RAGAM

RAGAM

Senin | 25 Maret 2019

Hari Ini Tarif Ojol Ditentukan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana mengumumkan tarif ojek online atau ojol hari ini, Senin, 25 Maret 2019, Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat ditemui di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kemarin, 24 Maret 2019.

“Besok, Senin. Besok saya umumkan,” kata Budi Setiyadi.

Adapun skema tarif itu bakal memuat tarif untuk 4 km pertama atau dikenal flag fall. Lebih lanjut, tarif 4 km artinya ialah berapa pun jarak yang ditempuh selama di bawah 4 km tarifnya sama.

Dengan Membawa Parang dan Jerigen Berisi Bensin, Margono Ngamuk di Kantor Bank BNI Dumai Riau

Budi bilang, tarif untuk 4 km sekitar Rp 7.000-Rp 10.000. Jadi, jika seseorang naik ojol dengan jarak 3 km maka tarif yang dibayarkan sama pada kisaran angka tersebut.

Dalam tarif tersebut, pemerintah juga akan mengumumkan tarif untuk per kilometernya (km). Namun, Budi masih enggan memberi informasi. Tarif per km ini akan berlaku setelah melebihi 4 km pertama.

Apes Rencana Rampok Bank Gagal, Uang Rp50.000 Punya Satpam Pun Diembat

“Formulasi seperti yang saya sampaikan kemarin, ada biaya flag off yang 4 km, kemudian ada biaya per km,” ujarnya.

Selanjutnya, Budi menuturkan, tarif baru tak langsung berlaku setelah diumumkan. Sebab, butuh penyesuaian dari sisi sistem.

“Tidak langsung dilakukan karena harus ada harus penyesuaian aplikasi juga penyesuaian di lapangan, jadi mungkin butuh waktu beberapa minggu pemberlakuan,” tutupnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Papua – Seorang bayi berusia lima bulan berhasil diselamatkan dari banjir bandang yang menerjang kawasan Jayapura, Papua.

Juru bicara Kodam Cendrawasih, Muhammad Aidi, mengatakan bayi tersebut terperangkap di reruntuhan di bawah rumahnya selama kira-kira lima jam.

“Saat ditemukan ia tertindih balok-balok atau kayu-kayu. Kami selamatkan dan kami bawa ke rumah sakit,” kata Aidi kepada wartawan BBC News Indonesia, Mohamad Susilo, Ahad, 17 Maret 2019.

Bayi ini pertama kali ditemukan oleh anggota TNI bernama Syahrir Ramadan saat melakukan penyisiran untuk mencari warga di lokasi bencana pada Minggu pagi.

Menyedihkan.. Korban Gempa-Tsunami Sulteng Mulai Dimakamkan Secara Massal

Ketika itulah Syahrir mendengar tangis bayi.

“Saya berjalan di pinggir-pinggir rumah ketika mendengar tangisan bayi. Saya masuk ke rumah, tapi bayinya tidak ada. Ternyata bayinya ada di bawah kolong,” kata Syahrir di Jayapura, hari Senin, 18 Maret 2019.

“Bayi itu berada di bawah kayu-kayu. Kondisinya lemas … saya langsung meminta tolong rekan-rekan yang lain untuk mengeluarkan bayi tersebut,” katanya.

Evakuasi bayi ini diarahkan oleh anggota TNI lain bernama Hanafi.

Ia bersama beberapa anggota membongkar kayu-kayu papan yang ada di dekat bayi. Kayu-kayu ini harus dipotong agar si bayi bisa diambil.

“Bayi ini seperti tertutup oleh tanah. Kami ambil air satu gelas, kami siram dia, kami bersihkan matanya. Kemudian matanya kami tutup, dan kayu-kayu di atasnya kami gergaji. Matanya perlu ditutup agar serbuk kayu tak masuk ke matanya,” ungkap Hanafi.

Proses ini memakan waktu cukup lama. Begitu bayi diambil, bayi ini langsung dibawa dengan sepeda motor untuk mendapatkan perawatan.

Banjir yang terjadi pada hari Sabtu, 16 Maret 2019 telah menyebabkan sedikitnya 79 orang meninggal dunia dan ribuan warga mengungsi.

Jubir Kodam Cenderawasih Muhammad Aidi mengatakan saat bayi itu ditemukan, ayahnya datang dalam keadaan panik dan stres.

“Di rumah sakit diberi perawatan dan bayi ini kondisinya membaik dan sudah dijemput oleh pihak keluarga pada Minggu pagi,” kata Aidi.

Terjang sembilan kelurahan

Banjir bandang ini menerjang sembilan kelurahan di Kabupaten Sentani.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengungkapkan lebih dari 1.000 warga Sentani dievakuasi ke kantor bupati dan rumah dinasnya.

Banjir bandang yang terjadi di malam hari membuat para warga tidak mempersiapkan diri, sehingga yang diperlukan saat ini adalah kebutuhan pokok.

“Karena tengah malam musibah ini, jadi ada yang dalam kondisi tidur, belum siap sama sekali, mereka hanya keluar membawa baju yang di badan,” ujar Mathius

Hingga Ahad, 13 Maret 2019 pukul 10.00 WIB, tercatat dampak banjir bandang yang menerjang sembilan kelurahan di Kabupaten Sentani, Papua, sebanyak 50 orang meninggal dunia dan 59 orang luka-luka.

Lebih jauh, Mathius menerangkan bahwa kebutuhan air juga terkendala karena sumber air berasal dari Gunung Cyclop, sehingga dibutuhkan tangki air bersih untuk kebutuhan warga dan keperluan rumah sakit yang menampung korban luka-luka.

Kepala Humas Polda Papua Ahmad Musthofa Kamal mengatakan tiga lokasi yang terdampak parah akibat terjangan banjir bandang ini adalah di sekitar bandara, perumahan Bintang Timur dan sekitar lapangan udara.

Sebagian besar wilayah yang terdampak hingga kini masih tertutup lumpur material banjir. Diperkirakan masih banyak korban yang terperangkap materi lumpur.

“Air masih mengalir cukup deras tapi perlu diwaspadai. Kita masih melakukan pencarian,” kata dia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menuturkan dari 50 orang meninggal dunia, 38 jenasah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua, 7 jenasah di RS Marthin Indey, dan 5 jenasah di RS Yowari.

Sebanyak 49 korban sudah berhasil diidentifikasi sedangkan satu jenasah masih dalam proses identifikasi.Sementara 59 orang luka-luka yang dirujuk ke PKM Sentani, RS Bhayangkara dan RS Yowari. Dinas Kesehatan Jayapura dan Dinas Kesehatan Papua mengkoordinir penanganan tim medis bagi korban.

Namun, Sutopo menuturkan data korban ini masih akan bertambah karena pendataan masih dilakukan.

“Karena proses evakuasi masih berlangsung dan belum semua daerah yang terdampak di sembilan jelurahan bisa dijangkau tim SAR gabungan,” ujar Sutopo, Ahad, 17 Maret 2019

Material lumpur dan kayu akibat banjir membuat akses jalan tertutup, membuat evakuasi korban sulit dilakukan.

“Fokus utama saat ini adalah proses evakuasi, penyelamatan korban mengingat luasnya wilayah terdampak banjir bandang,” tegas Sutopo.

Adapun kerusakan meliputi 9 rumah rusak terdampak banjir di BTN Doyo Baru, 1 mobil rusak atau hanyut, jembatan Doyo dan Kali Ular mengalami kerusakan.

Sementara itu, sekitar 150 rumah terendam di BTN Bintang Timur Sentani, kerusakan 1 pesawat jenis Twin Otter di Lapangan Terbang Adventis Doyo Sentani.

Seperti diberitakan, akibat dari intensitas hujan yang menguyur Kabupaten Jayapura dan sekitarnya mulai dari sore hari, Sabtu, 16 Maret 2019 hingga pukul 23:30 Wit mengakibatkan Banjir merendam perumahan warga di Kelurahan Hinekombe, Dobonsolo dan Sentani Kota, Kampung Yahim dan Kehiran.

Peringatan banjir bandang

Lebih lanjut, Sutopo mengatakan sejak september 2018, Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) bersama BNPB telah memperingatkan tentang adanya banjir bandang.

Wilayah Sentani itu rawan banjir akibat kerusakan lingkungan dan pertambangan liar di lokasi situ.

Apalagi pada tahun 2007 lalu, di Sentani juga pernah diterjang banjir bandang.

Kejadian banjir bandang yang menerjang pada Sabtu silam, menurut Sutopo, menunjukkan hujan deras yang terjadi pada sore hari membendung air di sungai ada. Namun air kemudian meluap dan menerjang wilayah di sekitarnya.

“Ini karakter banjir besar yang terjadi di Indonesia kita bisa melihat bagaimana kayu gelondongan yang begitu besar dan batu besar menerjang desa-desa,”

Untuk mengantisipasi banjir bandang, Wantanas dan BNPB sudah melakukan penanaman 20.000 bibit pohon untuk memperbaiki lingkungan, terutama hutan yang ada. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID,Jakarta – Tak hanya produk cleanser wajah yang cocok atau komitmen dalam pembersihan wajah setiap malamnya, namun ada hal lain yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan kulit wajah yang lebih sehat dan awet muda. Yakni soal waktu dalam mencuci wajah setiap malamnya.

Alih-alih menunggu membersihkan wajah menjelang tidur, ternyata akan lebih baik membersihkannya lebih awal. Seberapa awal yang disarankan dalam membersihkan wajah?

Dalam penelitian dari Pusat Regulasi Genomik, waktu pembersihan wajah yang baik di malam hari adalah dimulai dari waktu matahari terbenam. Hal tersebut berdasarkan ritme sirkadian atau jam internal. Sama seperti tubuh, kulit juga memiliki jam sirkadiannya.

Tips Atasi Sakit Kepala Tanpa Minum Obat

Kulit secara natural memperbaiki ketika menjelang malam hari. Artinya saat tubuh sudah mulai butuh istirahat, maka sel-sel bekerja lebih keras lagi untuk memproduksi sel baru dan menggantikan yang lama.

Sehingga membersihkan kulit lebih awal membuat jam internal kulit jadi lebih selaras. Hasilnya, akan menjaga kulit dari kerusakan dan tanda-tanda penuaan.

“Emosi” Merugikan Siapapun, Ini Tips Mengendalikannya

Manfaat lainnya ketika jam internal kulit selaras, maka produk serum yang digunakan pun akan bekerja maksimal. Hal tersebut karena kulit tidak sibuk mempertahankan diri dari sinar UV dan polusi. Zat aktif pada serum seperti retinol pun akan lebih mudah menyerap. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Lion Air Group mengungkapkan alasannya memilih Boeing 737 Max 8. Lion Air mengaku memilih Boeing jenis Max karena dijanjikan penghematan konsumsi bahan bakar yang cukup signifikan.

Managing Director Lion Air Group, Daniel Putut, menyatakan penghematan yang dijanjikan pihak Boeing untuk seri Max mencapai 11 persen. “Mereka janjikan 11 persen efisiensi dari bahan bakar,” ujarnya.

Lagi, Pesawat Ethiopian Airlines Jatuh Tak Lama Setelah Lepas Landas

Dia menyebutkan paling banyak Boeing 737 Max 8 adalah untuk penerbangan ke China dan Umrah. Untuk penerbangan umrah, Lion Air akan diganti dengan pesawat Airbus. “Untuk ke Timur Tengah digantikan dengan pesawat ‘wide body’,” katanya.

Dia mengaku penundaan pengoperasian serta kedatangan pesawat tersebut tidak mengganggu operasional Lion Air karena sedang musim sepi.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengambil langkah untuk melakukan inspeksi larang terbang sementara pesawat terbang Boeing 737 MAX 8 di Indonesia. Langkah tersebut diambil terkait jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines berjenis Boeing 737 Max 8.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti mengatakan larangan dikeluarkan untuk memastikan bahwa pesawat Boeing yang beroperasi di Indonesia dalam kondisi laik terbang. Serta untuk menjamin keselamatan penerbangan di Indonesia. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Dumai – Ancam Teller BNI 46 Dumai dengan parang dan siramkan pertalite ke meja teller, margono ternyata penjual bandrek, ini kata keluarga dan kenalannya.

Aksi Margono di BNI 46 Jalan Jenderal Sudirman, Kota Dumai, Riau pada Senin, 11 Maret 2019 membuat gempar masyarakat setempat.

Pria 44 tahun itu nekat membawa parang dan mengancam nasabah serta pegawai bank.

Margono juga nyaris membakar bank tersebut.

Jeritan Motor Roda Tiga di Lokasi TMMD Jurangjero

Ia sempat menyiram meja teller bank dengan bahan bakar jenis pertalite.

Aksinya langsung dihentikan pihak kepolisian.

Margono ternyata seorang penjual minuman hangat bandrek dan aneka jamu di Jalan Dr Wahidin, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.

Ia sudah berjualan di sana cukup lama.

Kios aneka minuman hangat dan jamu dagangannya cukup ramai pembeli.

Tempat berjualannya berupa kios semi permanen di tepi Jalan Dr.Wahidin.

Pria tersebut dikenal baik oleh para pelanggan yang kerap menikmati aneka minuman hangat pada malam hari.

Dengan Membawa Parang dan Jerigen Berisi Bensin, Margono Ngamuk di Kantor Bank BNI Dumai Riau

Satu pelanggannya menyebut bahwa MR pada Minggu malam tidak memperlihatkan gelagat mencurigakan.

MR tetap melayani para pelanggan yang datang ke kios miliknya.

“Biasa saja kok, saya sempat minum bandrek di sana. Sikapnya wajar saja dan tidak ada yang aneh,” terang pria yang enggan disebut namanya kepada Tribun, Senin petang.

Pria tersebut mengaku sering berkumpul dengan rekan-rekannya di sana.

Ia pun sering berjumpa dan bercengkrama dengan MR.

Tapi ia tidak tahu, apa yang merasuki MR hingga berbuat nekat.

“Kami tahunya beliau itu baik-baik saja. Kalau ngbrol ya manut saja. Makanya kami kaget waktu dengar beliau mengamuk,” ulasnya.

Kepolisian Dumai belum memastikan motif dari pelaku.

Polisi belum menyimpulkan motif pelaku.

Dugaan awal pelaku hendak melakukan perusakan dan pengancaman di bank.

Mereka juga belum memastikan kondisi kejiwaan dari MR.

“Kalau kondisi kejiwaan butuh pemeriksaan lebih lanjut. Sebab dokter belum lakukan pemeriksaan,” papar Kapolres Dumai, AKBP Restika PN terpisah.

Ia mengatakan bahwa pelaku sudah mendapat penanganan medis usai beraksi.

Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas.

Sebab pelaku mengamuk saat hendak diamankan petugas.

Mantan Kapolres Siak ini menyebut bahwa MR adalah warga purnama.

Pelaku tinggal bersama keluarganya.

Pelaku juga memiliki dua anak.

“Informasi kita peroleh, pelaku juga berjualan bandrek di Purnama. Nanti kita minta keterangan keluarga juga,” ulasnya.

Sosok Margono di Mata Keluarganya

Berbeda dengan sejumlah kenalannya, Iyah, Kakak kandung Margono mengungkapkan fakta mengejutkan.

Iyah menyebut, adiknya bernama Margono itu punya masalah pribadi.

“Dia sudah beberapa tahun belakangan ada kelainan, seperti stres gitulah,” kata Iyah

Dia menerangkan, adiknya tersebut memang masih bejualan bandrek.

Namun, yang kerap berada di lapaknya adalah Istrinya.

“Dia setahu saya tak ikut jualan lagi. Namun, masih suka datang dan minum disana,” ungkapnya.

“Maklum, banyak kawan dan kenalannya minum disitu juga,” tambah Iyah.

Iyah membantah jika adiknya disebut punya masalah yang melibatkan pihak kepolisian dalam keseharian.

“Dia tak punya masalah. Memang orangnya suka tiba-tiba melamun dan marah-marah, tapi adik saya baik dan tak pernah ribut,” pungkasnya.

Sosok Margono di Mata Kenalan

Sosok Margono dikenal sebagai warga biasa oleh masyarakat tempat dia tinggal di Purnama.

Lelaki periang ini kerap dikenal sebagai sosol paling baik oleh sesama warga baik yang lebih tua, sepantaran maupun lebih muda.

Di kawasan Purnama, Margoni dikenal sebagai pedagang bandrek yang buka sore hari hingga malam.

Bagi sebagian kalangan, usaha bandrek yang diberi nama Bandrek Margono cukup dikenal di sejumlah kalangan Kota Dumai.

Seorang warga Purnama bernama Pur mengaku, sehari sebelum kejadian dia masih minum bandrek di tempat Margono.

“Dia (Margono, red) terkenal orang paling baik. Tak ada yang aneh dengan dia. Semalam saya masih minum disana dan ngobrol seperti biasa. Seperti tak ada masalah apa-apa,” sampai Pur Senin, 11 Maret 2019.

Dilanjutkannya, Pur minum bandrek di lapak Bandrek Margono bisa beberapa kali dalam seminggu.

Keduanya juga cukup akrab.

Apalagi, Pur merupakan pengurus dari sebuah organisasi kepemudaan nasional di Dumai.

“Saya cukup dekat. Tapi memang tak ada firasat. Semalam kami ngobrol lama dan dia tak mengeluh apa-apa,” ucapnya.

“Sampai tadi siang saya dengar kejadian di BNI Dumai, saya tak sangka, kalau itu Margono yang ngobrol sama saya semalam,” tandas Pur.

Terungkap identitas pelaku pengrusakan di Bank BNI 46 Dumai, sempat ancam teller, pelaku ingin membuat kegaduhan dan membakar bank itu, Kapolres Dumai tegaskan bukan perampokan.

Identitas tersangka tindak kriminal pengancaman dan pengrusakan di Bank BNI 46 Dumai akhirnya terungkap.

Pihak Polres Dumai merilis identitas tersangka yakni Margono, lelaki kelahiran 1975 warga Purnama Kota Dumai.

Melalui Paur Humas Polres Dumai Iptu Dedi Nofarizal mengatakan, Margono sempat mengancam teller dan pengunjung dengan kalimat ‘Kalau mau selamat kalian keluar semua’.

“Aksi yang dilakukan oleh Margono bukanlah usaha perampokan. Melainkan pengancaman dan pengrusakan,” sebut Paur Humas.

Selain mengancam, Margono juga berusaha menyiramkan BBM diduga Pertamax ke areal lantai dan meja teler nomer tiga.

“Dia (Margono, red) juga merobek slip penarikan dan setoran ada di lobi bank BNI dan merusak kursi pengunjung dan komputer,” sampainya.

Hasil interogasi pihak kepolisian disimpulkan, pelaku hanya ingin membuat kegaduhan dan membakar bank tersebut.

“Dari keterangan pelaku disimpulkan, dia hanya ingin membuat keributan saja tak ada maksud merampok dan sebagainya,” pungkasnya.

Kapolres Dumai, AKBP Restika PN menegaskan bahwa keributan di gedung BNI 46 Dumai, Jalan Jendral Sudirman, Kota Dumai, Riau pada Senin (11/3/2019) bukan perampokan.

Ia memastikan tidak ada uang yang dirampas oleh pelaku perusakan berinsial oleh pria berinisial MR.

“Saya tegaskan bahwa itu bukan perampokan. Aksi tersebut perusakan dan pengancaman,” jelas Restika kepada Tribun, Senin siang.

Polisi sudah mengamankan MR.

Sejumlah personel polisi sempat bergulat dengan pelaku lantaran melakukan perlawanan.

Mereka akhirnya melumpuhkan pelaku dengan timah panas.

Polisi memembak kaki kiri pelaku.

Saat ini pelaku harus mendapat perawatan medis di RSUD Dumai.

“Kami terpaksa lumpuhkan pelaku. Sebab melakukan perlawanan dan mengancam nasabah di bank,” terangnya.

Mantan Kapolres Siak ini menyebut polisi sudah memeriksa sejumlah saksi pasca kejadian.

Ada dua saksi sudah dimintai keterangan polisi.

Personel polres juga melakukan olah TKP.

Restika menyebut bahwa awalnya pelaku datang ke BNI Jalan Jendral Sudirman dengan mengendarai sepeda motor Vario warna biru.

Pelaku yang turun dari motor langsung bergerak ke dalam BNI.

Ia mengeluarkan parang yang sudah dibawanya.

Pria 44 tahun ini berteriak dan memerintahkan nasabah dan pegawai bank untuk keluar.

Ia juga mengayunkan parang ke meja teler 3 tersebut.

Pegawai bank langsung lari keluar dari bank.

Pelaku lantas mengeluarkan jerigen yang telah disiapkannya.

Ia menyiramkan bensin yang ada dalam jerigen tersebut ke meja teler 3.

MR juga menyiram lantai bank dengan bensin.

Pelaku juga merobek slip penarikan dan setoran yang ada di lobi BNI.

Ia juga merusak kursi pengunjung dan komputer yang ada.

Petugas keamanan bank langsung melaporkan kejadian itu ke personel Polres Dumai yang bertugas di sana.

Mereka langsung berlari dalam bank sambil meminta pelaku untuk menyerahkan diri.

Pelaku tidak mau menyerah begitu saja.

Personel Polres Dumai langsung membantu meringkus pelaku.

“Ada perlawanan, maka kita tembak kaki kiri pelaku,” ulas Restika.

Polisi sudah menginterogasi pelaku.

Dugaan sementara pelaku hanya ingin membuat kegaduhan dan membakar bank.

Saat ini situasi di bank tersebut sudah terkendali.

Pelaku juga sudah diciduk polisi

“Saat ini polisi masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut,” paparnya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Ini curahan hati Ny. Wiji (36), seorang petani asal Dukuh Nggoloyo, Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, atas sepak terjang Tentara di desanya, dimana melaksanakan pembangunan, termasuk diantaranya membangun sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selaku rakyat kecil, dia berharap jumlah rumah yang direhab bisa ditambah.

”Niki kula sakderma wong cilik lho Pak. Menawi diparingke usul mbok jumlah omah sing dibangun Pak Tentara ditambahi. Wong teng Njurangjero mriki kathah tiyang sing daleme elek, betah dibantu dibangunke griyane (Ini saya cuma orang kecil lho Pak. Kalau dibolehkan usul, itu jumlah rumah yang dibangun Pak Tentara ditambah. Orang di Jurangjero sini banyak orang yang rumahnya jelek, butuh dibantu dibangunkan rumahnya -Red),” ujar Ny. Wiji kepada Tim Pendim 0721/Blora yang menyambanginya.

Dia mengaku, usulan itu bukan berarti rumahnya ingin direhab, hanya saja memang faktanya di Desa Jurangjero baranyak rumah yang tidak layak huni, butuh uluran tangan dari banyak pihak agar bisa direhab. Keberulan rumah Ny. Wiji bersebelahan denan rumah Mbah Saki (65), salah satu warga Dukuh Nggoloyo yang rumahnya ikut direhab Tentara dalam gelaran TMMD Reguler ke-104 Kodim Blora.

”Saya melihat rumah mbah Saki dibangun pak Tentara saja sudah ikut senang. Kasihan dia, hidup sendirian, untuk makan sehari-hari pun sulit. (pendim 0721/blora)

MEDIAKEPRI.CO.I, Jakarta – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) meluncurkan ‘Jendela’, yaitu saluran informasi dan pengaduan nasabah pinjaman online atau fintech peer-to-peer lending. Melalui kanal tersebut, masyarakat bisa bertanya maupun mengadu mengenai persoalan terkait pinjaman online.

“Jadi itu adalah pusat informasi dan pengaduan mengenai praktik fintech lending di Indonesia,” ujar Ketua Umum AFPI Adrian Gunadi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019.

Apes Rencana Rampok Bank Gagal, Uang Rp50.000 Punya Satpam Pun Diembat

Menurut Adrian asosiasi terbuka mendengarkan keluhan nasabah dengan menyediakan customer service serta hotline center melalui saluran telepon maupun email. Nasabah dapat menghubungi 150505 pada jam kerja, Senin – jumat pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Selain itu, nasabah juga bisa mengadu melalui [email protected] atau laman resmi www.afpi.or.id.

Nantinya, setiap pengaduan akan ditampung oleh tim dari asosiasi di fintech center dan dipelajari dalam tiga hari. Setelah itu, setiap keluhan akan mendapat balasan dari asosiasi. Adapun permasalahan serius akan dilaporkan kepada sekretariat dan dilanjutkan kepada komite etik. “Untuk sanksinya harus dilihat kasus per kasus, mulai dari peringatan hingga dikeluarkan dari asosiasi,” ujar Adrian.

Gulai Itik Cabe Hijau Koto Gadang, Yuk Diintip Resep dan Cara Membuatnya

Wakil Ketua Umum AFPI Sunu Widyatmoko mengatakan dibentuknya saluran pengaduan itu didasari hiruk pikuk persoalan pinjaman online beberapa waktu belakangan. Persoalan itu, menurut dia, kerap macet dan tidak selesai. Dengan adanya Jendela, asosiasi bakal bekerja mengatasi persoalan itu berbasiskan aduan. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sebuah video seorang bocah tersengat listrik lantaran tangannya memegang tiang lampu viral di media sosial instagram. Dalam video, bocah itu menggunakan kaus biru dan tangannya tampak tak bisa dilepaskan dari tiang karena aliran listrik yang menyengat.

Usut punya usut kejadian itu terjadi di kolam renang di Kompleks Perumahan Villa Meruya, Kembangan, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi sekitar seminggu lalu.

Tragis, Tiga Pemuda Ini Ditemukan Tewas Meringkuk di Dalam Tenda, Ini yang Terjadi

“Iya benar ada kejadian itu. Sekitar seminggu yang lalu ya,” ucap Kapolsek Kembangan, Kompol Joko Handoko Senin, 4 Maret 2019.

Belakangan diketahui bocah itu bernama Putu Elang. Beruntung bocah itu tak meninggal dunia dalam kejadian ini.

Bocah itu kini sudah beraktivitas secara normal. Sebab, si bocah langsung mendapatkan perawatan. “Sudah aktivitas lagi. Sempat trauma tapi sudah tidak apa-apa,” katanya.

Setelah Gorok Leher Istrinya, Pria Ini Belah Perut dan Mengambil Bayi yang Dikandung, Ini Kronologi Lengkapnya

Tiang lampu itu diduga kabelnya terkelupas karena faktor alam sehingga saat kejadian korban tersengat. Mengingat saat itu korban dalam keadaan basah kuyup sehabis berenang.

Terkait hal ini, polisi belum menemukan adanya indikasi pidana. Bekum ditemukan adanya unsur kelalaian, sehingga tidak ada tersangka dalam kasus ini. (**)

sumber: viva.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karawang – Pasien Obesitas Sunarti asal Karawang telah meninggal dunia di Karawang, pada Ahad, 3 maret 2019 Atas meninggalnya pasien tersebut, Direktur Utama RSHS, dr. R. Nina Susana Dewi, Sp.PK(K) memastikan kondisi yang sudah aman untuk dipulangkan secara medis.

Sunarti dirawat sejak tanggal 1 februari dengan rujukan dari Rumah Sakit Karawang. Untuk penanganan obesitas selama perawatannya, RSHS membentuk tim khusus (terdiri dari berbagai disiplin ilmu), yang telah berupaya semaksimal mungkin.

Bobotnya Capai Ratusan Kilo Setelah Konsumsi Obat Steroid Berbulan-bulan, Ini Kata Dokter

Pada 18 Februari Sunarti menjalani bariatric surgery. Yaitu berupa tindakan pengecilan lambung. Tindakan operasi berjalan dengan baik dan selama paska operasi pasien dalam kondisi yang baik.

Secara umum kondisi Sunarti baik, baik tekanan darah, nadi, dan respirasinya normal. Ia tidak mengalami sesak nafas. Perkembangan lain yang signifikan, pasien sudah bisa duduk dan dapat mentoleransi kalori makanan sebesar 450 kalori/hari.

ASTAGFIRULLAH.. Awalnya Berat Badannya 110 kg Dalam Setahun Naik Jadi 310 kg, Pasien Obesitas ini Meninggal Dunia

Dengan perkembangan yang ada, pasien dinyatakan aman untuk pulang pada 1 Maret 2019 dan dapat beraktivitas keseharian di rumah. Saat pulang pasien dibekali obat-obatan dan edukasi asupan makanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Terkait pembiayaan, Direktur Utama menjelaskan, Sunarti dipulangkan bukan karena kuota BPJS habis (seperti yang sempat di beritakan salah satu media), melainkan murni karena kondisi yang sudah aman untuk dipulangkan secara medis.

Sejak awal pasien sudah diprediksi akan membutuhkan pembiayaan besar, sehingga pada clinikal meeting pertama, manajemen RSHS memutuskan tindakan medis yang berfokus pada patient safety dengan pelayanan medis baik AMHP maupun tindakan lainnya dicover oleh BPJS dan RSHS sesuai prosedur yang berlaku. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni menegaskan bahwa pihaknya masih memberikan bagasi gratis untuk barang bawaan penumpang hingga 50 Kg per penumpang yang bertiket ke seluruh rute pelayaran.

Sebagai BUMN transportasi laut dengan pelanggan seluruh lapisan masyarakat ke seluruh Nusantara, Pelni berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Apel Pagi dan Doa Awali Tentara Bekerja di Lokasi TMND

Plh. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro mengatakan, sesuai peraturan perusahaan tentang bagasi penumpang kapal Pelni yang disebut dengan bagasi bebas atau cuma-cuma adalah barang bawaan penumpang yang dibebaskan dari biaya, berupa barang jinjingan, dapat diangkat dengan 1 tangan oleh penumpang bertiket dan tidak membutuhkan bantuan orang lain, tidak boleh diseret atau dipikul saat embarkasi atau naik ke kapal.

Setiap barang bawaan yang melebihi ketentuan bagasi bebas sebagaimana ketentuan di atas disebut sebagai over bagasi dan dikenakan tarif over bagasi. “Bila bagasi melebihi 50 Kg akan dikenakan tarif over bagasi,” terang Yahya.

Pelni menurutnya sangat toleran dalam menerapkan ketentuan bagasi bagi penumpang karena beratnya hingga 50 Kg. Ketentuan ini hendaknya dapat dipatuhi para penumpang kapal Pelni agar ketertiban, keamanan, dan kelancaran penerapan barang bagasi dapat berjalan sesuai ketentuan sehingga dapat mendukung keselamatan pelayaran.

Ketentuan free bagasi hingga 50 Kg untuk menegakkan aturan dan menjamin keselamatan pelayaran. Pelni memberlakukan ketentuan over bagasi atau tarif kelebihan bagasi bagi penumpang yang membawa bagasi melebihi ketentuan.

“Bagi yang membawa bagasi melebihi berat 50 Kg, Pelni menerapkan tarif over bagasi, tujuannya agar tertib, aman, dan selamat,” tegas Yahya.

Dia menjelaskan, barang bagasi adalah barang jinjingan yang dibawa penumpang. Saat ini, barang bagasi penumpang menyatu dengan penumpang di mana dia mendapatkan seat atau bed. Sedangkan Redpack merupakan kiriman atau paket yang diselenggarakan Pelni di luar bagasi.

Barang bagasi selalu bersama penumpang, sedangkan Redpack tidak bersamaan dengan penumpang. Redpack melayani door to door service di mana pengirim barang meminta diambil dan dapat pula diantar hingga ke alamat penerima.

“Redpack adalah produk baru dari Pelni yang merupakan bagian dari lini bisnis dalam memperkenalkan packaging dan standar labelling logistik. Redpack telah diluncurkan pada 15 Agustus 2018 dengan bentuk kemasan kantong merah. Hal ini memberikan perbedaan dengan paket kiriman perusahaan lain. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Magelang – Seorang warga Kebonrejo, Candimulyo, Kabupaten Magelang, Miyati (52), mencoba bunuh diri dengan cara membakar diri. Korban yang mengalami luka bakar 75 persen sehingga harus dilarikan menuju RST dr Soedjono Kota Magelang untuk mendapatkan perawatan.

Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban mencoba bunuh diri dengan cara bakar diri.

Syahrini Menikah Hari Ini,Foto Akrab Syahrini dan Luna Maya Pun Bermunculan

“Ya tadi, ada orang mencoba bunuh diri dengan bakar diri,” kata Yudi di Mapolres Magelang, Kamis, 28 Februari 2019.

Sementara itu, Kapolsek Candimulyo AKP Suharto menambahkan, korban kondisinya tertekan karena ditinggal suaminya tidak pulang-pulang dan keberadaannya tidak diketahui.

“Masa Paceklik” Bagi Tentara di Lokasi TMMD

“Korban ini karena malu dengan tetangganya, kemudian mau bunuh diri.

Korban menyiram bensin dan membakar diri di kebun, terus lari sejauh 500 meter minta tolong sampai jalan. Korban terluka 75 persen terus dilarikan menuju RST Soedjono Kota Magelang,” katanya. (***)

sumber: detik.com

Kunjungannya ke ruang perawatan Shakira bersifat spontan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan menjenguk putri dari penyanyi Denada saat menengok Ani Yudhoyono di Singapura, Kamis, 21 Februari 2019.

Putri Denada, Shakira Aurum, memang dirawat di rumah sakit yang sama dengan istri Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Jokowi menyampaikan, kunjungannya ke ruang perawatan Shakira bersifat spontan setelah sebelumnya diberi kabar tentang hal itu.

Kepedihan Denada Menceritakan Pengobatan Putrinya yang Terkena Leukimia, Denada: Ya Allah, itu Berat Sekali

“Iya itu sehari sebelumnya kita diberitahu karena satu rumah sakit kita sekalian. Jenguknya spontan. Saya sampaikan cepat sembuh kalau sudah sembuh ajak ke Istana Bogor,” kata Jokowi, Jumat , 22 Februari 2019.

Jokowi juga sempat memberikan hadiah berupa tas untuk putri Denada yang suah dirawat di Singapura sejak tahun 2017 lalu. Putri Denada dan Bu Ani memang mengidap penyakit yang sama, yakni kanker darah. Istri SBY tersebut mulai dirawat di Singapura sejak awal Februari lalu.

Biaya Pengobatan Anaknya yang tidak Sedikit, Denada Jual Apartemen dan Rumah Mewahnya

Diberitakan sebelumnya, Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi tiba di National University Singapore (NUH) sekitar pukul 16.40 waktu setempat dan langsung disambut putra pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono dan besan Jokowi, Hatta Rajasa.

Selepas itu, Presiden dan Ibu Iriana langsung menuju lantai 8, tempat Ani Yudhoyono dirawat. Di ruang perawatan, Presiden dan Ibu Iriana disambut SBY dan Annisa Pohan. SBY menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kedatangan dan kehadiran Presiden Jokowi di Singapura.

“Kami dan seluruh masyarakat Indonesia mendoakan untuk kesembuhan Ibu,” balas Presiden Jokowi. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati – Peringati hari peduli sampah nasional tahun 2019, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) bersama Kapolres Pati, Dandim 0718/Pati, Persit KCK Cabang XXXIX, Bhayangkari Pati, DKP, Camat Juwana dan PPP Bajomulyo serta masyarakat mengadakan kegiatan pembersihan di sungai Silugonggo di Desa Bendar, Kecamatan Juwana. Kamis,21/2/2019

Istimewa

“Saya mengajak tiap-tiap warga untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing terlebih bagi warga Desa Bendar yang merupakan desa nelayan yang berhasil”, ujar Wabup.

Lagi Cari Motor, Ini Harga Terbaru Mio, BeAT, Smash, Hingga Nex II

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk memulai kesadaran bahwa kebersihan adalah bagian dari iman.

“Kenyataan Kabupaten Pati ini menjadi sentral nelayan nasional, perlu kita dukung dan support terus dari segala sisi terutama dari aspek kebersihan lingkungannya”, terangnya.

Wabup juga menegaskan bahwa jika hanya mengandalkan pemerintah tentunya tidak akan bisa. “Tetapi kalau kita bergotong-royong sama-sama dan ada kepedulian dari masing-masing keluarga dan lingkungan sekitar, tentunya akan lebih memberikan dampak yang lebih baik”, terangnya.

Plat Beton Beres, Material untuk TMMD Lancar

Komandan Kodim 0718/Pati dalam kesempatan tersebut menegaskan kembali agar masyarakat peduli dengan sampah, apalagi sampah plastik yang sukar diurai.

Untuk itu mari kita budayakan hidup bersih dn menjaga lingkungan kita dari sampah,” Ujar Dandim.

Penerbangan ke Bandung dari belasa per harinya sekarang tinggal empat.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Padang – Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat mengakibatkan jumlah penerbangan dari berbagai daerah ke Bandung, Jawa Barat, mengalami penurunan. Bahkan penurunannya terbilang drastis.

“Berkurang penerbangan akibat tiket mahal, itu Bandung merasakan dampaknya. Dulu per hari itu ada belasan penerbangan ke Bandung, tapi sekarang hilang empat penerbangan karena tiket mahal,” kata Gubernur Emil seusai menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Padang, Sumbar, Kamis, 21 Februari 2019.

Anggota Koramil Ini Terus Semangati Warga Rehab Mushola

Dia mengatakan, kenaikan harga tiket pesawat, membuat orang berpikir ulang ketika hendak berpergian ke daerah untuk keperluan pekerjaan atau wisata. Ia pun berharap keluhan dari pemerintah daerah ini bisa dicermati oleh Kementerian Perhubungan.

“Seharusnya dicarikan jalan keluarnya seperti apa karena kalau tiket naik akan jadi kendala bagi daerah,” katanya.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah bisa dilakukan dengan mendorong dua sektor utama yaitu industri dan pariwisata.

Luar Biasa Tentara Mau Rehab Mushola di Pedesaan2019/02/21

“Bekerja di sektor industri dengan gaji sesuai Upah Minimum Regional (UMR) sekitar Rp2,2 juta masih lebih baik dari pada penghasilan petani yang hanya sekitar Rp1 juta per bulan,” katanya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Padang.

Agar industri itu bisa berkembang dengan baik, Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah harus ditingkatkan dengan berbagai cara oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan provinsi.

Memang harus diakui, kata JK, tidak semua daerah cocok untuk industri. Tetapi kemungkinan bisa ditumbuhkan menjadi daerah penyangga bagi bahan baku, karena industri pasti butuh bahan baku. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tulungagung – Sebuah video pendek tersebar di antara warganet Tulungagung. Dalam video itu, terlihat seorang remaja putri terkapar di lantai.

Ternyata remaja perempuan itu tengah mabuk, usai menegak minuman alkohol bersama tiga orang teman laki-lakinya.

Mereka minum-minum di sebuah pos penjagaan, di sisi utara alun-alun Tulungagung, masuk Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung.

Terbelit Utang Arisan Online, IRT Gasak Perhiasaan Tetangga Senilai Puluhan Juta

Menurut seorang warga setempat, Purwaningsih (48), saat kejadian ada dua orang yang mabuk, Selasa, 19 Februari 2019 sekitar pukul 19.00 WIB.

Satu seorang remaja perempuan berusia sekitar 15 tahun, dan seorang remaja laki-laki seumuran.

“Waktu itu yang perempuan megap-megap, dia bilang tidak bisa bernafas,” ujar Purwaningsih, Rabu, 20 Februari 2019.

Ibu-ibu Sukarela Sediakan Makan Bagi Satgas TMMD

Warga yang berdatangan kemudian merekam kondisi remaja perempuan itu.

Video itulah yang kemudian menyebar di antara warganet. Purwaningsih sempat mengambil air dan mengguyur remaja laki-laki.

Ia berpikir, jika diguyur air mabuknya akan sembuh. Tapi remaja laki-laki itu malah berontak.

“Dia malah pergi, terus saya suruh minta bantuan Satpol PP. Tapi dia malah tidak kembali,” lanjut Purwaningsih.

Rumahnya Direhab, Senyum Mbah Saki “Melebar”

Saat itu ada sebuah bekas kelapa kuning yang masih muda, yang diambil airnya untuk mengatasi racun dalam alkohol.

Namun rupanya air kelapa itu tidak cukup untuk mengalahkan efek dari alkohol.

Tidak lama berselang datang dua remaja laki-laki lain, menghampiri perempuan yang terus megap-megap itu.

Purwaningsih kemudian sadar, dua laki-laki itu adalah gerombolan dua anak yang mabuk tadi.

“Jadi sebenarnya mereka Mabuk berempat. Yang dua ini bermaksud menggotong temannya yang perempuan,” sambungnya.

Purwaningsih melarang keduanya pergi, dan sementara ada yang melapor ke Satpol PP.

Namun saat itu Satpol PP tengah ada apel besar, sehingga tidak bisa datang ke lokasi.

Warga kemudian melapor ke polisi dan minta bantuan ambulan.

Sebuah ambulan bersama tim medis yang tiba di lokasi, segera mengevakuasi remaja perempuan itu.

“Sementara yang laki-laki ditanyai sama polisi. Mereka rupanya sedang mencari botol bekas minuman yang mereka minum,” ungkap Purwaningsih.

Ternyata gerombolan remaja ini minum membeli alkohol untuk luka di apotek. Alkohol luka adalah jenis etil alkohol.

Sama seperti alkohol jenis metanol, etil alkohol tidak boleh dikonsumsi manusia. Selain itu juga ditemukan bungkus minuman merek Kuku Bima warna ungu.

“Setelah yang laki-laki dibawa polisi, yang perempuan dibawa ke (RSUD) dr Iskak, Satpol PP datang menyisir lagi. Terus ditemukan label alkohol 70 persen yang dari apotek,” tutur Purwaningsih.

Purwaningsih dan warga lainnya mengenali, gerombolan remaja ini berlaku urakan.

Mereka sering nongkrong di lokasi itu sambil teriak-teriak, dan melontarkan kata-kata kotor.

Purwaningsih kerap ngomel menasehati mereka, namun tidak pernah ada perubahan sikap dari para remaja ini.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian yang terkesan bersikap tertutup.

Informasi yang didapat dari seorang petugas medis, remaja perempuan itu berinisial NA, berusia 15 tahun. Kondisinya kritis dan dirawat di red zone IDG RSUD dr Iskak. (***)

sumber: tribunnews.com

RAGAM

Rabu | 20 Februari 2019

Sepeda Klasik Masih Banyak Peminatnya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati – Hari Minggu ada sesuatu yang lain di Stadion Joyokusumo dan seputar kota Pati, apalagi bertepatan dengan car free day. Ada sepeda-sepeda ontel klasik yang memenuhi jalanan Kota Pati. 

Ribuan sepeda itu memeriahkan pengukuhan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Pati. Peserta sepeda ontel itu tidak hanya dari Kabupaten Pati. Bahkan ada yang datang dari Palangkaraya, Kalimantan.

Istimewa

Sejumlah pejabat Kabupaten Pati turut menghadiri dan ngontel bareng keliling kota. Bupati Pati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, Sekda Suharyono, Kapolres AKBP Jon Wesly, hingga Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan dan komunitas sepeda klasik tentunya.

Endro Sriyoto, Ketua Panitia Ngonthel Bareng dan Pengukuhan Kosti Pati menyebut, ketertarikan masyarakat pada barang klasik khususnya sepeda memang masih sangat tinggi. Terlihat dari seribu target peserta, rupanya mampu tembus hingga sekitar dua ribu.

Istimewa

“Padahal ini baru even pertama kami. Tapi pesertanya luar biasa. Selain dari Pati banyak pula yang datang dari Rembang, Demak, Sidoarjo, Kebumen, Cilacap, bahkan Palangkaraya,” terangnya di sela-sela acara pengukuhan Kosti Pati itu.

Peserta dari Semarang, Jepara, dan Demak terlihat begitu antusias dengan ngontel dari asal daerahnya masing-masing. Padahal menggunakan sepeda klasik tentu saja membutuhkan tenaga yang ekstra.

Istimewa

“Dengan terbentuknya Kosti Pati dan digelarnya even ini kami memang berharap nantinya akan semakin banyak pemuda yang mencintai sepeda klasik. Karena bagaimanapun itu merupakan peninggalan nenek moyang yang memiliki nilai sejarah,” pungkas Endro

Perjalanan Kosti Pati diakuinya akan tetap menginduk pada Korwil Jateng. Meski begitu pihaknya akan tetap membuat event kegiatan lainnya.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banjarmasin – Sakur (27), pemuda yang nekat mau bunuh diri di atas tower BTS, ternyata memanjat tower tanpa sepengetahuan petugas tekhnisi yang siang itu, Rabu, 20 Februari 2019 tengah hari, sedang memasang alat, sehingga pintu pagar untuk masuk ke BTS terbuka.

Penuturan Wahyu, tekhnisi yang ditemui mengatakan, siang itu dia bersama rekannya sesama tekhnisi bernama Hendra.”Pada saat pintu pagar BTS kami buka sambil kami membawa alat, tiba-tiba seorang oemuda masuk ke dalam BTS. Saya sudah melarangnya,”ungkap Wahyu.

Dalam hitungan detik, tahu-tahu pemuda tadi memanjat tower.”Saya terus melarangnya. Namun pemuda tadi menjawab saya mau bunuh diri,”terangnya.

Sementara itu sumber di lapangan mengatakan, Sakur datang ke Jalan Tembus Mantuil ke rumah bininya. Sementara Sakur warga Sungai Seluang km 18 Anjir Batola.

“Sakur datang ke rumah bininya, Rabu, 20 Februri 2019 pagi sekitar pukul 09.00 Wita. Kemudian sekitar pukul 12.00 Wita, Sakur langsung menuju ke tower dan memanjat,”ungkap Iptu Jahirin, anggota Babinkamtibmas Polsekta Banjarmasin Selatan.

Sampai saat ini pukul 17:45 Wita, Sakur belum juga mau turun. Padahal keluarganya audah berusaha membujuknya. (***)

sumber: tribunnews.com

Kakak korban sempat berlari pulang meminta pertolongan kedua orang tuanya.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bekasi – Seorang balita berumur 3 tahun ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran Kali Gang Anggrek, Kelurahan Jati Warna, Pondok Melati, Kota Bekasi. Bocah tersebut diduga tewas setelah tercebur dan hanyut.

“Korban atas nama Kienan Alerol Malonda ditemukan dalam keadaan meninggal pada 18 Februari 2019 pukul 14.30 WIB,” ungkap Kapolsek Pondok Gede, Kompol Suwari, dalam keterangannya, Selasa, 19 Februari 2019.

Kienan, kata Suwari, siang itu pukul 14.15 WIB disaat hujan mulai reda menyusul kakaknya, Heskiel Abraham Malonda (6) yang sedang bermain di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat Kienan sampai di sana, arus sungai sudah deras. Lalu dua kakak beradik ini tetap bermain di aliran sungai itu.

“Pada saat mereka bermain bersama, Korban tercebur dan hanyut di TKP kemudian Kakak Korban berlari kerumah untuk minta tolong kepada orang tua korban,” kata Suwari.

Mendengar kejadian itu dari Heskiel, orang tua korban langsung menyusul ke TKP, lalu dibantu oleh warga sekitar untuk menyusuri aliran sungai mencari Kienan yang telah hanyut. Baru pukul 15.00 WIB korban ditemukan.

“Korban ditemukan sudah meninggal dunia di aliran kali di Perumahan Chandra Baru RT 06 RW 17, Kelurahan Jati Rahayu setelah terseret arus sejauh 500 meter,” kata Suwari

Setelah ditemukannya tubuh korban, ketua RT 02 RW 06, Kelurahan Jati Warna, Samijan, membawa tubuh korban ke rumah sakit Hermina Galaxi, Bekasi Selatan.

“Saat ini orang tua ditemani oleh Kanit Bimas Polsek Pondok Gede Iptu Murjito berangkat menuju RS Hermina Galaxi untuk menjemput jenazah korban, untuk selanjutnya akan di bawa ke rumah duka,” tutup Suwari.

Kienan (3) sendiri merupakan putra kedua dari Andris Malonda yang tinggal di Jalan Anggrek III RT 02 RW 06, Kelurahan Jati Warna, Pondok Melati, Kota Bekasi. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bekasi – Tawuran antar kelompok pemuda terjadi di Jalan Agus Salim, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin 18 Februari 2019 sekitar pukul 01.40.

Akibatnya seorang pemuda meregang nyawa akibat luka bacok dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, korban tewas adalah Fajar (18), warga Kampung Teluk Angsan, Bekasi Jaya. Sedangkan, korban luka dan masih kritis adalah Hermansah (23), kawan dari Fajar yang tinggal bersebelahan.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan adanya tawuran tersebut yang menyebabkan satu orang tewas, dan satu lagi masih kritis.

“Kasusnya masih diselidiki, kronologisnya juga sedang didalami,” kata Erna ketika dikonfirmasi pada Senin, 18 Februari 2019 siang.

Erna menambahkan, polisi juga belum mendapatkan informasi apakah tawuran tersebut dilakukan antarkelompok, antargeng, antarwarga, atau antarpelajar.

“Nanti kalau sudah terungkap dikasih tahu lengkapnya,” ujar Erna. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – SALAH satu senjata setan untuk menjerumuskan manusia ke dalam keburukan adalah marah. Dengan cara ini, setan bisa dengan sangat mudah mengendalikan manusia.

Karena marah, orang bisa dengan mudah mengucapkan kalimat kekafiran, menggugat takdir, berbicara kasar atau jorok, mencaci maki, bahkan sampai kalimat cerai yang membubarkan rumah tangganya.

Banyak sekali dampak yang ditimbulkan karena sifat marah ini. Oleh karena itu, rasa marah dalam diri kita mesti dikontrol. Sebagai agama yang sempurna, Islam sangat menekankan kepada umat manusia untuk berhati-hati ketika emosi.

Salah satunya melalui hadits berikut ini:

“Jangan marah, bagimu surga.” (HR. Thabrani dan dinyatakan sahih dalam kitab sahih At-Targhib no. 2749)

Lalu bagaimana mengendalikan emosi? Ada beberapa tips yang akan dibagikan kali ini dalam mengontrol emosi. Tips ini insya Allah ampuh apabila dilakukan secara konsisten.

1.Segera memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan dengan membaca taawudz

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca taawudz: A-uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang. (HR. Bukhari dan Muslim)

2.Diam

Biasanya saat marah kita cenderung ingin melakukan sikap defense atau membela diri. Namun Islam mengajarkan kita untuk lebih baik memilih diam ketika emosi sedang bergejolak. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

“Jika kalian marah, diamlah.” (HR. Ahmad dan Syuaib Al-Arnauth menilai Hasan lighairih).

3.Mengambil posisi lebih rendah

Salah satu penyebab munculnya marah adalah karena merasa rendah atau direndahkan. Oleh karena itu, sikaf refleks yang timbul justru ingin terlihat tinggi. Namun Rasulullah menyuruh kita untuk mengambil posisi rendah saat emosi sedang bergejolak. Sabda Rasulullah SAW berikut menjelaskan perihal ini.

Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur. (HR. Ahmad 21348, Abu Daud 4782 dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).

4.Segera berwudhu atau mandi

Marah itu berasal dari setan dan setan diciptakan dari api. Maka logika yang sangat tepat untuk meredakan amarah tersebut dengan wudhu atau mandi. Berikut sebuah hadis yang menerangkan hal ini.

“Sesungguhnya marah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api, dan api bisa dipadamkan dengan air. Apabila kalian marah, hendaknya dia berwudhu. (HR. Ahmad 17985 dan Abu Daud 4784)

5.Ingatlah hadis ini ketika marah

Dari Muadz bin Anas Al-Juhani radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Siapa yang berusaha menahan amarahnya, padahal dia mampu meluapkannya, maka dia akan Allah panggil di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat, sampai Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari yang dia kehendaki. (HR. Abu Daud, Turmudzi, dan dihasankan Al-Albani)

Satu lagi, yang bisa anda ingat ketika marah, agar bisa meredakan emosi anda:

Hadis dari Ibnu Umar,

“Siapa yang menahan emosinya maka Allah akan tutupi kekurangannya. Siapa yang menahan marah, padahal jika dia mau, dia mampu melampiaskannya, maka Allah akan penuhi hatinya dengan keridhaan pada hari kiamat. (Diriwayatkan Ibnu Abi Dunya dalam Qadha Al-Hawaij, dan dinilai hasan oleh Al-Albani). (***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lampung – Mulyadi, warga Jalan Yulius Usman, Gang H Amin, Gedung Meneng Baru, Rajabasa, Bandar Lampung bunuh diri menggunakan sprei biru di kamarnya.

Abu Hani, ayah dari Mulyadi mengatakan, kalau ia tak menyangka anak bungsunya pergi untuk selamanya dengan cara bunuh diri.

Apalagi tidak ada firasat apapun yang dialaminya sebagai orangtua.

Namun Abu Hani mengaku, tadi malam anaknya sempat memberinya pesan ingin pakaiannya dilipat dengan rapih dan dikumpulkan.

ia tidak menyangka siang harinya, anak bungsunya meninggal dunia bunuh diri.

“Semalam itu saya dan ibunya diminta melipatkan pakaiannya untuk dibagikan kepada orang lain,” katanya Ahad, 17 Februari 2019.

Makanya ia mengaku terkejut saat pulang dari masjid usai salat Zuhur, Mulyadi sudah ditemukan menggantung diri di pojokan kamar.

Apalagi kata Abu Hani, tadi pagi pada pukul 06.30 wib, Mulyadi masih terlihat ceria dan minum kopi di depan rumah.

“Tapi tadi bada Zuhur dibangunkan ibunya kok gak nyaut-nyaut dan seketika melihat anaknya ini telah menggantung di atas celah genteng dengan sprei biru,” katanya.

Saat ini jenazah Mulyadi sedang diotopsi pihak kepolisian dan rencananya akan dimakamkan setelah proses otopsi selesai.

Lisnaini, kakak pertama korban mengaku, sekitar sebulan lalu adiknya ini ingin menikah dengan seorang janda.

“Jadi sebulan lalu dia itu ngocehnya sama saya bilang mau nikah dengan janda. Saya tanya dong, apa ada duit? Saya anggap itu hanya becanda saja,” katanya.

Lalu adiknya ini juga mau pergi ke Palembang untuk merantau, tapi lagi-lagi dirinya menanyakan apakah ada uang untuk merantau.

Lisnaini mengaku, adiknya adalah orang baik dan super aktif.

Bahkan Mulyadi adalah yang paling disayang dari 10 kakak beradik.

Ketua RT 06 Lingkungan 1 Gedung Menengah Baru Azis Andika mengatakan, Mulyadi itu orangnya sering membantu orang lain.

Malah selalu aktif didalam kegiatan warga.

“Di mata masyarakat, anaknya ini baik dan selalu membantu. Apapun yang bisa dikerjakan oleh Mulyadi, pasti dikerjakan dengan baik,” katanya

Pemuda ini juga sangat bersemangat dan penuh dedikasi kepada orangtuanya dan masyarakat.

Berdasarkan pantauan akun Facebook milik korban dengan nama Mang Mung, pada 19 Juni 2018, pukul 06.03 wib, ia menuliskan statusnya tentang keinginannya untuk menikah.

“Kapan nikah ya. Bosen buat kopi sendiri” tulis anak dari pasangan Abu Hani dan Aminah

Pada status Facebook itu, korban mendapatkan enam like dari warganet yang berteman dengan korban. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Garut – Dapati ibunya meninggal di dalam bus, seorang anak menangis sedih dalam pelukan sopir.

Anak ini diketahui menangis dalam pelukan seorang supir bis kala jenazah ibunya yang bernama Nurhayati meninggal di dalam bus kembali pulang ke rumah.

Tangis anak Nurhayati saat tahu ibunya meninggal di dalam bus ini sempat membuat seluruh warga dan para awak armada bus yang menemukan jenazah Nurhayati ikut menangis.

Kejadian ini pertama kali diketahui dari postingan akun Instagram @porosgarut pada Kamis, 14 Februari 2019.

Video tersebut menjadi viral di media sosial lantaran kisah yang dibagikan cukup menguras emosi.

Dalam postingan tersebut terlihat tampak sekelompok pria berkumpul di depan sebuah rumah.

Salah seorang pria dalam kelompok tersebut tampak sedang menggendong dan memeluk seorang anak yang menangis.

Beberapa kali pria tersebut tampak berusaha menenangkan anak yang menangis di dalam pelukannya.

Kelompok pria tersebut adalah para awak armada bus Primajasa.

Keberadaan mereka dalam video tersebut tidak lain adalah untuk mengantarkan jenazah seorang wanita yang ditemukan meninggal dalam salah satu armada bus.

Diketahui, wanita tersebut bernama Nurhayati dan meninggal dunia dalam bus Primasaja jurusan Garut-Jakarta.

Nurhayati ditemukan meninggal dunia pada Selasa, 12 Februari 2019 dalam perjalanannya pulang ke rumah.

Saat ditemukan oleh salah satu awak armada, pihak armada bus Primajasa pun langsung menghubungi kepolisian setempat.

Setelah diperiksa polisi, tak ada satu pun identitas yang ditemukan dari barang bawaan Nurhayati.

Pihak armada Primajasa dan kepolisian pun sepakat untuk menyebarkan informasi korban melalui media sosial.

Hal ini bertujuan agar memudahkan pihak kepolisian untuk mencari keluarga korban yang bersangkutan.

Setelah informasi disebarkan, seorang pria yang mengaku sebagai suami dari wanita tersebut pun mengkonfirmasi korban adalah keluarganya.

“Jadi karena tak ada identitas, kami sebarkan info di sosmed. Keesokan harinya ada warga katanya suami korban datang ke polsek bawa kartu identitas yang foto wajahnya sama dengan korban,” kata Kanit Reskrim Polsek Tarogong Kidul, Ipda Aji pada awak media pada Jumat, 15 Februari 2019.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari suami korban, Nurhayati adalah warga kampung Cisonari, Desa Cigedug, Garut, Jawa Barat.

Dari pemeriksaan pihak kepolisian, Nurhayati diduga meninggal akibat sakit hipertensi

Menurut pengakuan dari suami korban, istrinya memang belakangan sering mengeluh pusing.

“Korban sebelumnya mengeluh pusing ke suami, jadi korban meninggal karena sakit. Diduga hipertensi,” ucap Ipda Aji.

Pihak kepolisian pun menyarankan keluarga untuk melakukan tindak autopsi agar penyebab kematian korban diketahui.

Namun atas suatu hal yang tidak diketahui, pihak keluarga menolak tawaran dari kepolisian ini.

“Keluarga korban menolak untuk diautopsi, jadi langsung kami seharkan ke pihak keluarga.” tutup Ipda Aji.

Jenazah korban pun telah diserahkan pihak kepolisian dan armada bus Primajasa kepada keluarga.

Sejumah awak armada bus Primajasa pun turut mengantar kepulangan jenazah Nurhayati ke rumahnya di kampung Cisonari.

Dalam video yang disebarkan oleh akun Instagram @porosgarut, salah satu supir bus Primajasa diketahui menggendong anak Nurhayati yang menangis.

Anak tersebut menangis saat mengetahui ibundanya yang selama ini ia nantikan kepulanganya, kembali dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Kedua anak Nurhayati pun menangis dalam pelukan salah seorang supir bus Primajasa yang ikut mengantar.

Dalam tangisnya, beberapa kali anak Nurhayati bertanya mengapa ibunya meninggal dunia.

Padahal sebelum ini sang ibu telah berjanji akan pulang ke rumah membawa oleh-oleh sebungkus jeruk untuk ia dan adiknya.

“Mamah mau pulang hari Rabu, bakal beli jeruk. Kenapa mamah tidur terus,” ujar anak pertama Nurhayati sembari menangis.

Tak ayal pertanyaan polos anak Nurhayati ini mengundang haru dan simpatik para pelayat yang datang.

Bahkan para supir armada bus Primajasa yang ikut mengantarkan jenazah Nurhayati itu pun tampak menangis. (***)

sumber: grid.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sebagian besar traveler pasti panik saat melihat kalajengking. Seperti yang terjadi di pesawat Lion Air JT-293 rute Pekanbaru-Jakarta.

Kalau terkena sengatan kalajengking harus bagaimana?

“Cuci aja pakai sabun. Karena nggak berbahaya. Memang berbisa tapi nggak terlalu berbahaya,” kata Seno Arifansyah, Pendiri Komunitas Pecinta Kalajengking Indonesia Jumat, 15 Februari 2019.

Seno menyarankan agar maskapai selalu lebih teliti dalam mebersihkan kabinnya. Karena, wilayah Sumatra yang jadi rute penerbangan ini adalah habitat dari kalajengking.

“Tips bagi maskapai, biasanya kalau beres-beres lebih detail. Pekanbaru dan wilayah Sumatra itu banyak banget. Bisa pakai senter uv yang berwarna biru itu nanti kelihatan kalajengkingnya lalu diwadahin ke toples,” ujar dia.

Lalu, bagaimana cara mengamankannya bila ada di tempat umum?

“Pertama adalah ketenangan. Kalajengking di indonesia nggak mematikan dan itu harus dipikir terlebih dahulu agar bikin kita tenang. Lalu evakuasinya akan lebih gampang. Kalau panik saat megang dan memasukannya ke toples pasti takut dan alat nangkapnya ya wadah yang tertutup saja,” urai dia.

Menggiring kalajengking ke wadah cukup mudah, yakni cukup menyenggol dari belakang lalu hewan ini akan jalan ke depan. Hingga saat ini belum ada cara memancing kalajengking agar keluar dari sarang.

“Kalau mancingnya nggak ada. Kita harus cari langsung. Mungkin ada, tapi pakai zat alami di tubuh spesies betina, barang ekstraknya belum ada di Indonesia,” ucap Seno.

Bagaimana cara mengetahui kalajengking yang bahaya atau tidak secara mudah?

“Nggak bisa dilihat dari ukuran. Yang gede dan mirip di video di pesawat Lion Air ada juga yang berbahaya. Untuk mudahnya, kalau capitnya gede bisanya rendah dan bila capitnya kecil bisanya sedang,” jelas Seno.

“Kalau di Indonesia, bisanya rendah hingga sedang saja dan di tiap pulau ada,” imbuh dia mengakhiri percakapan.

Jika traveler ingin mengetahui lebih banyak tentang dunia kalajengking bisa mengikuti akun Instagram seno di senononsen dan Kalajangking_id. Sementara ini, binatang di pesawat Lion Air JT-293 Rute Pekanbaru ke Soekarno-Hatta, Tangerang masih menjadi tanda tanya.

Wujudnya terekam dalam video namun belum ditemukan. Penumpang menyebutnya Kalajengking sementara manajemen Lion Air menyebut menyerupai laba-laba. Lion Air tetap mengambil tindakan untuk memastikan upaya keselamatan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pascaviral cuitan tentang “presiden baru”, Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky diagendakan bertemu Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Berdasarkan agenda yang dirilis Biro Pers dan Media Sekretariat Kepresidenan, Jokowi dan Zaky akan bertemu pukul 10.30 WIB di Istana Merdeka, Jakarta, pada Sabtu, 16 Februari 2019.

Bisikan Gaib Itu Membuat Kurnaevi Tebas Kepala Tetangganya yang Lagi Salat di Masjid

Belum diketahui apa yang akan dibahas keduanya. Namun, nama Achmad Zaky belakangan ramai diperbincangkan setelah ia menuliskan kalimat mengenai industri 4.0 di akun Twitter @achmadzaky, pada Rabu, 14 Februari 2019.

Zaky mengatakan adalah omong kosong industri 4.0 kalau budget riset dan pengembangan negara seperti saat ini. Dia menunjukkan data perbandingan dana riset dengan negara-negara lain.

Diduga Alami Kelainan, Pemuda Ini Pacari Nenek 75 Tahun Lalu Dibunuhnya

Menurut Zaky, dana riset dan pengembangan di Amerika sebesar US$ 511 miliar, Cina US$ 451 miliar, Jepang US$ 165 miliar, Jerman US$ 118 miliar, Korea US$ 91 miliar, Taiwan US$ 33 miliar, Australia US$ 23 miliar, Malaysia US$ 10 miliar, Singapore US$ 10 miliar, dan Indonesia US$ 2 miliar. “Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin,” tulis akun @achmadzaky.

Dalam hitungan beberapa jam, cuitan itu viral hingga muncul tagar #uninstallbukalapak. Beberapa waktu kemudian, akun Achmad Zaky kembali menulis bahwa twit yang dia buat telah viral. “Bangun-bangun viral tweet saya gara-gara ‘presiden baru’, maksudnya siapa pun, bisa Pak Jokowi juga. Jangan diplintir ya 🙂 lets fight for innovation budget,” tulis akun @achmadzaky.

Okky Lukman Ajukan Pertanyaan Ke Sophia Latjuba, Kok Cut Tari Emosi! Ada Apa Ya?

Menurut Zaky, tujuan dari tweetnya adalah menyampaikan fakta bahwa dalam 20 sampai 50 tahun ke depan, Indonesia perlu investasi di riset dan sumber daya manusia kelas tinggi. Dia mengatakan jangan sampai Indonesia kalah sama negara-negara lain.

Zaky juga mengatakan selama ini kebijakan serta dukungan Pemerintah Indonesia sangat menyemangati Bukalapak. “Semoga ke depannya industri teknologi atau industri berbasis pengetahuan semakin maju,” ujar Zaky. (***)

sumberz: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Group telah menurunkan harga tiket pesawat sebesar 20 persen.

Penurunan harga tiket pesawat tersebut diberlakukan di seluruh rute penerbangan mulai Kamis, 14 Februari 2019.

Dampak dari Tiket Pesawat yang Naik, Ini yang Dialami Kapal Pelni

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi langkah yang diambil oleh Garuda Indonesia.

Dikutip dari laman resmi setkab.go.id, Menhub berharap keputusan Garuda Indonesia Group juga diikuti oleh perusahaan penerbangan lainnya.

Dinilai Tidak Proporsional, Kenaikan Tiket Pesawat Belum Tepat

“Saya mengapresiasi apabila Garuda menurunkan tarif, karena kesepakatan itu sendiri sudah disepakati oleh INACA (Indonesia National Air Carriers Association) saat itu untuk memberikan satu harga yang terjangkau untuk masyarakat,” kata Menhub di Jakarta, Kamis, 14 Februari 2019.

Menurutnya, sebagai market leader, penurunan harga tiket pesawat yang dilakukan Garuda Indonesia semestinya menjadi acuan bagi penerbangan lain.

Intip Harga Tiket Laga Klasik Maung Bandung Melawan Laskar Ayam Kinantan

Apabila terdapat penurunan harga tiket pada Garuda Indonesia maka juga akan berdampak pada penyesuaian di maskapai penerbangan lain.

“Saya melihat bahwa bila Garuda melakukan penyesuaian tarif dan bisa turun, mestinya diikuti oleh penerbangan yang lain. Karena Garuda adalah penerbangan yang utama di Indonesia apalagi sekarang sudah bergabung dengan Sriwijaya tentunya. Dia menjadi market leader kalau ada penurunan pastinya ada penyesuaian di penerbangan yang lain,” ujar Budi Karya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengungkapkan jika penurunan tarif tersebut sebagai tindak lanjut dari inisiasi awal Indonesia National Air Carrier Assosiation (INACA).

Sebelumnya INACA memberlakukan penurunan tarif tiket pesawat di beberapa rute penerbangan.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung peningkatan sektor perekonomian nasional.

“Hal tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat dan sejumlah asosiasi industri nasional serta arahan Bapak Presiden RI mengenai penurunan tarif tiket penerbangan dalam mendukung upaya peningkatan sektor perekonomian nasional, khususnya untuk menunjang pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, hingga industri nasional lain, mengingat layanan transportasi udara memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan perekonomian,” ujar Ari dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 14 Februari 2019.

Melalui penurunan harga tiket pesawat ini, diharapkan masyarakat dapat mengakses layanan transportasi seluas mungkin.

Garuda Indonesia Group berharap dapat mengakomodasi aspirasi masyarakt dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.

Tidak hanya berkualitas, namun juga dapat menjangkau seluruh elemen masyarakat.

“Penurunan harga tiket tersebut kami pastikan akan menjadi komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia Group dalam memberikan layanan penerbangan yang berkualitas dengan tarif tiket penerbangan yang kompetitif,” kata Ari.

Garuda Indonesia Group yang terdiri dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Nam Air melakukan penurunan harga tiket pesawat untuk seluruh rute sebesar 20 persen mulai Kamis 14 Februari 2019. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bogor – Seorang bocah berusia 10 tahun dikabarkan meninggal dunia karena ledakan granat. Selain itu, ada 2 korban lain yang juga masih anak-anak mengalami luka-luka.

“Korban 3 orang, 1 orang meninggal dan 2 luka-luka. Korban meninggal sempat dibawa ke rumah sakit. jadi menurut informasi sementara begitu, sempat dibawa ke rumah sakit,” sebut Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno Kamis, 14 Februari 2019.

Enaknya Diapain Ya, Begal Sadis yang Ditangkap Satreskrim Polres Cianjur

Tercatat Nomor 3 Terlaris di Dunia, Lihat Nih Tampilan Mitsubishi Outlander Sport yang Baru

Menurut Harry, granat itu awalnya berada di area latihan militer di sekitar perbukitan Gunung Kapur kawasan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Anak-anak yang menjadi korban itu disebut Harry menemukan granat itu padahal kawasan itu disebutnya tidak boleh dimasuki sembarang orang.

“Granat itu ditemukan hari ini di dalam areal latihan, yang seharusnya tidak boleh dimasuki oleh orang sipil. Saat ditemukan granat itu dalam kondisi tertanam dan sudah berkarat,” ucap Harry.

Tim Sergap Mabes TNI Terjun Langsung Kesawah Diwilayah Pati

Kemudian oleh anak-anak itu (granat) dibawa pulang ke rumah dan dijadikan mainan, dipukul-pukul sehingga akhirnya meledak,” imbuhnya.

Peristiwa granat meledak itu disebut Harry terjadi pada pukul 14.30 WIB tadi di Kampung Wangun Jaya RT 02 RW 06 Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang. Korban tewas disebut Harry bernama Muhammad Mubarok bin Abdul Majid, sedangkan 2 korban lainnya yang mengalami luka atas nama Muhammad Doni (14) dan Khoirul Islami (10) yang saat ini dirawat di RSUD Leuwiliang, Bogor.

“Jadi kemungkinan besar ada kesatuan yang menggunakan itu untuk latihan. Biasanya GLM (Grenade Launcher Mortir) itu kan untuk operasi tempur, tapi (granat) ini sudah berkarat dan kemungkinan itu sudah bertahun-tahun ada (tertanam) di situ,” ucap Harry.

Harry menyebutkan kesatuannya saat ini masih menyelidiki peristiwa ini lebih jauh. “Kita periksa tahun pembuatannya dan kita akan berkoordinasi dengan pihak Zeni dan Peralatan untuk memastikan ini kenapa bisa meledak,” sambungnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Penjualan tiket kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) meningkat 21% pada Januari 2019 sebagai dampak dari kenaikan harga tiket pesawat domestik yang meningkat tajam.

“Penumpang Januari tahun 2019 naik 21%, tahun lalu 343.965 dan tahun ini 414.649,” kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Ridwan Mandaliko melalui pesan aplikasi di Batam, Kepulauan Riau, kemarin.

Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang pada umumnya terjadi di rute pendek, seperti Batam-Belawan, Baubau-Makassar, dan Makassar-Ambon. “Kami menjadi alternatif transportasi publik sebagai sarana konektivitas antarpulau. Dengan kelebihan memberikan free 50 kg bagasi, Pelni menjadi daya tarik bagi masyarakat,” kata dia.

Ridwan mengatakan, yang disebut dengan bagasi bebas adalah barang bawaan penumpang dibebaskan dari biaya, berupa barang jinjingan, bisa diangkat dengan satu tangan oleh penumpang bertiket, dan tidak membutuhkan bantuan orang lain.

“Tidak boleh diseret atau dipikul saat embarkasi atau naik ke kapal,” katanya. Pelni, kata Ridwan, mengatur ukuran volume bagasi bebas bea dengan ukuran maksimal 0,175 meter kubik atau 30 cm x 30 cm x 30 cm atau setara satu koper/koli dengan berat maksimal 50 kg. Setiap barang bawaan yang melebihi ketentuan bagasi bebas sebagaimana ketentuan di atas di sebut sebagai kelebihan bagasi dan dikenakan tarif kelebihan bagasi.

“Bila bagasi melebihi 50 kg atau setara dengan 0,3 kubik atau ukuran 2 koli/koper akan dikenakan tarif over bagasi,” kata dia. Pelni memberikan toleransi penerapan ketentuan bagasi bagi penumpang karena beratnya hingga 50 kg.

Ia mengatakan, kelonggaran itu hendaknya dipatuhi penumpang agar ketertiban, keamanan, dan kelancaran penerapan barang bagasi bisa berjalan sesuai ke tentuan sehingga dapat men dukung keselamatan pelayaran. Meskipun bebas bagasi hingga 50 kg, beberapa penumpang kerap melanggar ketentuan, baik berat maupun volume bagasi.

Untuk menegakkan aturan dan menjamin keselamatan pelayaran, Pelni memberlakukan ketentuan over bagasi atau kelebihan bagasi di atas 50 kg bagi penumpang yang membawa bagasi melebihi ketentuan. “Bagi yang membawa bagasi melebihi berat atau volume, Pelni menerapkan tarif over bagasi, tujuannya agar tertib, aman, dan selamat,” katanya.

Ketentuan bea over bagasi sudah diterapkan di Pelni sejak tanggal 15 Januari 2016. Menurut dia, ketentuan over bagasi juga sudah berlaku umum di seluruh angkutan atau transportasi umum. “Jadi, Pelni tetap memberikan free bagasi hingga 50 kg. Namun bila melanggar, Pelni memberikan solusi dengan tarif over bagasi,” kata dia. (***)

sumber: sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan sang istri, Kristiani Herawati atau Ani Yuhoyono, divonis kanker darah. “Saya sampaikan Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah dan karenanya harus menjalani perawatan yang intensif di National University Hospital Singapura,” kata SBY melalui rekaman video pada Rabu, 13 Februari 2019.

Dalam rekaman berdurasi sekitar 4 menit tersebut, SBY mengatakan memohon doa kepada seluruh rakyat Indonesia agar sang istri diberi kekuatan dan kesembuhan. Sehingga Ani bisa menjalani kegiatan sehari-hari.

Ayam Panggang Bumbu Tiram? Ini Resep dan Cara Membuatnya

Selain itu, SBY juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan tim dokter kepresidenan yang telah membantu proses perawatan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah mendoakan kesembuhan sang istri.

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang meminta tim dokter kepresidenan merawat Ani. Moeldoko mengatakan tim dokter telah terbang ke National University Hospital Singapura, kemarin. “Sudah, Kepala RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto) kemarin diskusi dengan saya, sudah berangkat,” kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019.

Dinilai Tidak Proporsional, Kenaikan Tiket Pesawat Belum Tepat

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, mengatakan Jokowi memerintahkan tim dokter kepresidenan untuk menangani Ani.

“Pak Jokowi atas amanat UU telah memerintahkan Dokter kepresidenan untuk menangani/bekerjasama dengan Dokter di Singapura melakukan langkah-langkah terbaik untuk penyembuhan Ibu Ani Yudhoyono,” kata dia lewat akun Twitternya, kemarin.

“Saya Rugi Mas” Ini Keluhan Pedagang Cabai yang Harganya Terjun Payung

Merujuk Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden RI, negara menjamin pelayanan kesehatan bagi mantan presiden dan keluarganya. Dalam Pasal 7 huruf c undang-undang itu, tersebut, negara menanggung biaya perawatan kesehatan bekas presiden dan wakil presiden serta keluarganya.

SBY pun mengatakan harus mendampingi Ani Yudhoyono di Singapura. Sehingga, ia mengucapkan permohonan maaf karena tak bisa hadir di acara yang sudah diagendakan. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kenaikan harga tiket pesawat oleh sejumlah maskapai mulai bulan lalu tak banyak memberikan dampak positif. Kebijakan ini justru menimbulkan efek berantai yang panjang mulai sepinya penumpang, pengurangan frekuensi penerbangan hingga lesunya pariwisata dalam negeri.

Kenaikan harga tiket pesawat dinilai tidak proporsional. Besaran kenaikan yang mencapai rata-rata 100% membuat masyarakat keberatan. Mereka terkaget-kaget karena tak menyangka kenaikan sedemikian cepat dan sangat besar.

Upaya maskapai yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier (INACA) merespons keluhaan masyarakat dengan menurunkan tarif antara 20-60% pada pertengahan Januari lalu juga tidak banyak memberikan pengaruh. Penurunan diketahui hanya terjadi di sejumlah rute penerbangan saja. Di banyak rute lain, tiket dianggap masih selangit.

Maskapai awalnya sangat berharap tariff baru dan pengenaan biaya bagasi bisa menutup biaya operasional yang melonjak akibat menguatnya dolar Amerika Serikat terhadap mata uang rupiah dan tingginya harga avtur. Namun niatan itu tak mulus. Lantaran sepi penumpang, maskapai justru mengurangi sejumlah rute penerbangan. Di Bandara Hang Nadim Batam misalnya, pada Kamis, 7 Februari 2019 lalu, setidaknya ada 14 penerbangan yang dibatalkan karena jumlah penumpang menurun drastis. Pembatalan dilakukan hampir semua maskapai seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Wing Air dan Citilnk.

Pengurangan frekuensi penerbangan ini tak terelakkan. Sejumlah penumpang mengaku terpaksa membatasi naik pesawat terbang lantaran tarif baru yang tidak bersahabat. Suwondo, seorang pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Keuangan yang bertugas di Kota Palembang tak lagi bisa bolak balik ke Jakarta tiap pekan.

Sebelum ada kenaikan tarif tiker Lion Air termurah dibanderol Rp350.000. Namun pada harga baru saat ini, besaran tiket mencapai Rp860.000. Harga tak jauh beda juga diterakan Sriwijaya Air yang mencapai sekitar Rp700.000-an. “Demi menghemat saya akhirnya pulang paling cepat dua pekan sekali,” ujar warga yang tinggal di Ciputat, Tangerang Selatan ini.

Keberataan juga disampaikan Hojin, pelanggan maskapai untuk jalur Jakarta-Pekanbaru. “Harga tiket via platform online sebelum ada kenaikan untuk Lion Air sekitar Rp584.000 sampai Rp650.000. Kini dengan maskapai yang sama harganya menjadi Rp1.120.000. Ada 100% kenaikannnya,” ujar dia.

Kenaikan pada maskapai Lion Air yang mencapai 100% juga terjadi pada Batik Air, Citilink, dan Garuda Indonesia. Akibat kenaikan harga tiket tersebut, penumpang saat ini harus menghitung tingkat urgensinya untuk melakukan perjalanan dengan jalur udara. “Kami biasanya bisa tiga minggu sekali pulang pergi Jakarta-Pekanbaru. Kini kami kurangi 5-6 minggu sekali,” ujar dia.

Hojin berharap kenaikan tiket pesawat mestinya diatur secara proporsional dan bertahap agar konsumen tidak terbebani secara mendadak. Apalagi kenaikan yang hampir 100% ini tentunya akan berdampak pada sektor ekonomi lainnya. Misalnya, pariwisata, dan juga okupasi hotel.

Soal lesunya pariwisata juga dikeluhkan langsung Manteri Pariwisata Arif Yahya. Di Lombok, NTB misalya, angka kunjungan anjlok drastis hingga menyisakan 30%. “Saya ingatkan juga ke rekan industri, ini tidak hanya memengaruhi industri airline. Ujungnya dulu, semua dirugikan. Industri pariwisata dirugikan,” ujar Arief di Jakarta Senin, 11 Februari 2019.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Hariyadi Sukamdani juga menegaskan kenaikan tiket sangat berimbas pada sektor pariwisata khususnya bisnis hotel, restoran dan usaha mikro kecil menengah (UMKM), petani sayur dan peternak ayam. Dampaknya panjang, karena rantai bisnis pariwisata itu memang mengakar sampai ke dasar.

“Jangan sampai terjadi kartel di Industri pesawat terbang. Faktanya, Pak Menhub Budi Karya Sumadi sudah memanggil industri airlines, INACA, tetap saja bandel, turunnya dikit. Masyarakat masih menjerit. Padahal Ketua INACA adalah dirut Garuda yang juga BUMN,” ujar Hariyadi.

Keganjilan soal tingginya tiket ini juga dilontarkan Presiden Joko Widodo langsung. “Ini memang aneh. Saya dapat Penghargaan sebagai Bapak Pariwisata Indonesia! Padahal harga tiket mahal,” terang Presiden saat menghadiri Gala Dinner 50 Tahun PHRI di Jakarta, Senin (11/2) malam.

Adapun dalam pandangan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kenaikan tiket pesawat disebabkan oleh adanya persaingan yang tidak sehat antarmaskapai yang sebelumnya berlomba menjual tiket penerbangan dengan harga murah. Dia menjelaskan, tiket penerbangan komersial dengan harga murah memang menguntungkan dengan mendapat banyak peminat penumpang, namun keuntungan itu hanya berlaku dalam jangka pendek. “Jangka panjangnya kalau mereka tidak bisa beli pesawat, akhirnya kita yang kena juga,” kata dia, di Jakarta, kemarin.

Akibat persaingan tidak sehat itu industri transportasi udara di Indonesia banyak yang berguguran. Kini industri ini didominasi oleh dua perusahaan besar, yakni PT Garuda Indonesia (Persero) dan PT Lion Mentari Airlines. Adapun pemerintah ada pada posisi sebagai regulator. “Menurut saya, (ini) bukan kartel, karena mereka terlalu murah akhirnya yang lain mati. Jadi bukan karena didesain, tapi karena mereka mencoba-coba masuk airlines dengan tarif murah, ya mati,” katanya.

Avtur Bukan Faktor Utama

Inaca memberikan klarifikasi terkait tingginya harga tiket dan avtur. Ketua Umum Inaca, IG N Askhara Danadiputra mengatakan, pihaknya memastikan harga avtur tidak secara langsung mengakibatkan harga tiket pesawat menjadi lebih mahal. “Beban biaya operasional penerbangan lainnya seperti leasing pesawat, maintenance dan sebagainya memang menjadi tinggi di tengah meningkatnya nilai tukar dolar USD terhadap rupiah saat ini,” ucapnya.

PT Pertamina (Persero) pun tengah mengkaji penyesuaian harga avtur di seluruh depot bandara di dalam negeri. Hal itu merespons permintaan Presiden Jokowi atas mahalnya harga avtur sehingga berimbas pada mahalnya tiket pesawat terbang. “Dalam rangka itu, kemungkinan seperti itu (akan disesuaikan). Nanti kita lihat,” ujar Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid.

Pengamat penerbangan, Alvin Lie mengatakan, pasokan avtur untuk maskapai di Indonesia selama ini didominasi oleh PT Pertamina. Menurutnya, jika terjadi monopoli avtur tanpa berdasarkan peraturan resmi, maka kemungkinan terbentuknya juga secara alamiah. “Setahu saya, pemasok avtur swasta boleh masuk. Tapi tuntutan infrastruktur dan manajemen bandara membuat perusahaan swasta sulit tembus atau masuk ke pasar avtur di dalam negeri,” ucapnya.

Vice President Corporate Communication PT Angkasa Pura II (Persero), Yado Yarismano mengatakan, PT AP II menyatakan akan mengikuti regulasi yang memungkinkan masuknya pihak lain pemasok avtur di luar Pertamina. “Kami siap saja dan tingal ikut regulasi yang ada, kalau ada pemasok avtur yang lain selain pertamina,” ungkapnya.

Meski demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berjanji akan mengkaji harga avtur bersama Pertamina. Dia juga bersedia mengkaji kembali pajak pertambahan nilai (PPN) avtur di Indonesia dengan negara lain. Menurut Sri Mulyani, implikasi PPN mengenai kenaikan harga avtur untuk mencegah kompetisi yang tidak sehat dengan negara lain.

Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik Sofyano Zakaria menilai otoritas dapat memeriksa struktur pembentuk harga tiket pesawat. Berapa sebenarnya Harga Pokok Produksi (HPP) yang membentuknya dan berapa margin yang diambil Garuda Indonesia. (***)

sumber: sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Joko Widodo merasa geli dan lucu saat dirinya dinobatkan sebagai Bapak Pariwisata Nasional oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Jokowi mengaku penghargaan tersebut agak menggelikan di tengah iklim dan kondisi yang justru kurang menguntungkan bagi dunia pariwisata saat ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Gala Dinner Peringatan HUT ke-50 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Puri Agung Convention Hall Jakarta, Senin, 11 Februari 2019 malam, dinobatkan sebagai Bapak Pariwisata Nasional oleh organisasi tersebut.

Ini Reaksi Rafathar, Raffi Ahmad: “Aa Gengsi Menaiki Sepeda Pemberian Jokowi”

Jokowi dianggap memiliki perhatian besar dan menerapkan kebijakan yang memihak sektor pariwisata bahkan sejak ketika masih menjabat sebagai Walikota Solo sampai menjadi Presiden RI.

“Sebetulnya lucu juga dapat penghargaan Bapak Pariwisata Nasional tapi harga tiket naik dan ada menterinya yang melarang rapat di hotel. Yang penting bukan presidennya,” katanya sambil tertawa dan disambut dengan tawa para hadirin yang sebagian besar merupakan para pelaku industri hotel dan restoran di Indonesia.

Singgung Kasus Hoax, Kejujuran Ratna Sarumpaet Dapat Acungan Jempol dari Jokowi

Jokowi mendapatkan penghargaan sebagai Bapak Pariwisata Nasional seiring dengan Hari Ulang Tahun ke-50 PHRI. Anugerah tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum PHRI Haryadi Sukamdani.

Haryadi Sukamdani menegaskan bahwa anugerah tersebut telah melalui berbagai pertimbangan secara obyektif dan pihaknya sama sekali tidak berharap keuntungan politik apapun.

Pamit Pergi Urusan Bisnis, Nuryanto Tewas Dimutilasi di Malaysia, Ini Fakta Pengusaha Tekstil Asal bandung Itu

“Pertimbangan obyektif bukan karena beliau sedang sibuk kampanye. Kami tidak mengharapkan keuntungan politis,” katanya.

Presiden didampingi sejumlah pejabat di antaranya Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (***)

Sumber : republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Masyarakat harus memiliki izin pemerintah jika ingin membangun polisi tidur. Jika membangun di kawasan perumahan, perli izin setingkat wali kota.

Hal itu disampaikan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta melalui akun Instagram @dishubdkijakarta.

Pamit Pergi Urusan Bisnis, Nuryanto Tewas Dimutilasi di Malaysia, Ini Fakta Pengusaha Tekstil Asal bandung Itu

Dalam akun tersebut disebutkan “Bikin polisi tidur di lingkungan perumahan atau jalan perumahan harus seizin tingkat wali kota lho, jadi tidak boleh sembarangan.

Pernyataan ini dibenarkan oleh Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Christianto. “Sebenarnya masyarakat bisa bangun (polisi tidur), tapi harus ada izin,” kata Christianto Senin, 11 februari 2019 siang.

Ratusan Ton Daging Terbakar di Gudang Sebabkan kerugian Capai Puluhan Milyar

Contoh Polisi Tidur Standar Nasional Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan, yakni Pasal 38 Ayat 1 dan 2, yang mengatur penyelenggaraan polisi tidur.

Christianto menyebutkan, apabila masyarakat sudah mengantongi izin, pihaknya akan memberikan arahan bagaimana membuat polisi tidur sesuai dengan standar yang ditentukan pemerintah.

Siapa Sangka Pria Tamatan SD Ini Jadi Ahli IT dan Bisa Hasilkan Ratusan Juta dari Hasil Nipu, Kok Bisa Ya?

Kebanyakan masyarakat tidak ada yang mengajukan izin dulu saat membangun polisi tidur,” ujar Christianto. Namun, ia menuturkan, pihaknya akan terus menyosialisasikan ke masyarakat mengenai aturan penyelenggaraan polisi tidur tersebut. Sebab, membuat polisi tidur sembarangan justru bisa membahayakan pengendara. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Semarang – Seorang pria jatuh dari Plasa Simpang Lima Semarang. Diduga pria bernama Jarot Siswanto (38) itu jatuh dari lantai 6 sebuah mal.

Peristiwa yang terjadi di parkiran motor itu menggemparkan warga di sekitar lokasi. Tidak ada yang tahu persis ketika korban jatuh. Hanya suara tubuh korban menghantam tanah yang terdengar sekitar pukul 12.00 WIB.

Pertamina Kembali Melakukan Penyesuaian Harga BBM

“Saya lagi makan di depan, ya dengar (suara jatuh),” jawab salah satu pedagang kaki lima bernama Joko Yuwono, Ahad, 10 Februari 2019.

Diperkirakan korban jatuh dari lantai 6 yang merupakan parkiran mobil dan juga memiliki tempat terbuka untuk melompat. Meski demikian, Joko yang berada dekat di lokasi pun tidak melihat saat korban lompat.

Kenali Gejala Demam Berdarah pada Bayi, Ini Tandanya

“Katanya dari lantai 6, saya juga tidak lihat. Saya enggak berani mendekat, langsung lapor satpam,” ujar Joko.

Joko mengenal korban sebagai penjual balon di seberang Plasa Simpang Lima atau di depan ruko SE. Korban merupakan warga Jalan Badak VI, Kelurahan Pandeanlamper, Kecamatan Gayamsari.

Lehernya Ditebas Pakai Parang, Aswani Tewas Mengenaskan Gara-gara Hutang

“Dia panggilannya Sastro Balon,” pungkas Joko.

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang mendapat laporan langsung datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga menyelidiki lantai 6 tempat diduga korban melompat. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Brand fashion ternama asal Italia, Gucci menarik produk sweater leher polo dari toko-tokonya setelah kebanjiran kritik di media sosial.

Rajutan balaclava seharga USD 890 atau setara dengan Rp 12 juta itu merupakan bagian dari koleksi musim gugur dan musim dingin 2018.

Banyak yang Tidak Menyadari, Pelajar Diingatkan Deteksi Dini Kanker

Pakaian itu menutupi bagian bawah wajah dan memiliki mulut yang penuh dengan bibir merah besar.

Beberapa waktu terakhir pengguna Twitter dan Instagram memposting foto-foto pakaian itu dan banyak yang mengkritik produk itu menyerupai blackface, riasan yang digunakan dalam pertunjukkan teater untuk aktor kulit putih yang memerankan karakter kulit hitam.

Vonis Mati untuk Letto Cs yang Dinilai Mafia dan Merusak Generasi Bangsa Mendapat Apresiasi dari Polda Sumsel

Kini blackface, terutama di Amerika Serikat, dianggap sebagai bentuk rasisme dan sangat merendahkan ras kulit hitam.

Menanggapi banyaknya kritik yang datang, pihak Gucci pada Rabu, 6 Februari 2019, meminta maaf dan mengatakan bahwa pakaian itu akan dihapus dari situs webnya dan ditarik dari peredaran.

Dari Rayuan Maut, Pelaku Dapatkan Foto Bugil Korbannya untuk Dijadikan Alat Pemerasan

“Kami menganggap keragaman sebagai nilai mendasar untuk sepenuhnya ditegakkan, dihormati, dan di garis depan setiap keputusan yang kami buat. Kami berkomitmen penuh untuk meningkatkan keragaman di seluruh organisasi kami,” begitu keterangan dari pihak Gucci seperti dimuat The Guardian. (***)

sumber: jpnn.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Salatiga – Memperkenalkan pentingnya cuci tangan bagi anak-anak sejak dini, itu yang dilakukan oleh PAUD SBB Pelangi Nusantara 10 Salatiga kepada anak didiknya. Kamis, 7 februari 2019.

Gerakan cuci tangan ini diprakarsai oleh Pendidik di Paud Pelangi Nusantara 10 dan Puskesmas Kalicacing Salatiga. Bertempat di Paud Pelangi Jalan Merbabu 34 Kalicacing Sidomukti Salatiga Puskesmas bekerjasama dengan pihak PAUD memperkenalkan pentingnya gerakan cuci tangan sejak dini kepada anak-anak.

Istimewa


Kain Penutup Wajah Dibuka, Disitulah Sang Ayah Tau, Kalau Aldama Tewas Bukan Karna Terjatuh, Tapi Dianiaya Seniornya


Gerakan cuci tangan ini dimaksudkan untuk membiasakan diri kepada anak-anak agar selalu mencuci tangan setiap kali akan memegang makanan dan selesai melakukan aktifitas. Hal ini agar menjadi kebiasaan sehingga dapat menghindarkan anak-anak dari berbagai penyakit terutama penyakit perut.

Kepala PAUD SBB Pelangi Nusantara 10 Dwi Lina S.Pd sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Puskesmas Kalicacing kali ini. “ Kami sangat berterimakasih dengan diberikannya pembekalan ini kepada anak-anak kami, sehingga mereka bisa mengerti pentingnya kegiatan cuci tangan,” Ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Puskesmas Kalicacing Salatiga dr Leni dan petugas kesehatan dari Puskesmas Kalicacing juga memberikan obat cacing kepada anak-anak agar mereka terhindar dari cacingan. “

Dalam kesempatan ini selain kami memberikan pengertian akan pentingnya cuci tanga, kami juga memberikan pengertian tentang gosok gigi dan pemberian obat cacing,” Tambahnya.(sol)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menjadi pasangan yang halal secara dengan pernikahan tentu menjadi impian semua orang. Wanita dan Pria yang telah dewasa pasti mendambakan sebuah rumah tangga bahagia dari sebuah pernikahanan.

Dengan menikah, maka cinta yang selama ini didambakan, kini sudah ada dalam genggaman. Bisa bersama dengan orang yang di cintai tiap saat adalah sebuah kebahagiaan yang tiada duanya.

Selain itu dengan menikah bisa saling berbagi suka duka bersama, dan bisa memadu kasih tanpa takut terjaring razia. Sungguh indah dunia setelah menikah, tapi … eitz tunggu dulu, sebelum menikah, siapkah diri mu lahir batin ?

Menikah memang mudah, setelah ijab qobul kamu sudah resmi menikah, tapi tidak berhenti di situ saja, ada banyak hal yang akan kamu hadapi, karena menikah bukan semata soal kebahagiaan tapi juga soal menghadapi masalah.

Maka penting bagi pria dan wanita untuk mempersiapkan sesuatu sebelum menikah. Apa saja itu ?

Belajar Ilmu Agama Khususnya soal pernikahan dan keluarga.

Sebelum menikah, baiknya untuk belajar ilmu agama yang mengatur hubungan rumah tangga. Memahami bagaimana memperlakukan istri atau suami sesuai kaidah agama.

Misalnya seorang Muslim harus bisa mengetahui tata cara mandi junub, bagaimana memperlakukan seorang istri saat tidur dan sebagainya.

Tidak serta merta melakukan ini dan itu sesuai kehendak. Harus mengetahui batas-batas yang di anjurkan agama dan dilarang agama.

Selain itu belajar bagaimana membina keluarga bahagia menurut pandangan agama masing-masing.

Memahami Kewajiban Masing-Masing

Jangan menganggap setelah menikah semua sudah selesai, dan segala hal adalah menjadi halal. Sebelum menikah baiknya untuk mengetahui kewajiban masing-masing dari suami istri.

Menjadi suami berkewajiban seperti apa, dan sebagai istri berkewajiban seperti apa. Setelah mengetahui semua, maka setelah menikah tentu akan lebih mudah menempatkan diri sesuai kewajiban.

Jangan terburu-buru menuntut hak sebelum menunaikan kewajiban. Itulah sebabnya, mengapa kewajiban harus di utamakan lebih dahulu di banding pengetahuan mengenai hak.

Memahami karakter dasar manusia berdasarkan gender

Sebelum menikah, ada baiknya kamu memahami karakter berdasarkan gender. Pria harus memahami karakter dasar seorang Wanita demikian pula sebaliknya.

Walau pun kamu telah mengetahui sifat dari calon pasangan mu melalui penjejakan selama beberapa tahun, kamu tetap harus memahami karakternya berdasarkan gender.

Misalnya karakter pria jika menghadapi masalah akan menggunakan otak untuk berfikir sedangkan karakter wanita biasanya dalam menghadapi masalah akan menggunakan perasaan.

Atau ketika marah, pria bila marah kebanyakan mengandalkan tenaga untuk melampiaskan kemarahannya, biasanya dengan menghancurkan barang atau paling tragis bila terjadi secara fisik.

Sedangkan wanita bila marah kebanyakan menggunakan mulut untuk melampiaskan kemarahannya. Artinya bila wanita marah, maka kebanyakan wanita akan ngoceh.

Dengan memahami karakter manusia berdasarkan gender, ketika berumah tangga, kalau liat suami marah sudah tau apa yang akan di lakukan, mencoba mengajaknya bicara dengan berfikir atau menghindar.

Sedangkan bila istri marah dengan ngomel-gomel, suami tau cara mengambil sikap, tidak membalas dengan ocehan namun mendengarkan ocehannya dan sikap terbaik adalah menjadi pendengar setia.

Jika suami istri bertengkar, maka sebagai suami harus memahami bahwa apa yang di katakan si istri adalah berdasarkan perasaan, sedangkan istri pun harus paham bahwa si suami berargumen berdasarkan isi otaknya.

Bila ingin solusi cara menghadapi pertengkaran dalam keluarga kamu bisa baca artikel Pertengkaran Pasturi Sudah Biasa, Berikut Tips Mencairkannya.

Kesimpulan : Menikah itu adalah solusi namun juga gudang masalah. Jangan hanya membayangkan enaknya namun juga harus di persiapkan cara menghadapi masalah yang ada di dalamnya.

Belajar ilmu agama adalah pilihan terbaik untuk keduanya (Suami Istri) dalam menjalani sebuah kehidupan dalam berkeluarga. Saling memahami sikap dan sifat karakter berdasarkan gender juga mengetahui kewajiban masing-masing sebelum menikah akan jadi ilmu yang sangat bermanfaat. (***)

sumber: gelitik.com