KESEHATAN

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Obesitas meningkat lebih cepat di kawasan pedesaan dibandingkan perkotaan. Studi anyar ini melawan asumsi sebelumnya yang menyebutkan bahwa epidemi global obesitas merupakan masalah utama masyarakat perkotaan.

“Ini berarti bahwa kita perlu memikirkan kembali bagaimana kita mengatasi masalah kesehatan global ini,” ujar salah satu penulis studi, Majid Ezzati dari Imperial College London’s School of Public Health, melansir AFP.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature ini menggunakan data dari 200 negara dan wilayah. Data menunjukkan kenaikan rata-rata sekitar 5-6 kilogram terjadi pada wanita dan pria yang tinggal di kawasan pedesaan sejak tahun 1985 hingga 2017. Sementara wanita dan pria yang tinggal di perkotaan mengalami kenaikan 38 dan 24 persen lebih sedikit.

Mau Tau Diet Sehat tapi Menyenangkan dan Mudah Turunkan Berat Badan? Diet Ketogenik Saja

Pengecualian terjadi pada wilayah sub-Sahara Afrika, di mana pertambahan berat badan lebih banyak dialami wanita perkotaan.

“Pasokan makanan di zaman sekarang tersedia dalam ragam kombinasi. Makanan olahan menjadi bagian dari diet orang-orang kurang mampu,” ujar Ezzati.

Peneliti menggunakan ukuran standar indeks massa tubuh (BMI). Seseorang dengan BMI 25 atau lebih dianggap mengalami kelebihan berat badan. Sementara mereka dengan BMI 30 atau lebih masuk ke dalam kategori obesitas. Angka BMI ideal berkisar antara 18,5-24,9.

ASTAGFIRULLAH.. Awalnya Berat Badannya 110 kg Dalam Setahun Naik Jadi 310 kg, Pasien Obesitas ini Meninggal Dunia  

Peningkatan BMI terbesar dalam kurun waktu tersebut terjadi pada pria di China, Amerika Serikat, Bahrain, Peru, dan Republik Dominika. Rata-rata dari mereka mengalami kenaikan berat badan 8-9 kilogram per orang.

Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, sekitar dua miliar orang dewasa di dunia mengalami kelebihan berat badan. Hampir sepertiga dari mereka menderita obesitas.

Pikirkan Lagi, Ini Resiko Turunkan Berat Badan Melalui Operasi

Obesitas juga menjadi pintu masuk beragam penyakit kronis lain seperti jantung, stroke, diabetes, dan sejumlah kanker. Padahal, obesitas dapat ditangani.

“Kolaborasi faktor risiko menantang kami untuk membuat program dan kebijakan yang fokus untuk mencegah kenaikan berat badan,” kata Ezzati. (***)

sumber: galamedianews.com

TIPS SEHAT

Minggu | 12 Mei 2019

Saat Puasa Bau Mulut? Nih Tips Mengusirnya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Bau mulut dapat menyerang siapa saja, terutama saat berpuasa Ramadan. Masalah bau mulut yang biasa disebut halitosis ini disebabkan tidak adanya cairan yang masuk sehingga membuat mulut kering.

Akibatnya, bakteri dalam mulut menjadi lebih banyak dan munculah bau mulut.

Bau mulut sangat mengganggu mereka yang banyak beraktivitas di luar rumah atau yang mengharuskan bertemu banyak orang.

Kenaikan Harga Tiket Pesawat dan Pemilu Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Lebih Murah, Tarif Ojol Diharap Tidak Turun Lagi

Dokter gigi Marik Guizot mengatakan untuk gangguan mulut ringan bisa diselesaikan dengan cara mudah, yakni memperhatikan kebersihan.

Namun untuk katagori berat harus melakukan pemeriksaan khusus di dokter karena biasanya bau mulut tidak hanya disebabkan masalah gusi, tapi juga masalah lambung.

Berikut cara mencegah bau mulut.

Gosok gigi sehari dua kali.

Sebenarnya Anda wajib menggosok gigi setelah makan. Tapi karena waktunya mungkin tidak memungkinkan, disarankan untuk melakukan kumur-kumur.

Sikat gigi tak hanya menyangkut bagian gigi depan dan dalam tapi juga lidah.

Menyikat lidah dianggap sebagai salah satu cara efektif untuk mengatasi bau mulut. Caranya, sikat lembut dan senyaman mungkin.

Ganti sikat gigi secara berkala, minimal dua bulan sekali.

Bersihkan gigi dengan benang gigi sehabis makan, minimal sehari sekali.

Konsumi makanan yang bisa memerangi bau mulut. Buah-buahan seperti wortel, apel, dan sereal dapat menolong mengurangi plak di gigi dan membuat napas lebih segar.

Hindari makanan yang berbau tajam, seperti bawang, petai, dan jengkol saat sahur.

Siapa bilang minuman tak berpengaruh. Minuman bersoda mampu membuat lambung bereaksi dan membuat bau mulut lebih tajam.

Hindari juga keju yang efektif membuat bau mulut bertahan lama.

Beberapa jenis ikan meninggalkan bau yang tak sedap, hindarilah.

Kunyah permen mint atau permen karet untuk menghilangkan bau mulut.

Minum air putih 8-10 gelas sehari. Hindari merokok dan minuman beralkohol.

Gunakan obat kumur. (***)

sumber: cantika.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Manfaat kurma untuk kesehatan tentu sudah tidak diragukan lagi. Namun berapa jumlah buah khas padang pasir sebaiknya dikonsumsi dalam sehari? Apakah dengan makin banyak makan kurma maka manfaat yang diperoleh bisa berlipat?

“Makan kurma ajwa secara khusus atau kurma secara umum 7 butir per hari bisa menghindarkan tubuh dari segala penyakit. Kelengkapan nutrisi dalam buah ini memberi manfaat luar biasa bagi tubuh,” kata ustaz dr Zaidul Akbar Jumat, 10 Mei 2019

Menurut dr Zaidul kurma sebaiknya dikonsumsi pagi hari. Konsumsi saat puasa bisa dibagi menjadi 3 butir saat sahur, buka, dan 1 butir selepas puasa.

Dengan manfaat dan kelengkapan nutrisi yang dikandungnya, tradisi makan kurma sebaiknya jangan hanya dilakukan saat puasa Ramadhan.

dr Zaidul menjelaskan, salah satu kandungan nutrisi dalam kurma adalah serat yang tidak larut sempurna (insoluble fiber). Serat ini melewati saluran pencernaan dalam bentuk relatif utuh dan mempercepat perjalanan makanan di usus. Serat ini mampu melancarkan buang air besar (BAB) serta mengurangi risiko sembelit dan diare.

“Kandungan lain adalah pati yang tidak terpecah sempurna hingga masuk ke usus besar atau resistant starch. Jenis nutrisi ini bisa memperbaiki masalah dalam usus dan pencernaan,” kata dr Zaidul.

Terkait risiko bila mengonsumsi lebih dari 7 butir, dr Zaidul mengingatkan supaya jangan berlebihan bila mengonsumsi makanan atau minuman.
Konsumsi secukupnya memungkinkan tubuh mendapat manfaat maksimal daripada makan kurang atau berlebihan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tak semua pasien kanker boleh menjalani puasa Ramadan. Salah satunya mereka yang masih menjalani kemoterapi. Begitu menurut spesialis penyakit dalam dan konsultan hematologi onkologi medik dari RSCM-FKUI, dr. Wulyo Rajabto Sp.PD K-HOM.

“Kalau kanker diobati kemoterapi, efek sampingnya mual, muntah, dia pasti enggak bisa puasa,” ujarnya.

Selain mual dan muntah, pasien yang masih menjalani kemoterapi kemungkinan besar akan terganggu sumsum tulangnya sehingga kadar hemoglobin cenderung rendah. Akibatnya dia bisa lemas.

Anda PNS? Yuk Siap-siap Libur Panjang Lebaran

Tak hanya itu, pasien juga berisiko memiliki jumlah leukosit yang lebih rendah dari normal (normal 5.000-10.000) sehingga tubuhnya tak mampu melawan infeksi kuman yang masuk.

“Kan untuk melawan kuman dia enggak kuat. Akhirnya pasiennya demam, infeksi bahkan bisa masuk ICU. Bagaimana dia mau puasa? Efek sampingnya berat,” papar Wulyo, yang juga berpraktik di RS Mayapada di Jakarta Selatan itu.

Oleh karena itu, dia menegaskan puasa hanya untuk pasien yang sudah melewati pengobatan kemoterapi.

“Kalau pengobatannya sudah stabil, misalnya kanker payudara sudah dioperasi, dikemoterapi tinggal minum obat-obatan hormonal, dia minum hanya sekali sehari itu tidak mengganggu fungsi tubuh secara dominan,” katanya.

Pada tahap ini, pasien relatif tak akan merasakan efek samping pengobatan seperti mual dan muntah sehingga bisa berpuasa. (***)

sumber: cantika.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jeneponto – Puluhan warga di Desa Garonggong, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), jatuh sakit dan 3 orang lainnya meninggal diserang penyakit misterius. Pemerintah setempat termasuk tim medis bingung dengan munculnya penyakit yang belum teridentifikasi ini.

“Rata-rata pasiennya membaik hanya diagnosanya ini belum jelas,” kata Kabid P2 Dinas Kesehatan Jeneponto, Susanti Andi Mansyur saat dihubungi detikcom, Senin, 6 Mei 2019

Susanti menyebut munculnya kasus ini terjadi pertengahan Maret saat 25 orang warga berobat ke puskesmas. Setelah berobat, kondisi penyakit warga bertambah parah.

“Beberapa hari kemudian kita dari Dinkes melakukan pemeriksaan. Ditengarai malaria tapi hasil pemeriksaan negatif. Juga dari mikroskopik itu juga negatif. DBD juga bukan, ini misterius sekali,” ujar Susanti.

Karena itu, tim Dinkes akan kembali turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyakit yang diderita warga Jeneponto.

“Insyaallah besok kita akan turun kembali. Melakukan kroscek kembali, karena rata-rata pasiennya membaik, hanya diagnosanya ini belum jelas,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Syafruddin Nurdin saat dihubungi terpisah mengatakan dari pemeriksaan di Puskesmas sejumlah warga mengalami demam, sakit perut dan nyeri sendi. Pemkab kemudian mengerahkan tim medis.

Hasilnya, beberapa dugaan penyakit yang diasumsikan seperti Chikungunya dan Zika menunjukkan hasil negatif pada sampel.

“Chikungunya, Zika hasil lab juga negatif, begitu juga juga Leptospirosis hasil lab juga negatif. Jadi disarankan untuk melakukan pemeriksaan PCR,” kata Nurdin.(***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan berbagai cara termasuk melalui operasi. Cara ini dianggap lebih cepat walau lebih mahal dan terdapat sejumlah masalah lain yang mungkin muncul.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa seorang wanita yang pernah mengalami operasi penurunan berat badan dapat mengalami masalah ketika dia hamil kelak. Dilansir dari Medical Daily, diketahui bahwa wanita tersebut bakal mengalami komplikasi serta bayi yang dilahirkan cenderung prematur serta mengalami kelainan pada janin.

Hasil temuan ini muncul berdasar analisis kesehatan dari ibu dan bayi mereka. Data dari 14.800 ibu yang sebelumnya mengalami operasi penurunan berat badan dibandingkan dengan data 4 juta ibu yang tidak melakukan prosedur serupa.

Suami Bunuh Istri, Lalu Lukai Anak dan Mertuanya, Ini Kata Tetangga

“Temuan kami mengindikasikan bahwa wanita dengan riwayat bedah bariatrik serta pada bedah gastric bypass memiliki risiko lebih besar mengalami masalah sebelum kelahiran,” ungkap Zainab Akhter dari Newcastel University.

“Para wanita ini membutuhkan prekonsepsi spesifik serta dukungan nutrisi kehamilan,”sambungnya.

Tim peneliti tersebut mengungkap bahwa para ibu yang memiliki risiko tersebut harus mencapat dukungan tambahan selama kehamilan. Ibu yang mengandung berisiko mengalami diabtes dan hipertensi. Pada bayi, terdapat 57 persen risiko kelahiran prematur, 41 persen abayi tersebut mendapat perawatan usai dilahirkan, serta 29 persen mengalami kelainan. Risiko kematian bayi tersebut juga meingkat sebanyak 38 persen.

Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih Tembus Rp 80.000/Kilogram

“Masih belum jelas bagaimana operasi penurunan berat badan dapat mempengaruhi perkembangan janin, namun kami mengetahui bahwa orang yang pernah mengalami bedah bariatrik cenderung kekurangan mikronutrisi,” jelas Zainab.

“Penelitian lebih lanjut masih butuh dilakukan untuk lebih memahami penyebab dari perbedaan ini,” tandasnya. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Program diet identik dengan menghindari makanan yang mengandung lemak seperti daging. Namun menurut Chef Vania Wibisono tidak ada salahnya mengonsumsi daging sapi ketika diet.

“Banyak orang yang salah. Banyak orang yang bilang kalau mau diet itu harus jadi vegan dan setop daging. Itu salah,” kata Chef Vania.

Vania menjelaskan, lemak yang terkandung dalam daging sapi sangat mudah dicerna oleh tubuh. Sedang lemak yang tidak baik bagi tubuh yaitu lemak artifisial atau lemak buatan.

Film ‘Avengers: Endgame’ Pecahkan Rekor Dunia, Segini Keuntungan yang Didapatkan

Biasanya lemak ini digunakan dalam makanan yang diproses seperti kue-kue kering, keripik kentang, krimer kopi dan juga makanan yang digoreng.

“Contoh lainnya whip cream dan margarin juga tidak baik. Coba saja kalau tangan kena margarin terus dicuci itu susah banget hilangnya. Tapi kalau daging sapi atau butter itu cukup mudah,” kata Vania.

Benarkah Diet Bisa Membuat Stres?

Vania menambahkan, yang terpenting dalam menjaga berat badan yaitu konsumsi daging sesuai porsi. Untuk wanita yang masih produktif antara usia 20 hingga 40 tahun, dianjurkan mengonsumsi daging hanya 100 gram per hari tidak boleh lebih.

Sementara untuk pemilihan daging, pilihlah daging yang berkualitas tinggi. Kemudian, jangan menggunakan terlalu banyak margarin ketika memasak. Dia juga tidak menganjurkan mengonsumsi daging dengan kentang goreng, karena lemak dari kentang goreng tidak baik bagi program diet.

Jeruk Nipis Bantu Sukseskan Program Diet, Ini Efek Baik dan Buruknya

Diet Anda Bisa Gagal Total dengan Asupan Makanan yang Salah

“Bisa dipanggang saja dagingnya, lebih aman. Dan bumbunya ya cukup pakai garam dan lada saja. Pilih daging yang berkualitas jadi meski pakai garam sama lada tapi sudah enak,” ucap Vania. (***)

sumber: republika.co.id

TIPS SEHAT

Kamis | 25 April 2019

Pijatan yang Tepat Bisa Atasi Migrain Loh

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kintamani – Migrain adalah salah satu penyakit yang banyak dirasakan orang. Mengatasi masalah tersebut ternyata sangat mudah, cukup dengan pijatan.

Pelatih, I Wayan Sukeria, mencontohkan akupresur untuk migrain yaitu dengan menekan 2 pelipis dengan 2, 3, atau 4 jari sebanyak 30 kali atau dengan memutarnya. Kemudian menekan titik pada bagian belakang kepala, di atas batas rambut bagian belakang dengan menggunakan ibu jari.

“Lokasi lainnya terletak di punggung tangan pada tonjolan tertinggi ketika ibu jari dan telunjuk dirapatkan,” kata Wayan di Kintamani, Bali, Kamis, 25 april 2019.

Masih menurutnya, lokasi lainnya terletak di punggung kaki pada cekungan antara pertemuan tulang telapak kaki ibu jari dan jari kedua kaki.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesehatan Tradisional, Dinkes Bali berbagi memang mengembangkan dan memberikan pelatihan tersebut untuk metode kesehatan tradisional.

Metode kesehatan tradisional terbilang mudah, dapat dilakukan secara mandiri tanpa biaya tinggi.

“Setidaknya, bisa melakukan sendiri tanpa harus minta bantuan orang lain. Jika sudah terbiasa, bisa bermanfaat juga untuk keluarga,” tambahnya.(***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Diabetes merupakan salah satu penyakit terbesar yang dialami masyarakat di Indonesia. Penyakit ini pun bisa berdampak pada kematian. Maka penting sekali mengetahui apakah Anda sudah terkena diabetes atau tidak. Dengan begitu, penanganan penyakit ini dengan mengontrol asupan makanan dan mengganti pola hidup pun dapat dengan cepat dilakukan.

Dokter spesialis penyakit dalam, Bhanu meminta Anda tidak langsung panik bila hasil tes menggunakan mesin ternyata kadar gula Anda mencapai 200 mg/dL. Bhanu mengatakan kondisi seseorang terkena diabetes tidak dapat diukur hanya melalui mesin.

“Biasanya kalau gula darah menginjak 200, pasien saya langsung bilang kalau mereka menderita diabetes. Padahal mesin itu tidak akurat. Yang akurat hanya dengan cek laboratorium menggunakan darah dari vena,” katanya dalam acara Coffee Time with Tropicana Slim pada 24 April 2019.

Meski demikian, deteksi dini secara pasti dapat dilakukan dengan menggunakan metode 3P yang terdiri dari poliuria, polidipsia dan polifagia. Dari segi poliuria, dokter Bhanu menjelaskan bahwa ini berhubungan dengan rasa haus yang meningkat. Sedangkan untuk polidipsia dan polifagia, akan dikaitkan dengan peningkatan buang air kecil dan rasa lapar.

Dokter Bhanu menjelaskan bahwa saat kadar glukosa darah naik di atas 160 hingga 180 mg/dL, glukosa akan bocor hingga ke urine karena ginjal tidak sanggup menyaringnya lagi. “Jadi, hal ini membuat penderita diabetes sering buang air kecil dalam jumlah besar atau poliuria,” katanya.

Akibat lain pun berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa terlalu banyak buang air kecil akan menciptakan rasa haus yang abnormal atau polidipsia. Kemudian, karena kalori yang berlebihan hilang dalam urine, berat badan pun akan menurun.

“Lapar berlebih atau polifagia pun kemudian dirasakan akibat kebutuhan asupan gizi yang kurang,” katanya. “Karena ketiganya ini berkesinambungan, jadi apabila Anda merasakan 3P, ada kemungkinan Anda menderita diabetes melitus. Tapi, untuk memastikannya, segera ke dokter dan lakukan tes laboratorium,” katanya. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID Jakarta – Musim panas identik dengan pantai, es krim, dan kolam renang. Tetapi musim panas juga merupakan musim puncak infeksi saluran kemih (ISK).

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Open Forum Infectious Diseases, ada peningkatan rawat inap untuk ISK selama musim panas dan itu jauh lebih tinggi pada wanita daripada pria. Sebagian besar perempuan yang lebih muda dan tua dipengaruhi oleh ISK.

Para peneliti juga mencatat bahwa peningkatan keseluruhan rawat inap karena ISK dikaitkan dengan lonjakan bakteri resisten antibiotik yang menyebabkan infeksi, terutama selama bulan-bulan musim panas.

ISK merupakan jenis infeksi yang mempengaruhi kandung kemih, ginjal, uretra, dan ureter. Escherichia coli adalah organisme yang menyebabkan ISK. Sebagian besar infeksi saluran kemih mempengaruhi saluran kemih bagian bawah yaitu, kandung kemih dan uretra.

Gejalanya adalah sensasi terbakar saat buang air kecil, keinginan kuat untuk buang air kecil, urin keruh, urin berbau kuat, dan nyeri panggul.

Sekitar 50 hingga 60 persen wanita akan mengalami infeksi saluran kemih di beberapa titik dalam hidup mereka. Wanita pasca-menopause memiliki risiko lebih tinggi terkena ISK karena rendahnya estrogen, prolaps panggul, diabetes, kehilangan Lactobacilli di flora vagina, dan peningkatan kolonisasi periurethral dari bakteri Escherichia coli. Ada beberapa alasan tingginya ISK di musim panas.

1.Dehidrasi

Dehidrasi sering terjadi selama musim panas dan merupakan penyebab paling umum untuk ISK selama musim ini. Orang yang lebih muda lebih mungkin mengalami dehidrasi karena mereka menghabiskan sebagian besar waktu di luar rumah.

Wanita memiliki uretra yang lebih pendek, itulah sebabnya bakteri mudah berpindah dari vagina dan dubur ke kandung kemih. Minum banyak cairan akan membantu menghilangkan bakteri dari kandung kemih. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine, wanita yang minum 1,5 liter air per hari dapat mengurangi risiko ISK menjadi setengahnya.

Para peneliti mengklaim bahwa minum banyak air meningkatkan tingkat bakteri yang dikeluarkan dari kandung kemih, dan juga menurunkan konsentrasi bakteri yang memasuki kandung kemih dari vagina. Ini mengurangi kemungkinan bakteri yang menempel pada sel-sel yang melapisi saluran kemih.

Catatan: Hindari minuman berkarbonasi, teh, dan kopi karena menyebabkan lebih banyak dehidrasi.

2.Bepergian dalam penerbangan

Saat bepergian dalam penerbangan, Anda cenderung tidak minum air dan mengonsumsi lebih banyak minuman berkarbonasi dan alkohol yang disajikan dalam penerbangan. Kedua minuman ini penuh gula yang meningkatkan keseimbangan pH saluran kemih Anda sehingga meningkatkan laju bakteri.

Selain itu, pesawat terbang menyebabkan dehidrasi tubuh, jadi pastikan untuk minum banyak air saat bepergian melalui udara.

3.Aktivitas seksual

Aktivitas seksual adalah faktor risiko lain untuk ISK di kalangan wanita, terutama wanita yang lebih muda. Menurut Yayasan Perawatan Urologi, lebih banyak aktivitas seksual cenderung terjadi di musim panas dan ini meningkatkan kemungkinan semakin banyak wanita tertular ISK. Jadi disarankan untuk buang air kecil setelah berhubungan seks untuk membantu menghilangkan bakteri.

4.Berenang

Kolam renang juga berperan dalam meningkatkan risiko infeksi ISK selama musim panas. Itu karena kolam renang menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang mungkin disebabkan oleh adanya urin dalam air, kadar klorin yang rendah dan orang-orang yang tidak mandi sebelum berenang, menurut Yayasan Perawatan Urologi.

Bakteri cenderung berkembang biak dengan cepat di tempat yang lembab dan basah. Jadi, ganti pakaian renang basah Anda dengan cepat.

Untuk mencegah ISK di musim panas, Anda bisa melakukan beberapa hal, seperti mengusap miss V dari depan ke belakang untuk mencegah bakteri masuk ke dalam vagina. Kemudian, buang air kecil setelah berhubungan seks akan menghilangkan bakteri.

Ganti baju renang Anda segera setelah Anda keluar dari kolam renang dan jaga tubuh Anda terhidrasi dengan minum air secara berkala. (***)

sumber: livestyle.sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Hampir setiap perempuan merasakan nyeri yang luar biasa ketika masa menstruasi.

Diantaranya bahkan harus benar-benar istirahat dan bahkan tak bisa melakukan kegiatan apapun saking nyerinya.

Meski tak terjadi pada semua perempuan, namun nyeri kala menstruasiyang dialami bahkan bisa sampai membuat lemas hingga pingsan.

Namun kita tak perlu khawatir lagi, cukup 5 menit aja ternyata kita bisa membuat ramuan untuk meredakan nyeri menstruasi lo.

Hampir 75 persen perempuan mengalami setidaknya satu gejala sindrom pramenstruasi (PMS) setiap bulan.

Gejala ini terjadi pada perempuan antara usia 20-an hingga pertengahan 40-an.

Faktor-faktor seperti pola makan yang buruk, stres, indeks massa tubuh yang tinggi, racun lingkungan dan faktor keturunan juga berkontribusi pada masalah ini.

Namun, yang paling umum dirasakan saat menstruasi adalah rasa nyeri.

Nyeri ini terkadang mengganggu aktivitas sehari-hari kita.

Tidak adanya obat yang pasti membuat kita bingung bagaiman cara mengatasi nyeri tersebut.

Namun, ternyata nyeri menstruasi dapat kita obati dengan menggunakan teh serai loh.

Cara membuatnya cukup mudah.

Kita hanya cukup menyiapkan serai kering, jahe, lemon, kayu manis, cengkeh, kapulaga, dan madu.

Cara membuat:

Panaskan 2 cangkir air dalam panci.

Tambahkan 2 sendok teh serai kering.

Parut sepotong jahe dan masukkan ke dalam air serai.

Tambahkan sepotong kayu manis kecil.

Tambahkan 2 cengkeh.

Campurkan 2 kapulaga dan tambahkan ke dalam larutan.

Biarkan mendidih selama beberapa menit.

Saring, tambahkan perasan air lemon.

Tambahkan satu sendok teh madu.

Teh serai siap redakan nyeri datang bulan kita.

Nah, mudah bukan?

Yuk coba khasiat tah serai untuk meredakan nyeri datang bulan agar kita tetap bisa beraktifitas meski di hari pertama menstruasi. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Telepon seluler atau ponsel sudah jadi salah satu barang wajib yang selalu dibawa ke berbagai tempat. Sayangnya, kebiasaan membawa telepon genggam yang berlebihan bisa membahayakan kesehatan Anda.

Menurut Devra Lee Davis, Direktur Environmental Studies and Toxicology di National Academy of Science Amerika Serikat, radiasi gawai dapat menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan. “Paparan radiasi ponsel terbukti memiliki keterkaitan dengan gangguan tidur, jumlah sperma yang rendah hingga tumor,” katanya seperti yang dilansir dari News Medical.

Aktif Kampanyekan Donor Darah Sewaktu Masih di TNI, Kini AHY Merasakan Manfaatnya saat Ibunda Derita Leukimia

Itu sebabnya, ada baiknya untuk meletakkan gawai di tempat yang benar. Berikut 3 tempat yang sebaiknya dihindari untuk meletakkan ponsel.

1.Bawah bantal

Ada banyak orang yang memiliki kebiasaan meletakkan ponsel di bawah bantal. Biasanya hal itu mereka lakukan supaya mereka bisa mendengar alarm di pagi hari. Namun ternyata, kebiasaan ini dapat memicu panas dan meningkatkan risiko kebakaran. Lebih dari itu, lampu LED pada ponsel juga dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Jadi, hindari menyimpan ponsel di bawah bantal.

2.Kamar mandi

Bagi Anda yang hobi membawa ponsel ke dalam kamar mandi saat buang air besar, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut mulai sekarang. Pasalnya, hal itu akan meningkatkan bakteri pada permukaan ponsel. Dan nantinya, bakteri itu akan hinggap di wajah atau tangan Anda ketika Anda sedang menggunakan ponsel tersebut kembali. “Jika kekebalan tubuh tidak baik, bakteri ini akan membahayakan seperti diare dan penyakit lainnya,” katanya.

3.Saku celana

Selain dua tempat di atas, sebaiknya Anda juga tidak menyimpan ponsel di saku celana. Lilly Friedman, MD, seorang ahli chiropractor dan terapis mengungkapkan bahwa radiasi ponsel yang disimpan di celana bisa meningkat hingga berkali lipat. Apalagi jika Anda menyimpannya dalam keadaan aktif. “Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini akan memicu pertumbuhan tumor serta menurunkan kesuburan pria,” katanya. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pittsburgh – Aroma lemon, vanilla, atau peppermint dapat menahan keinginan untuk merokok. Penelitian ini dilakukan oleh para ilmuwan di University of Pittsburgh ini mempelajari 232 perokok berusia antara 18 dan 55 tahun yang tidak berusaha menghentikan kebiasaan itu.

Peserta diminta untuk tidak merokok selama delapan jam sebelum percobaan. Merek kemudian diminta untuk memberi peringkat bau favorit merek.

Benarkah Aroma Menyenangkan Bantu Hentikan Kebiasaan Merokok?

Cokelat, vanilla, apel, lemon, dan peppermint adalah beberapa aroma yang digunakan dalam penelitian ini. Preferensi berperingkat tertinggi dari mereka digunakan dalam percobaan.

Sebagai bagian dari percobaan, peserta diminta memegang rokok yang menyala tetapi tidak merokok. Peneliti mengevaluasi intensitas keinginan mereka untuk merokok dalam skala satu hingga 100.

Kisah Mengharukan Dibalik Viralnya Video Bocah Pemulung yang Marah dan Menangis di Kelas

Setelah memadamkan rokok, para peserta kemudian mencium aroma yang paling menyenangkan, aroma tembakau atau wadah kosong, sebelum kembali menilai keinginan mereka untuk merokok. Seperti yang dilansir dari Malay Mail, Kamis, 18 April 2019, skor rata-rata keinginan setelah menyalakan rokok adalah sekitar 82 persen.

Namun, skor keinginan rata-rata turun 19 poin pada mereka yang mencium aroma yang menyenangkan, dibandingkan dengan 11,7 poin untuk mereka yang mencium tembakau atau 11,2 poin untuk mereka yang mencium wadah kosong.

Pesawat Ini Hendak Lepas Landas, Agar Selamat, Seorang Perempuan Lempar Mesin Pesawat dengan Koin, Ini yang Terjadi

“Menggunakan bau yang menyenangkan untuk mengganggu rutinitas merokok akan menawaran metode yang berbeda dan baru dan hasil kami sangat menjanjikan,” ujar penulis utama penelitian, Michael Sayette, PhD.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari empat juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit terkait tembakau, sama dengan satu kematian setiap delapan detik. Jika tren saat ini terus berlanjut, WHO memperkirakan kematian terkait tembakau tahunan dapat mencapai 10 juta pada 2030. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Manfaat temulawak untuk kesehatan memang sudah dikenal di Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu. Oleh karena itu tidak heran kalau temulawak sering dimanfaatkan dalam pengobatan herbal.

Mantan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Dr Roy Sparringa pernah menyebut kalau temulawak setidaknya dipakai untuk lebih dari 900 produk obat tradisional yang terdaftar. Hal ini membuat temulawak jadi salah satu tanaman herbal atau tanaman obat unggulan dari Indonesia.

Satu Orang Tewas Terjepit Setelah Pikap Muat Telur Tabrak Truk Parkir, Ini Kronologinya

Perbuatan Sadis Menantu Tega Membakar Mertuanya hingga Tewas Itu Diduga Ini Penyebabnya

Apa saja manfaat temulawak untuk kesehatan? Berikut rangkuman detikHealth dari berbagai sumber:

1 Penambah nafsu makan

Satu manfaat temulawak yang terkenal adalah ia bisa menambah nafsu makan. Hal ini membuat ramuan jamu temulawak sering dimanfaatkan orang tua untuk membuat anak-anaknya mau makan lebih lahap tidak pilih-pilih makanan.

Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU Dr. Soetomo, Surabaya, dr Arijanto Jonosewojo, SpPD, menjelaskan kandungan atsiri dalam temulawak yang berperan bisa meningkatkan nafsu makan.

2 Turunkan kolesterol jahat

Dijelaskan juga oleh dr Arijanto bahwa temulawak bisa membantu menurunkan kolesterol jahat bernama low density lipoprotein (LDL) berkat kandungan kurkuma. Seseorang bisa mendapatkan manfaat temulawak tersebut dengan cara tradisional yaitu mengonsumsi air rebusannya.

Cara terbaik untuk merebus temulawak menudur dr Arijanto dengan memakai panci dari tanah liat dan tidak ditutup.

“Kalau mau menurunkan LDL, panci sebaiknya dibuka karena temulawak itu kan mengandung minyak atsiri dan kurkuma. Kurkuma untuk menurunkan kolesterol dan atsiri penambah nafsu makan, kata dr Arijanto beberapa waktu lalu.

3 Lindungi hati

Temulawak dikenal sebagai salah satu ramuan herbal yang bermanfaat untuk para pasien yang harus mengonsumsi obat kolesterol jangka panjang. Alasannya karena menurut dr Arijanto temulawak dapat berfungsi sebagai hepatoprotektor yang melindungi hati akibat efek samping obat.

“Jadi hati bisa terlindungi dari efek samping simvastatin yang dikonsumsi dalam jangka panjang. Ini kan jadi bentuk gabungan terapi yang bermanfaat,” kata dr Arijanto

4 Atasi maag

Pakar temulawak dari Universitas Gajah Mada, Profesor Nyoman Kertia, MD, PhD, pernah menyebut kalau kurkuma dan minyak atsiri pada temulawak dapat membantu mengatasi penyakit seperti mag. Nilai plusnya adalah konsumsi temulawak relatif aman dari efek samping dibandingkan obat kimia.

“Ada riset tahun 1995 yang membuktikan ternyata kurkuminoid dan obat kimia sama-sama mampu mengobati. Tapi pada beberapa kasus, yang mengonsumsi obat kimia mendapat efek samping pusing, mual, hingga diare. Kalau kurkuma, memang tidak se-‘cespleng’ obat kimia, tetapi lama-lama sama menyembuhkan tetapi tanpa timbul efek samping,” papar Prof Kertia beberapa tahun lalu.

5 Menjaga kebugaran

Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengaku rajin minum jamu temulawak sebagai caranya untuk menjaga kebugaran di tengah kesibukan. Kebiasaan minum jamu temulawak tersebut dikatakan Menkes Nila sudah dilakukannya sejak lama dan hal ini ia terapkan juga untuk seluruh jajaran di Kementerian Kesehatan.

“Saya minum jamu juga kok. Jamu temulawak dalam bentuk kapsul, dua kapsul per hari setiap pagi dan sore hari,” tutur Menkes Nila. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Cokelat adalah makanan paling populer di kalangan anak kecil. Siapa sangka, ternyata cokelat memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh manusia lho, seperti mampu bantu turunkan berat badan hingga berikan tampilan kulit yang sehat.

Mengonsumsi cokelat dengan takaran yang cukup sembari memperhatikan waktu konsumsinya diyakini bisa memberi manfaat kesehatan yang lebih lagi. Dikutip dari Total Health Magazine, kandungan dari cokelat seperti antioksidan dan flavonoid bisa berikan perlindungan tubuh yang sehat saat mengonsumsinya di pagi hari.

Pada pagi hari, tubuh memerlukan keseimbangan produksi darah yang lebih dan cokelat tawarkan ragam manfaatnya. Ini alasan kenapa ada baiknya mengonsumsi cokelat di pagi hari.

Meningkatkan aliran darah

Cocoa memiliki sifat anti penyumbatan yang berfungsi sebagai pengencer darah yang bekerja menyerupai aspirin. Dr Fitzgerald dari Amerika mengatakan bahwa kandungan dari cokelat mampu meningkatkan aliran darah hingga sirkulasi darah. Lancarnya aliran darah maka akan membuat tubuh terasa lebih bugar.

Meningkatkan IQ dan metabolisme

Aliran darah yang menuju ke otak berikan kekuatan otak manusia lebih baik sehingga mampu melakukan hal-hal sekaligus atau multitasking. Flavanoid yang ada dalam cokelat berperan untuk mendukung sel dan metabolisme pada otak lewat antioksidan yang mendukung penyebabnya inflamasi (peradangan terhadap reaksi tubuh) hingga kerusakan tubuh lainnya.

Dengan mengonsumsinya di pagi hari, metabolisme tubuh akan jadi lebih lancar sepanjang hari. Jadi, tidak ada lagi rasa kembung yang akan mengganggu aktivitas kamu seharian.

Hindari risiko stroke

Lima tahun lalu sebuah studi di Swedia menemukan, wanita yang makan lebih dari 45 gram cokelat selama seminggu, menunjukkan 20 persen risiko stroke lebih rendah dibandingkan wanita yang konsumsi cokelat kurang dari 9 gram per harinya.

Tapi tetap terkontrol ya, jangan memakan cokelat dengan berlebihan dan sesuai takaran. Jika berlebihan, akan meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

Tingkatkan suasana hati

Rasa manis dari cokelat diyakini dapat menyenangkan orang yang mengonsumsinya hingga mengurangi rasa stres yang dialami. Mengonsumsi cokelat di pagi hari akan meringankan beban pikiran dan mengusir stres sehingga kamu lebih semangat jalani hari.

Tingkatkan kesehatan jantung

Konsumsi cokelat dengan takaran berimbang bisa menurunkan tekanan darah tinggi juga risiko penurunan kolesterol yang baik untuk kesehatan jantung kita. Terutama cokelat hitam yang miliki sifat inflamasi dalam memerangi penyakit jantung.

Mengenyangkan

Menurut Dr David Katz, pendiri Yale University’s Prevention Research Center, orang mengonsumsi cokelat sebagai makanan pada umumnya dan bukan dijadikan makanan ringan atau cemilan maka akan membantu tubuh berada pada kondisi kenyang.

Hal ini diperkuat oleh satu studi yang dilakukan University of Copenhagen bahwa cokelat bisa mengurangi keinginan seseorang untuk konsumsi makanan manis, asin, atau berlemak.

Dengan mengonsumsinya di pagi hari, cokelat memperkecil keinginan kamu untuk mengemil makanan manis atau tidak sehat pada siang atau sore hari. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tubuh dengan berat berlebih memang tak nyaman dan lebih berisiko mengalami obesitas. Namun ternyata ada kondisi berat badan berlebih yang tidak meningkatkan risiko mengalami diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan jantung dan pembuluh darah.

Menurut dokter ahli endokrinologi dr Dyah Purnamasari S, SpPD-KEMD dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), risiko lebih besar pada yang gendut dengan tumpukan lemak di pinggang. Tumpukan lemak visceral ini paling jahat dan mengakibatkan masalah serius misal perlemakan hati.

Ini Perintah Jokowi ke Kapolri Terkait Kasus Perundungan yang Menimpa Audrey

“Yang paling bahaya adalah lemak visceral yang mengakibatkan lingkar pinggang membesar.

Untuk lemak subkutan yang berada di bawah kulit cenderung lebih mudah dikendalikan,” kata dr Dyah dalam seminar tentang obesitas dan diabetes Info Sehat FKUI untuk Anda, Rabu, 10 April 2019.

Lemak subkutan banyak terdapat di bagian belakang lengan, paha, dan bokong yang mempengaruhi produksi estrogen pada laki-laki dan perempuan. Jenis lainnya adalah adalah lemak subkutan putih yang berfungsi menyimpan kalori dan memproduksi adipnektin, yautu hormon yang membantu kerja hati dan otot mengatur insulin.

Kendati tak semua tumpukan lemak berisiko menurunkan kesehatan, namun lebih baik jika berat badan tidak berlebih. Berat badan sesuai Indeks Massa Tubuh bisa diperoleh dengan penerapan pola hidup sehat yaitu tidak merokok, rajin olahraga, cukup makan buah dan sayur dengan nutrisi seimbang. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Selain dengan mengatur pola makan, menurunkan berat badan juga bisa dilakukan dengan olahraga. Seperti dilansir laman Star2, frekuensi, intensitas, jenis aktivitas, dan durasi akan memengaruhi berapa banyak kalori yang dibakar.

Konsep keseimbangan energi perlu diketahui semua orang yang ingin berdiet. Makan tiga potong pisang goreng? Asal tahu saja, perlu bersepeda selama dua jam untuk membakar kalorinya!

Anak Mengumpat ‘Ndasmu!’, dan Berkata Kasar Lainnya Adalah hasil Meniru, Sikapi dengan Cara Ini

Nah, sebaiknya berhati-hatilah dalam menyeimbangkan asupan energi dengan pengeluaran energi. Buatlah jadwal untuk berolahraga dan temukan kegiatan yang sesuai dengan gaya hidup Anda.

Mulailah dengan langkah kecil dan secara bertahap tingkatkan intensitas latihan menjadi 60 sampai 90 menit per hari. Anda dapat memilih untuk latihan dalam ruangan (misalnya aerobik atau yoga) atau berolahraga (misalnya futsal, berenang, dan lainnya) dengan keluarga atau teman.

Harga Tiket Pesawat Masih Selangit, Ini Kata Menteri Perhubungan

Ingin membakar tambahan 250 kkal atau lebih? Cobalah jalan cepat selama satu jam. Berjalan adalah cara sederhana namun luar biasa untuk meningkatkan tingkat aktivitas fisik Anda.

Untuk mencapai 10 ribu langkah setiap hari, lacak kemajuan Anda dengan pedometer. Jika Anda secara konsisten gagal mencapai target ini, usahakan ekstra dengan berjalan kaki setiap hari.

Berenang selama 1 jam 15 menit bisa membakar 530 kkal. Jogging selama 1 jam 15 menit (440 kkal), bersepeda selama 2 jam (390 kkal), bermain bulu tangkis selama 1 jam (320 kkal), jalan cepat selama 1 jam dan 15 menit (300 kkal), menari selama 45 menit (260 kkal), dan menyapu lantai selama 30 menit (70 kkal).

Manfaat kesehatan jangka panjang

Mengikuti diet sehat dan rendah kalori yang dikombinasikan dengan olahraga, kemungkinan akan memastikan bahwa berat badan Anda turun. Ingatlah untuk tidak menyerah terlalu dini.

Jika Anda kembali ke kebiasaan makan lama atau kembali ke gaya hidup yang menetap, ini akan menyebabkan Anda mendapatkan kembali berat yang hilang. Upaya sadar diperlukan untuk mencapai berat badan yang sehat untuk manfaat kesehatan jangka panjang.

Mungkin sulit pada awalnya, tapi begitu memiliki kebiasaan makan sehat dan hidup aktif, Anda akan merasakannya sangat bermanfaat. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nurhidayati Khusnul, penderita obesitas berbobot 200 kg asal Lamongan diberitakan telah meninggal dunia dua pekan lalu. Sebelumnya pasien obesitas asal Karawang juga telah meninggal dunia.

Penderita obesitas ekstrem lainnya yang menghebohkan pemberitaan, hingga kini masih berjuang untuk menurukan berat badan agar mampu memperbaiki kualitas hidupnya. Bagaimana tidak, dengan bobot yang sangat berat, mereka tidak dapat melakukan aktivitas apapun. Bahkan berdiri pun tak sanggup karena kaki tak mampu menyangga berat tubuhnya.

Kajian Global Burden of Diseases yang dipublikasikan dalam jurnal Lancet menempatkan Indonesia di posisi 10 pada daftar negara dengan tingkat obesitas tertinggi di dunia. Para ilmuwan mengatakan masalah obesitas dipicu oleh perubahan dalam sistem pangan global yang memproduksi lebih banyak bahan makanan olahan dan lebih terjangkau harganya.

Caleg Perempuan Hadapi Tantangan Lebih Berat di Pemilu 2019, Ini Himbauan Ketua Konstitusi dan Demokrasi Veri Junaidi

Dan oleh ekonomi pasar memicu konsumerisme atau konsumsi berlebihan. Kenaikan konsumsi makanan juga seringkali disertai dengan meningkatnya gaya hidup lebih banyak duduk dan kurang berolahraga.

Memerangi obesitas diawali dengan pembenahan mindset untuk butuh pola hidup sehat. Karena selain nikmat iman, hal lain yang harus disyukuri adalah nikmat sehat.

Fakta-fakta Perempuan Tewas Kecelakaan dengan Kepala Putus dan Hancur, Ini Kata Polisi

Dengan tubuh yang sehat maka ibadah dan aktivitas lainnya akan optimal. Salah satu yang mempengaruhi pola hidup sehat adalah pola makan. Harus dipahami bahwa makan adalah kebutuhan, bukan keinginan. Butuh makan itu secukupnya. Sepertiga untuk makan, sepertiga untuk air, sepertiga untuk udara. Yang tidak ada habisnya itu keinginan. Bahkan bisa jadi korban iklan atau nafsu ingin makan semua yang lalu lalang.

Perkara makan juga bukan sekedar halal, tapi harus baik (tidak membahayakan tubuh). Trend peningkatan konsumsi makanan cepat saji/berpengawet dikarenakan dirasa lebih praktis dan murah.

Benar saja, disaat harga komoditas bumbu dasar seperti bawang putih misalnya, yang sedang meroket, bagaimana menjaga citarasa makanan agar tetap lezat tanpa pengeluaran lebih banyak dan tetap memikat, pakai saja penyedap lebih banyak.

Tak Disangka Pasutri Ini Habiskan Biaya Puluhan Juta Setelah Anjingnya Telan Sekantung Heroin, Kok Bisa?

Pola hidup sehat juga dipengaruhi oleh aktivitas fisik. Kecanduan game, malas beraktivitas, disinyalir kuat menjadikan lemak-lemak mudah menumpuk. Miris ketika negara malah menjadikan nge-game sebagai e-sport yang dilombakan.

Memerangi obesitas hingga tuntas kiranya butuh peran individu rakyat hingga negara untuk mewujudkan sebuah sistem yang menjamin kesehatan mulai dari ranah preventif dengan optimal. Agar kesehatan tak dijadikan komoditas karena ada bisnis menggiurkan di ranah kuratif.

Berkacalah dari kebijakan Khalifah Umar bin Khattab yang dalam sebuah riwayat dikisahkan beliau memberikan bantuan kepada para ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka hingga melahirkan dan menyapih anaknya. Mengapa? Karena masyarakat yang sehat jiwa dan akalnya adalah aset untuk membangun peradaban terbaik.

Pemimpin yang memandang bahwa politik adalah aktivitas melayani semua urusan masyarakat, bukan untuk berebut kekuasaan, tentu akan mewujudkan sistem yang mendukung terwujudnya masyarakat sehat lahir dan batin. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Gangguan pembekuan darah atau hemofilia menyebabkan penderitanya mengalami pendarahan yang sulit dihentikan saat terluka. Karenanya, penderita harus berhati-hati agar tidak mudah terluka atau terbentur.

Kelainan genetika ini tergolong langka. Tapi sebenarnya bisa dideteksi sejak dini, seperti pendarahan yang tak berhenti saat pemotongan tali pusar, mudah lebam saat mulai belajar merangkak, atau pendarahan di bagian bokong saat anak mulai belajar duduk.

Meski mudah dideteksi, tak banyak orang yang langsung menyadarinya. Di Indonesia, kelainan ini baru diketahui pada 1965. Sementara pendataan pasien hemofilia kali pertama dilakukan di Tanah Air pada 1998.

Misteri Sosok Menteri, Benarkah Vanessa Angel Lebih Memilih Ini Daripada “Mimican” Dalam Melayani Kliennya?

Sejak itu, penelitian dan penanganan hemofilia dikembangkan. Kesadaran tentang hemofilia pun terus ditingkatkan. Salah satunya dengan peringatan Hari Hemofilia Sedunia yang diperingati setiap 17 April.

Tapi, kini pendataan pasien akan semakin mudah. Menyambut Hari Hemofilia Sedunia, Himpunan Masyarakat Hemofilia Indonesia (HMHI) merilis aplikasi Android Hemofilia Indonesia yang bertujuan memudahkan pencatatan pasien hemofilia atau gangguan penggumpalan darah lain dalam sistem registrasi nasional.

Aplikasi ini dilengkapi fitur data diri pasien, data keluarga, data medis, catatan perdarahan, forum, dan pengumuman. Hanya dengan mengisi aplikasi dan mengirim data, pasien otomatis terdaftar dalam sistem registrasi nasional.

Ketua HMHI, Prof dr. Djajadiman Gatot, Sp.A, menjelaskan, hingga saat ini, penderita hemofilia hanya tercatat sebanyak 2.092 orang. Padahal menurut statistik, setidaknya ada 20 hingga 25 ribu penderita hemofilia di Indonesia. “Artinya hanya 10 persen yang terdeteksi. Saya membayangkan ini seperti fenomena gunung es, yang tampak lebih sedikit dari fakta sebenarnya,” kata dia saat peluncuran aplikasi Hemofilia Indonesia di Hotel Borobudur Jakarta, pekan ini.

Wakil Ketua HMHI, Dr. dr. Novie Amelia Chozie, Sp.A, menduga rendahnya tingkat identifikasi pasien hemofilia dipicu banyak faktor. Salah satunya, mitos yang beredar di masyarakat yang membuat penderita menyembunyikan kondisi mereka. Mitos itu antara lain kelainan ini merupakan kutukan atau santet.

Padahal, penanganan hemofilia bisa dilakukan dengan pemberian faktor penggumpal darah, yakni faktor VIII untuk hemofilia A dan faktor IX untuk hemofilia B. Pesatnya perkembangan dunia medis memungkinkan pemberian faktor secara langsung lewat penyuntikan pembuluh balik tanpa transfusi darah dalam jumlah banyak,” imbuhnya. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menghirup teh manis panas di pagi hari memang merupakan salah satu hal yang menyenangkan. Namun penelitian terbaru menyebut bahwa kebiasaan meminum teh terutama dalam kondisi panas juga dapat membahayakan.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa risiko tumbuhnya kanker kerongkongan diketahui lebih tinggi pada orang yang senang mengonsumsi teh panas. Seseorang yang suka minum teh panas dengan suhu di atas 60 derajat celcius memiliki peningkatan risiko kanker hingga 90 persen dibanding mereka yang lebih sedikit minum teh dan lebih suka minuman dalam kondisi lebih dingin.

Disebut Banyak Jin dan Genderuwo di Hotel Borobudur, Ini Kata Manajemen

Hasil temuan ini didapat dari data 50.000 orang dengan usia antara 40 hingga 75 tahun pada provinsi Golestan, Iran. Peneliti mengikuti dan memonitor kesehatan partisipan penelitian selama 10 tahun.

Antara tahun 2004 hingga 2017 diketahui bahwa lebih dari 300 orang memiliki kanker kerongkongan. Tim peneliti mengungkap bahwa hal ini dapat muncul karena dipengaruhi temperatur teh.

“Banyak orang yang menikmati minum teh, kopi, atau minuman panas lainnya. Namun, berdasar temuan kami, meminum teh yang sangat panas dapat meningkatkan risiko kanker kerongkongan, sehingga lebih baik menunggu suhunya menurun dulu sebelum diminum,” ungkap Farhad Islami, peneliti dari temuan tersebut.

Penelitian ini dipublikasikan di International Journal of Cancer dan mendukung penelitian yang dilakukan sebelumnya mengenai hubungan antara teh yang sangat panas dengan kanker kerongkongan. Namun penelitian ini secara lebih khusus menyebut temperatur suhu yang membahayakan.

Kanker kerongkongan sendiri disebut dapat muncul karena cedera berulang pada bagian kerongkongan yang disebabkan karena merokok, mengonsumsi alkohol, serta refluks asam. Hasil penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa minuman panas juga bisa jadi penyebab munculnya kanker. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Banyak anak-anak balita yang merengek saat makan karena memilih untuk minum susu.

DR. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Dokter Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Anak RSCM menyebutkan jika ditemui anak seperti itu harus segera dicari tahu penyebab kenapa tidak mau makan.

Damayanti pun mengingatkan kepada orangtua kalau susu menjadi makanan utama bagi anak hanya sampai si kecil berusia dua tahun.

Warga dan TNI Saling Memijit Menjadi Tradisi di Lokasi TMMD

Setelah berusia dua tahun, Damayanti menekankan kalau susu hanya merupakan makanan pendamping.

“Kalau lapar itu makan bukan susu. Susu mah bayi aja sampai umur dua tahun setelah itu susu hanya melengkapi makanan,” ungkap Damayanti saat ditemui di RSCM, Jakarta Pusat beberapa hari lalu.

Dokter spesialis anak itu juga mengingatkan orangtua agar tidak memberikan susu kental manis kepada anak.

“Emosi” Merugikan Siapapun, Ini Tips Mengendalikannya

Walapun harganya lebih murah dibandingkan susu bubuk, namun kandungannya tidak baik bagi tubuh karena 60 persen mengandung gula.

“Susu kental manis bukan untuk makanan bayi tapi makanan es teler, jadi bukan untuk makanan bayi karena gulanya tinggi sekali 60 persen,” papar Damayanti.

Kemudian munculnya produk-produk yang menyerupai susu seperti creamer juga dihimbau tidak diberikan pada anak.

“Sekarang ada jual creamer yang buat campuran teh kopi itu, waj lebih gawat lagi ibunya gak tahu kalau itu beda sama susu,” pungkas Damayanti.(***)

sumber: tribunnews.com

TIPS SEHAT

Senin | 04 Maret 2019

Tips Atasi Sakit Kepala Tanpa Minum Obat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sakit kepala adalah satu di antara banyak bentuk umum dari nyeri kronis kedua setelah sakit punggung.

Siapa pun yang menderita sakit kepala hebat terutama migrain pasti akan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ketika sakit kepala menyerang, kamu bisa melakukan berbagai cara agar sakit kepala hilang daripada hanya tidur dan menunggu sakit kepala hilang dengan sendirinya.

“Kuburan” Jadi Saksi Bisu Aksi Bejad Bapak Cabuli Anak Kandungnya

Jack M Rozental MD PhD, seorang spesialis migrain di Northwestern Memorial Hospital di Chicago mengatakan, semua penghilang rasa sakit bebas resep dapat mengobati menghilangkan sakit kepala.

Namun jika sering sakit kepala dan sering pula mengonsumsi obat, tubuh akan menjadi kebal terhadap obat tersebut.

Peramal Denny Darko Meramal Luna Maya Dekat dengan Pria Mirip Reino Barack, Siapakah Dia?

Beruntungnya, banyak cara untuk menghilangkan sakit kepala dengan tanpa menggunakan obat.

Berikut beberapa cara menghilangkan sakit kepala tanpa meminum obat.

  1. Tutup mata dan istirahat

Ini adalah perawatan sakit kepala yang efektif untuk sakit kepala migrain dan dapat membantu meredakan sakit kepala tengang.

Duduklah di ruangan yang sunyi dan gelap dengan mata tertutup dan rileks sebentar.

  1. Pijat leher dan pelipis

Memijat leher dan pelipis dapat meningkatkan aliran darah dan meredakan sakit kepala karena tegang.

  1. Hangatkan Leher

Coba letakkan air hangat atau handuk yang telah dicelupkan ke air hangar di sekitar leher dan pangkal kepala untuk meredakan sakit kepala tegang.

Jika tidak kunjung hilang, kamu dapat mengunakan kompres es atau air dingin untuk melihat apakah itu membantu mengurangi sakit kepala.

  1. Rileks

Bersantailah sejenak jika kamu sedang mengalami sakit kepala, tarik napas dalam-dalam dan hembuskan perlahan.

Relaksasi dalam bentuk apapun dapat membantu meredakan sakit kepala.

  1. Minimalkan Stres

Jika kamu memiliki sakit kepala yang buruk, cobalah untuk menjauhkan diri dari stres.

Hindari lingkungan yang bising, tinggalkan pekerjaan dan sedikit lebih awal jika kamu bisa menyelesaikannya lebih awal.

Banyak cara untuk menghindari stres.

  1. Perhatikan makanan dan minuman

Apa yang kamu masukkan ke dalam tubuh dapat berdampak pada sakit kepala.

Rozental menyarankan untuk membatasi kafein dan alkohol serta rokok.

Dia juga mengatakan makan teratur itu penting, terutama bagi orang yang sakit kepala karena gula darah rendah. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Serangan stroke yang bersifat mendadak sebetulnya bisa terjadi di mana saja, termasuk kamar mandi. Kondisi ini ternyata tak lepas dari aktivitas ngeden yang dilakukan saat Buang Air Besar (BAB) atau Buang Air Kecil (BAK).

“Ada 2 proses yang bisa saja terjadi hingga menyebabkan serangan stroke terjadi di kamar mandi. Pada saat mengejan mungkin terjadi peningkatan tekanan darah hingga akhirnya terjadi stroke.

Syahrini Menikah Hari Ini,Foto Akrab Syahrini dan Luna Maya Pun Bermunculan

Proses lain adalah henti napas sesaat hingga terjadi turbulen aliran darah di otak, yang mengakibatkan munculnya sumbatan,” kata dokter ahli saraf dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON) dr Indah Aprianti Putri SpS(K) Jumat, 1 Maret 2019.

Penganan stroke sangat bergantung pada kecepatan pasien mengakses rumah sakit, serta ketepatan jenis terapi yang diberikan. Dengan kondisi ini, Indah kembali mengingatkan gejala FAST yang menandai serangan stroke. FAST adalah akronim dari face dropping, arm weakness, speech difficulties, dan time untuk segera memanggil bantuan.

“Intinya jika menemui kondisi pasien wajahnya tidak simetris, bicara pelo, atau ada situasi yang sedikit berbeda sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit. Makin cepat mendapat layanan kesehatan, peluang pasien sembuh makin besar,” ujar dr Indah.

Stroke saat ini menjadi salah satu penyakit yang paling banyak dialami masyarakat Indonesia. Serangan terjadi akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah menuju otak ini, berisiko menimbulkan kecacatan pada pasien. Beberapa faktor risiko stroke adalah tekanan darah tinggi, peningkatan kadar kolesterol, dan diabetes. (***)

sumber: detik.com

TIPS SEHAT

Senin | 25 Februari 2019

Ini Dampak Positif Kurangi Mengkonsumsi Kalori

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mengurangi konsumsi kalori ternyata tak hanya membawa dampak positif dalam menurunkan berat badan saja. Ternyata secara mengejutkan mengurangi asupan kalori sehari-hari dapat menimbulkan efek positif pada banyak hal dalam kehidupanmu termasuk pada seks.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa terdapat pengaruh antara mengurangi asupan kalori dengan aspek kehidupan seksualmu. Penelitian ini coba melihat apakah pembatasan kalori dapat berefek pada sejumlah aspek kehidupan seperti mood, tidur, dan seks.

Dandim Tekankan Pembukaan TMMD Maksimal Meriah

Sebelumnya, kelompok peneliti yang sama telah menemukan bahwa pada orang-orang yang kelebihan berat badan tak berlebih, membatasi kalori hingga 25 persen selama dua tahun dapat meningkatkan tekanan darah dan kolesterol yang terbakar. Sebagai hasil, berat badan juga berkurang serta risiko penyakit jantung juga menurun.

Pada penelitian kedua, hasil positif juga dicatat dari perilaku membatasi jumlah kalori ini. Selama penelitian ini, diketahui juga bahwa orang-orang yang mengonsumsi kalori lebih sedikit hingga 25 persen, rata-rata berat badannya turun 6,8 kilogram.

Polisi yang Terlibat Pensuksesan TMMD Sejak Awal

Hal lain yang patut dicatat adalah mood yang mereka miliki juga lebih membaik, selain itu mereka merasa lebih bertenaga, tekanan lebih rendah, serta kesehatan yang lebih baik. Mereka juga menunjukkan kehidupan seks yang lebih baik, hubungan yang lebih baik, serta kualitas tidur yang meningkat.

Sebagai catatan penting, pengurangan kalori pada penelitian ini dilakukan tanpa membuang nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Setiap kalori yang dikonsumsi sudah diperhitungkan secara baik.

Menilai asupan kalori ini tentu sangat penting terutama jika kamu sudah memiliki berat badan ideal tanpa lemak berlebih. Hal ini membuat kamu harus tetap mengonsumsi berbagai sumber nutrisi penting sebelum benar-benar membatasi asupan kalori ini. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mau ngemil tapi takut perut buncit? Itu jadi dilema semua orang. Tapi, aktor Arifin Putra bisa mengatasinya. Selain berolahraga, ia memilih beberapa camilan yang dapat menghindari perut buncit. Apa saja?

Cokelat pekat

Peraturan nomor satu yang harus Anda patuhi untuk mengikis perut buncit, mengurangi konsumsi gorengan. “Tubuh manusia butuh lemak dan protein. Tapi, kan enggak harus dari daging dan gorengan.

Ngemil boleh, tapi jangan sembarang makanan dilahap. Saya menyarankan cokelat pekat untuk camilan. Rasanya tidak semanis cokelat pada umumnya, tapi lebih sehat,” kata Arifin Putra saat berkunjung ke kantor Bintang di Jakarta, pekan lalu.

Berondong atau jagung rebus

Sesekali mengonsumsi pop corn alias berondong boleh, asal tidak pakai saus margarin atau karamel. Ingat, Anda harus mengurangi gula.

Karamel kalorinya lumayan tinggi. Jadi saya tidak merekomendasikan berondong berlapis saus mentega atau karamel. Kalau tidak suka berondong, makan saja jagung rebus yang manisnya alami. Daripada gorengan, lebih baik Anda memperbanyak makanan yang direbus atau dibakar,” ia menyambung.

Kopi pahit

Sejumlah selebriti diketahui mengunakan kopi pahit untuk diet. Salah satunya, Randy Pangalila yang kini berperut six-pack. Kopi pahit berfungsi membakar lemak, menekan nafsu makan, dan meningkatkan laju metabolisme tubuh. Ini dibenarkan Arifin. Lawan main Acha Septriasa di film Sabtu Bersama Bapak itu menyebut kopi pahit tanpa gula cocok untuk mereka yang sedang memerangi

Avokad

Kangen makanan manis? Liriklah buah. Khususnya avokad atau alpukat. Selain tinggi gula, buah ini kaya lemak tidak jenuh.

Setahu saya avokad kaya lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang justru bagus untuk kesehatan.

Daripada keranjingan roti isi, lebih baik makan avokad. Roti menyimpan karbohidrat simpel.

Saat menyantapnya, Anda cepat kenyang tapi cepat lapar juga. Alhasil Anda makan banyak dalam sehari,” Arifin mengingatkan. Sejumlah penelitian menyebut, avokad mengandung asam oleat yang menunjang kesehatan jantung. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Spanyol – Seorang siswi asal Inggris meninggal dunia usai memakan es krim saat berlibur bersama keluarga di Costa del Sol, Spanyol. Bocah berusia 9 tahun tersebut dipercayai mengalami syok anafilaktik setelah terserang alergi parah sebagai reaksi dari es krim.

Bocah yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung dibawa ke rumah sakit terdekat saat kondisinya kritis. Melihat kondisinya, dilaporkan ada kemungkinan bocah tersebut alergi susu dan kacang-kacangan sehingga menimbulkan reaksi alergi tersebut.

“Emosi” Merugikan Siapapun, Ini Tips Mengendalikannya

“Dia masuk ke rumah sakit di Sabtu malam karena syok anafilaktik. Dia sudah disadarkan lalu dipindahkan ke Materno Infantil Hospital di Malaga,” kata seorang petugas di rumah sakit tersebut, dikutip dari Metro.co.uk.

Karena kondisinya memburuk, ia dipindahkan ke rumah sakit di kota Malaga di hari yang sama sekitar tengah malam. Namun sayang, ia menghembuskan napas terakhirnya.

Syok anafilaktik merupakan suatu reaksi alergi yang dapat menyebabkan kehilangan kesadaran atau bahkan kematian, maka harus segera dibawa ke rumah sakit atau bagian gawat darurat. Kondisi ini terjadi apabila pasien alergi terhadap makanan, obat-obatan, ataupun serangga.

Autopsi telah dilakukan namun hasilnya belum ditampilkan ke publik. Tes-tes lebih jauh akan dilakukan oleh Institute of Toxicology di kota Seville untuk mengkonfirmasi apakah kematian bocah tersebut terkait dengan reaksi alergi pada makanan tersebut. (***)

sumber: detik.com

MEDIS

Rabu | 20 Februari 2019

Atasi Nyeri Leher dengan Tindakan Medis Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nyeri leher adalah salah satu dari jenis nyeri tulang punggung yang paling mengganggu dan bisa membatasi mobilitas pengidapnya. Banyak penyebab nyeri leher, salah satunya karena servikal Herniated Nucleus Pulposus (HNP) atau saraf terjepit di area leher (servikal).

Pendiri Lamina Pain and Spine Center Mahdian Nur Nasution menjelaskan HNP bisa terjadi di seluruh bagian tulang belakang, mulai dari lumbar (punggung bawah), thorakal hingga di servikal (tulang leher). Di tujuh ruas tulang leher inilah seringkali penanganan HNP jadi lebih menantang karena lebih rapatnya posisi antar-ruas tulang belakang.

Senang Bisa Akrab dengan TNI di Lokasi TMMD

HNP adalah kondisi dimana isi diskus atau bantalan antar-ruas tulang belakang bocor sehingga menekan saraf. Diskus di tulang belakang terdiri dari dua bagian, yaitu annulus fibrosus yang merupakan bagian luar yang keras dan nucleus pulposus bagian dalam bantalan sendi seperti jeli dikenal juga sebagai mucoprotein gel dengan komposisi utama berupa air, kolagen, dan proteoglikan.

Diskus berperan sebagai penyerap kejutan atau shock absorber. Bersama dengan dua sendi kecil di belakang leher, diskus akan membantu manusia menggerakan lehernya. Bagian dalam inilah yang oleh satu atau berbagai sebab lain mengalami kebocoran.

Demi Kelancaran Pekerjaan, Fisik Plat Beton TMMD Terus Dikebut

Mengatasi HNP

Diagnosis HNP servikal ditegakkan dengan pemeriksaan fisik, neurologis, radiologis seperti CT-scan dan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Sebelum tindakan biasanya pasien akan diarahkan dulu untuk pengobatan dengan obat-obatan seperti nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAID), steroid dan tirah baring (bed rest).

Karena sulitnya menjangkau dan menangani herniasi disk servikal ini, selama bertahun-tahun para ahli medis mencoba menemukan berbagai teknologi untuk penanganan kasus ini. Secara historis berbagai pembedahan untuk menangani tulang leher dianggap berisiko tinggi dan biasanya membuat pasien harus dirawat berhari-hari.

TNI dan Warga Bersatu Selalu Kerja, Kerja dan Kerja

Dalam dua dekade terakhir, teknologi penanganan HNP sevikal terus berkembang. Setelah teknik bedah terbuka tak lagi populer karena berbagai risikonya, muncul teknologi lain, yakni Anterior Cervical Discectomy and Fusion (ACDF) yang sampai saat ini masih dilakukan dokter di banyak belahan dunia termasuk Indonesia. Sayangnya teknik ini memiliki beberapa komplikasi yang dapat terjadi, seperti disfagia, hematoma, unilateral recurrent laryngeal nerve (RLN) palsy, kebocoran cairan serebrospinal (CSF), kebocoran esophagus, perburukan gejala radiculopathy, kegagalan pemasangan implant dan lain sebagainya.

ACDF dilakukan dengan membuat sayatan di tenggorokan untuk mencapai dan mengeluarkan diskus. Cangkok dimasukkan untuk menyatukan tulang-tulang di atas dan di bawah diskus.

“Teknik ini dapat menjadi pilihan jika terapi fisik atau obat-obatan gagal untuk meredakan nyeri pada lengan yang disebabkan oleh terjepitnya saraf tulang leher,” katanya di sela Edukasi Media yang diselenggarakan Lamina Pain and Spine Center di Jakarta, Selasa, 19 Februari 2019. (***)

sumber: republika.co.id

TIPS SEHAT

Selasa | 19 Februari 2019

Tips, Jangan Simpan Makanan Ini di Freezer

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kompartemen bersuhu sangat rendah di lemari es yang biasa disebut freezer memiliki berbagai fungsi. Selain membekukan air menjadi es batu, freezer juga sering dijadikan tempat menyimpan sejumlah makanan seperti daging dan ikan.

Namun, pembekuan tidak selalu menjadi solusi tepat untuk menjaga bahan makanan tahan lama. Ada sejumlah makanan yang tidak boleh disimpan di freezer karena kualitasnya bisa rusak, seperti diulas laman Indian Express berikut.

Telur

Menyimpan butiran telur utuh yang belum dimasak dalam freezer adalah kesalahan besar karena berpotensi pecah saat beku. Cara terbaik menyimpan telur adalah meletakkannya di wadah dengan suhu ruangan dan mengonsumsinya sebelum mencapai tanggal kedaluwarsa.

Selada

Kelezatan selada terletak pada kerenyahan daunnya saat dikonsumsi dalam kondisi segar. Menyimpan selada di freezer justru menurunkan kualitasnya karena sayuran berdaun hijau ini menjadi layu dan sama sekali tidak renyah saat dimakan.

Mayones

Jangan sekali-kali meletakkan wadah penyimpan mayones dalam freezer karena akan mengubah teksturnya. Hal itu bukan ide bagus karena mayones akan menjadi sangat menggumpal dan tidak bisa dioleskan atau dituangkan dengan mudah.

Nasi

Sebagian orang punya kebiasaan menyimpan sisa makanan dalam freezer dengan harapan bisa dihangatkan untuk dimakan lagi. Namun, jangan lakukan ini pada nasi karena freezer membuat teksturnya berubah kering dan rasanya kurang sedap.

Pasta

Hal sama pada nasi juga berlaku untuk pasta. Jangan begitu saja percaya pada promosi merek yang menyarankan pembekuan untuk dipanaskan kemudian. Memasukkan pasta ke dalam freezer malah membuatnya menjadi gumpalan basah.

Rempah-rempah

Rempah-rempah akan lengket setiap kali dibekukan. Cara mengatasinya, tuangkan minyak zaitun atau minyak wijen dalam baki, lalu letakkan rempah-rempah di dalamnya. Saat rempah akan digunakan, panaskan dahulu minyak yang sudah membeku tersebut. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Bagi sebagian besar orang, sulit rasanya menurunkan berat badan demi mencapai bentuk tubuh yang ideal.

Baik itu masalah dari dalam tubuh, atau kebiasaan yang tidak sehat.

Seperti tidur tidak teratur, ketidakseimbangan hormon, stres, metabolisme lambat, gemar makan makanan tak sehat atau makan camilan manis.

Anda perlu mengatur pola makan, dan imbangi dengan olahraga rutin agar bisa membakar lemak lebih optimal.

Selain perlu olahraga, ada beberapa makanan yang efektif membantu proses dalam menurunkan berat badan.

Berikut ini cara menurunkan berat badan dan tetap bugar dengan cara sederhana dan cepat.

1.Madu dan jeruk nipis

Mengkonsumsi madu dengan jeruk nipis direkomendasikan untuk menurunkan berat badan.

Madu dengan lemon dan air hangat adalah cara yang baik memulai hari.

2.Teh hijau

Teh hijau adalah cara lain untuk mengurangi berat badan.

Teh hijau diketahui mengandung antioksidan kuat bernama epigallocatechin gallate (ECG).

Antioksidan ini diketahui merangsang proses pembakaran lemak dalam tubuh, seperti yang ditemukan oleh peneliti Kao, Hiipakka, dan Liao dari University of Chicago, AS.

Jadi, sangat disarankan untuk dimasukkan dalam program penurunan berat badan.

3.Beralih dari gula ke madu

Menambahkan gula ke jus buah, kopi, dan teh akan meningkatkan konsumsi kalori seperti yang dipelajari oleh Malik et al, 2006 dari Harvard School of Public Health.

Ketimbang pakai gula, disarankan untuk beralih ke madu.

Madu mengandung fruktosa dan glukosa dalam proporsi yang hampir sama dan tidak menambah terlalu banyak kalori pada tubuh.

4.Jamur

Jamur sering dijadikan pengganti daging karena bisa mengisi peran serupa dalam menu makanan.

Mereka sebenarnya merupakan alternatif rendah kalori dan rendah lemak.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengganti daging dengan jamur seminggu sekali menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat.

5.Yogurt

Mikro-flora usus sehat yang termasuk dalam bentuk yogurt yang sehat membantu mengoptimalkan penyerapan nutrisi, mengurangi asupan lemak, dan mempercepat pencernaan.

Ini juga membantu Anda merasa kenyang tanpa meningkatkan asupan kalori.

6.Minyak zaitun

Jenis lemak dalam minyak zaitun, terutama asam oleat, memicu perasaan kenyang dalam tubuh, sehingga mengurangi kemungkinan makan berlebihan.

Selain itu, kandungan omega-3 dalam minyak zaitun akan membantu meningkatkan energi dan menghilangkan kolesterol jahat dari sistem.

7.Kubis

Kubis dianggap sebagai salah satu sayuran minim kalori.

Kubis dapat ditambahkan ke jus dan salad sayuran untuk menurunkan berat badan secara efektif.

Nah, itu dia beberapa makanan yang membantu menurunkan berat badan secara efektif. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Berapa usiamu? 20 tahun? 30 tahun? atau 40 tahun? Semakin bertambah usia pasti semakin besar tanggung jawab dan tekanan yang dirasakan di dalam hidup. Dengan begitu, semakin rentan juga kita untuk merasa stres dan depresi.

Hati-hati lho, depresi bisa mempercepat penuaan otak kita. Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ilmuwan di Universitas Yale telah memindai otak orang-orang yang depresi pada usia 40-50 tahun. Pemindaian itu menunjukkan adanya kerapatan sinaptik atau jumlah koneksi di otak.

Serempetan Motor Itu Berakhir dengan Penusukan yang Menewaskan Pebalap Nasional M Zaky, Ini Kronologinya

Dikutip dari Daily Mail, sinaptik adalah koneksi antar neuron yang memungkinkan informasi untuk melintas di wilayah otak. Ada sekitar 100 miliar neuron di otak yang masing-masing terhubung hingga sebanyak 10.000 koneksi.

Penulis utama Dr Irina Esterlis mengatakan bahwa pemindaian dengan PET menunjukkan bahwa kerapatan sinaptik 2-3 persen lebih rendah pada orang depresi kronis. Dan ini membuat usia otak menjadi lebih tua 10 tahun dari usia sebenarnya.

Innalillahi Longsor Itu Menewaskan Satu Keluarga Berikut Rumahnya

Parahnya lagi, depresi juga bisa memicu kehilangan memori lebih awal, kabut otak, bicara yang melambat, dan bahkan lebih awal berisiko terkena penyakit yang berkaitan dengan usia seperti Alzheimer.

“Orang depresi bisa berpotensi buruk, dan kita bisa melihat individu itu memiliki kerapatan di hippocampus yang mungkin akan menderita Alzheimer,” ujar Esterlis. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pada umumnya, lelaki terbiasa dengan buang air kecil secara berdiri. Perlu diketahui, ternyata duduk saat buang air kecil dapat membantu meringankan gejala-gejala prostat dan membuatnya lebih mudah untuk mengosongkan kandung kemih.

Seiring bertambahnya usia pria, risiko mengalami pembesaran prostat alias benign prostatic hyperplasia (BPH) yang meningkat secara signifikan. Gejala khas saluran kemih terkait dengan BPH termasuk frekuensi kemih, urgensi kemih, dan kesulitan mengosongkan kandung kemih sepenuhnya.

Jajanan Pasar Ini Sangat Menggoda, Yuk Bikin Klepon Ubi Ungu

Berdasarkan penelitian dan ulasan beberapa analisis di Belanda perbedaan antara berdiri dan duduk saat buang air kecil di antara pria dan pria sehat dengan BPH dan pengaruhnya pada gejala saluran kemih bagian bawah (LUTS). “Data ini diulas dari sebelas studi,” sebut analisi tersebut dilansir dari Prostate.net.

Para pengulas menemukan bahwa di antara laki-laki dengan BPH dan LUTS yang duduk saat buang air kecil, ada volume residual pasca-kekosongan yang secara signifikan lebih rendah daripada di antara laki-laki yang berdiri. Artinya pria yang duduk saat buang air kecil menunjukkan peningkatan laju aliran urin secara maksimum dan waktu berkemih dibandingkan dengan pria yang pipis berdiri.

Waspadai Pinjaman Online Ilegal, Ikuti Tips Dibawah Ini

Terlepas dari temuan ini, duduk saat buang air kecil dapat mengurangi kecenderungan untuk pengembangan kista dan komplikasi kesehatan lainnya yang terkait dengan masalah saluran kemih. Karena pembesaran prostat terutama merupakan masalah yang dialami oleh pria yang lebih tua, pria muda mungkin tidak merasakan pengaruh yang signifikan ketika pipis sambil duduk. Namun, setidaknya ada dua alasan lain mengapa semua pria harus mempertimbangkan duduk ketika kencing.

Pertama adalah soal kebersihan. Berdiri saat buang air kecil meningkatkan kecepatan aliran, yang juga meningkatkan risiko percikan urin ke toilet dan lantai, yang berkontribusi pada kamar mandi yang kurang higienis. Sedangkan yang kedua adalah mengenai etika dikamar mandi. Pipis duduk dinilai menambah nilai kesopanan. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Salah satu bumbu wajib di dapur orang Indonesia adalah bawang putih.

Ternyata, bawang putih bukan sekadar rempah biasa.

Para ilmuwan mengatakan, bawang putih memiliki kandungan senyawa sulfur aktif di dalamnya yang ampuh melawan bakteri pada pasien dengan infeksi kronis.

Penelitian yang dilakukan Universitas Kopenhagen ini mengungkapkan senyawa bawang putih mampu menghancurkan kompenen penting dalam bakteri.

Tips Mengenali Jenis Lemak Tubuh Anda, Nomor 1 yang Sering Terjadi

Dengan demikian, sangat mungkin menggunakan bawang putih sebagai obat bagi pasien dengan kondisi buruk, misalnya seperti yang terjadi pada penderita fibrosis kistik.

Fibrosis kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di dalam tubuh menjadi kental dan lengket sehingga menyumbat berbagai saluran.

Hal itu terutama saluran pernapasan dan pencernaan.

Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah, Presiden Jokowi Perintahkan Tim Dokter Lakukan Ini

“Kami percaya metode itu dalam penanganan pasien. Dan sekarang kami tengah mengembangkan obat dari bawang putih dan mengujinya pada pasien,” kata Tim Holm Jakobsen, peneliti yang terlibat dalam studi ini.

Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan yang sudah dimulai sejak tahun 2005 yang dipimpin Profesor Michael Givskov.

Saat itu Givskov sudah fokus meneliti efek bawang putih terhadap bakteri.

Tim peneliti 2005 mengetahui bahwa ekstrak bawang putih mampu menghambat bakteri.

Lantas pada 2012, mereka menunjukkan jika senyawa sulfur bernama ajoene yang ditemukan pada bawang putih merupakan senyawa yang memiliki peran dalam menghambat bakteri.

Sementara studi terbaru yang sudah diterbitkan dalam jurnal ilmiah Scientific Reports mencoba melihat lebih dekat serta mendokumentasikan kemampuan ajoene untuk menghambat molekul RNA pada dua jenis bakteri.

“Dua jenis bakteri yang kita pelajari sangat penting. Mereka disebut Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Ini adalah dua kelompok bakteri yang berbeda dan biasanya ditangani dengan metode yang berbeda pula. Namun, senyawa bawang putih ternyata mampu melawan keduanya sekaligus dan ini merupakan bukti bawang putih bisa digunakan sebagai obat yang efektif jika digunakan bersamaan dengan antibiotik,” ujar Jakobsen.

Penelitian sebelumnya sudah menunjukkan bahwa bawang putih memiliki resistensi alami yang paling kuat terhadap bakteri.

Selain menghambat molekul RNA bakteri, senyawa bawang putih aktif juga dapat merusak pelindung berlendir yang menyelubungi bakteri, yang disebut biofilm.

Jika biofilm dihancurkan atau dilemahkan, antibiotik dan sistem kekebalan tubuh otomatis dapat menyerang bakteri secara langsung untuk menghilangkan infeksi.

Kini perusahaan Neem Biotech telah membeli lisensi penggunaan ajoene sebagai penangkal infeksi bakteri.

Produknya bernama NX-AS-401 yang bertujuan mengobati pasien fibrosis kistik.

Obat ini juga akan segera di uji klinis pada pasien.

Jika nanti uji klinins menunjukkan hasil positif, berarti obat tersebut dapat dipasarkan sebagai obat antimikroba pertama dengan mode penanganan baru yang dikembangkan oleh tim peneliti Givskov. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kusta merupakan penyakit yang dapat menyerang kulit, saraf, anggota tubuh lain, dan mata. Namun jika penyakit ini dapat dideteksi secara dini, maka pasien bisa sembuh total dalam waktu tiga bulan tanpa mengalami kelumpuhan dan kerusakan saraf.

Dalam pemaparan soal kusta, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI, Wiendra Waworuntu memperlihatkan foto anak yang sudah sembuh dari kusta.

“Ini contohnya ada anak yang menderita kusta. Lihat kan foto dia sebelum dan sesudah. Dia akhirnya sembuh total setelah minum obat selama tiga bulan. Kuncinya, gejala kustanya terdeteksi dini,” jelas Wiendra dalam konferensi pers ‘Stop Diskriminasi: Ayo Sukseskan Eliminasi Kusta’ di Kementerian Kesehatan, Jakarta.

Istri Bakar Sisa Uang dan Ibu Pingsan Melihat Anaknya Dikawal Polisi, Ini Kronologi Pengungkapan Uang palsu

Gejala kusta berupa bercak putih dan merah pada kulit. Gejala yang khas adalah pada bagian kulit yang ada bercak itu mati rasa. Terkadang bercak berbentuk berupa benjolan-benjolan pada lengan dan wajah.

Pada foto anak yang sudah sembuh dari kusta, seperti yang dijelaskan Wiendra, wajah anak itu penuh dengan benjolan dengan bercak merah dan putih. Kemudian benjolan itu hilang sepenuhnya setelah ia minum obat secara rutin.

Siswa Kurang Ajar, Mau Jadi Apa Kamu?, Polisi Pun Turun Tangan

Bila mendapati gejala kusta, segera ke puskesmas. Pengobatan dilakukan multi-drugs therapy (MDT), yakni lebih dari satu jenis obat yang diberikan gratis di puskesmas.

Gedebug! Tak Disangka Itu Suara Orang Terjatuh dari Lantai 6

Lama waktu pengobatan kusta tergantung dari jenis kusta. Kusta tipe kering bisa diobati menggunakan obat selama 6 bulan, sedangkan kusta tipe basah diobati selama 12 bulan. Kusta kering berupa kulit kering bersisik, sedangkan kusta basah berupa kulit yang basah sehingga tampak mengkilap. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Terdapat sebuah cara untuk mengetahui apakah bayi mengalami demam berdarah dengue (DBD) atau tidak. Mengenali hal ini sebenarnya bisa cukup pelik terutama karena bayi belum bisa berbicara dan mengeluh sakit.

Gejala DBD selain demam yang tidak turun dan buah hati terlihat dehidrasi, orang tua juga perlu tahu gejala lain yang bisa dialami bayi. Gejala yang muncul pada tubuh bayi bisa jadi alarm buat orangtua kemungkinan bayi kena DBD.

Duh Artis Ini Lepas Hijab Tepat Dihari Ulang Tahunnya

“Bayi itu (gejala khas DBD) paling muntah dan tidur terus. Kemudian ada bintik-bintik merah yang muncul pada tangan dan kakinya,” kata dokter spesialis anak konsultan Mulya Rahma Karyanti saat ditemui di Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Muncul bintik-bintik merah atau ruam merah pada kulit. Bintik merah ini diikuti dengan gejala lain, seperti kejadian syok (fase kritis) yang dipercepat oleh kondisi kekurangan cairan.

Lehernya Ditebas Pakai Parang, Aswani Tewas Mengenaskan Gara-gara Hutang

Pada tahap gejala DBD ini dapat terjadi karena trombosit turun, yang mengakibatkan kelainan pada pembuluh darah (pendarahan).

Pada anak dewasa (di atas 5 tahun), gejala khas DBD bisa diketahui dari apa yang dikeluhkan. Keluhan demam, yang juga diiringi dengan sakit perut bisa terjadi.

“Biasanya anak dewasa, (gejala khas DBD) itu sakit perut. Nyeri pada tubuh dirasakan juga,” Karyanti menambahkan.

Selain itu, bintik-bintik merah pada kulit anak dewasa perlu dicari. Bahkan bila ada satu-dua bintik merah pada kulit, anak harus diperiksa lebih lanjut.

“Dicek tekanan darah dan tes darah, apakah benar DBD atau tidak,” ujar Karyanti. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kanker payudara masih menjadi hantu menakutkan bagi perempuan. Banyak perempuan yang tidak menyadarinya karena kerap tidak menimbulkan gejala khusus.

Karena itu, perlu upaya deteksi dini penyakit kanker. Tujuannya, memudahkan penyembuhan sekaligus meringankan biaya pengobatan.

Berdasar penelitian jurnal kedokteran, kanker payudara kebanyakan menyerang perempuan usia di atas 25 tahun.

Vonis Mati untuk Letto Cs yang Dinilai Mafia dan Merusak Generasi Bangsa Mendapat Apresiasi dari Polda Sumsel

Namun, penyakit tersebut tidak tertutup kemungkinan menyerang perempuan di bawah usia tersebut.

”Kasus termuda yang pernah kami tangani di tempat kami, usia 13 tahun sudah terdiagnosis mengalaminya,” ujar dr. Dwi Rahayuningtyas dalam acara sosialisasi deteksi dini kanker payudara yang diadakan Rotary Club Surabaya Timur di SMAN 2.

Dari Rayuan Maut, Pelaku Dapatkan Foto Bugil Korbannya untuk Dijadikan Alat Pemerasan

Karena itu, sasaran sosialisasi yang biasanya ditujukan untuk para ibu muda kini diarahkan pada pelajar. Dokter di Rumah Sakit Onkologi Surabaya tersebut menambahkan, semakin awal terdeteksi, penanganan yang diberikan bisa maksimal. Bahkan, persentase kesembuhan juga semakin tinggi.

”Kalau bisa dideteksi saat masih stadium 0-1, potensi kesembuhan bisa mencapai 100 persen,” tambahnya.

Pilih Menu Bergizi dan Sehat saat Dompet Menipis di Akhir Bulan

Cara paling sederhana melakukan gerakan sadari (periksa payudara sendiri). Aktivitas tersebut bisa dilakukan sejak perempuan menstruasi. Paling tidak sebulan sekali.

Untuk perempuan di atas usia 25 tahun, ada aktivitas tambahan. Selain sadari, ada atau tidak ada keluhan, mereka harus menjalani pemeriksaan USG payudara minimal setahun sekali.

”Beda lagi kalau sudah di atas 35 tahun, wajib mammografi. Yakni, rontgen dada untuk mendeteksi risiko kanker payudara,” papar dokter lulusan FK Universitas Airlangga (Unair) tersebut.

Apalagi, potensi kanker payudara juga bisa muncul lewat genetik. Terutama keturunan segaris. Karena itu, seorang perempuan yang keluarganya mempunyai riwayat kanker payudara harus lebih waspada.

Pemeriksaan harus semakin rutin dilaksanakan. Dengan begitu, saat terdeteksi, penyakit itu bisa cepat ditangani. (***)

sumber: jpnn.com