NEWS

RAGAM

Jumat | 09 November 2018

PARAH!!! Heboh Remaja Mabuk Rebusan Pembalut

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kasus remaja mabuk rebusan pembalut bikin heboh. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut kasus ini bukan hal baru.

“Sesuai data yang masuk di KPAI, kasus ini bukanlah kasus baru,” kata komisioner KPAI bidang kesehatan dan napza, Sitti Hikmawatty, dalam keterangannya, Kamis, 8 November 2018

Sitti mengungkap perilaku remaja yang mencari alternatif zat untuk nge-fly, tenang, ataupun gembira berawal dari coba-coba. Dari satu bahan, para remaja ini bisa meramu bahan lain demi bisa nge-fly.

“Jadi kalau kita mengenal beberapa golongan psikotropika di luar narkoba, maka beberapa zat ‘temuan’ para remaja ini termasuk kelompok eksperimen psikotropika.

Jumlahnya belum bisa diprediksikan karena ini berkaitan erat dengan jumlah anak serta kreativitas mereka ‘meramu’ bahan-bahan yang mudah di dapat di pasaran.

Minum air rebusan pembalut juga didapat dari coba-coba, selain fenomena lain, seperti ngelem dan lain-lain,” paparnya.

Ada faktor lain pemicu para remaja mencoba-coba hal seperti ini. Sitti menuturkan dorongan ekonomi hingga hasil pencarian internet membuat remaja ini makin ‘kreatif’ meramu racikan baru. Sayangnya, kreativitas itu berujung bahaya.

“Anak-anak ini banyak yang cerdas, karena dengan berbekal internet mereka bisa membuat beberapa varian baru, dari racikan coba-coba. Dan di sinilah tingkat resiko/bahaya menjadi meningkat karena mereka hanya concern pada satu zat tertentu dalam sebuah bahan, namun zat lainnya cenderung diabaikan sehingga reaksi sampingan yang terjadi bisa berakibat fatal,” ungkap Sitti.

“Karena tidak mampu membeli karena tidak punya biaya, sementara sudah kecanduan, maka mereka berupaya mencari tahu dengan bantuan informasi internet tadi, meracik sendiri ramuan-ramuan yang diharapkan akan memberikan hasil seperti kebutuhan mereka,” sambungnya.

KPAI berkoordinasi dengan banyak pihak untuk menangani fenomena ini. Meski demikian, Sitti mengingatkan keluarga memegang peran penting untuk mencegah fenomena heboh semacam ‘mabuk rebusan pembalut’ ini.

“Deteksi dini atas perubahan perilaku anak-anak di sekitar kita, jika tidak ada alasan yang wajar, perlu menjadi bahan bagi para orang tua agar menjadi lebih waspada,” tutup Sitti. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tulungagung – Pasangan suami istri, Didik Adi Wibowo (56) dan Suprihatin (50) ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Dusun Ngingas, Desa/Kecamatan Campurdarat, Kamis, 8 November 2018 selepas magrib. Menurut warga sekitar, selama ini keduanya tinggal berdua di rumahnya.

“Mereka punya dua anak, yang pertama di Blitar, yang kedua di Tulungagung,” ujar seorang warga yang tinggal di depan rumah korban.

Sementara cucunya, Rst (13) tinggal bersama ibunya di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat. Rst ini yang sering mengunjungi kakek neneknya.

Kamis sore Rst datang dan langsung masuk ke rumah. Saat itulah Rst melihat kakeknya terbaring namun tidak bergerak sama sekali.

Selain itu di lantai terdapat bercak hitam yang dikiranya kecap.

“Bercak itu darah yang mulai mengering, dia pikir itu kecap,” ujar seorang warga bernama Edi.

Karena takut Rst sempat mengajak temannya untuk melihat kondisi kakek neneknya. Merasa belum yakin, Rst kemudian pulang melapor ke ibunya.

Temuan ini kemudian dilaporkan ke polisi. Dari hasil pemeriksaan diyakini, Didik dan Suprihatin menjadi korban pembunuhan.

“Saya tidak lihat mayatnya. Tapi banyak bercak darah di lokasi kejadian,” tambah Edi.

Saat berita ini dibuat, polisi masih melakukan olah TKP.

Belum ada pernyataan dari penegak hukum terkait temuan dua mayat suami istri ini. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Black box Lion Air PK-LQP JT 610 yang jatuh telah ditemukan. Apa itu black box?

Berikut fakta-fakta terkait black box

1. Black box tidak berwarna hitam

Meski kerap disebut black box atau kotak hitam, perangkat ini tidak berwarna hitam melainkan oranye. Selain itu, black box juga tidak berbentuk kotak.

2. Terdiri dari 2 komponen

Black box terdiri dari 2 bagian yaitu flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR). FDR merekam data-data di antaranya kecepatan, ketinggian, percepatan vertikal, hingga penggunaan bahan bakar.

3. Siapa penciptanya?

Black box diciptakan oleh seorang WN Australia bernama Dr David Warren yang kehilangan ayahnya dalam kecelakaan pesawat. Pada sekitar tahun 1950, Warren punya ide tentang perangkat yang bisa merekam data penerbangan dan percakapan di kokpit untuk membantu analis.

Prototype pertama yang diberi nama ARL Flight Memory Unit diciptakan pada 1956. Namun, buatannya itu tidak mendapat banyak perhatian hingga 5 tahun kemudian.

4. Hanya 2 jam percakapan di kokpit yang direkam

CVR disebut hanya akan merekam 2 jam dari percakapan di kokpit. CVR dapat merekam interaksi antar awak kabin dan antara awak kabin dan petugas ATC juga suara-suara di background.

5. Sulit ditemukan bila lewat dari sebulan

Black box berisi pemancar yang bisa bertahan di bawah air. Pemancar itu akan memancarkan sinyal hingga 30 hari atau sebelum baterainya habis.

6. Black box sulit dihancurkan

FDR biasanya dilapisi titanium atau baja tahan karat sehingga bisa menahan kondisi yang mengerikan. Peneliti pernah mencoba menghancurkannya dengan berbagai cara namun tidak berhasil

Sebelumnya diberitakan, black box Lion Air PK-LQP ditemukan oleh penyelam dari Batalyon Intai Amfibi TNI AL hari ini.

Black box ditemukan dalam kondisi utuh di kedalaman 30 meter.

Black box saat ini ada di Kapal Baruna Jaya I dan kemudian diserahkan ke KNKT. KNKT akan mengunduh data dari black box untuk penyelidikan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menyampaikan kronologis awal detik-detik jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Karawang.

Peristiwa nahas itu terjadi tak lama usai pesawat take off dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

“Pesawat take off dari Bandar Udara Soekarno-Hatta sesuai informasi dari Jakarta Air Traffic Controller (Jakarta Control),” kata Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko dalam jumpa pers di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin, 29 Oktober 2018

Pesawat take off dari Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 29 Oktober 2018 sekitar pukul 06.20 WIB dan diperkirakan tiba di Pangkalpinang pukul 07.20 WIB. Pesawat membawa 189 orang.

Berikut ini kronologi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang disampaikan KNKT:

Pukul 06.20 WIB

Pesawat berangkat dari Jakarta dan diperkirakan tiba di Pangkalpinang pada pukul 07.20 WIB.

Pukul 06.22 WIB

Pilot menghubungi Jakarta Control dan menyampaikan permasalahan flight control saat terbang pada ketinggian 1.700 feet dan meminta naik ke ketinggian 5.000 feet. Jakarta Control mengizinkan pesawat naik ke 5.000 feet.

Pukul 06.32 WIB

Jakarta Control kehilangan kontak dengan pesawat bernomor registrasi PK-LQP itu.

Pukul 08.00 WIB

KNKT mendapat informasi dari pihak Lion Air mengenai kejadian dimaksud. KNKT pun membentuk command center di kantor KNKT untuk berkoordinasi dengan pihak Lion Air, Basarnas, AirNav Indonesia, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, BPPT, Pelindo II, BMKG, otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, dan pihak lain.

Pukul 08.30 WIB

Ketua KNKT dan investigator KNKT bergabung dengan Kepala Basarnas di posko Basarnas, Kemayoran, Jakarta.

Pukul 09.40 WIB

Tim investigator KNKT menuju Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, untuk berkoordinasi dengan BPPT guna pemakaian kapal Baruna Jaya IV dalam pencarian lokasi jatuh pesawat dimaksud. Kapal Baruna Jaya IV memiliki peralatan Multi Beam Sonar.

Pukul 10.00 WIB

Ketua KNKT dan Kepala Basarnas menggelar konferensi pers mengenai kepastian informasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Pukul 10.30 WIB

Tim investigator KNKT berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta untuk mengumpulkan data penerbangan di AirNav Indonesia dan Lion Air.

Pukul 10.56 WIB

KNKT melakukan koordinasi dengan pihak BMKG terkait kondisi cuaca.

Pukul 13.30 WIB

KNKT mengirimkan occurrence notification kepada pihak ICAO (International Civil of Aviation Organization), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, US NTSB (National Transportation Safety Board), dan India AAIB (Aircraft Accident Investigation Bureau).

Pukul 14.00 WIB

Tim investigator KNKT menuju Pelabuhan Tanjung Priok untuk berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut guna pemakaian KN Enggano, dengan membawa pinger locator milik KNKT untuk mencari lokasi jatuh pesawat dimaksud.

Dalam investigasi ini, KNKT menerima tawaran kerja sama dan bantuan dari pihak Singapura TSIB (Transport Safety Investigation Bureau) dan Malaysia AAIB (Air Accident Investigation Bureau). (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palembang – Penutup atap stasiun Light Rail Transit (LRT) Palembang, Sumatera Selatan ambrol usai diterjang hujan deras dengan angin kencang. Atap yang ambrol berada di stasiun Ogan Permata Indah Mall.

Atap stasiun ambrol terlihat berserakan di dalam stasiun OPI Mall berwarna oranye tersebut. Tidak hanya atap stasiun, atap eskalator juga terlihat rusak.

Beberapa kaca pembatas yang berada tepat di dinding eskalator lepas dan kini sudah mulai dibersihkan petugas. Kabel listrik di atas eskalator pun semrawut.

“Maaf Pak tidak boleh masuk, bahaya di dalam. Kalau mau masuk izin dulu sama Humas KAI,” kata salah satu security di stasiun OPI Mall, Sabtu, 27 Oktober 2018.

Hujan deras dan angin kencang melanda Palembang dari pukul 15.30 WIB. Selain stasiun, terlihat beberapa pohon di kawasan Jakabaring juga ikut tumbang diterjang angin. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palembang – Warga di Jalan Said Toyib, Kompleks Villa Kebun Sirih, Bukit Sangkal, Blok A 18, Palembang, Sumatera Selatan, mendadak heboh atas ditemukannya satu keluarga yang tewas. Satu keluarga itu ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala.

Satu keluarga yang ditemukan tewas itu adalah Fransiscus (47), Margaretha (45), Rafel (18), dan Ketty (11). Seluruh korban saat ini telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk diautopsi.

“Masih belum tahu kapan peristiwa ini terjadi. Karena keterangan warga sekitar pukul 21.00 WIB masih pemilik rumah ini masih ngobrol sama warga di kompleks,” kata Kasubdit Jatanras Polda Sumatera Selatan AKBP Yoga Baskara di lokasi kejadian, Rabu 24 Oktober 2018

Sejauh ini, Yoga belum bisa memastikan penyebab keempat korban itu tewas. Namun korban ditemukan dalam kondisi luka tembak.

“Motifnya apa juga masih kami selidiki. Korban semua sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Semua turun, baik itu Polresta Palembang maupun dari Polda Sumsel,” tutup Yoga.

Selain dalam kondisi meninggal dunia, warga mengaku ditemukan 3 selongsong di rumah korban. Bahkan ada juga bercak darah di kamar pemilik rumah dan ruang tamu.

“Tadi malam masih sempat ngobrol kok sama warga di sini. Makanya kita kaget dapat kabar mereka sekeluarga pagi ini ditemukan meninggal dengan ditembak,” terang seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bali – Pemkot Denpasar melalui Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) secara berkesinambungan gencar menggelar sosialisasi mitigasi bencana. Kegiatan yang menyasar seluruh masyarakat mulai hingga lapisan terbawah ini dilaksanakan guna memberikan edukasi tentang kebencanaan bagi masyarakat. Hal ini lantaran bencana bisa datang kapan saja, sehingga masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah tepat jika nantinya terjadi bencana yang tentunya dapat meminimalisir potensi resiko.

Kepala BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa didampingi Sekretaris BPBD Kota Denpasar, Rhicardus Ardhi Ganggas saat diwawancarai beberapa waktu lalu mengatakan bahwa Denpasar sebagai pusat kota memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi dengan beragam aktivitasnya. Sebagai salah satu daerah yang dekat dengan zona cincin api tentu kemampuan mitigasi bencana harus terus disosialisasikan dengan maksimal.

“Bencana bisa datang kapan saja, semua derah memiliki kerawanan tersensiri apalagi daerah yang yang dilalui cincin api, semua pihak harus waspada dan memahami yang namanya mitigasi bencana, sehingga kalaupun nanti terjadi bencana, resiko terburuknya dapat diminimalisir,” jelasnya

Pelaksanaan sosialisasi mitigasi bencana oleh BPBD Kota Denpasar

Karenanya, lanjut Joni BPBD Kota Denpasat terus melaksanakan sosialisasi tentang mitigasi bencana dengan menyasar seluruh elemen masyarakat hingga paling bawah. Mulai dari pusat pemerintahan, perkantoran, hotel, restaurant, rumah sakit, sekolah, fasilitas publik, hingga linmas dan pecalang sebagai ujung tombak sosialisasi di tingkat desa/kelurahan.

“Mitigas bencana harus dipahami seluruh masyarakat, dan semua elemen hingga yang teebawah harus bahu membahu saling memberi pengetahuan tentang Mitigasi Bencana,” paparnya.

Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan yakni sosialisasi penanganan bencana bagi pecalang dan linmas, edukasi dini mitigasi bencana kepada siswa TK/PAUD, simulasi bencana dengan menyasar Sekolah, fasilitas umum serta lokasi strategis dengan jumlah kumpulan masyarakat yang banyak. Kegiatan tersebut dikemas mulai dengan cara memadamkan api, cara menyelematkan diri saat terjadi gempa dan tsunami, serta aspek-aspek penting mitigasi bencana lainya.

“Kita di BPBD Kota Denpasar sudah sejak dulu gencar memberikan edukasi mitigasi bencana atau cara-cara guna meminimalisir resiko saat terjadinya bencana, hal lainya yang turut disosialisasikan yakni tata cara mengatasi hewan liar, serta gangguan lainya yang beresiko,” jelasnya.

“Dengan adanya pengetahuan tentang mitigasi bencana ini diharapkan masyarakat peduli sekitar dengan ikut bersama-sama mensosialisasikan dan mengurangi reaiko bencana bersama-sama,” tambahnya.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Papua – Sejumlah guru dan tenaga kesehatan di Distrik Mapenduma, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua disandera Kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, dari keterangan salah satu guru SD YPGRI 1 Mapenduma berinisial MN, diketahui bahwa MN dan 15 orang guru lainnya serta tenaga kesehatan di Distrik Mapenduma diancam dan ditahan untuk tidak melakukan aktivitas selama dua pekan dari 3 Oktober hingga 17 Oktober 2018.

“Iya, KKB menyandera sekelompok guru dan tenaga kesehatan,” kata Kombes Kamal, Senin, 22 Oktober 2018.

Pelaku pengancaman adalah Egianus Kogeya yang merupakan adik dari Kely Kwalik, mendiang pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

KKB mengancam para guru dan tenaga medis tersebut lantaran mencurigai mereka sebagai aparat keamanan, yang sedang menyamar untuk mengorek informasi tentang KKB di Distrik Mapenduma.

Distrik Mapenduma memiliki dua sekolah yakni SD YPGRI 1 Mapenduma dan SMPN Mapenduma. Selain itu distrik ini memiliki sebuah puskesmas. Polisi langsung bergerak saat mengetahui adanya penyanderaan ini.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan, saat ini para guru dan tenaga kesehatan sudah diamankan polisi. Hanya dua korban yang kondisinya luka-luka karena dianiaya.

“Setelah kami cek, ternyata beberapa guru dan tenaga kesehatan sudah dibebaskan oleh KKB. Cuma ada dua korban dianiaya sehingga luka-luka. Dianiaya karena dianggap sebagai mata-mata,” katanya.

Satu korban telah dilarikan ke RS Bhayangkara Jayapura. Sementara satu lainnya dirawat di RS Wamena. (***)

sumber:indonesiamedia.com

MEDIAKEPRI.CO.D, Jakarta – Anak berinisial R yang baru berusia 3,5 tahun ditemukan meninggal di dalam mobil pada Sabtu, 20 Oktober 2018

Korban meninggal diduga setelah sehari terkunci di dalam mobil yang diparkir di area parkiran Apartemen Pluit Sea View, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim, dilansir Kompas.com, mengatakan, jenazah R ditemukan oleh sang pemilik mobil, Afandi (26), saat akan menggunakan mobilnya untuk bepergian.

Afandi terkejut ketika ia hendak meletakan tasnya di bangku tengah, ia melihat korban sudah dalam keadaan tak bernyawa.

“Berdasarkan pengakuan saksi (Afandi) bahwa yang terakhir menggunakan mobilnya adalah kakak iparnya yang bernama Ruslan.

Namun Ruslan sudah menyerahkan ke Afandi pada hari Jumat tanggal 19 Oktober 2018 sekitar jam 13.00,” ujar Kompol Mustakim.

Ruslan tampaknya lupa mengunci pintu mobil sehingga korban yang saat itu bermain dapat membuka pintu mobil hingga masuk ke dalamnya.

“Korban main-main dan buka pintu mobil saat di dalam kepencet pintu otomatisnya saat korban mau buka mobil engga bisa. Korban berusaha untuk membuka kaca namun tidak bisa hingga di temukan korban sudah meninggal dunia,” kata Mustakim.

Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan autopsi. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Wadir Krimsus Polda Jabar AKBP Hari Brata mengungkapkan hasil penelusuran Cyber Patrol yang menemukan grup Facebook Gay Bandung Indonesia (GBI).

Unit Cyber Polda Jabar berhasil menangkap dua orang pelaku berinisial IS alias Isan (28) dan IW alias Boy (26).

Diketahui keduanya berperan sebagai admin grup GBI.

Mereka ditangkap di rumah kos Jalan Jatimulya, Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Kamis, 18m Oktober sekira pukul 02.00 WIB.

Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga melakukan penggeledahan di rumah kos tersebut.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan lima unit ponsel yang digunakan untuk mengelola grup Facebook GIB.

Ponsel itu digunakan pelaku untuk mengganti deskripsi nama grup menjadi “Peduli Gay Bandung” sekitar tanggal 15 Oktober 2018.

Selain ponsel, polisi juga menemukan 25 buah alat kontrasepsi dan alat bantu seks lainnya yang digunakan pelaku untuk melakukan hubungan seks dengan kekasih prianya.

“Pelaku juga mendapatkan uang dari penjualan alat kotrapsepsi itu,” ungkap Hari Brata.

Awalnya, grup GBI ini dibuat oleh sebuah akun Facebook Syamsudin Ikhsan sejak tanggal 26 Oktober 2015.

Admin grup tersebut diketahui berinisial IS yang juga merupakan pemilik akun grup GBI itu.

“Grup GBI ini merupakan wadah atau komunitas pecinta sesama jenis yang memiliki 4093 anggota atau member,” terang Hari.

Di dalam grup tersebut, polisi menemukan banyak percakapan yang melanggar norma kesusilaan, seperti percakapan orientasi sesama jenis, penawaran jasa pijat laki-laki, pembentukan grup WA gay, dan lainnya dalam grup gay tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 Ayat (1) UU RI no.19 tahun 2016 tentang perubahan UU no 1 Tahun 2008 tentang ITE dan ancaman penjara maksimal 6 tahun dengan denda Rp1 miliar. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Roro Fitria akhirnya divonis lantaran kasus narkoba. Ia dinyatakan bersalah dan dihukum empat tahun penjara dan denda Rp 800 juta karena disebut sebagai pengedar.

Walhasil Roro pun menangis di meja pesakitan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hakim Ketua, Iswahyu Widodo, pun mengadili Roro Fitria sebagai berikut:

1. Menyatakan terdakwa RF terbukti secara sah meyakinkan melakukan tindak pidana, memiliki narkotika bukan tanaman.

2. Menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 800 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti pidana penjara 8 bulan.

3. Masa tahanan dikurangi sepenuhnya.

4. Menetapkan terdakwa berada di dalam tahanan.

5. Memerintahkan barang bukti berisikan kristal warna putih 1,5998 gram netto, 1 unit hp, buku tabungan, atm bca dikembalikan ke Roro, membebankan biaya perkara Rp 5 ribu.

Usai itu sambil menangis Roro pun langsung dijemput petugas kejakasaan unjuk dibawa ke ruang tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pelamar CPNS tahun 2018 mencapai 3,7 juta lebih, tetapi yang telah menyelesaikan pendaftaran hingga penutupan pada Senin, 15 Oktober 2018 pukul 23.59 WIB mencapai 3.627.797. Angka ini merupakan yang terbanyak dibanding dengan pelamar CPNS tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2014 mencapai 2,6 juta, sedangkan tahun 2017 mencapai 2,4 juta.

Tahapan selanjutnya dari proses seleksi ini adalah verifikasi administrasi terhadap berkas-berkas yang telah diajukan oleh pelamar. Bagi pelamar yang lulus seleksi administrasi yang akan diumumkan sekitar tanggal 21 Oktober 2018, untuk selanjutnya berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dimulai tanggal 26 Oktober 2018 s.d. 17 November 2018. Tahapan selanjutnya adalah Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dilaksanakan sekitar 22-28 November 2018. Sementara Pengumuman akhir direncanakan pada sekitar Minggu pertama bulan Desember 2018.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafrudin mengatakan, Panselnas akan mengupayakan agar lokasi pelaksanaan SKD dan SKB dekat dengan domisili pelamar. “Panselnas menyediakan lebih dari 219 lokasi tes yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujarnya usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dirut TVRI di Jakarta, Selasa (16/10).

Menteri mengimbau agar para pelamar mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti rangkaian seleksi tersebut. Materi untuk tahapan SKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan nilai ambang batas yang berbeda-beda menurut jenis formasinya.

Mantan Wakapolri ini juga mengajak agar semua pihak untuk bersama mengawal dan menjaga agar proses seleksi CPNS Tahun 2018 ini dapat berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya. “Saya tegaskan agar masyarakat khususnya calon pelamar tidak mempercayai apabila ada pihak-pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam penerimaan CPNS dimaksud dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau imbalan lainnya,” ujar Syafruddin.

Ditambahkan, khusus untuk wilayah yang terdampak bencana alam gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, Panselnas CPNS memutuskan pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018 untuk formasi daerah di Pemprov Sulawesi Tengah, Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong kemungkinan akan ditunda tahun 2019.

Sedangkan untuk Kementerian/Lembaga yang semula merencanakan seleksi di wilayah bencana tersebut, data-data pelamar untuk formasi tersebut sedang dianalisis baik oleh Pansel Instansi maupun Panselnas. Dikatakan juga, untuk formasi CPNS daerah di wilayah Papua dan Papua Barat, pelaksanaan seleksi CPNS akan dilakukan secara terpisah.

Berdasarkan data Panselnas CPNS 2018, sebenarnya ada 3,782 juta pelamar yang sudah melakukan registrasi. Tetapi dari jumlah itu hanya dari 3.627.797 yang berhasil menyelesaikan pendaftarannya. Jumlah itu terdiri dari 3.587.967 pelamar formasi umum, 1.640 pelamar formasi penyandang disabilitas, 3.440 pelamar formasi putra-putri Papua/Papua Barat, 25.966 pelamar untuk formasi lulusan terbaik (cumlaude), 19 pelamar formasi diaspora, serta 8.765 pelamar pada formasi eks tenaga honorer K2.

Kementerian/Lembaga dengan jumlah pelamar tertinggi
1. Kementerian Hukum dan HAM: 487.071 pelamar
2. Kementerian Agama: 265.264 pelamar
3. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi: 62.593 pelamar
4. Kejaksaan Agung: 50.823 pelamar
5. Kementerian Perhubungan: 37.717 pelamar

Kementerian/Lembaga dengan jumlah pelamar terendah

1. Badan Koordinasi Penanaman Modal: 843 pelamar
2. Sekretariat Jenderal MPR: 771 pelamar
3. Sekretariar Jenderal Komisi Yudisial: 697 pelamar
4. Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemananan: 667 pelamar
5. Badan Pengawas Tenaga Nuklir: 657 pelamar

Pemerintah Provinsi dengan jumlah pelamar tertinggi
1. Provinsi Jawa Timur: 63.186 pelamar
2. Provinsi Jawa Tengah: 56.213 pelamar
3. Provinsi DKI Jakarta: 33.773 pelamar
4. Provinsi jawa Barat: 29.709 pelamar
5. Provinsi DI Yogyakarta: 20.759 pelamar

Pemerintah Provinsi dengan jumlah pelamar terendah

1. Provinsi Sulawesi Tenggara: 3.127 pelamar
2. Provinsi Sulawesi Utara: 2.916 pelamar
3. Provinsi Kep. Bangka Belitung : 2.805 pelamar
4. Provinsi Maluku : 2.644 pelamar
5. Provinsi Sulawesi Tengah: 1.712 pelamar

Pemerintah Kabupaten/Kota dengan jumlah pelamar tertinggi
1. Kota Bandung: 19.169 pelamar
2. Kab. Deli Serdang: 13.941 pelamar
3. Kota Palembang: 13.370 pelamar
4. Kab. Bandung: 12.853 pelamar
5. Kab. Cirebon: 12.519 pelamar

Pemerintah Kabupaten/Kota dengan jumlah pelamar terendah

1. Kota Bukittinggi: 759 pelamar
2. Kota Padang Panjang: 701 pelamar
3. Kota Lubuk Linggau: 571 pelamar
4. Kab. Sigi: 482 pelamar
5. Kota Gunung Sitoli: 154 pelamar.(*)

Sumber: HUMAS MENPANRB RI

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin, baru bisa ditangkap dan digiring ke Gedung KPK pada Senin, 15 Oktober 2018 malam.

Padahal Neneng sudah terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Ahad, 14 Oktober 2018 siang.

Namun, ujar Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif, jejak Neneng sempat tak terlacak oleh timnya.

“Terus terang ketika tim di lapangan itu mau menangkap ini, ada 2 mobil. Dua mobil ini pergi di dua arah yang beda sehingga satu berhasil diamankan, sedangkan 1 yang BMW warna putih, saya lupa nopolnya pergi ke tempat lain,” ujar Laode di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 15 Oktober 2018.

Tim Satgas KPK sempat menghadang mobil yang ditumpangi Neneng, namun mobil tersebut berhasil lepas dari pemantauan.

“Dihadang tim kita tapi cukup gesit, sehingga yang difokuskan ke mobil dua ini karena transaksinya terjadi di jalan raya. Jadi jejaknya akhirnya tidak bisa diburu,” ungkap Syarif.

Diketahui, KPK baru saja menetapkan Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin sebagai tersangka terkait dugaan suap pengurusan perizinan pembangunan Meikarta di Bekasi, Jawa Barat.

Laode menerangkan, suap yang diduga melibatkan aparat Pemerintahan Kabupaten Bekasi dan swasta ini terkait dengan izin proyek Meikarta seluas 774 hektare.

Meikarta merupakan bagian proyek dari grup usaha tersebut.

“Diduga Bupati Bekasi dkk menerima hadiah atau janji dari penguasa terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Diduga pemberian terkait izin-izin yang sedang diurus oleh pemilik proyek seluas total 774 hektare ini dibagi ke dalam tiga fase,” kata Laode.

Laode mengatakan, pemberian dalam perkara ini diduga sebagai bagian dari commitment fee fase proyek pertama dan bukan pemberian yang pertama dari total komitmen Rp 13 miliar melalui sejumlah dinas yaitu Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar, dan DPM-PPT.

“Diduga realisasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp7 miliar melalui beberapa kepala dinas yaitu pemberian pada bulan April, Mei, dan Juni 2018,” tutur Laode.

Selain Neneng, KPK berhasil mengamankan 10 orang dari pihak Pemerintah Kabupaten Bekasi dan swasta.

Laode mengatakan informasi kasus ini berasal dari masyarakat sejak satu tahun lalu.

Tim penindakan KPK dalam operasi senyap itu menyita uang sekitar Rp 1 miliar dari lokasi sebagai barang bukti dan menyegel beberapa ruang Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Selain itu KPK juga melakukan penyegelan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi.

KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan 9 orang tersangka.

Empat di antaranya diduga sebagai pemberi suap yaitu Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Konsultan Lippo Group Taryudi dan Fitra Djaja Purnama, dan pegawai Lippo Group Henry Jasmen. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cilacap – Duka mendalam masih dirasakan keluarga Zahira Ivana Yasmin (7), siswi kelas 1 SD Negeri Sidakaya 09 Cilacap. Nana, demikian dia akrab disapa, meninggal dengan dugaan keracunan permen stik yang dibeli dari pedagang keliling. Begini cerita dari keluarga.

Pada Kamis, 27 September 2018 pagi, Nana masih terlihat sehat dan selanjutnya diantar ayahnya ke sekolah. Nana dijemputnya ibunya, Hera Widyasari (36) sekitar pukul 10.00 WIB. Pada saat dijemput itulah, Nana membeli dua buah permen stik dari pedagang keliling di luar kompleks sekolahnya.

“Di depan sekolahan kan banyak tukang jualan. Yang jualan permen cuma satu, permen stik seperti lipstik bentuknya. (Cara membukanya) persis seperti lipstik, dibuka, diputer dia keluar seperti jelly lalu dihisap,” papar Siti Halimah (55), nenek Nana, kepada detikcom di rumah keluarga di Jalan S Parman Gang I RT 01 RW 03 Kelurahan Sidanegara, Cilacap Tengah, Cilacap, Kamis, 4 Oktober 2018.

“Adiknya juga dikasih, dia warna oranye, adiknya warna biru. Saat (akan) dimakan, permen punya adiknya sulit dibukanya, sedangkan punya Nana gampang dibuka,” lanjutnya.

Sebelum pulang, bersama ibu dan adiknya, Nana sempat keliling untuk melihat ekspo yang digelar tidak jauh dari sekolah. Bahkan sempat membeli jajanan bakso dan sempol bersama ibunya.

“Ke ekspo cuma sebentar, terus pulang. Permen punya adiknya digigit tapi tidak jadi dimakan, lalu dibuang. Nah (permen) si Nana itu dibawa pulang. Saat sampai d irumah, dia mengeluhkan sakit perut. Saat akan ganti baju, Nana mengalami muntah dan menangis,” ujar Siti.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Nana kembali muntah yang kedua. Nana kemudian tiduran sambil menunggu ayahnya pulang kerja hingga sore. Bahkan saat malam akan dibawa berobat, Nana masih tidur, tapi badannya sudah mulai mengalami demam.

Nana baru dibawa ke ke dokter pada Jumat, 28 September 2018 pagi. Usai berobat, kondisi Nana semakin memburuk. Dia mengalami kejang dengan bibir membiru. Dia segera dilarikan ke RSUD Cilacap. Beberapa saat setelah dirawat, Nana dinyatakan telah dalam kondisi koma. Akhirnya nyawa Nana tidak bisa lagi tertolong. Dia meninggal pada pukul 20.00 WIB.

Setelah Nana meninggal, para orang tua siswa baru banyak yang menceritakan bahwa anaknya juga pernah mengalami gejala awal seperti yang dialami Nana ketika mengonsumsi permen stik yang dijual di luar lingkungan sekolah.

“Setelah kejadian Nana meninggal, ternyata orang tua siswa lain baru ngomong anaknya pernah opname sampai 3 hari karena memakan (permen stik) itu. Ada 3 anak yang cerita dan mengalami gejala lemes, pusing dan mual-mual,” ungkapnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lampung – Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung Dwi Hafsah Handayani mengungkapkan temuan mengejutkan terkait sebuah SMP di Lampung.

Hafsah mengatakan ada kejadian di mana satu SMP di Lampung ada 12 siswinya yang hamil.

Siswi tersebut terdiri dari kelas VII, VIII, IX.

“Sekolah bilang bersih. Tapi, cek di guru BK ternyata ada muridnya yang hamil,” katanya dikutip dari TribunLampung.co.id.

Selain itu, Hafsah menyampaikan, dirinya pernah melakukan survei ke apotek di sekitar kampus dan daerah kos-kosan.

Dari survei tersebut diketahui, ada sekitar 100 kondom terjual dalam satu bulan sehingga hal tersebut telah memprihatinkan.

Dia juga menerangkan, sekolah pada dasarnya memegang peranan penting dalam memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi (kespro) kepada siswanya dan untuk mencegah pergaulan bebas.

Menurutnya, fokusnya bukan hanya pada kejadian tindakan asusila, tetapi upaya pencegahan.

Dia menyatakan, pihaknya telah menyelenggarakan program konseling kespro.

Programnya bukan hanya memberikan buku, tetapi juga mengajari guru cara mentransfer isi buku tersebut kepada siswanya.

Program ini telah berjalan sejak Agustus lalu di Bandar Lampung, yaitu di SMPN 13, SMPN 22, dan SMPN 25.

Sementara itu, di luar sekolah, pihaknya bekerja sama dengan pelayanan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM).

Caranya adalah dengan memberikan edukasi terhadap komunitas yang juga berfokus dalam masalah tersebut.

Kejadian siswi hamil sebelumnya pernah terjadi di sebuah SMK di Makassar.

Yang lebih mencengangkan, siswi tersebut melahirkan di toilet sekolah saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung, Kamis, 18 Januari 2018.

Warga Kabupaten Gowa tersebut ternyata melahirkan bayi bukan karena hubungan gelap, tetapi karena pemerkosaan.

Sementara pria berinisial B yang merupakan pelaku pemerkosaan telah ditangkap pada Sabtu, 20 januari 2018 saat makan coto di jalan Gagak Makassar. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Polisi bergerak menelusuri kabar Ratna Sarumpaet yang mengaku dianiaya. Hasilnya akan dipaparkan siang ini.

“Ya, nanti rilis ya jam 10.30 di Gedung Promoter Polda Metro,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto saat dikonfirmasi, Rabu, 3 Oktober 2018.

Hasil ini berdasarkan penelusuran polisi setelah mendapat kabar viral Ratna yang mengaku dianiaya di Bandung.

Kemarin, polisi sudah menyatakan bahwa tidak ada nama Ratna di rumah sakit di Cimahi.

Dari Bandung, polisi juga melakukan penelusuran di Jakarta. Hasilnya lengkapnya akan dijabarkan nanti.

Ratna Sarumpaet sendiri belum melaporkan klaim penganiayaan ini ke polisi. Ratna disebut pesimistis.

Saat bertemu capres Prabowo Subianto, Ratna membeberkan pengakuan penganiayaannya. Dia mengaku dianiaya di Bandung pada 21 September 2018. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa pada bangsa Indonesia menyusul bencana gempa bumi dan tsunami dahsyat yang menerjang Sulawesi Tengah.

Erdogan pun mengatakan, Turki siap memberikan bantuan apapun yang diperlukan Indonesia.

“Saya berdoa untuk saudara-saudara dan saudari-saudari kami, yang meninggal dalam gempa bumi dan tsunami di Indonesia, semoga pemulihan cepat untuk yang terluka dan saya menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada rakyat Indonesia,” demikian disampaikan Erdogan dalam postingan di Twitter seperti dilansir Daily Sabah, Senin, 1 Oktober 2018.

“Turki siap untuk melakukan segala daya untuk membantu Indonesia menyembuhkan luka-lukanya,” imbuh Erdogan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki juga menyampaikan belasungkawa mendalam pada kerabat keluarga dari mereka yang kehilangan nyawa dan mengharapkan pemulihan yang cepat bagi para korban yang terluka.

“Kami telah mengetahui dengan kesedihan mendalam bahwa gempa bumi dan tsunami di pulau Sulawesi di Indonesia, menyebabkan hilangnya banyak nyawa, luka-luka dan kerusakan yang luas. Turki sangat solidaritas dengan pemerintah dan rakyat Indonesia dan siap untuk memberikan bantuan apapun yang mungkin diperlukan,” demikian disampaikan kementerian dalam sebuah pernyataan.

Sebagai bagian dari operasi kemanusiaan, Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) telah mengirimkan sebuah tim bantuan darurat ke Indonesia menyusul gempa dan tsunami dahsyat di Palu dan Donggala. Dalam statemennya, IHH menyatakan telah mengirimkan sebuah tim yang terdiri dari lima orang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di wilayah tersebut.

Data terakhir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Ahad, 30 September 2018, menyebut sedikitnya 832 orang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Jumlah itu terdiri dari 821 korban tewas di Palu dan 11 korban tewas di Donggala. Jumlah korban luka berat dilaporkan mencapai 540 orang dan jumlah pengungsi mencapai 16.732 jiwa yang tersebar di 24 titik. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palu – Jenazah korban gempa dan tsunami di Palu, Sulteng, mulai dimakamkan di kuburan massal. Sebanyak 18 korban telah dimakamkan untuk tahap pertama.

“Untuk sementara 18 (jenazah). Pemakamannya bertahap,” kata Kapendam XIII Merdeka, Sulawesi Tengah, Kolonel Inf M Thohir di lokasi pemakaman, TBU Poboya, Palu, Senin, 1 Oktober 2018.

Pemakaman dimulai sekitar pukul 11.30 WIB. 18 jenazah itu diangkut menggunakan 2 truk dan 1 mobil pikap.

Setibanya di lokasi, jenazah yang sudah berada di kantong jenazah langsung diangkat ke dalam kuburan 10 x 100 meter dengan kedalaman 1,5 meter. Jenazah tersebut ditempatkan di sudut makam.

Sebuah ekskavator dikerahkan untuk proses penguburan massal ini. Setelah 18 jenazah itu tersusun tapi, ekskavator pun langsung melakukan penimbunan.

Thohir sebelumnya menyebut kuburan massal ini disiapkan untuk menampung 1000 jenazah. Korban tewas yang sudah diidentifikasi namun tak dijemput keluarga dimakan di kuburan massal ini.

“Untuk mekanisme adalah jenazah yang sudah diidentifikasi oleh pihak kepolisian, kemudian tidak diketahui oleh keluarganya itu akan kita kumpul kemudian kita makamkan secara massal,” ujarnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Banyak pihak yang mempertanyakan mengenai kondisi terkini Sigit Purnomo Said atau lebih dikenal dengan Pasha “Ungu” setelah gempa dan tsunami melanda kota Palu, Jumat, 28 September 2018 sore.

Seperti diketahui vokalis band Ungu itu juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu. Terkait kondisi Pasha, rekan satu bandnya Enda memberikan kabar lewat media sosial.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Enda mengungkapkan kondisi Pasha dan keluarganya saat ini baik-baik saja. Dia juga menyertakan bukti percakapan pesan singkatnya dengan Pasha.

“Gue bukan sekandung sama dia. Tapi Ungu membuat kita menjadi sedarah. Alhamdulillah. Akhirnya ALLAH mendengarkan doaku. Sampe terharu baca kabar dari sodaraku di Palu,” tulisnya di akun Instagram @mr_enda_ungu, Sabtu, 29 September 2018.

“Mari kita semua tetap doakan untuk saudara saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Palu. Semoga ALLAH SWT selalu menjaga mereka dalam rangkulanNYA,” kata Enda.

Dari percakapannya dengan Pasha diketahui bahwa masih terjadi gempa susulan dalam skala yang kecil. Hal itu ditambah kondisi kota Palu yang porak-poranda akibat gempa dan tsunami yang juga memakan banyak korban jiwa. (***)

Sumber : republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Korban meninggal dunia di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), akibat gempa serta tsunami mencapai 832 orang. Data terbaru itu didapat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“(Sebanyak) 832 orang meninggal dunia,” ucap Kepala Pusat Data dan Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat konferensi pers di kantornya, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Ahad, 30 September 2018.

Sutopo menyebut jumlah itu terdiri dari 821 orang di Palu dan 11 orang di Donggala. Dia menyebut, meskipun jalur komunikasi masih terputus di Donggala, tetapi ada laporan yang didapat sehingga diketahui informasi mengenai korban meninggal dunia di Donggala itu.

“Korban meninggal dunia disebabkan oleh 2 hal yaitu tertimpa bangunan kemudian juga diterjang tsunami,” ucap Sutopo.

Dia mengatakan para korban meninggal dunia itu segera dimakamkan secara layak. Sutopo mengaku informasi paling teranyar sejauh ini didapat dari Palu, sedangkan 3 wilayah lain yang terdampak yaitu Donggala, Sigi, dan Parigi, terkendala jalur komunikasi yang putus.

“Yang bisa kita akses komunikasi hanya di Kota Palu, (sedangkan) untuk Donggala, Sigi, dan Parigi belum ada laporan tertulis (mengenai kondisi serta jumlah korban jiwa atau luka),’ sebut Sutopo. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Donggala – Gempa Bumi mengguncang wilayah Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat, 28 September 2018.

Kekuatan gempa capai magnitudo 7,7 SR.

Hal tersebut disampaikan di akun Twitter BMKG, @infoBMKG, Jumat, 28 September 2018.

Gempa terjadi pada pukul 17.02 WIB, dan sempat berpotensi tsunami namun peringatan tersebut sudah dicabut.

Akun Instagram @info_kejadian_makassar mengunggah video situasi pascagempa.

Tampak seorang pria mengabarkan telah terjadi gempa menjelang Magrib.

Terlihat telapak tangannya terluka.

Di video yang lain memperlihatkan bangunan, jalanan yang rusak.

Bahkan ada tiang listrik yang nyaris ambruk.

Sejumlah kendaraan yang diparkir pun roboh.

Tampak beberapa orang berlarian sambil menangis.

Sebuah video di media sosial memperlihatan suasana pascagempa di pesisir pantai.

Tampak bangunan roboh di pesisir pantai.

Bahkan, air laut menggenang hingga ke jalanan.

Terlihat sebuah mobil di tengah jalan yang sudah tergenang.

Mobil tersebut tampak berusaha berjalan.

Hingga berita ini diturunkan, gempa mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, 10 terluka dan sejumlah rumah rusak.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan daerah yang alami kerusakan ada di Sinreja, Donggala yang dekat pusat gempa.

Rumah roboh dekat pusat gempa M 5.9 yang mengguncang Donggala. Beberapa rumah dilaporkan rusak. Pusat gempa di darat berasal dari sesar Palu sehingga dirasakan guncangan keras. Pendataan masih dilakukan,” tulis Sutopo.

1 orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka dan puluhan rumah rusak akibat gempa dengan kekuatan magnitudo 6 mengguncang Donggala Sulawesi Tengah. Daerah yang mengalami kerusakan ada di Kec Sinreja Kab Donggala yang dekat pusat gempa. Gempa susulan masih terus terjadi,” tulis Sutopo.

Ia juga mengunggah foto-foto kerusakan akibat gempa.

Tampak beberapa bangunan rusak hingga ada yang roboh. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2018 tidak boleh cacat, harus berlangsung transparan dan bersih. Karena itulah, negara melibatkan juga Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk membantu pengamanan pelaksanaan seleksi CPNS ini, bukan hanya pengamanan fisik tapi juga pengamanan siber, ancaman hacker, dan lain-lain.

“Supaya mereka yang berjuang, ikut seleksi CPNS, bisa menerima hasilnya dengan ikhlas. Kalau dia lulus, Alhamdulillah. Kalau tidak lulus, dia akan menerima,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin, di Jakarta, Jumat 28 September 2018.

Hari ini, Kementerian PANRB, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Kepegawaian Negara, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman terkait Persiapan, Pelaksanaan, Pengamanan, dan Penegakan Hukum dalam rangka Seleksi CPNS 2018.

Nota Kesepahaman itu ditandatangani oleh Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB yang mewakili Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, Kepala Biro SDM Dyah Ismayanti mewakili Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi, Sekretaris Utama BKN Supranawa Yusuf, dan Asisten Polri Bidang Operasi Irjen Pol. Deden Juhara, disaksikan oleh Menteri PANRB Syafruddin, Mendikbud Muhadjir Effendy, Kepala BKN Bima Haria Wibisana, dan Kapolri Tito Karnavian.

Menurut Syafruddin, ujian seleksi CPNS untuk mengisi formasi sebanyak 238.015 pada bulan Oktober ini harus memberikan kepastian kepada masyarakat yang mengikuti seleksi bahwa apa yang diupayakan atau dihasilkan dari seleksi ini betul-betul murni, tidak ada gangguan atau pun rekayasi oleh pihak-pihak lain.

“Karena itulah kita melibatkan Polri untuk mengamankan, mengawasi, sekaligus membantu pengawasan dalam penyelenggaran seleksi CPNS ini. Kita belajar dari keberhasilan Polri dalam rekrutmen di lingkungan kepolisian beberapa tahun ini yang sangat bersih dan tak ada gejolak,” kata Syafruddin.

Pengamanan itu, bukan hanya dalam bentuk pengamanan fisik pada pelaksanaan, dalam proses seleksi dan setelah pelaksanaan, tapi juga pengamanan secara teknologi untuk gangguan sistem IT, hacker, dll.

Karena itulah, pada kesempatan ini, Syafruddin menyampaikan pesan kuat agar segala bentuk niat-niat yang negatif dalam pelaksanaan seeksi CPNS ini agar dihentikan dan tidak sampai dilakukan.

“Ini atas nama negara. Bapak Presiden sudah menugaskan kita semua untuk menjadi ujung tombak dalam penerimaan CPNS ini. Demi kepentingan bangsa dan negara, dan masyarakat,” kata Syafruddin.

POLISI JANGAN HANYA MENERIMA RESIDU

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan terima kasih atas dilibatkannya secara resmi kepolisian dalam rekrutmen CPNS tahun 2018 ini.

“Ini melibatkan jumlah masyarakat yang besar. Sampai lima juta peserta. Karena melibatkan massa yang besar, tentu ada yang puas, ada yang tak puas. Ini potensi gejolak,” kata Tito Karnavian.

Jika sampai terjadi gejolak, ujung-ujungnya adalah terlibatnya kepolisian. “Biasanya, kami di polisi kadang menerima residu, menerima ujungnya saja. Dengan terlibat semenjak awal, potensi-potensi ketidak-puasan sudah dapat kita redam sedini mungkin,” ujarnya.

Caranya, seperti yang dilaksanakan saat ini, rekrutmen dilaksanakan secara transparan dan bersih. “Sehingga mereka yang ikut seleksi akan tahu mengapa dia tidak lulus kalau tidak lulus, dan mereka yang lulus akan diterima oleh yang lain,” imbuhnya. (*)

Sumber: Humas kemen PAN-RB

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta- Badan Aksesibiltas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) telah menetapkan tarif penggunaan layanan jaringan serat optik Palapa Ring.

Penetapan tarif dilakukan melalui Keputusan Direktur Utama Nomor 51 Tahun 2018 tentang Tarif Layanan Penyediaan Jaringan Serat Optik Palapa Ring Pada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika.

Ada dua jenis tarif yang ditetapkan, yaitu tarif penyediaan kapasitas pita lebar atau bandwidth; dan tarif penyediaan kabel serat optik pasif atau dark fiber.

Penetapan tarif penyediaan kapasitas pita lebar atau bandwidth berdasarkan nilai investasi, harga pasar, dan jumlah pengguna jasa. Setiap pengguna jasa penyediaan kapasitas pita lebar atau bandwidth hanya dapat menggunakan kapasitas pita lebar atau bandwidth maksimal sebesar 10 Gbps.

Adapun tarif penyediaan kabel serat optik pasif atau dark fiber ditetapkan berdasarkan pertimbangan biaya per unit layanan dengan memerhatikan nilai investasi, panjang dan lokasi kabel, dan  harga pasar.

Untuk kebutuhan promosi dan uji coba pemanfaatan layanan, BAKTI dapat ditetapkan tarif layanan sampai dengan Rp 0,00 (nol rupiah) dengan jangka waktu tertentu yang telah ditetapkan.

Sebagai  proyek infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia, Palapa Ring terdiri atas tujuh lingkar kecil serat optik (untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku) dan satu backhaul untuk menghubungkan seluruh jaringan tersebut.

Pita Lebar atau Bandwidth adalah nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit/detik atau yang biasanya disebut dengan bit per second (bps), dalam waktu tertentu.

Sementara Dark Fiber adalah kabel serat optik pasif, dipakai untuk merujuk pada core fiber optik single mode yang sudah terpasang tetapi ujungnya belum terhubung ke perangkat.

Informasi lengkap tarif dapat di lihat di dokumen berikut (lampiran pdf)*

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karawang – Bocah lelaki usia 10 tahun ditangkap warga lantaran diduga mencabuli bayi di Karawang. Bayi lelaki umur 1,5 tahun tersebut tewas akibat kejadian tersebut. Terduga pelaku mengaku mabuk lem kepada warga yang menginterogasinya.

Yadi (41), tetangga korban sekaligus saksi, orang yang pertama kali menemukan bayi malang itu bersama terduga pelaku. Keduanya tengah berada dalam toilet musala di sebuah perumahan, kawasan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis, 27 September 2018 sore.

“Saat ditanyai warga, dia (bocah terduga pelaku) mengaku berumur sepuluh tahun. Kelihatannya seperti sedang teler,” kata Yadi di tempat kejadian perkara, Jumat 28 September 2018.

Lokasi toilet musala itu dekat dari rumah korban. Yadi mengungkapkan bocah tersebut berpakaian lusuh dan tanpa alas kaki. Dia dan warga lainnya tak mengenali si bocah.

Melihat si bocah memeluk dan membekap korban, Yadi sigap bereaksi. Dia langsung meraih bayi yang bibirnya membiru.

Warga yang kesal, kata Yadi, sempat menjitak si bocah lelaki. “Tapi pelaku seperti tidak kesakitan. Dia mengaku baru selesai mengisap lem,” tutur Yadi.

Korban sempat dibawa orang tuanya ke Klinik Graha Medis. Namun dokter menyebut sang bayi sudah meninggal.

Polisi menyelidiki perkara dugaan pencabulan tersebut. Kasus ini ditangani Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Satreskrim Polres Karawang. Terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan polisi. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memblokir sebanyak 450 URL di media sosial dan situs internet yang menyebarkan tayangan video maupun foto korban kekerasan terhadap suporter usai laga Persib dan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, minggu lalu.

“450 URL sudah kami blok karena tidak bagus untuk masyarakat kan, jadi seolah-olah mengajak untuk melakukan hal hal seperti itu,” ujar Rudiantara, di Ruang Anantakupa Kantor Kemenkominfo, Jakarta melalui rilis yang diterima MEDIAKEPRI.CO.ID, Rabu, 26 September 2018.

Menteri Kominfo Rudiantara mengungkapkan, upaya memberangus dan menindak penyebaran konten negatif di internet perlu dilakukan dua arah yaitu tindakan nyata pemblokiran dan penegakan hukum oleh pihak kepolisian.

Rudiantara menjelaskan, upaya seperti itu merupakan bagian dari penanganan pada aspek hilir untuk mewujudkan penggunaan akses internet yang sehat. Selain juga ditambah sisi hulu seperti sosialisasi ke masyarakat sehingga dampaknya lebih optimal.

Selain upaya tegas pemblokiran URL media sosial dan situs internet, Rudiantara menuturkan akan menemui Direktur Pemasaran Persib Bandung Bermartabat (PBB) M Farhan guna membahas tindak kekerasan yang terjadi dan meminta supaya para pendukung Persib Bandung yang menggunakan media sosial tak menyebarkan konten video dan foto korban.

“Ada indikasi provokasi oleh oknum suporter klub. Contohnya begini, jika Anda benar suporter klub A, harus berani mukulin pendukung lain terus viralkan di media sosial. Nah contohnya seperti itu, kan tidak benar,” kata Rudiantara.

Rudiantara mengimbau masyarakat agar tidak terlibat sebagai penyebar konten sensitif di media sosial dan situs internet. Terkait dengan take down content, membutuhkan waktu di berbagai platform media sosial dengan melihat karakteristik aturan penggunaan yang dimiliki.

Sebelumnya, Kemenkominfo telah meminta kepada Youtube, Twitter, Instagram dan Facebook untuk menghapus semua video dan foto terkait korban kekerasan. Dikhawatirkan, video dan foto penganiayaan tersebut dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.(***)

Sumber: Humaskemkominfo

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Anggota DPRD Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Oktavianus Holo ditetapkan menjadi tersangka terkait sabu. Dia ditangkap bersama seorang wanita.

“Ketangkap sama perempuan salah seorang,” kata Kanit II Satuan Narkoba Polres Jakbar AKP Arief Oktora di Mapolres Jakbar, Rabu, 26 September 2018.

Urine teman wanita Oktavinius itu juga positif sabu. Wanita itu masih diperiksa polisi.

Arief mengatakan Oktavianus mengenal wanita tersebut di Jakarta. “Teman lamanya kenalan di Jakarta,” ujarnya.

Pengedar bernama Umay atau UR, yang memasok sabu ke Oktavianus, juga sudah ditangkap. Dia ditangkap tak jauh dari hotel di Tamansari, tempat Oktavianus dibekuk.

“Jadi dia beli ke UR kemudian ketangkap, kita tangkap lagi UR, dekat penangkapan anggota Dewan,” ujarnya.

Umay atau UR merupakan residivis kasus narkoba. Dia baru bebas tahun lalu.

“Sudah dua tahun lebih jual. Dia residivis narkoba. Keluar kasus tahun 2017. Kasus narkoba juga,” tuturnya.

Polisi saat ini masih memburu bandar yang memasok sabu ke Umay atau UR. Polisi yakin segera menangkap bandar itu.

“Kita lagi nyari yang jual ke UR. Kami yakin dalam waktu dekat akan menangkap bandarnya,” ucapnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Haringga Sirla tewas dikeroyok oknum Bobotoh saat akan menonton pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta Ahad, 23 September 2018.

Haringga dikeroyok lantaran diketahui warga Jakarta. Bagaimana bisa ketahuan?

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana mengatakan sebelum pertandingan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung berlangsung kemarin tepatnya pukul 13.00 WIB, Haringga datang bersama seorang rekannya menggunakan sepeda motor. Beberapa oknum Bobotoh langsung melakukan aksi sweeping.

“Saat korban dan temannya menggunakan sepeda motor melintas di depan GBLA dan ternyata dilakukaan sweeping oleh anak-anak dari oknum Bobotoh,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Senin, 24 September 2018.

Para oknum Bobotoh lantas mengetahui korban merupakan warga Jakarta. Hal itu terlihat dari KTP korban yang ditemukan oknum Bobotoh.

“Mereka mendapatkan ada satu orang diduga Jakmania yang memiliki KTP dari Jakarta,” katanya.

Sejumlah oknum Bobotoh lantas melakukan penganiayaan secara sadis. Korban dianiaya beberapa kali oleh sejumlah oknum Bobotoh.

Yoris mengatakan pelaku datang ke Bandung seorang diri. Dia datang sengaja untuk menonton laga Persib versus Persija.

“Setelah di Bandung dia dijemput oleh temannya. Mereka berdua menaiki sepeda motor ke stadion,” kata dia. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – PDIP membela Capres Jokowi soal sikap hormat saat lagu ‘Indonesia Raya’ berkumandang di pengundian nomor urut yang jadi sorotan. PDIP menegaskan tidak ada penghinaan yang dilakukan Jokowi.

Ya menurut ku itu kan Pak Jokowi menunjukkan kesungguhannya.

Karena gini loh, waktu upacara 17 Agustus di Istana aku ini bingung dan aku ikut-ikutan ngangkat tangan gini walaupun aku pakai jarit pakai gelung. Karena ku lihat semuanya juga pakai gitu,” kata Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari saat dihubungi, Sabtu, 22 Septeember 2018.

Namun begitu, kritikan itu akan menjadi masukan buat Jokowi. “Jadi aku melihatnya ini masalah kebiasaan dan mungkin menjadi masukan juga buat Pak Jokowi untuk hormatnya pakai gitu,” ujarnya.

Menurut Eva kesalahan itu hanya kesalahan minor. Tidak seorang Jokowi saja yang melakukan hormat angkat tangan saat lagu ‘Indonesia Raya’ dikumandangkan.

“Nah waktu di Istana itu dia (Jokowi) pakai kopiah ya kemarin dia hormatnya pakai angkat tangan hormatnya, aku ikut-ikut karena semua yang ada di sebelah kanan kiriku yang di VVIP itu angkat tangan semua. Jadi bukan hanya Pak Jokowi yang menganggap bahwa penghormatan pada lagu pada saat itu seperti itu. Jadi ini menurutku kesalahan minor sih. Iya wong banyak orang yang seperti itu kok.

Eva tak ambil pusing jika soal sikap hormat diseret-seret ke isu politik. Dia menegaskan, tidak ada pelecehan dan penghinaan yang dilakukan Jokowi.

“Semua hal kan lagi digoreng, tapi menurutku isu ini tidak menghilangkan maksud bahwa kita harus menghormati, cuma menghormatinya tidak sesuai dengan tata cara. Tapi tak ada pelecehan, tidak ada hal yang sebaliknya ya, penghinaan dan seterusnya,” tuturnya.

Aturan terkait sikap ketika lagu kebangsaan berkumandang ada dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan.

Pada Pasal 62 dijelaskan, saat lagu ‘Indonesia Raya’ berkumandang, setiap orang wajib berdiri tegak dan bersikap hormat. Berikut isi pasal itu.

“Setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat.”

Arti dari ‘berdiri tegak dengan sikap hormat’ yang dimaksud pada Pasal 62 juga dijelaskan dengan rinci. Berikut penjelasannya.

“Yang dimaksud dengan “berdiri tegak dengan sikap hormat” pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan adalah berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna, meluruskan lengan ke bawah, mengepalkan telapak tangan, dan ibu jari menghadap ke depan merapat pada paha disertai pandangan lurus ke depan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sebanyak 4000 aparat kepolisian dikerahkan untuk mengamankan acara pengundian nomor urut calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang digelar malam ini.

Pengundian nomor urut sendiri digelar di kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU) pukul 20.00.

4000 pasukan. Kita bersama-sama berkumpul kali ini dalam rangka mengamankan tahapan Pemilu 2019,” kata Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Jefry Ronald saat memimpin apel aparat di depan gedung KPU, Jumat, 21 September 2018.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, area sekitar KPU telah dijaga ketat oleh aparat. Sepanjang jalan Imam Bonjol pun telah ditutup dan disterilkan.

Jefry menjelaskan, rombongan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan masuk dari pintu gerbang KPU sebelah kanan, sementara rombongan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dari sebelah kiri.

Masing-masing capres dan cawapres akan didampingi elit partai pendukung, serta massa pendukung. Namun demikian, massa yang diizinkan masuk ke gedung KPU hanya 150 orang dari tiap kubu paslon.

Jumlah tersebut, 50 orang diperbolehkan ikut masuk ke tempat pengundian nomor urut, dan 100 orang lainnya bersaksi di halaman gedung KPU. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemerintah Kota Batam menerima penghargaan dari Kementrian Keuangan RI karena mendapat opini terbaik, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangannya. Penghargaan ini diberikan karena Pemko Batam berhasil mempertahankan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak lima kali berturut-turut.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dalam acara Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 di Jakarta, Kamis, 20 September 2018.

“Penghargaan ini diterima oleh Pemko Batam karena lima tahun berturut-turut dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017 mendapat opini terbaik, Wajar Tanpa Pengecualian,” ujar Amsakar.

Capaian opini WTP yang diperoleh ini memperlihatkan kinerja tata kelola keuangan Pemko Batam sudah berada sesuai jalurnya. Apa yang dicapai ini menurutnya tidak akan terwujud tanpa dukungan dari DPRD Kota Batam dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam. Serta tak luput peranan tim Kopsurgah KPK yang mendorong Pemko Batam untuk melakukan tata kelola keuangan dengan baik.

Meski menerima penghargaan, Amsakar berharap OPD tetap melakukan pengelolaan keuangan dengan baik dan sesuai ketentuan.

“Penghargaan ini kita jadikan sebagai perangsang untuk bekerja lebih baik ke depan,” sebutnya.

Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharan Negara (DJPBN). Tema Rakernas kali ini adalah “Pengelolaan Keuangan Negara yang Sehat untuk Indonesia Kuat”.

Pada Rakernas kali ini, Pemerintah memberikan penghargaan bagi 93 entitas Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang mendapat opini terbaik, WTP dari BPK sebanyak lima kali berturut-turut. Untuk tahun 2017, K/L yang memperoleh opini WTP meningkat menjadi 79 K/L (73 K/L di tahun 2016), serta Pemerintah Daerah meningkat menjadi 411 Pemda (374 di tahun 2016).

Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengapresiasi penghargaan yang diterima Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Diakuinya pada tahun 2017 banyak kementrian/lembaga dan Pemda yang meningkatkan kualitas keuangannya.

Ini menunjukkan bahwa semua memiliki komitmen untuk memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan Negara yang merupakan tanggungjawab bersama. Peningkatan ini merupakan salah satu indikator adanya kesungguhan Pemerintah untuk terus memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan negara.

“Dengan laporan keuangan lebih baik, daerah cenderung memiliki indikator pembangunan lebih baik. Pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, membuka kesempatan kerja yang luas bagi masyarakat, dan menggenjot devisa,” ujarnya. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta –  Sebagai tindak lanjut dari penyerahan formasi CPNS tahun 2018,  kementerian/lembaga/pemerintah daerah, diwajibkan untuk mengumumkan lowongan penerimaan CPNS di masing-masing instansi, baik melalui portal instansi maupun media massa lainnya. Hal itu diperlukan agar masyarakat luas mengetahui, dan bagi yang berminat mendaftarkan diri dapat menyiapkan persyaratan yang diperlukan sebelum pendaftaran dibuka secara resmi.

Istimewa

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi (PANRB) Mudzakir mengatakan, bahwa hari ini merupakan waktu pengumuman lowongan CPNS di masing-masing instansi pemerintah. “Hari ini mulai pengumuman. Untuk pendaftarannya akan dilakukan secara online terintegrasi melalui sscn.bkn.go.id. Waktunya paling cepat tanggal 26 September 2018,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Pernyataan itu disampaikan untuk meluruskan berbagai pemberitaan bahwa ada kesan tanggal 19 September 2018 mulai pendaftaran CPNS. Dikatakan bahwa sebelum pendaftaran ada proses pengumuman terlebih dahulu. Substansi pengumuman di masing-masing instansi harus dicermati dengan baik oleh calon pelamar untuk mencegah terjadinya  kesalahan.

Istimewa

Untuk itu, Mudzakir berpesan kepada calon pelamar agar benar-benar mencermati langkah-langkah dan syarat-syarat yang diperlukan dalam tahap pendaftaran. Salah satu yang paling penting adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang harus dimiliki oleh setiap pemalar. “Pastikan pelamar memiliki NIK yang benar. Kalau perlu dicek lagi ke Dinas kependudkan dan Catatan Sipil setempat,” ujarnya menambahkan.

Terkait dengan pengumuman penerimaan CPNS tahun 2018 ini, kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana juga bersurat kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) kementerian/lembaga/pemda untuk mengumumkan penerimaan CPNS instansi masing-masing pada tanggal 19 September 2018.

Istimewa

Kalau belum bisa menyampaikan pengumuman secara detail, diharapkan dapat menyampaikan informasi secara umum yang sekurang-kurangnya memuat jabatan dan jumlah formasi yang dibuka. Jika pengumuman secara detail telah tersedia, diharapkan untuk mengumumkan kembali. “Pendaftaran seleksi CPNS dibuka melalui  sscn.bkn.go.id paling cepat tanggal 26 September 2018,” ungkap Bima.

Selain mencermati isi pengumuman, calon pelamar juga diharapkan membaca dan memahami Peraturan Menteri PANRB Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penepatan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi PNS Tahun 2018, serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS Tahun 2018. (rls)

Sumber: Humas Menpan RB

MEDIAKEPRI.CO.ID – Resep dan cara membuat bubur Asyura khas Banjarmasin yang hanya dimasak pada 10 Muharram atau saat pelaksanaan Puasa Asyura.

Berbarengan dengan pelaksanaan puasa Asyura setiap tanggal 10 Muharram, masyarakat khususnya di daerah Kalimantan Selatan biasanya memasak bubur Asyura.

Bubur Asyura dibuat untuk disantap bersama, baik oleh mereka yang berpuasa sebagai hidangan untuk berbuka maupun yang tak berpuasa.

Biasanya, pembuatannya dilakukan secara berama-ramai dan bergotong royong.

Di Banjarmasin, biasanya dilakukan oleh masyarakat di perkampungan.

Nah, bagaimana resep dan cara membuat bubur asyura?

Resep bubur asyura yang dihidangkan hanya di tanggal 10 Muharram tidak membutuhkan banyak jenis bahan.

RESEP BUBUR ASYURA

BAHAN :

50 gram beras, cuci bersih
200 cc santan cair/encer
100 cc santan kental
1/2 sdt garam
1 lembar daun salam

BAHAN PELENGKAP :

Abon daging sapi
Sambal goreng kering tempe
Dadar telur, dipotong tipis
Bawang goreng
Cabai, potong halus, digoreng
Kacang kedelai goreng
Daun kemangi
Biji delima atau jeruk bali

CARA MEMASAK BUBUR ASYURA KHAS BANJARMASIN :

Rebus santan cair, masukkan beras, garam dan daun salam. Masak hingga beras lunak.

Masukkan santan kental, masak terus hingga menjadi bubur.

Sajikan bubur selagi hangat dengan bahan pelengkap.

Itulah resep dan cara membuat bubur asyura khas Banjarmasin yang biasa dimasak setiap tanggal 10 Muharram. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Insiden penikaman guru berinisial PS oleh muridnya di SMK Negeri 1 Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara menggegerkan dunia pendidikan di Indonesia.

PS sempat dibawa ke Puskesmas Gonting Mahe untuk mendapatkan perawatan sementara sebelum dilarikan ke RSU DR FL Tobing.

Saat dibawa sejumlah guru dan murid turut mendampingi korban. Istri dan anak korban juga tampak sudah berada di rumah sakit.

Belum diketahui pasti, apa yang memicu pelaku berinisial AP, pelajar kelas XI tersebut menancapkan pisau ke perut gurunya berinisial PS (44) yang mengajar sebagai guru otomotif.

Informasi yang dihimpun, kejadian begitu cepat saat jam istirahat selesai dan para pelajar serta guru sedang menuju ke dalam kelas.

“Pas mau masuk ke dalam kelas lah, korban rangkul AP dan disitulah korban ditikam AP dua kali,” kata Situmeang, rekan korban sesama guru, Sabtu, 15 September 2018.

Menurut Situmeang, AP memang dikenal nakal dan sering melawan kepada guru, terutama kepada PS. Saat berada di luar sekolah AP sempat memaki gurunya tersebut.

Dan saat berada di sekolah, menjadi momen PS untuk menasehati muridnya tersebut. Namun nahas, AP bertindak nekat.

“Anak ini memang bandel,” katanya.

Sementara itu, rekan guru lainnya di sekolah yang sama, Jenni menuturkan hal serupa.

AP menurut dia adalah murid yang nakal dan sudah sering dinasehati para guru. Korban sepengetahuan Jenni bukanlah guru yang keras pada murid.

“Bapak itu bukannya keras, bapak itu cuma menasehati siswa yang nakal kan wajar itu,” ucapnya.

Ditanya apakah ada unsur dendam murid kepada guru tersebut sehingga melampiaskannya dengan melakukan penusukan, guru perempuan ini mengaku tidak mengetahuinya.

“Kalau itu saya kurang tahu, yang saya tahu dia sedang dinasehati, tiba-tiba pisau langsung ditancapkan, itu yang saya tahu,” terang Jenni.

Perlu diketahui, korban PS merupakan penduduk di kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah tersebut sudah dibawa ke RSU DR FL Tobing Sibolga dan saat ini berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (***).

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Keluarga Ahmad Albar kembali tersandung kasus narkoba. Setelah sebelumnya Fachri Albar ditangkap Satuan Narkoba Polres Metro Jaya pada awal Februari 2018, kini giliran Ozzy Albar yang berurusan dengan kepolisian.

Penangkapan Ozzy Albar dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

“Iya (ditangkap narkoba),” kata dia Rabu, 12 September 2018.

Meski membenarkan, Argo belum bisa menjelaskan secara detail terkait penangkapan tersebut. Dari informasi yang diperoleh, Ozzy Albar ditangkap di kawasan Jakarta Selatan, pada Selasa, 11 September 2018 malam.

Saat ini Ozzy Albar tengah menjalani pemeriksaan mendalam oleh pihak kepolisian terkait kepemilikan narkoba.

“Tertangkapnya di Jalan Walter Monginsidi, Jakarta Selatan,” kata Argo. (***)

sumber: liputan6.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kepolisian hingga kini belum mengetahui apa penyebab pecahnya bentrokan antara ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dengan Pemuda Pancasila (PP).

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan, pemicu bentrokan itu bermula dari wilayah Tangerang dan meluas hingga ke Jakarta.

“Memang kejadian awalnya di sana (Tangerang). Makanya kita masih mendalami penyebab bentrokan,” katanya saat dihubungi, Rabu, 12 September 2018.

Indra mengatakan, pihaknya masih berkomunikasi dengan kedua ormas tersebut guna mengetahui penyebab bentrokan.

“Belum diketahui ya penyebab bentrokannya apa,” ujarnya.

Sebelumnya, bentrokan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB pada Selasa, 11 September.

“Terjadi bentrok saat konvoi antar dua ormas yang terlibat, yakni Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rembug (FBR).

Sekarang kami sedang fokus penanganan ribut PP dengan FBR di (depan) Gandaria City,” kata Indra Jafar saat dihubungi.

Selain di Gandaria City, bentrok juga terjadi di kawasan Cipulir dan Kreo, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, serta wilayah Pamulang.

“Saat ini kita sedang menjaga di perbatasan Pesanggrahan dengan Ciledug, Tangerang. Itu efek dari Ciledug dan memasuki wilayah Petukangan (perbatasan), sampai saat ini wilayah Pesanggrahan aman terkendali,” kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Maulana Jali Karepesina. (***)

sumber: liputan6.com