dengan baik agar organ tubuh bisa berfungsi optimal. Menambahkan irisan jeruk nipis pada air mineral membuat rasa air lebih segar sehingga orang cenderung akan lebih banyak minum.

Selain baik untuk tubuh, minum banyak air juga membantu melunturkan lemak yang tertimbun dalam tubuh. Minum air jeruk nipis juga terbukti lebih efektif dalam menurunkan berat badan dibandingkan minum suplemen diet.

  1. Menurunkan gula darah

Penderita diabetes bisa menjadikan jeruk nipis sebagai alternatif makanan sehat. Secara alami jeruk nipis memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga mampu mengontrol gula darah dalam tubuh.

Jeruk nipis juga memiliki antioksidan yang berperan mengurangi rasa sakit, membantu penyembuhan dan menghindari tubuh dari paparan virus penyakit.

  1. Kurang baik untuk gigi

Meskipun rasa asam jeruk nipis ini terasa segar tapi ternyata memiliki efek kurang baik untuk gigi. Rasa asam membuat lapisan enamel gigi perlahan terkikis. Jika dibiarkan maka akan berdampak kerusakan gigi.

Sebagai solusi, cobalah minum air jeruk nipis menggunakan sedotan atau minum air putih yang banyak usai minum air jeruk nipis. Dan jangan lupa untuk menyikat gigi dua kali sehari. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari merupakan sumber untuk memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit juga semakin berkembang. Hal ini disebabkan oleh perubahan lingkungan yang tidak diikuti dengan pola hidup yang sehat, termasuk dalam kebiasaan kita mengkonsumsi makanan.

Kemudahan dalam memperoleh makanan siap saji ini, menyebabkan masyarakat beralih pada makanan tersebut yang sebenarnya kurang menyehatkan, karena pada umumnya makanan siap saji banyak mengandung kadar lemak atau gula yang terlalu tinggi.

Namun kini Anda tidak perlu khawatir, karena di zaman yang semakin modern ini sudah banyak makanan dan minuman yang diolah menjadi makanan yang lebih bernutrisi.

Beberapa peneliti berusaha memodifikasi makanan dan minuman menjadi makanan yang tidak hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi dasar pada tubuh, tetapi juga memiliki nutrisi pelengkap tambahan, yang tentunya baik bagi kesehatan. Berawal dari konsep ini, maka lahirlah yang disebut dengan makanan dan minuman fungsional.

Nah, apa aja sih contoh makanan dan minuman fungsional yang lagi ngetren ini? Yuk kita lihat!

Salah satu makanan fungsional yang baru dikembangkan adalah sereal probiotik. Loh, sereal kok probiotik? Probiotik itu apasih? Probiotik sendiri artinya adalah mikroorganisme yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Sereal probiotik berarti sereal yang mengandung mikroorganisme baik yang bermanfaat bagi kesehatan.

Anda pasti sudah sering mendengar bahwa olahan probiotik umumnya identik dengan produk susu atau dairy product, seperti yoghurt, kefir, atau produk susu asam lainnya. Namun ternyata, saat ini produk probiotik sudah bisa dikonsumsi dengan variasi lain, seperti sereal.

Berbeda dengan sereal biasa yang pada umumnya hanya kaya akan karbohidrat, sereal dengan ragi probiotik ini memiliki nilai gizi yang jauh lebih tinggi. Berbagai jenis biji-bijian dibuat menjadi sereal dan ditambahkan dengan bakteri baik yang berfungsi sebagai agen probiotik.

Bakteri yang digunakan adalah jenis Pichia kudriavzevii yang merupakan salah satu ragi untuk fermentasi bahan makanan yang tinggi akan karbohidrat, Sedangkan bakteri yang digunakan untuk pembuatan minuman probiotik dapat menggunakan Lactobacillus acidophilus.

Pembuatan makanan sereal probiotik ini terbilang mudah loh! Caranya, setiap biji-bijian yang digunakan merupakan biji yang berkualitas baik dari jenis sorgum, millet mutiara, dan gandum dipilih dan dikeringkan, lalu ditambahkan dengan tepung dan sedikit garam serta merica sebagai perisa alami. Setelah dimasak dan menjadi sereal, selanjutnya ditambahkan dengan ragi Pichia kudriavzevi dan dibiarkan dalam suhu tertentu untuk proses fermentasi. Lalu setelah 24 jam, jadilah sereal probiotik!

Sereal yang difermentasi memiliki rasa dan kualitas yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan sereal yang tidak difermentasi. Pada sereal fermentasi juga dihasilkan zat antioksidan dan senyawa volatile yang lebih tinggi. Senyawa volatile ini merupakan zat pemberi rasa dan aroma sedap pada makanan, sedangkan antioksidan di antaranya berfungsi untuk memperkuat sistem imun dan mencegah penuaan.

Selain sereal, banyak juga yang membuat minuman probiotik dengan variasi baru. Karena pada dasarnya minuman probiotik dapat menyempurnakan proses pencernaan dengan cara melindungi saluran pencernaan dari serangan bakteri jahat. Akan tetapi minumam probiotik ini tidak seperti yoghurt, minuman ini terbuat dari bahan non-dairy alias bukan susu sapi, sehingga aman bagi Anda yang tidak bisa mengkonsumsi laktosa.

Minuman probiotik ini terbuat dari kacang-kacangan yang tinggi akan karbohidrat. Jenis kacang yang digunakan yaitu kacang kedelai, kacang almond dan bisa juga menggunakan santan. Selain dari memperhatikan jenis dari kacang-kacang tersebut, peneliti juga membandingkan kacang yang dikecambahkan terlebih dahulu sebelum diproses dengan kacang yang tidak dikecambahkan.

Hal ini cukup menarik, karena ternyata pada saat berkecambah, biji-bijian mengalami peningkatan protein dan vitamin sedangkan kadar lemak mengalami penurunan. Zat-zat kompleks dalam biji yang dikecambahkan juga diurai menjadi zat sederhana sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh serta mempercepat proses pemasakan. Selain itu, pengolahan makanan juga dapat menjadi lebih singkat.

Cara membuatnya pun tidak jauh berbeda dari pembuatan sereal probiotik. Hanya saja, kacang yang sudah dipilih dikecambahkan terlebih dahulu, lalu dipanggang dan dihaluskan, kemudian dididihkan. Campuran minuman yang terbuat dari kacang-kacangan tersebut ditambahkan bakteri probiotik dari jenis Lactobacillus acidophilus dan dibiarkan selama 6 jam dalam suhu tertentu untuk proses fermentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minuman probiotik non-dairy mengandung protein, antioksidan dan polifenol yang lebih tinggi dibanding produk yang tidak difermentasi. Polifenol diantaranya berguna dalam mencegah pertumbuhan sel kanker, penyakit jantung, diabetes dan juga turut berfungsi sebagai antioksidan.

Sedangkan produk susu kedelai, susu almond dan susu santan kelapa hasil fermentasi merupakan minuman sehat dengan rasa yang paling diminati, karena rasanya yang manis dan tingkat keasamannya yang pas, serta memiliki kandungan probiotik yang paling tinggi.

Menurut Ogunremi (2016) dalam penelitiannya menjelaskan bahwa pemanfaatan biji-bijian sebagai makanan dan minuman probiotik terbukti memiliki potensi yang tinggi sebagai makanan fungsional dengan kualitas rasa dan nutrisi yang sangat baik. Inovasi ini juga menunjukkan bahwa olahan makanan probiotik yang enak tidak hanya terbatas pada produk susu sapi, namun juga dapat diaplikasikan pada bahan makanan lain.

Dengan begitu, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam mengkonsumsi produk probiotik untuk kehidupan sehari-hari yang lebih sehat terutama pada orang yang intoleran dengan minuman produk susu sapi karena ini merupakan salah satu solusinya.

Pengirim
Sabrina Nurdina
Mahasiswa Jurusan Biologi Universitas Pendidikan Indonesia
[email protected]

Seluruh materi dalam naskah ini merupakan tanggung jawab pengirim. Gugatan, somasi, atau keberatan ditujukan kepada pengirim. (***)

sumber: galamedianerws.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tidak hanya bagian umbinya saja yang bisa dikonsumsi, namun dau dari ketela rambat juga aman dan nikmat untuk dikonsumsi. Daun ketela rambat bisa dibuat menjadi olahan sayur yang lezat dan juga mengandung banyak manfaat untuk tubuh.

Dalam daun ketela rambat ini mengandung banyak jenis mineral, protein dan juga vitamin. Dalam setiap 100 gram daun ketela rambat ini mengandung protein, kalsium, zat besi, karoten, vitamin C, vitamin E, vitamin B, vitamin K dan juga beta karoten.

Manfaat daun ketela rambat untuk pengobatan sebetulnya sudah dikenal sejak lama. Sementara di wilayah Asia seperti Filipina, daun ketela rambat rebus digunakan untuk mengatasi demam berdarah. Untuk keterangan lebih lengkap tentang manfaat daun ketela rambat ini bisa anda simak pada

Menjaga Kesehatan Jantung

Daun ketela rambat sangat baik dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah serta mengurangi rasa cemas dan stres serta mencegah penyakit jantung. Kandungan serat tinggi dalam daun ini sangat ampuh untuk menjaga kestabilan aliran darah sekaligus mencegah deposisi lemak di arteri dan juga vena.

Mengatur Kadar Glukosa Dalam Darah

Untuk anda penderita diabetes juga sangat disarankan untuk mengkonsumsi daun ketela rambat sebab dalam daun ini mengandung zat yang ampuh untuk mengatur kadar gula dalam darah sehingga bisa lebih stabil sekaligus menurunkan resistensi insulin.

Mengurangi Peradangan

Kandungan beta karoten dalam daun ketela rambat juga terbilang cukup tinggi dimana senyawa ini merupakan anti inflamasi yang sangat baik untuk mengurangi rasa sakit. Mengkonsumsi daun ketela rambat dengan cara kukus atau dibuat menjadi jus akan memberikan manfaat lebih yakni menghilangkan rasa sakit yang disebabkan karena peradangan.

Menjaga Kesehatan Usus

Jumlah serat makanan yang terkandung dalam daun ketela rambat sangat baik untuk meningkatkan kesehatan pencernaan, mengatasi sembelit dan juga menjadi solusi kanker usus besar dan minum jus daun ketela rambat juga sangat ampuh untuk menurunkan GI dalam tubuh.

Sumber Antioksidan

Dalam daun ketela rambat juga merupakan sumber antioksidan dalam jumlah tinggi sehingga sangat ampuh dikonsumsi untuk mengatasi penyakit yang berhubungan dengan peradangan seperti asma, artritis, asam urat dan berbagai masalah peradangan lain. Sedangkan kandungan vitamin C-nya berguna untuk menangkal radikal bebas sehingga bisa mencegah penuaan dini.

Meningkatkan Produksi ASI

Untuk anda para ibu menyusui juga bisa mengkonsumsi daun ketela rambat ini sebab daun ini bisa meningkatkan produksi dan kualitas dari ASI sehingga kebutuhan gizi bayi bisa semakin tercukupi dan ditingkatkan. Ini diperoleh karena zat laktagogum yang bisa meningkatkan produksi ASI.

Pencegahan Anemia

Anemia bisa terjadi saat tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin dalam darah. Hemoglobin sendiri merupakan senyawa protein yang membawa oksigen dalam sel darah merah. Gejala yang ditimbulkan dari anemia ini diantaranya adalah kelelahan, kulit terlihat pucat, penurunan nafsu makan serta sakit kepala. Mengkonsumsi daun ketela rambat sangat baik karena mengandung zat besi yang akan merangsang pembentukan trombosit dalam darah untuk menurunkan gejala dan menyembuhkan anemia.

Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Daun ketela rambat juga sangat baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan pencernaan karena manfaat serat dan magnesium tinggi didalamnya. Makan daun ketela pohon dengan teratur akan memastikan kesehatan lambung dan juga usus sekaligus mengatasi masalah lain seperti konstipasi dan radang lambung.

Meningkatkan Imunitas Tubuh

Dengan meningkatnya sistem kekebalan tubuh, maka infeksi yang disebabkan patogen bisa dicegah dengan baik. Kekebalan yang aktif ini dihasilkan dari respon kekebalan patogen dalam pembentukan memori, sedangkan kekebalan pasif merupakan hasil dari transfer antibodi pada tubuh yang belum terkena patogen. Zat besi yang terkandung dalam daun ketela rambat ini akan meningkatkan produksi sel darah putih sehingga imunitas tubuh bisa meningkat. Sedangkan beberapa jenis vitamin didalamnya sangat baik untuk menjaga kestabilan mood sekaligus meningkatkan imunitas.

Menjaga Kesehatan Jantung

Jantung menjadi salah satu organ paling vital untuk manusia sebab bertugas mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Apabila ada masalah pada jantung, maka timbul berbagai gejala penyakit serius seperti stroke dan juga penyakit jantung. Dalam daun ketela rambat ini juga mengandung vitamin B6 serta potassium yang sangat baik untuk menyeimbangkan elektrolit dan cairan dalam tubuh sehingga beberapa penyakit tersebut bisa dicegah.

Sayuran Pencegah Kanker

Mencegah kanker sebenarnya bisa dilakukan dengan mengkonsumsi berbagai makanan sehat seperti daun ketela rambat. Kanker merupakan sel abnormal yang membelah tak terkendali dan akhirnya menyerang organ lain di dalam tubuh lewat sistem peredaran darah dan juga limfa. Dalam daun ketela rambat mengandung antioksidan tinggi, karsinogen dan juga manfaat vitamin C tinggi yang sangat baik dikonsumsi sebagai solusi kanker seperti kanker ginjal, prostat, kolon, usus halus dan berbagai jenis kanker lainnya.

Mengobati Bronkitis

Bronkitis merupakan infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan seperti paru paru atau bronkus dimana saluran tersebut meradang dan akhirnya timbul bronkitis yang cukup berbahaya jika tidak segera ditangani. Daun ketela rambat juga bisa dijadikan solusi mengatasi bronkitis ini dengan cara minum air rebusan daun ketela rambat secara teratur hingga sembuh total.

Mengatasi Asam Urat

Asam urat merupakan gangguan persendian dengan rasa nyeri, kesemutan ,linu dan juga pegal sampai akhirnya bengkak dan berwarna kemerahan karena radang. Asam urat ini biasanya terjadi saat pagi hari atau malam hari karena udara bersuhu lebih dingin. Daun ketela rambat ini bisa digunakan sebagai solusi asam urat dengan cara minum air rebusan daun ketela rambat hangat 2 kali sehari yang dilakukan secara teratur yang juga baik untuk mengurangi rasa sakit.

Manfaat daun ketela rambat tidak hanya sebatas sayuran tambahan untuk lauk sehari hari, namun juga menyimpan banyak kandungan nutrisi yang sangat baik untuk mengatasi berbagai macam penyakit dari mulai penyakit ringan hingga penyakit berat. (***)

sumber: manfaat.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Punya bekas jerawat dan bopeng di wajah, hilangkan dengan garam dapur, begini caranya.

Cara menghilangkan bopeng dengan bahan alami ternyata mudah.

Untuk beberapa orang lain, selain jerawat, luka bekas jerawat atau yang lebih dikenal sebagai bopeng, menjadi salah satu hal yang dapat mengganggu penampilan.

Untuk menutupinya, seseorang memilih untuk menggunakan make up tebal.

Padahal, penggunaan make up justru bisa menyebabkan timbulnya jerawat yang lain.

Sementara itu, beberapa lainnya memilih untuk menggunakan perawatan rutin ke klinik.

Tentu saja, untuk usaha yang ini memerlukan biaya yang tidak murah.

Padahal, ada satu bahan alami dan sangat mudah didapat yang bisa digunakan untuk mengatasi bopeng di wajah lho, ialah garam dapur.

Garam dapur dipercaya dapat mengecilkan pori-pori dan mengurangi kadar minyak berlebih pada wajah.

Selain itu, bahan yang wajib ada di dapur ini juga mampu membantu proses pengelupasan kulit mati secara alami.

Lalu, bagaimana cara menggunakannya.

  1. Ambil setengah sendok teh garam dan 1 gelas air lalu campurkan.
  2. Rebus air garam dalam panci selama beberapa menit atau hampir mendidih.
  3. Gunakan handuk atau kain lembut untuk mengaplikasikan rebusan air garam pada wajah.
  4. Celupkan handuk atau kain pada air garam dan peras sedikit lalu tutupkan pada wajah.
  5. Biarkan handuk tersebut menyelimuti wajah dan tunggu selama 10-15 menit.
  6. Setelah selesai bilas dengan air bersih dan kembali pijat wajah menggunakan sisia air garam.

Jika ingin mendapatkan hasil maksimal, coba campurkan minyak zaitun di sisa air garam.

Kemudian pijat wajah perlahan layaknya melakukan facial.

Gunakan rutin selama seminggu, dan selamat menikmati hasilnya! (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kulit buah alpukat memang tidak bisa dimakan tapi para ahli menyarankan untuk mencuci buah ini sebelum dipotong. Alasan utamanya agar tak terpapar bakteri.

Para pencinta buah alpukat harus lebih memperhatikan kebersihan buah ini sebelum menyantapnya. Salah satu caranya adalah dengan mencuci buah ini dengan air mengalir.

Meskipun keras dan terlihat melindungi daging buah, ternyata kulit alpukat adalah sumber bakteri. Beberapa bakteri yang paling banyak ditemukan pada kulit alpukat yakni listeria dan salmonella.

FDA telah menguji dan menganalisis sampel buah alpukat sejak 2014. Dari 1.615 buah alpukat segar, lembaga yang membidangi makanan dan obat ini menemukan adanya paparan bakteri.

Bakteri yang menempel pada bagian kulit bisa saja berpindah ke dalam daging buah melalui proses pemotongan. Pisau yang melewati kulit lalu mengenai daging otomatis membuat daging buah terpapar bakteri.

Solusinya yakni dengan mencuci buah di bawah air mengalir. Pastikan seluruh permukaan buah terbilas dengan bersih. Jika kulit buah terlihat kotor, jangan ragu menyikatnya dengan sikat berbulu lembut.

Setelah dicuci, buah bisa ditiriskan dan dikeringkan dengan kain bersih aatau tisu dapur. Langkah ini tidak hanya berlaku untuk jenis alpukat saja tetapi pada semua buah yang kulitnya bisa dikonsumsi maupun yang tidak.

Terpapar bakteri salmonnella dan listeria bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Gejala yang paling sering terjadi adalah diare, pusing hingga muntah. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Psikolog telah menemukan bahwa terapi berbasis internet dapat secara efektif mengurangi gejala depresi. Terapi selama ini secara tradisional diperlakukan secara langsung melalui terapi bicara.

Dalam sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam Journal of Medical Internet Research para peneliti menguji efisiensi aplikasi dan platform web yang menyediakan terapi perilaku kognitif (CBT) daring, yang bekerja dengan mengubah pola pikir dan perilaku sehingga dapat meringankan efek depresi.

Meskipun penelitian sebelumnya telah melihat efektivitas terapi internet, tinjauan ini adalah yang pertama untuk menguji manfaat bagi orang-orang dengan depresi berat.

“Sebelum studi ini, saya pikir penelitian sebelumnya mungkin berfokus pada orang dengan depresi ringan, mereka yang tidak memiliki masalah kesehatan mental lainnya, dan berisiko rendah untuk bunuh diri,” jelas penulis utama Lorenzo Lorenzo-Luaces dari Indiana University seperti dilansir dari laman Independent, Selasa 18, Desember 2018.

Yang mengejutkan dirinya, bukan itu masalahnya. Ilmu pengetahuan menunjukkan bahwa aplikasi dan platform ini dapat membantu banyak orang.

Mengingat betapa sulitnya bagi orang-orang untuk mengakses perawatan kesehatan mental, munculnya pengobatan berbasis Internet dapat membuktikan revolusioner.

“Hampir satu dari empat orang memenuhi kriteria untuk gangguan depresi mayor,” tambahnya.

Jika Anda termasuk orang dengan depresi ringan atau yang mengalami depresi selama seminggu atau sebulan dengan beberapa gejala, jumlahnya bertambah, melebihi jumlah psikolog yang dapat melayani mereka.

Lorenzo-Luaces melakukan penelitian dengan meninjau 21 penelitian yang ada yang meneliti efektivitas terapi berbasis internet. Beberapa membandingkannya dengan penempatan pada daftar tunggu untuk terapi bicara sementara yang lain melihat aplikasi palsu yang mengklaim dapat membantu mengobati depresi tetapi tidak menggunakan CBT.

Orang cenderung melakukan lebih baik ketika mereka memiliki sedikit panduan. Ia menjelaskan bahwa bentuk terapi ini dapat sangat menguntungkan bagi mereka dalam situasi di mana terapi tatap muka menjadi tidak mungkin karena alasan logistik atau keuangan.

Psikolog Klinis Dr Abigael San sependapat bahwa itu bisa sangat membantu bagi banyak orang, tetapi menambahkan bahwa manfaat dari setiap jenis perawatan untuk depresi sering tergantung pada kebutuhan individu.

“Aplikasi dan platform daring adalah penghemat waktu besar ketika datang untuk menyediakan perawatan untuk depresi dan bisa sangat bagus untuk orang-orang yang tidak suka pergi ke gedung untuk benar-benar melihat seseorang untuk perawatan. Sangat jarang pasien merasa seperti ini, tapi itu terjadi.”

Dia menambahkan bahwa manfaat lain dari perawatan berbasis internet adalah terapi ini konstan, bukan terapi bicara, yang dilakukan secara eksklusif melalui janji individu.

Dr Genevieve von Lob, psikolog klinis dan penulis, menambahkan bahwa bentuk pengobatan ini dapat membantu orang menormalkan kembali kondisi mereka dan membuat mereka merasa tidak sendirian.

“Tapi peringatan nyata harus dilakukan dalam membuat generalisasi menyeluruh bahwa aplikasi dapat membantu semua orang yang mengalami depresi,” katanya.

Lorenzo-Luaces menyimpulkan bahwa temuannya menunjukkan platform ini bekerja dengan baik dalam kasus-kasus depresi ringan, sedang dan berat. Tetapi menambahkan bahwa antidepresan dan terapi tatap muka mungkin masih terbukti lebih efektif daripada aplikasi dan platform daring saja.

Meskipun demikian, ia menggambarkan bentuk terapi ini sebagai perkembangan yang menarik. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tubuh langsing menjadi dambaan setiap orang. Selain olahraga, bantu turunkan berat badan dengan minuman hangat ini.

Diet tidak harus selalu menyiksa. Mengonsumsi makanan sehat dan rutin berolahraga jadi kunci kesuksesan penurunan bobot tubuh. Semakin optimal saat ditambah dengan rajin mengonsumsi minuman yang dibuat dari tiga komponen bahan ini.

Teh, jahe dan lemon disebut-sebut dapat membantu turunkan berat badan. Lemon mengandung vitamin B6, tembaga, kalium, magnesium, zinc, flavonoid, antioksidan dan fosfor. Lemon juga dapat meningkatkan pencernaan dan mencegah sembelit.

Lemon yang memiliki rasa asam sangat cocok dipadukan dengan teh herbal. Teh mengandung pektin sehingga dapat memperlambat waktu cerna. Alasan inilah yang membuat lemon berperan penting dalam penurunan berat badan.

Jahe dikenal karena sifat mempromosikan kesehatan, termasuk sifat anti inflamasi dan meningkatkan sistem pencernaan. Dr Shikha Sharma dalam bukunya ‘101 Weight Loss Tips’ menuliskan bahwa mengonsumsi jahe di pagi hari sangat baik untuk mengurangi retensi air dan membantu tingkatkan kesehatan pencernaan.

Selain itu,Jahe memiliki efek termogenik yang menjaga metabolisme tetap kuar dan mempercepat pembakaran lemak. Menurut bukunya, “Kunci pertama untuk mencegah gangguan pencernaan adalah dengan mengonsumsi makanan yang dapat tingkatkan metabolisme.”

Untuk membuat teh lemon jahe di rumah Anda membutuhkan dua sendok teh jus lemon, setengah cangkir jahe parut dan satu sendok teh madu. Campurkan semuanya dan simpan dalam lemari es semalaman. Pagi harinya bisa dicampurkan dengan satu sendok teh campuran teh kental dengan secangkir air panas. Anda dapat mengonsumsinya di pagi hari dalam keadaan perut yang kosong. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sudah bukan rahasia lagi bahwa mi instan merupakan salah satu makanan favorit bagi banyak orang. Entah itu karena proses pembuatannya yang sangat mudah atau karena mi instan merupakan makanan yang gampang ditemukan,

Anda terkadang mungkin menyadari bahwa mengonsumsi mi instan tidak cukup hanya satu porsi saja. Tapi di satu sisi, memakan mi instan terlalu banyak juga tak baik buat tubuh Anda.

Ada beberapa hal berbeda yang menjadikan mi instan pilihan yang tidak sehat. Tidak banyak yang ditawarkan dalam satu bungkus mi instan ini, selain garam dan karbohidrat.

Dikutip dari Reader’s Digest, sebagian besar mi instan mengandung lebih dari 1.100 miligram sodium. Jumlah tersebut mendekati setengah dari kadar maksimum yang harus Anda konsumsi per hari.

Ketika Anda mencerna banyak natrium dalam satu kali makan, tubuh Anda akan mempertahankan lebih banyak air. Ini dapat menyebabkan penambahan berat air sementara, membuat Anda merasa kembung dan lesu.

Tetapi ketika Anda merasa kembung, kemungkinan besar Anda tidak akan merasa kenyang. Karena mi instan mengandung banyak karbohidrat olahan dengan hampir tidak ada protein atau serat. Pada dasarnya, mi instan adalah definisi dari kalori kosong.

Mengonsumsi mi instan terlalu banyak ternyata dapat menyebabkan gula darah Anda melonjak. Sehingga membuat Anda mudah merasa lapar yang mengarah ke kenaikan berat badan.

Dr. Braden Kuo dari Massachusetts General Hospital pada 2012 sempat melakukan studi dengan menggunakan kamera seukuran pil untuk merekam saluran pencernaan para sukarelawan yang makan mi instan asal Korea, yaitu mi instan ramen olahan, dengan makanan yang segar.

Dari studi tersebut menunjukkan bahwa, setelah dua jam ketika makanan yang segar sudah lama hilang, mie instan masih hampir seluruhnya utuh di usus.

Studi lain dari Harvard School of Public Health meneliti efek jangka panjang dari konsumsi ramen di Korea Selatan. Di mana mi instan tersebut menjadi makanan pokok utama.

Mereka menemukan bahwa subjek, terutama wanita, yang makan mi instan setidaknya dua kali dalam seminggu memiliki risiko 68 persen lebih tinggi dari sindrom metabolik. Yaitu kombinasi gejala yang meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung dibandingkan dengan subjek yang mengonsumsi makanan alami.

Singkatnya, makan mi instan sesekali tidak akan merusak kesehatan Anda, tetapi sebaiknya jangan dikonsumsi terlalu sering. (***)

sumber: metrotvnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sudah mengatur pola makan dan berolahraga tetapi berat badan tak kunjung turun. Bisa jadi Anda mengasup makanan dan minuman ini yang selama ini dianggap menyehatkan.

Banyak makanan dan minuman yang justru mengandung lemak, gula atau garam tersembunyi yang semuanya dapat menggagalkan penurunan berat badan. Penurunan berat badan sebagian besar dipengaruhi oleh banyaknya kalori yang masuk dan keluar.

Agar diet Anda tidak terganggu, berikut ini beberapa makanan dan minuman yang perlu Anda cermati asupannya.

  1. Semua salad baik untuk Anda

Sayuran memang sangat baik untuk semua orang. Namun, menikmati salad sayuran perlu diperhatikan dari komposisi isian dan juga saus pelengkapnya. Salad Caesar yang dicampurkan dengan sayuran hijau ternyata mengandung potongan daging, keju parmesan dan saus salad krim yang tentu mengandung lemak. Bahkan tambahan roti panggang atau crouton pun dapat menambah asupan kalori harian Anda.

Lemak memberikan sumbangan lemak yang cukup tinggi. Jadi sebaiknya hati-hatilah dalam menambahkan saus dressing.

  1. Saya tidak makan junk food, hanya camilan ‘sehat’

Banyak orang yang meninggalkan junk food dengan alasan kesehatan dan tak mengandung tinggi zat gizi. Tetapi banyak orang juga keliru, karena mengganti makanan junk food dengan “makanan ringan sehat” seperti muesli bar dan protein bar. Muesli bar memang mengandung bahan-bahan sehat seperti gandum, kacang-kacangan dan biji-bijian. Namun tanpa sadar, dalam makanan ini menempel banyak gula.

Sebaiknya pilih saja camilan berupa buah potong atau segenggam kacang panggang.

  1. Pemanis alami lebih baik daripada gula

Menambahkan madu atau sirup agave ke makanan tidaklah berbeda secara nutrisi dengan menambahkan gula. Karena rasanya berbeda, Anda bisa saja masih menambahkan gula.

Jika ingin merasa sesuatu yang manis, cobalah menambahkan beberapa buah sebagai gantinya. Ini akan memberikan rasa manis alami dan akan memberi Anda tambahan vitamin dan mineral.

Sebelum menambahkan gula ke kopi, Anda bisa coba menambahkan susu ke dalamnya agar rasanya lebih manis alami. Atau cobalah mengurangi jumlah gula yang Anda tambahkan setengah sendok teh setiap minggu. Anda akan menemukan perbedaan.

  1. Apa pun yang berbahan buah itu sehat

Tidak semua makanan berbahan buah itu rendah kalori. Pisang yang diolah menjadi cake tentu kalorinya akan tinggi karena mengandung mentega dan gula. Selain itu, konsumsi minuman buah seperti jus buah juga perlu diperhatikan. Banyak jus buah kemasan yang mengandung 25 persen jus buah dan sangat tinggi gula.

Kalau pun konsumsi 100 persen jus buah asli, Anda juga dapat kehilangan serat penting yang secara alami datang dari buah dan membantu tubuh Anda kenyang lebih lama. Sehingga konsumsi buah utuh adalah yang terbaik.

  1. Minuman ringan dan beralkohol

Jika sedang menurunkan berat badan, sebaiknya jangan asal konsumsi minuman ringan dan alkohol. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa minuman beralkohol tinggi kalori.

Rata-rata segelas red wine mengandung sekitar 480 kilojoule. Sehingga jika Anda konsumsi alkohol berlebih yaitu sekitar dua gelas maka sama saja dengan makan dua cangkir penuh keripik jagung.

Jadi, saat mencoba menurunkan berat badan adalah jangan makan terlalu banyak. Kita perlu memahami sinyal yang dikirim tubuh ketika kita sudah kenyang untuk berhenti makan. Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan makan perlahan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kejadian mengerikan kembali terjadi pada seorang bocah yang kerap bermain ponsel.

Ia mengidap mata juling setelah memiliki kebiasaan bermain ponsel.

Hal ini dibuktikan dengan sebuah video yang diunggah oleh akun instagram @makassar_iinfo.

Dalam video tersebut, bocah laki-laki yang mengenakan kaos bergaris-garis putih hijau itu terlihat sangat kesulitan menggerakkan bola matanya.

Dengan keadaan yang sayu, ia berusaha menggerakkan bola matanya namun sangat sulit.

Jika ia tak menggerakkan matanya, pupil hitamnya itu tidak berada di tengah seperti mata pada umumnya.

Mata bocah tersebut sepintas hanya memperlihatkan warna putih.

Sang perawat yang sedang memeriksa bocah itu sesekali membimbingnya untuk menggerakkan bola matanya.

Namun lagi-lagi, bocah tersebut terlihat kesusahan untuk menggerakkan matanya.

Usut punya usut ternyata bocah yang berasal dari Makassar itu mengidap mata juling sebelah.

Dalam tulisan caption video tersebut, penyebab mata juling sebelah pada bocah ini karena terlalu sering bermain ponsel.

Selain itu, mata bocah polos ini terus basah dan berair.

Sehingga sang bapak memutuskan untuk membawa dan memeriksakannya ke rumah sakit.

Dari situlah sang bapak baru mengetahui kalau anaknya mengalami juling sebelah.

Kasus penyakit mata pada bocah yang disebabkan oleh kebiasaan bermain ponsel rupanya tak hanya sekali ini.

Seorang balita di Thailand harus menjalani operasi mata karena telah kecanduan bermain ponsel.

Karena melihat ponsel secara terus menerus, penglihatan gadis kecil tersebut semakin lama semakin memburuk.

Setelah melakukan pemeriksaan, ia diharuskan menggunakan kacamata.

Namun masalahnya tak berhenti disitu karena penglihatannya terus menurun.

Dokter mengatakan dia harus menjalani operasi mata untuk memulihkan penglihatannya, jika tidak matanya bisa buta.

Menurut hasil diagnosis dokter, gadis kecil tersebut menderita mata malas dengan satu mata miring atau juling, salah satu komplikasi paling serius dari miopi dan astigmatisme.

Jika kondisi ini terus berlangsung, mata anak itu tidak akan bisa pulih.

Penelitian di Korea Selatan mengatakan bahwa anak-anak yang kerap menggunakan ponsel pintar memiliki risiko yang sangat besar dalam mengalami mata juling.

Selain durasi pemakaian yang terlalu sering, jarak yang terlalu dekat dengan mata kemungkinan menjadi penyebab gangguan juling atau mata yang tidak searah. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Masyarakat diimbau untuk melakukan deteksi kanker mulut untuk mencegah kematian. Di Indonesia banyak ditemukan pasien kanker rongga mulut dengan lokasi predileksi di lidah.

Drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD selaku Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia (ISPMI) mengatakan angka bertahan hidup pasien kanker rongga mulut tergolong kecil di bawah 3 tahun.

Apabila lesi pra kanker dapat ditemukan dan kemunduran selnya belum terlalu jauh serta respon pengobatan masih baik, maka angka bertahan hidup pasien dapat meningkat lebih dari 80% atau di atas 5 tahun. Dengan demikian angka kematian dapat diturunkan. Oleh karena itu, para spesialis mulut terus melakukan edukasi dan sosialisasi dengan gerakan SaMuRi atau Sadari Mulut Sendiri.

“Melalui gerakan ini masyarakat akan diajarkan bagaimana melakukan pemeriksaan mulut secara mandiri dan juga menjaga kebersihan rongga mulut dengan baik,” kata Drg. Rahmi.

Masyarakat banyak yang tidak mengetahui tanda-tanda awal kanker rongga mulut, sehingga pada umumnya baru diketahui di tahap kanker stadium lanjut.

Selain itu banyak pasien tidak tahu harus berkonsultasi dengan dokter yang tepat disebabkan tanda-tanda kanker mulut yang tidak terlihat jelas. Hal ini terjadi karena masih rendahnya pengetahuan masyarakat dan kurangnya informasi serta edukasi.

“Mulai tahun ini, ISPMI akan banyak melakukan edukasi dan sosialisasi terkait kanker rongga mulut. Salah satunya dengan gerakan SaMuRi. Melalui gerakan ini masyarakat akan diajarkan bagaimana melakukan periksa mulut secara mandiri dan juga menjaga kebersihan rongga mulut dengan baik,“ tambah Drg. Rahmi.

Meskipun deteksi awal kanker rongga mulut sangat penting dilakukan, namun masih sedikit dokter gigi yang menerapkannya.

Berdasarkan data Konsil Kedokteran Indonesia, tercatat 35.207 dokter gigi dan 102 dokter spesialis penyakit mulut Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM (K)., MM menjelaskan bahwa diagnosis dini kanker mulut telah menjadi prioritas tujuan kesehatan masyarakat dimana dibutuhkan profesional kesehatan yang handal.

“Disinilah dokter gigi memegang peran penting. Dokter gigi bukan hanya memeriksa masalah pada gigi, namun penting untuk melakukan deteksi awal kanker mulut,” kata drg Sri. Lebih lanjut drg Sri mengimbau kepada semua dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan rongga mulut secara komprehensif baik jaringan lunak maupun jaringan keras gigi. (***)

sumber: sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Banyak orangtua yang membawa bayinya ke dokter ketika kepala bayi berkeringat saat tidur atau makan.

Orangtua tak perlu panik, jangan terburu-buru ke dokter segera. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kebanyakan orangtua merasa takut ketika mereka merasakan kepala bayi mereka berkeringat.

Hal ini karena suhu kepala bayi selalu lebih tinggi dari dari kepalan tangannya.

Berikut 4 penyebab mengapa kepala bayi berkeringat lebih dari tubuhnya.

Apakah bayi demam?

Kepala bayi terasa panas dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Ini adalah fenomena umum pada kebanyakan bayi.

Jika Anda ingin memeriksa demam, maka Anda harus merasakan pipi bayi atau kulit di bawah dagunya. Itu memberi penilaian yang jauh lebih akurat tentang suhu tubuh. Fungsi tubuh bayi berbeda dari orang dewasa. Jadi, jangan khawatir jika bayi memiliki kepala panas. .

Kelenjar keringat

Seorang bayi yang baru lahir tidak memiliki kelenjar keringat aktif kecuali yang ada di kepalanya. Anda harus menyadari bahwa tubuh bayi tidak pernah berkeringat. Hanya kepala yang berkeringat banyak. Ini karena hanya kepala bayi yang memiliki kelenjar keringat aktif. Jika kepala bayi Anda berkeringat, itu artinya ia merasa panas.

Berkeringat pada malam hari

Jika Anda khawatir kepala bayi berkeringat saat tidur, maka itu juga memiliki penyebab yang valid. Bayi tidak seperti orang dewasa saat tidur. Itulah mengapa kepala bayi tetap di posisi yang kurang lebih sama. Hal ini menyebabkan kepala ‘over heating’ an berkeringat pada malam hari. Alasan lain mungkin adalah Anda terlalu sering membungkus bayi pada waktu tidur.

Bila membungkus bayi, jangan terlalu panas karena dapat menyebabkan sindrom kematian bayi mendadak.

Berkeringat saat menyusui

Saat menyusui, kebanyakan ibu lebih memilih posisi cradle. Dan ini mengharuskan Anda untuk memegang kepala bayi secara konstan dalam posisi yang sama selama bayi diberi makan.

Telapak tangan memberi kehangatan pada kepala lembut bayi dan itulah alasan kepala bayi Anda berkeringat saat menyusui. Tetapi jika Anda masih merasa bahwa kepala bayi berkeringat banyak sepanjang waktu, Anda harus menemui dokter untuk menjelaskan alasannya. (***)

sumber: bisnis.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Masalah yang besar di Indonesia saat ini ada pada diabetes melitus. Pravelensi jumlah pengidapnya terus meningkat terutama di Jakarta. Namun persoalannya bukan hanya ada di dalam diabetes saja, melainkan terkait dengan komplikasi yang ditimbulkan dari penyakit satu ini.

Dengan Satu Tarikan Nafas, Daus Mini Sukses Ucapkan Ijab Kabul.. SAH!!!

Wanita Cantik Ini Rela Dimadu, Alasannya Mak Jlebb!!

Turis Milenial Lebih Luas Eksplorasi Destinasi Unggulan Bersama Wings Air

Menurut dokter spesialis penyakit dalam RSCM, dr Dicky Levenus Tahapary, SpPD, PhD, perlu diwaspadai karena penderita diabetes sangat rentan terinfeksi tuberculosis (TB atau TBC). Hal ini terjadi akibat respons kekebalan tubuh penderita diabetes yang menurun.

Baca Sebelum Membeli, 5 Kandungan Skincare Ini BIsa Bikin Wajah Jadi Rusak!

Baru Diluncurkan Mobil SUV Lamborghini di Indonesia, Langsung Ada yang Beli Loh

Memilukan, Berjam-jam Jalan Kaki Sambil Gendong Bayinya, Sampai Rumah Sakit Bayinya Sudah Tak Bernyawa, Ini yang Terjadi

“Ternyata penyakit tuberculosis ini juga memicu peradangan kronis yang membut gula darah menjadi naik, sehingga saling berkaitan antara diabetes dan tuberculosis,” jelas dr Dicky saat ditemui detikHealth di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 9 Desember 2018

Kesehatan Itu Mahal Harganya, Wasir Bisa Jadi Gejala Kanker Usus Besar, Kenali Tandanya

Rutin Mengkonsumsi 7 Buah Ini untuk Mendapatkan Perut Ramping dan Sehat

Dunia Sastra Berduka, Usai Terapi Nh Dini Alami Kecelakaan dan Meninggal Dunia

Bahkan dr Dicky pun mengatakan bahwa terkait masalah komplikasi diabetes itu ada dua yaitu dalam pembuluh darah besar dan pembuluh darah kecil.

“Dalam pembuluh darah kecil, penderita diabetes punta dapat menyebabkan kebutaan tertinggi di Indonesia. Sedangkan di pembuluh darah kecil rentan terhadap gangguan saraf, baik pada saraf kaki maupun mata. Bahkan pada bagian pembuluh darah besar, rentan terhadap kerusakan ginjal, bahkan ada yang sampai harus cuci darah,serangan jantung, stroke, serta gangguan pembuluh darah di bagian kaki,” jelas dr Dicky.

Dalam upaya mengurangi angka pravelensi diabetes yang terus meningkat, dr Dicky mengatakan bahwa terapkanlah gaya hidup yang sehat serta lakukan pemeriksaan dan skrining rutin sedini mungkin. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Skincare memang bisa membuat kulit kita terlihat lebih flawless.

Tapi jangan heran kalau skincare ternyata terbuat dari berbagai macam kandungan kimia yang sebenarnya baik buat kulit kita, asalkan kita tahu kandungan yang tepat.

BACA JUGA

Baru Diluncurkan Mobil SUV Lamborghini di Indonesia, Langsung Ada yang Beli Loh

Memilukan, Berjam-jam Jalan Kaki Sambil Gendong Bayinya, Sampai Rumah Sakit Bayinya Sudah Tak Bernyawa, Ini yang Terjadi

Kesehatan Itu Mahal Harganya, Wasir Bisa Jadi Gejala Kanker Usus Besar, Kenali Tandanya

Rutin Mengkonsumsi 7 Buah Ini untuk Mendapatkan Perut Ramping dan Sehat

Nah, kalau selama ini kita mencari tahu kandungan skincare yang terbaik untuk jenis kulit kita, saat kita juga mencari tahu kandungan skincare seperti apa aja yang harus dijauhi kulit biar enggak bermasalah!

Walaupun seharusnya para pembuat skincare tahu apa aja kandungan skincare yang berbahaya buat kulit, tapi enggak menutup kemungkinan kandungan skincare tersebut ada di dalam skincare kita hanya untuk keperluan penjualan!

Parabens

Semua skincare dengan kandungan Parabens harus benar-benar dijauhi. Pasalnya, Parabens adalah pengawet yang bisa menempel sangat lama di kulit dan bisa menyebabkan kanker!

Coba jauhi kandungan seperti Butylparaben, Ethylparaben, dan Methylparaben yang adalah kandungan paraben pada umumnya.

Artificial colours

Kandungan biasanya digunakan untuk memberikan warna pada produk skincare kita.
Sayangnya, kandungan ini adalah bahan kimia yang bisa sangat merusak kulit dan memberikan inflamasi parah!

Artificial fragrance

Sama seperti Artificial Colours, Artifical Fragrance ada baiknya juga dijauhi.

Biasanya, Artificial Fragrance mengandung ribuan bahan kimia yang belum dites sebelumnya dan bisa memberikan pengaruh buruk ke kulit kita!

Formaldehyde

Formaldehyde adalah kandungan yang bisa bikin leukimia dan kanker kulit! Biasanya, Formaldehyde kita temukan pada lem bulu mata palsu, kuteks, dan pelurus rambut!

Plastik

Plastik di sini adalah tempat penyimpanan skincare.

Kalau memang skincare yang dibuat adalah benar-benar dari bahan yang terbaik, kenapa harus disimpan dalam wadah plastik?

Skincare yang dikemas dalam wadah plastik sebenarnya memberi tahu lebih banyak tentang kualitasnya, yaitu kualitas murahan!

Plastik juga biasanya ada kandungan Bisphenol A (BPA) yang akhirnya menempel pada skincare dan bisa mengganggu sistem hormon tubuh! (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kanker usus besar merupakan penyakit kanker nomor tiga yang paling sering ditemui. Penderita kanker ini rata-rata tidak menyadari gejalanya, bahkan banyak yang mengira jika hal tersebut adalah penyakit wasir (buang air besar berdarah) biasa.

BACA: Rutin Mengkonsumsi 7 Buah Ini untuk Mendapatkan Perut Ramping dan Sehat

Dokter Spesialis bedah dari Bethsaida Hospital Eko Priatno mengungkapkan bahwa ciri-ciri kanker usus besar adalah buang air besar (bab) berdarah yang sering dianggap sebagai wasir, perubahan pola BAB (diare atau bab dengan feses kecil-kecil), BAB tidak puas, serta nyeri pada anus.

BACA: Jaringan Internet Telkomsel Putus, Ini Sebabnya

Menurut Eko, rata-rata penderita kanker usus besar baru datang pada dokter ketika stadium kanker sudah lanjut. Hal tersebut ditandai dengan perut buncit, kembung, tidak bisa BAB/kentut, muntah, berat badan menurun serta nyeri perut. “Kanker usus besar ini berawal dari polip atau kutil. Kalau tidak ditangani bisa berubah sifat dari jinak jadi ganas. Seringnya memang dianggap wasir padahal belum tentu,” kata Eko dalam media gathering Bethsaida Hospital, Tangerang, Kamis 6 Desember 2018.

BACA: Dunia Sastra Berduka, Usai Terapi Nh Dini Alami Kecelakaan dan Meninggal Dunia

Eko mengatakan bahwa tingkat kepedulian masyarakat terhadap kesehatan masih rendah. Penyakit yang seharusnya bisa diobati sejak awal, malah dianggap sebagai sesuatu yang wajar. “Kalau di masyarakat, semua sakit perut dibilang maag. Kalau sakit perut bisa jadi tanda kanker usus besar terutama yang menyumbat usus. Kalau stadium awal memang tidak ada keluhannya,” kata Eko.

BACA: Kodim 0720 Rembang Meraih Prestasi Dalam Pemberitaan TMMD

Ia kemudian memberitahu cara paling simpel untuk mendeteksi kanker usus besar. Namun, langkah ini hanya berlaku jika tumor atau kanker berada di dekat anus. “Gejala kanker dan wasir memang mirip. Dia datang berobat ke mana pasti dibilang wasir. Untuk membedakannya adalah dengan cara colok dubur. Kalau kanker, pasti akan terasa keras dan ada tonjolannya. Kalau wasir, dia akan lembek. Tapi itu hanya bisa untuk kanker yang bagian bawah aja, 8 sentimeter dari anus. Ini pemeriksaan yang sangat penting dan simpel,” kata Eko.

BACA: Gempa 5,7 SR Guncang Lombok, Tak Berpotensi Tsunami

“Tidak perlu khawatir, kanker usus besar asal datang pada stadium awal,” lanjutnya.

BACA: Prabowo Marahi Jurnalis dan Media, Pengamat: “Hati-hati Ini Bisa Menjadi Senjata Makan Tuan. Kenapa?

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ari Fahrial Syam menambahkan jenis kanker usus jika ditemukan pada stadium awal maka kemungkinan kanker untuk disembuhkan besar. “Kalau ketemunya stadium 1, stadium 1 itu tumor (bentuknya) belum terlalu besar, tidak menyebar di kelenjar getah bening, angka harapan hidup 5 tahunnya angkanya 92 persen,” kata Ari usai mengisi acara seminar “Kanker Usus Besar Bisa Dicegah dan Diatasi dan Peluncuran Aplikasi Berbasis Android ‘Apa Kata Dokter'” di Ruang Senat FKUI, Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis 6 Desember 2018.

Ari menjelaskan ada enam gejala kanker usus besar sudah tumbuh yang perlu Anda ketahui;

Pertama: saat buang air besar keluar darah atau berdarah.

Kedua: pola buang air besar yang berubah-ubah, bisa terjadi diare atau sembelit secara bergantian.

Ketiga: sakit perut yang berulang kali menyerang.

Keempat: berat badan turun.

Kelima: wajah menjadi pucat tanpa sebab.

Keenam: adanya benjolan di bagian perut.

“Kalau ketemu menemukan gejala ini, merupakan hal yang harus segera ditangani dan pergi ke dokter,” kata Ari. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Perut rata jadi dambaan banyak pria dan wanita. Kalau mau mendapatkan perut seperti ini, coba rutin konsumsi 7 buah berikut.

BACA: Tips Mengenali Jenis Lemak Tubuh Anda, Nomor 1 yang Sering Terjadi

Mau Tau Caranya Mengolah Babat Sapi agar Empuk dan Tidak Bau, Ini Tipsnya

Ini Tipsnya, Agar Kulit Tidak Kering Jika Kena Paparan AC Mobil

Tips Buat Keripik Pisang Lelehan Keju dengan Rasa Pedas Gurih yang Lezat

Tips Agar Sayuran yang Anda Simpan di Kulkas Segar dan Tahan Lama

Ada jenis buah yang cocok dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Buah-buahan ini mampu membantu proses pembakaran lemak.

1. Apel

Apel

Apel bisa jadi pilihan utama sebagai buah yang ampuh turunkan berat badan. Buah renyah manis ini tinggi kandungan serat dan rendah kalori. Mengonsumsi apel bisa mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Apel juga tinggi kandungan vitamin B dan C, antioksidan, serta mineral yang bantu tubuh terus berenergi.

2. Kelapa

kelapa

Belum banyak yang tahu kalau kelapa baik dikonsumsi demi mendapatkan perut rata. Kelapa mengahadirkan rasa kenyang tanpa mengasup banyak kalori. Kandungan medium chain triglycerides (MCT) pada kelapa menjadikan buah tropis ini mampu meningkatkan metabolisme hingga 30%.

3. Delima

Delima

Menurut penelitian, polifenol pada delima ampuh dorong metabolisme tubuh seseorang. Jenis antioksidan ini juga memungkinkan tubuh bisa menyingkirkan racun. Manfaat lainnya, konsumsi delima mampu menurunkan selera makan. Untuk mengonsumsinya, minum segelas jus delima saat sarapan atau taburkan biji delima dalam salad favorit untuk makan siang.

4. Lemon

Lemon

Asam segar lemon dikenal dengan fungsi detoksnya. Lemon mampu membersihkan hati, organ penting yang berperan dalam pencernaan makanan dan pembakaran lemak. Konsumsi lemon juga mampu mencegah penumpukan lemak di tubuh.

5. Semangka

Semangka

Suka semangka? Buah tinggi kandungan air ini juga bisa menurunkan berat badan. Kandungan gula alaminya bukan hanya memberi rasa manis enak, tetapi juga bisa menyegarkan mulut dan menekan selera makan bagi mereka yang tak tahan melahap makanan manis. Selain itu, kandungan lemak dan air pada semangka bisa cegah penumpukan lemak di beberapa bagian tubuh.

6. Pisang

Semangka

Mudah didapat, pisang adalah penggempur lemak yang baik. Pisang bersifat mengenyangkan dan bantu menyehatkan penceranaan. Kandungan magnesium dan potasium pada pisang bisa meredakan masalah kembung pada perut.

7. Pir

Pir

Mirip jeruk, pir tinggi kandungan serat dan potasium. Kandungan mineralnya membuat buah renyah ini tak cepat diproses di dalam tubuh. Bagi mereka yang sering alami kembung dan kolesterol juga disarankan rutin makan pir. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Tidak ada yang bisa menyangkal obsesi orang Indonesia dengan makanan pedas. Hal ini dibuktikan dengan larisnya macam-macam makanan yang super pedas, mulai dari mie instan, keripik, cabai bubuk, sampai sambal.

Jokowi Jajal Yamaha Xmax di Pabrik Perakitannya saat Lepas Ekspor ke-1,5 Juta Unit Motor Yamaha

Namun, banyak orang mengeluhkan efek dari memakan makanan pedas. Selain membuat mulut terasa terbakar, makanan pedas juga membuat anus terasa panas ketika buang air besar keesokan harinya.

Hanya Karna Model Gaun yang Dikenakannya, Artis Cantik Ini Terancam 5 Tahun Penjara. Kok Bisa, Ini Alasannya

Luigi Basso, MD, seorang koloproktologis dan pakar bedah laparoskopi di Sapienza University of Rome, Italia, menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh zat yang membuat makanan terasa pedas.

Mau Tingkatkan Jumlah Followers di Instagrammu? Ini Caranya

Zat yang disebut capsaicin ini bukanlah nutrisi sehingga ketika dimakan, tubuh tidak menyerapnya. Alhasil, zat ini keluar lagi dari tubuh bersama kotoran.

Duh, Kasus AIDS Pelajar dan Mahasiswa di Riau Lebih Tinggi dari PSK

“Dan karena bagian akhir dari wilayah anal –dubur dan anus- dilapisi oleh sel yang mirip dengan mulut, makanan pedas bisa terasa sama panasnya ketika keluar dengan ketika masuk,” kata Basso seperti dilansir dari Men’s Health.

Liverpool Vs Everton, Jordan Pickford Kualat

Kondisi ini, tambah Basso, juga lebih sering dialami oleh orang-orang dengan irritable bowel syndrome, wasir, dan masalah-masalah pencernaan lainnya.

“Wong Edan Opo Wong Turu” Kata Nardi, Setelah Dicek Ternyata Wanita Itu Innalillahi

Meski demikian, bukan berarti Anda tidak boleh makan makanan pedas sama sekali bila memiliki kondisi-kondisi di atas. Ikuti tips-tips di bawah ini untuk meminimalkan rasa anus terbakar usai makan makanan pedas:

1. Hindari makanan pedas yang terlalu berlemak

Profesor pengobatan di University of South Alabama Brooks D Cash, MD, berkata bahwa kombinasi pedas dan lemak yang berlebih bisa membuat buang air besar.

Anda pada keesokan harinya bak penderitaan. Pasalnya, lemak dicerna menggunakan garam empedu dan kelebihannya bisa membuat kulit di sekitar anus iritasi.

2. Mencuci dubur usai buang air besar

Anda jangan tertawa. Steven D Wexner, MD, direktur Digestive Disease Center di Cleveland Clinic Florida benar-benar menyarankan Anda untuk menjaga dubur tetap bersih dan kering usai makan makanan pedas untuk mengurangi rasa terbakar dan gatal-gatal.

Cara mencuci dubur yang baik, ujar Wexner dan Arnold Wald MD dari University of Wisconsin Madison, adalah dengan menggunakan sabun yang lembut dan air hangat.

Setelah dicuci, aplikasikan krim yang mengandung calamine pada anus untuk mengurangi ketidaknyamanan Anda.

Meski demikian, Wexner juga menyarankan Anda untuk konsultasi ke dokter bila rasa terbakar usai buang air besar berlangsung terus menerus.

Hal ini bisa menjadi pertanda adanya penyakit yang lebih serius, seperti infeksi atau bahkan kanker.

3. Makan cabai tiga minggu berturut-turut

Hal ini mungkin terdengar gila, tetapi Sutep Gonlachanvit, MD, ketua divisi gastroenterologi di Chulalongkorn University, Thailand, menyarankan Anda untuk terus-terusan makan makanan pedas selama tiga minggu, walaupun mengalami diare dan rasa terbakar.

Latihan spartan ini dilakukan untuk menciptakan efek desensitisasi atau penurunan sensasi dubur. Dalam penelitiannya, orang-orang yang mengonsumsi 2,1 gram cabai per hari atau sekitar 1,25 sendok teh cabai bubuk selama tiga minggu tidak lagi mengalami rasa terbakar yang luar biasa ketika buang air besar. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pekanbaru – Dinas Kesehatan Provinsi Riau merilis data jumlah kasus AIDS menurut pekerjaan sepanjang Januari-Oktober tahun ini. Salah satu yang menarik, kasus AIDS di tingkat pelajar dan mahasiswa lebih tinggi dibandingkan temuan di kelompok pekerja seks komersial.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan kelompok pekerja dengan temuan kasus AIDS paling banyak, yaitu dari kalangan pegawai atau karyawan swasta.

Ini Alasan Hari AIDS Sedunia Diperingati dan Ini Saran Menteri Kesehatan

Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga dari Satgas TMMD

Pelayanan KB dan Kesehatan Gratis Kembali di Gelar

“Paling banyak dari karyawan sebanyak 88 kasus, disusul pengusaha atau wiraswasta sebanyak 52 kasus,” katanya Senin, 3 Desember 2018.

Mimi menjelaskan selain dua kelompok pekerja itu, penderita AIDS juga datang dari kalangan pengangguran alias tidak bekerja sebanyak 42 kasus, lalu ibu rumah tangga sebanyak 41 kasus.

Liverpool Vs Everton, Jordan Pickford Kualat

Awal Desember, Yuk Tonton Keseruan Tiga Film Fantasi Ini

Mulan Jameela Hadir di Reuni 212, Tiara: “Bunda Kaya Lagi Umrah”

Setelah itu petani peternak dan nelayan sebanyak 14 kasus, PNS atau aparatur sipil negara sebanyak 10 kasus. Supir, ojek, tukang parkir sebanyak 5 kasus.

Menariknya data penderita AIDS dari kelompok pelajar dan mahasiswa sebanyak 5 kasus, lebih besar dari kelompok TNI Polri dan satpam yang sebanyak 4 kasus, tenaga profesional non medis 3 kasus, buruh kasar 2 kasus, narapidana 1 kasus, dan pekerja seks komersial 1 kasus.

Adapun secara kumulatif selama periode 1997-2018, jumlah kasus AIDS di Provinsi Riau paling banyak dari kelompok pekerja dan karyawan swasta sebanyak 1.597 kasus. Sedangkan terendah dari kelompok tenaga profesional medis sebanyak 14 kasus. Untuk pengelompokan dari jenis kelamin, penderita AIDS paling besar adalah pria 72% dan sisanya perempuan 28%. (***)

sumber: kabar24bisnis.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Hari Aids Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember. Alasan diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia.

Peringatan pada tahun ini merupakan yang ke-30. Berikut 4 sejarah peringatan Hari AIDS Sedunia dan saran Kemenkes RI.

1. Ide Peringatan pada Agustus 1987

Pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global, James W. Bunn dan Thomas Netter menyarankan peringatan Hari AIDS Sedunia pada 1 Desember 1988. Ide peringatan dilakukan saat acara Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss.

Keduanya menyarankan pada Dr. Jonathan Mann, Direktur Program AIDS Global (saat ini UNAIDS). Dr Mann pun setuju dan akhirnya setiap tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia.

SADIS!! Aksi Sweping Itu Membuat Haringga Sirla Tewas Mengenaskan dikeroyok Oknum Bobotoh

2. Dikritik

Setiap tahun ada tema peringatan hari AIDS Sedunia. Tema Hari AIDS Sedunia dipilih oleh Komite Pengarah Global Kampanye Hari AIDS Sedunia.

Tema pada peringatan pertama dan kedua dipusatkan pada anak-anak dan orang muda. Namun tema ini dikritik karena orang dari usia berapa pun dapat terinfeksi HIV dan menderita AIDS.

Nasip Tragis Bayi Tewas di Tangan Ibunya, Setelah di Belah Tenggorokan nya

3. Tema Peringatan Hari AIDS Sedunia 2018

Nah pada tahun ini tema peringatan Hari AIDS Sedunia yakni ‘kenali statusmu’. Tujuan teman tersebut untuk mencapai dua hal yakni mendorong semua orang untuk mengetahui status infeksi HIV melalui pemeriksaan di laboratorium klinik. Kedua, mendesak pembuat kebijakan kesehatan untuk membentuk agenda ‘sehat untuk semua’.

Dikira Kecap, Ternyata Bercak Darah yang Mengering, Kakek dan Nenek Ini Ditemukan Tak Bernyawa. Dibunuhkah?

4. Lambang AIDS

Lambang AIDS yakni pita merah. Pita itu lambang keprihatinan terhadap orang-orang yang terkena HIV/AIDS.

Serem! Teror Mistis Bak Film Horor, Mungkinkah Keluarga Ruben Onsu Disantet? Ini Kronologinya

5. Kemenkes RI Beri Saran

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan menyarankan ibu hamil untuk mewajibkan mereka melakukan screening HIV. Selain itu untuk calon pengantin dilakukan screening untuk mencegah penularan antar pasangan.

“Di DKI Jakarta sudah wajib kalau mau menikah di-screening dulu, bukan hanya HIV tapi penyakit menular lainnya. Misalnya salah satunya positif, yang memeriksa tidak boleh memberitahu kepada pasangannya, harus yang bersangkutan sendiri untuk jujur dan menghadapinya,” ujar Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI, Eny Gustina. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Trend kekinian yang mengedepankan badan kurus kering agar dibilang cantik mendapat perhatian dari pemerintah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengatakan tren badan kurus pada remaja putri membuat angka kejadian anemia naik.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kemenkes RI, Siswanto, menyebut salah paham soal tren badan kurus ini harus dientaskan agar angka pengidap anemia turun.

“Remaja putri di Indonesia masih ada yang memiliki pandangan bahwa mengenai body image yang kurus dan kecil seperti pensil itu dianggap cantik,” ujar Siswanto dalam rilis resmi yang diterima Suara.com.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menemukan adanya kenaikan pada kasus anemia di remaja putri. Pada tahun 2013, sekitar 37,1 persen remaja putri mengalami anemia.

Angka ini naik menjadi 48,9 persen pada tahun 2018. Proporsi anemia terjadi paling besar di kelompok umur 15-24 tahun, dan 25 sampai 34 tahun.

Hal-hal tersebut jelas menguatkan bahwa kesehatan remaja sangat menentukan keberhasilan pembangunan kesehatan, terutama dalam upaya mencetak kualitas generasi penerus bangsa di masa depan.

Menurutnya, pandangan tersebut sangat penting untuk diluruskan, mengingat remaja putri merupakan calon ibu di masa depan.

Anemia bisa membuat perempuan mengalami kurang energi kronis, yang meningkatkan risiko anak lahir dengan berat badan rendah.

“Ibu hamil yang kurang energi kronis, merupakan calon produsen anak stunting. Karena kalau ibunya kurang energi, anaknya lahir BBLR atau pendek,” tutup Siswanto. (***)

sumber: suara.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ketika seseorang didiagnosis terkena diabetes, maka asupan sehari-hari harus benar-benar dijaga. Misalnya dengan memilih makanan yang tinggi serat dan rendah indeks glikemik, mengurangi makanan berlemak dan gorengan, serta membatasi asupan makanan manis. Salah satu makanan tinggi serat dan rendah indeks glikemik adalah tepung kelapa.

BACA: Ini Tips Cara Mengatasi Agar Ponsel Tak Cepat Panas, Nomor 8 Paling Mudah

Medical Officer of PT. Kalbe Farma, dr. Claudia Anggi Citra Putri, mengungkapkan tepung kelapa mengandung serat pangan 11 gram dalam 50 gram sediaan sehingga mengandung serat pangan cukup tinggi. Jika dibandingkan dengan terigu, tepung kelapa memilliki kandungan serat 14 kali lebih banyak.

BACA: Tips Memilih Timun Suri

“Kandungan serat inilah yang membuat glikemik indeks dalam tepung kelapa menjadi rendah. Hal ini sesuai penelitian yang dilakukan oleh Trinidad dan kawan-kawan, di mana olahan kue yang ditambahkan tepung kelapa memiliki indeks glikemik lebih rendah dari pada yang tidak ditambahkan,” ujar dr Anggi kepada detikHealth, Senin, 19 November 2018

BACA: Sukabumi Asyik’, Ini Fakta Bisnis Prostitusi Online yang Dibongkar Polisi

dr. Anggi pun menjelaskan bahwa menggunakan atau mencampurkan tepung kelapa ke dalam aneka makanan harian berfungsi untuk membantu mengontrol gula darah, memperlambat proses pencernaan sehingga terasa kenyang lebih lama, dan membantu mengontrol berat badan.

BACA: Ini Loh Bahan Alami Cara Mencegah dan Mengobati Asam Urat

“Penelitian yang dilakukan Trinidad dan kawan-kawan pada 10 orang normal dan 10 orang diabetes yang diberikan makanan olahan menggunakan dan tidak menggunakan tepung kelapa, menyimpulkan kenaikan glukosa darah lebih rendah pada makanan yang diberikan tambahan tepung kelapa,” jelasnya.

BACA: Ini Loh Jenis Tanaman yang Mempunyai Mitos Gaib Tapi Bermanfaat Bagi Kesehatan

Maka dr, Anggi menekankan tepung kelapa dapat menjadi alternatif nutrisi untuk penderita diabetes. Dengan catatan, Indeks glikemik yang lebih rendah tidak serta merta aman untuk dikonsumsi.

BACA: Ini Loh.. Penjelasan nya Kenapa Saat Menstruasi Gak Boleh Melakukan Hubungan Badan

Sebab, bahan pangan dengan indeks glikemik rendah jika dimakan dalam jumlah banyak maka beban glikemik juga menjadi besar. Pada akhirnya asupan tersebut tidak memberikan manfaat tambahan.

BACA: Krisdayanti Pamer Kemesraan dengan Suaminya, Netter: “Gak Sadar Umur”

Cara mengonsumsi tepung kelapa pun beragam. Tepung kelapa seperti H2 Tepung Kelapa bisa dicampurkan dengan nasi, adonan roti dan kue, smoothie, puding ataupun digunakan sebagai pengganti tepung roti. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Komedian Pretty Asmara meninggal dunia, Sempat disinggung soal riwayat gangguan pencernaan, ternyata Pretty mengalami sesak napas dan penimbunan cairan antara paru-paru dengan lapisan pembungkusnya.

“Ada penimbunan cairan antara paru-paru dengan pembungkus paru-paru,” jelas dr Daniel, Kepala RS Pengayoman, Jakarta Timur.

Dikutip dari WebMD, cairan dalam jumlah tak wajar di sekitar paru-paru dikenal sebagai pleural effusion atau efusi pleura. Cairan tersebut biasanya menumpuk di antara paru-paru dan lapisan pembungkusnya, yakni pleura, yang menempel di bagian dalam rongga dada.

Normalnya, area di sekitar pleura memang berair untuk memungkinkan paru-paru mengembang dengan baik saat bernapas. Namun dalam jumlah berlebih, cairan akan menyebabkan paru sulit mengembang sehingga menyebabkan sesak napas seperti dialami Pretty saat datang ke rumah sakit. Orang awam menyebutnya sebagai ‘paru-paru basah’, namun sebenarnya istilah tersebut tidak dikenal dalam dunia medis.

Penumpukan cairan dalam jumlah berlebih di area pleura bisa disebabkan oleh banyak hal. “Penyebabnya itu karena infeksi karena proses keganasan juga bisa, akhirnya kita periksa,” sebut dr Daniel. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Public Health menunjukkan diet rendah karbohidrat bisa memperpendek usia.

Penelitian ini melibatkan 15.400 responden yang diminta mengisi kuesioner perihal makanan dan minuman yang dikonsumsi beserta porsinya.

Selanjutnya, peneliti mengikuti responden selama 25 tahun. Hasilnya ditemukan, mereka yang konsumi 50-55% karbohidrat sehari-hari memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsi karbohidrat terlalu rendah atau terlalu tinggi.

Sementara, mereka yang mengonsumi kurang dari 40% atau lebih dari 70% karbohidrat dari konsumsi sehari-hari memiliki risiko kematian lebih tinggi.

Dari hasil temuan ini peneliti menyimpulkan bahwa idealnya karbohidrat dikonsumsi sebanyak 50%. Dengan konsumsi karbohidrat 50%, mereka yang berusia 50 tahun diprediksi hidup 33 tahun lebih lama. Jumlah ini, empat tahun lebih lama dibandingkan mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat serta satu tahun lebih lama dibandingkan mereka yang menjalani diet tinggi karbohidrat.

“Diet rendah karbohidrat yang menggantikan karbohidrat dengan protein atau lemak sering dipilih masyarakat sebagai strategi penurunan berat badan dan kesehatan. Namun, data kami menunjukkan sebaliknya. Diet rendah karbohidrat mungkin terkait dengan rentang hidup yang lebih pendek secara keseluruhan,” kata peneliti Dr Sara Seidelmann.

Namun, jika tetap ingin menjalani diet rendah karbohidrat, Dr Sara menyarankan untuk mengganti karbohidrat dengan lebih banyak lemak dan protein nabati. “Mungkin dapat membuat tubuhnya sehat dalam jangka panjang termasuk di masa tuanya,” sarannya seperti dilansir Evening Standard. (***)

sumber: lifestyle.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Beberapa waktu lalu, sempat gencar diberitakan miskonsepsi pemahaman masyarakat tentang susu kental manis. Baru-baru ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemerintah Kabupaten Sinjai melampirkan hasil pemeriksaan sampel susu UHT merek tertentu di sebuah toko.

Susu diujikan apakah mengandung bakteri patogen yakni Streptococcus sp Staphylococcus sp dan Campylobacter di Balai Besar Veteriner Kabupaten Maros. Hasilnya positif menyatakan bahwa susu UHT tersebut positif mengandung bakteri Streptococcus sp. Dari hasil pemeriksaan disimpulkan bahwa susu tersebut berarti mengandung bakteri patogen atau bakteri yang menyebabkan penyakit.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai mengimbau pada masyarakat agar memerhatikan dengan seksama produk olahan susu sebelum dipasarkan baik dari segi kemasan maupun tanggal kadaluwarsanya.

Nah, terkait susu UHT nih, susu UHT adalah produk susu olahan dengan pemanasan. Menurut Staf Pengajar di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Dr Ir Dede R Adawiyah, susu tersebut diolah dengan pemanasan tinggi (ultra high temperature) selama dua sampai empat detik dengan suhu 135 sampai 140 derajat celcius.

“Bakteri targetnya yakni semua bakteri karena pemanasan tinggi. Untuk penyimpanannya sama seperti susu steril. Susu UHT disimpan dalam suhu ruangan sebelum kemasan dibuka,” tulis Dede.

Jadi memang, ketika membeli susu itu yang jelas kita perhatikan adalah tanggal kedaluwarsanya, kata Dede jika perlu dilihat nilai gizinya, apakah cocok untuk anak-anak atau nggak. Lalu, jangan lupa perhatikan juga petunjuk di kemasannya. Kalau harus dikonsumsi segera setelah dibuka berarti harus segera dikonsumsi. Biasanya kan ada tuh di bagian bawah kemasan.

Dalam keterangan tertulis, Dede juga bilang suhu penyimpanan sangat berpengaruh pada pertumbuhan bakteri di dalam susu. Susu segar yang didiamkan selama 24 jam, pada suhu 5 derajat bakterinya ada 2.600 sedangkan pada suhu ruangan 20 derajat suhunya mencapai 450 ribu bakteri. Padahal menurut Dede, standar maksimalnya 100 ribu bakteri. Perbedaan jumlahnya banyak banget ya, karena aktivitas metabolik bakteri akan melambat jika berada di suhu dingin.

Mengutip dari penelitian H. J. Sears dan R. L. Benson di NCBI, bakteri Streptococcus yang patogenik dan ditemukan di dalam susu umumnya menyebabkan sakit tenggorokan dan tonsilitis. Dalam penelitian juga menyebutkan bakteri ini sempat resisten di suhu 60 derajat. Untuk itu pemanasan dan penyimpanan juga sangat memengaruhi aktivitas bakteri di dalam susu. (***)

sumber: haibunda.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Banyak orang mengonsumsi beberapa pil sekaligus setiap hari untuk menjaga kondisi kesehatan mereka. Namun, mereka tidak tahu berbagai obat ini mungkin bereaksi satu sama lain dan menyebabkan efek buruk yang lebih mengkhawatirkan.

Secara medis hal ini disebut sebagai polifarmasi. Itu artinya seseorang meminum lima obat atau lebih dalam sehari.

“Menyatukan obat dapat menyebabkan lebih banyak kerugian daripada kebaikan,” kata Sushila Kataria, dokter penyakit dalam di Medanta, dikutip dari Indian Express, Kamis, 16 Agustus 2018.

Kataria menambahkan, pasien tunggal sering menemui dokter dan spesialis. Semua dokter itu meresepkan obat yang berbeda. Hal ini terutama menonjol pada populasi lansia.

Beberapa lansia mengonsumsi obat-obatan untuk kondisi jangka panjang seperti diabetes, arthritis, dan tekanan darah bersama dengan obat untuk menyembuhkan sakit demam. Menurut konsultan senior di RS Idraprastha Apollo, Tarun Sahni, fakta pasien harus mengambil beberapa obat tidak dapat diabaikan.

Kadang-kadang pasien menggunakan obat tanpa henti untuk masalah ringan seperti pilek. “Mereka tidak tahu obat tersebut dapat mengganggu obat yang sedang berlangsung. Ini mengarah ke reaksi yang merugikan,” ujar Sahni.

Selain itu, ada beberapa cara meminimalkan risiko polifarmasi. Pertama, penting bahwa setiap orang sadar akan kondisi kesehatan mereka. Kedua, konsultasikan pada dokter.

Dokter dapat mengawasi semua obat, menawarkan saran yang komperhensif dan jika perlu berkoordinasi dengan dokter dan spesialis tertentu. Ketiga, simpan catatan semua obat. Pasien tidak perlu melacak obat mereka pada setiap kunjungan ke dokter.

Mereka harus memeriksa apakah penggunaan obat perlu dilanjutkan. Setiap kali kondisi baru berkembang, dokter harus diberitahu tentang semua obat yang diminum, termasuk suplemen. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kentang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Selain sebagai asupan karbohidrat, kentang juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

Misalnya mencerahkan wajah, melindungi jantung, mengatasi jerawat, hingga menurunkan kolesterol.

Selain itu, kentang ternyata memiliki manfaat tersembunyi lain.

Jika Si Kecil terkena demam, Moms layak mencoba cara alami dengan menggunakan kentang ini.

Demam adalah reaksi tubuh saat memerangi infeksi selama flu atau dingin.

Cara ini tidak hanya dapat menurunkan demam, namun juga meredakan flu.

Jika orang mengalami radang, suhu tinggi bisa berbahaya karena berisiko merusak sel-sel otak.

Oleh sebab itu, Moms cukup menggunakan kentang untuk menurunkan suhu tubuh.

Kentang mengandung sifat anti inflamasi alami (anti peradangan) dan enzim yang dapat membantu mengurangi demam.

Caranya sangat mudah.

Parut beberapa buah kentang, tak perlu kupas kulitnya lebih dulu.

Namun sebelumnya pastikan kentang bersih dengan mencucinya.

Taruh parutan kentang tadi di telapak kaki, kemudian pakailah kaus kaki untuk menahannya.

Tunggulah beberapa saat hingga suhu tubuh menurun.

Imbangi dengan minum banyak air agar tubuh tidak dehidrasi.

Jus lemon maupun jeruk juga baik untuk dikonsumsi karena banyak mengandung vitamin C. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Tidak semua orang mengetahui secara rinci apa itu penyakit herpes.

Mungkin hanya sekadar mendengar dari teman atau sekilas membaca di internet.

Sayangnya, penyakit yang satu ini kerap dianggap sebagai penyakit ‘kotor’.

Sebagian orang hanya mengetahui herpes berkaitan dengan aktivitas seksual yang tidak sehat.

Padahal, penyakit herpes tidak melulu ditimbulkan oleh hal tersebut.

Herpes terdiri dari beberapa jenis dengan penyebab yang berbeda-beda.

Melansir dari hellosehat, penyakit ini ditimbulkan oleh virus dan hanya dua jenis saja yang paling banyak diteliti, yaitu herpes zoster dan herpes simplex atau genitalis.

Herpes zoster disebabkan oleh Jenis ini sering juga disebut dengan cacar ular, lanjutan dari penyakit cacar air.

Pada herpes zoster, gelembung cairan cenderung lebih besar dan berkumpul di bagian tertentu.

“Bisa muncul di pantat, di pipi, di tangan, bahkan di dahi. Biasanya munculnya di tempat itu-itu saja, tidak akan berpindah atau menyebar ke tempat lain,” kata dr Midi Haryani, Sp.KK, spesialis kulit dan kelamin RS Hermina Jatinegara.

Kembali melansir dari hellosehat, gejala awal herpes zoster bisa dikenali saat si penderita mengalami perasaan tak enak badan. Rasanya seperti migrain selama 1 hingga 5 hari.

Selanjutnya ada rasa nyeri yang semakin lama semakin terasa.

Penyakit ini bisa dicegah dengan beberapa tindakan, yaitu pemakaian asiklovir jangka panjang dan vaksin dari dokter.

Sementara itu, dr. Theresia Yoshiana dari alodokter memberikan tips bagi pengidap penyakit ini.

Anda bisa menggunakan pakaian longgar dan menutup ruam agar tidak terkena infeksi.

Anda sebaiknya tidak menggunakan plester karena akan menambah iritasi.

Aturlah pola hidup anda, contohnya pola tidur yang baik, asupan makanan bernutrisi, hingga rajin berolahraga.

Jenis herpes yang selanjutnya adalah herpes genitalis atau simplex disebabkan oleh Jenis ini pula yang dianggap orang-orang sebagai penyakit ‘kotor’.

“Herpes inilah yang lekat dengan anggapan masyarakat, yaitu ditularkan melalui aktivitas seksual yang tidak sehat,” kata Midi, mengutip dari Kompas.com.

Penyakit ini ditandai dengan bentol berair di bagian alat kelamin, anus dan mulut.

Herpes genitalis bisa menular lewat sentuhan, namun lebih sering menyebar lewat hubungan seksual yang tidak sehat.

Menurut penelitian Pusat Pengendalian dan Pencegahan penyakit di Amerika Serikat, satu dari enam orang berusia 14 hingga 49 tahun mengidap herpes genital.

Kabar buruknya, herpes genital lebih mudah menyerang wanita daripada lak-laki.

Melansi dari hellosehat, obat herpes yang sering digunakan biasanya adalah acyclovir, famciclovir, dan valacyclovir. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kerja seharian di depan komputer pastinya membuat jari jemari kamu lelah. Untuk memberi rasa rileks, terkadang kita tidak sadar membunyikan jari kita hingga mengeluarkan bunyi ‘kretek’.

Kegiatan peregangan tangan tersebut bahasa kedokterannya adalah Knuckel Cracking. Bunyi ‘kretek’ yang dihasilkan berasal dari gas yang berada pada rongga jari kamu.

Namun, sebenarnya berbahaya enggak sih? Menurut dokter ortopedi dr Oryza Satria, Sp. OT, kebiasaan ini aman-aman saja dilakukan asal tidak berlebihan.

“Menurut penelitian, itu tidak berpengaruh pada nyeri sendi, jadi ya aman-aman aja,” saat ditemui di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Dalam jari jemari kita terdapat ligamen yang berfungsi untuk menyambung tulang yang satu dengan yang lainnya. Faktor psikologis pula yang menimbulkan anggapan, bahwa meregangkan jari dapat mengurangi rasa pegal-pegal saat beraktivitas.

“Tapi jangan terlalu bersemangat juga, karena dapat mengakibatkan ligamen nya luka.

Bisa luka kecil ataupun besar,” tambah dr Oryza.

Jika terasa nyeri hebat disertai perubahan bentuk pada tangan, segeralah periksakan diri. Bisa jadi, ligamenmu luka lho. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Tidur di dekat kipas angin mungkin menjadi jalan keluar paling disukai banyak orang ketika cuaca sedang terasa panas. Bagi sebagian besar orang, tidur di dekat kipas angin sepanjang malam biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan berarti.

Akan tetapi, tidur di dekat kipas angin dapat memberi dampak negatif bagi orang-orang yang menderita alergi maupun asma. Sebab kipas berfungsi untuk memutar dan menggerakkan angin.

Angin-angin ini dapat bergerak di dekat partikel debu maupun alergen berpotensi lain yang dapat menyebabkan iritasi.

Baling-baling kipas yang tidak dibersihkan juga dapat memperburuk masalah ini. Alasannya, baling-baling kipas tersebut dapat menjadi tempat berkumpulnya debu.

“Kipas di langit-langit rumah dapat menciptakan gelombang udara yang membantu sirkulasi partikel udara di dalam ruangan, termasuk polutan dan beberapa alergen,” jelas ahli alergi Dr Clifford Bassett seperti dilansir Independent.

Pada orang-orang yang sedang mengalami bersin-bersin, memiliki masalah lain pada hidung maupun menderita alergi dalam ruangan, sirkulasi debu dan alergen ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Dalam situasi yang lebih buruk, kondisi ini bahkan dapat memicu terjadinya alergi pada hidung.

Selain berpotensi memicu reaksi alergi atau asma, pengguna kipas angin biasa juga perlu memperhatikan beberapa efek samping dari paparan kipas angin dalam jangka waktu lama saat tidur. Beberapa di antaranya adalah kram otot dan kulit kering. Kram atau kekakuan otot dapat terjadi karena hembusan angin yang dingin dapat membuat otot lebih tegang atau terasa nyeri di pagi hari.

Kulit kering akibat paparan kipas angin dapat diantisipasi dengan penggunaan pelembap atau lotion. Akan tetapi, risiko kekakuan otot sulit untuk diantisipasi.

Terlepas dari itu, penggunaan kipas angin pada dasarnya tidak memiliki risiko yang signifikan. Selama pengguna kipas angin merasa nyaman dan tidak mengalami masalah kesehatan, penggunaan kipas angin saat tidur malam boleh dilakukan.

Sebagai alternatif dari penggunaan kipas angin, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat suhu terasa lebih sejuk di malam hari. Beberapa d antaranya adalah menutup tirai rumah di siang hari atau menggunakan kaus yang dingin dan lembap. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Seringkali kita tak sadar sedang menggerakkan kaki saat duduk seperti sedang gelisah. Namun apakah gerakan refleks ini berarti dan bermanfaat bagi tubuh kita?

Para pakar olahraga setuju bahwa gerakan apapun, sekecil apapun, terhitung sebagai aktivitas fisik dan memiliki konsekuensi, terutama pada mereka yang memiliki gaya hidup sedenter alias kurang aktivitas fisik.

“Untuk satu hal, bergerak dan menggerak-gerakkan kaki di kursi kita, yang disebut oleh beberapa peneliti secara oksimoron ‘duduk yang dinamis’, membakar kalori,” tutur penulis kesehatan dan olahraga dari New York Times, Gretchen Reynolds.

Duduk yang dinamis (dynamic sitting) juga dapat mengurangi risiko penyakit dari gaya hidup sedenter.

Karena saat kita duduk berjam-jam, darah mengalir lambat dari arteri besar di kaki kita, mempengaruhi kesehatan dan fungsi dari pembuluh darah tersebut dan berpotensi menimbulkan pengerasan arteri dan meningkatkan tekanan darah.

Tahun 2016 ada sebuah eksperimen yang menunjukkan bahwa menggerak-gerakkan kaki, walau sedikit, dapat membantu mengurangi hal tersebut. Para peserta dalam eksperimen tersebut adalah sekelompok orang muda dan sehat, yang diminta untuk duduk selama tiga jam, dan menggerakkan salah satu kaki mereka tiap beberapa menit sekali.

Di akhir waktunya, aliran darah yang diukur dengan ultrasound, terbukti rendah di kaki yang tidak bergerak dan sebaliknya di kaki yang bergerak walau para peserta hanya menggerakkan kaki saja.

Jadi, jika kamu berada dalam situasi harus duduk dalam waktu yang lama, usahakan buat dudukmu lebih dinamis dengan menggerakkan ujung jari kaki, menggoyang-goyangkan kaki, atau gerakkan beberapa anggota tubuh lainnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Memiliki tubuh langsing merupakan impian bagi sebagian besar orang di dunia, khususnya wanita. Akan tetapi, seringkali tanpa disadari, mereka justru melakukan berbagai hal yang bisa memicu terjadinya penambahan berat badan.

Ya, pola makan dan kebiasaan makan seseorang sangat mempengaruhi bagaimana bentuk tubuh dan berat badannya. Maka itu, dibutuhkan perjuangan besar dalam menurunkan berat badan, salah satunya dengan menghindari minuman bersoda.

Benar, minuman bersoda yang rasanya begitu menyegarkan, apalagi sambil makan junkfood atau marathon menonton serial favorit, patut dihindari. Sebab, mengonsumsi minuman ini, niscaya Anda akan menelan banyak kalori disertai timbunan gula yang tinggi.

Jadi ingat-ingat, ketika Anda pergi menonton film, dan tidak bisa menahan diri untuk membeli popcorn dan minuman bersoda tersebut, itu merupakan satu-satunya hal terburuk yang Anda peroleh untuk diri Anda sendiri.

Seperti dikutip dari Times of India, menurut data, sekaleng soda biasanya mengandung 200 kalori hingga 400 kalori. Tidak hanya itu, Anda juga akan mengumpulkan puluhan gula yang hampir setara dengan 10 sendok gula di dalam tubuh Anda. Pasalnya, menurut pedoman diet, asupan gula dikategorikan normal jika tidak lebih dari 6 sendok teh per hari.

Buruknya lagi, soda membuat perut merasa cepat lapar, sehingga mau tak mau menggandakan asupan kalori lagi, alias mengunyah makanan lagi. Selain itu, minuman manis semacam ini juga terkait dengan risiko diabetes, obesitas, serta penyakit jantung. (***)

sumber: detik.com