RAGAM

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sempat melambung tinggi hingga 100 persen, seluruh maskapai nasional yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association (INACA) mulai menurunkan tarif tiket penerbangan sejak Jumat, 11 Januari 2019.

Berdasarkan pantauan pada aplikasi penyedia layanan pemesanan tiket secara daring, dari Banjarmasin tujuan Jakarta harga terendah Rp 950 ribu hingga Rp 1.133.000 dengan maskapai Lion Air di bulan ini.

Telah Ditemukan Mayat Terbungkus Kain Sprei di Dalam Tong Plastik, Siapakah Dia?

Sedangkan Banjarmasin tujuan Surabaya pada bulan ini berkisar Rp 674 ribu setelah sebelumnya paling murah Rp 825 ribu.

Meski mulai alami penurunan tarif, terkhusus pada rute penerbangan yang mendominasi, namun penurunan ini dinilai masih belum stabil.

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pengacara: Polisi Buka Dong Usernya, Jangan Vanessa Angel Terus yang Dikejar

Seperti halnya dijelaskan Petugas Tiketing PT Lintas Barito Express, Sari yang masih keluhkan masih mahalnya tarif penerbangan.

“Sejauh ini turunnya masih belum stabil, memang ada beberapa yang turun tapi bisa kembali lagi ke harga yang mahal seperti awal tahun kemarin,” kata Sari.

Menurut pantauannya harga termurah Banjarmasin ke Surabaya Rp 825 ribu menggunakan maskapai Lion Air.

“Sedangkan Banjarmasin tujuan Jakarta juga masih mahal sekitar Rp 1.419.000 sedangkan menggunakan Citilink Rp 1.600.000,” paparnya.

Masih menurut Sari, memang ada beberapa harga yang turun, tapi bisa kembali naik bila harga yang turun tersebut sudah habis.

“Seperti hari ini ada Banjarmasin – Jakarta Rp 950 ribu namun hanya tiga seat, paling sebentar sudah habis,” sebutnya.

Masih dalam ketidakstabilan ini selain memberatkan konsumen juga berdampak pada penurunan penjualan tiket di tempatnya.

“Karena konsumen saat ke tempat kami banyak mengeluhkan mahalnya tiket jadi mengurungkan niatnya, kecuali dari segmen perusahaan yang memang harus beli,” tandasnya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pesawat maskapai Ethiopian Airlines dengan nomor B777 ET-AVN dipaksa F-16 TNI AU untuk mendarat di Batam, Kepulauan Riau. Sebab, pesawat tersebut tidak memiliki izin untuk melintas di wilayah udara Indonesia.

“Pesawat Ethiopian Airlines Boeing B.777F/ET-AVN pesawat dari Addis Ababa ke Hong Kong melakukan memasuki wilayah udara Indonesia dipaksa turun F-16,” ucap Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Batam, Suwarso Senin 14 Januari 2019.

Sadis, Hasnatul dan 2 Anaknya Dibunuh Karna Menolak Rujuk, Ini Kronologinya

Pesawat yang tak berizin itu awalnya terbang dari Addis Ababa menuju Hong Kong, kemudian dipaksa mendarat di Bandara Hang Nadim sekitar pukul 09.32 WIB. Pesawat tersebut turun setelah melakukan komunikasi frekuensi darurat dengan TNI AU.

Pemaksaan turun (force down) tersebut dilakukan karena pesawat Ethiopian Air telah memasuki wilayah kedaulatan udara yurisdiksi Indonesia tanpa dilengkapi flight clearance (FC).

Jijik dengan Lendirnya, Ternyata Bekicot Setelah Diolah Terasa Nikmat dan Kaya Gizi

Pesawat F16 dengan kode panggilan ‘Rydder Flight’ yang diawaki oleh Kapten Pnb Barika dan Kapten Pnb Anang itu berhasil melakukan kontak visual dengan pesawat tersebut dan melakukan komunikasi pada frekuensi darurat.

Sudah 6 orang yang terdiri dari awak pesawat diperiksa petugas keamanan (Avsec) bandara Internasional Hang Nadim, Batam dan TNI AU. Kapal tersebut juga diperiksa barang-barang bawaanya.

Kesedihan dan Kelegaan Debby Sahertian Soal Meninggalnya Robby Tumewu, “Selamat Jalan Mas”

“Pemeriksaan pesawat jenis Boeing B-777 milik Ethiopia ini dilakukan pada pilot, co pilot dan 4 awak kabin,” ucap Suwarso.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap awak pesawat. Tim Bea Cukai juga melakukan pemeriksaan terhadap kargo pesawat. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT610 berhasil ditemukan oleh penyelam komando pasukan katak (Kopaska) dan Dinas penyelam bawah air (Dislambair) I dari Tim Komando Armada (Koarmada) I. CVR tersebut berada di kedalaman 30 meter di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Kapushidrosal Laksamana muda TNI Harjo Susmoro menceritakan pihaknya hanya diberi batas waktu 15 hari karena waktu CVR 25 hari. Tim dibagi dua. Masing-masing menyelam selama tujuh hari. Harapannya tujuh hari pertama sudah ditemukan.

Duh Lagi-lagi Artis Ditangkap Polisi Terkait Narkoba, Ini Artisnya

“Di luar dugaan musim hujan tiba. Cuaca kurang bersahabat visibility sangat rendah ditambah lagi kendala teknis,” ujarnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin, 14 Januari 2019.

Meski menemukan kendala, TNI AL, Basarnas, PUSHIDROSAL, Armada l, DIROPSSURTA, KADISLAMBAIR, DANSATPASKA, sepakat bahwa pencarian terus dilanjutkan. Targetnya, CVR harus ditemukan. Segala daya dan upaya dikerahkan. “Semua bersepakat bahwa ini harus ketemu,” tegasnya.

Informasi Terkini Penanganan Lion Air Penerbangan JT-610 dengan Registrasi Pesawat PK-LQP

Tim berangkat menggunakan KRI SPICA. Alat yang dikerahkan dalam pencarian mulai dari magnetometer, sidescan sonar, multibeam sonar, alat penyedot lumpur. Ditambah alat dari KNKT yakni Remotely Operated Vehicle (ROV) dan ULB locator. Ini untuk mengetahui kondisi tanah di dalam air dan lapisan dasar laut. Lokasi pencarian difokuskan. Namun masih sulit karena sinyal PING dari CVR lemah.

“Namun dengan kekuatan dan kesungguhan dan heroik penyelam penyelam andal dengan ke dalam 33 meter akhirnya memberikan gambaran posisi yang hampir pasti,” jelasnya.

Menanti Kinerja Tim Gabungan Kasus Novel di Debat Pertama Pasangan Capres dan Cawapres

Akhirnya, Senin, 14 Januari 2019 tepatnya pukul Jam 08.40 WIB CVR ditemukan. Ini berdasarkan asumsi bahwa CVR pasti berada di sekitar Crash Survivable Memory Unit (CSMU).

“Kita angkat puing dan penyemprotan lumpur ketebalan 30 centimeter. Kita mengetahui di bawah lumpur tidak mungkin di atas lumpur. Kemungkinan pertama tidak ditemukan karena banyak puing. Setelah bersihkan baru ketemu.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono melanjutkan, KRI SPICA berangkat dari Jakarta International Container Terminal (JICT) pada Selasa (8/1) dengan keseluruhan personel sebanyak 84. Terdiri dari 55 awak kapal, 3 spesialis dari PUSHIDROSAL, 18 penyelam dari DISLAMBAIR dan SATPASKA, dan 8 personel KNKT. “Operasi ini bertujuan untuk mencari CVR dan jenazah,” ujar Soerjanto di tempat yang sama.

Dia menuturkan, operasi ini melanjutkan sebelumnya yang selesai pada 29 Desember 2018. Langkah awal pencarian dimulai dengan menuju koordinat Signal Under Water Locaror Beacon (ULB) yang sudah diidentifkasi pada operasi sebelumnya.

“Dengan ditemukannya CVR maka selanjutnya akan diproses ‘black box’ milik KNKT melalui proses pengeringan. Pembersihan dan selanjutnya pengunduhan data. Dari data CVR diharapkan akan melengkapi data investigasi KNKT. Prosesnya tiga hari sampai lima hari kita harapkan bisa memabaca data ini,” jelasnya. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Debat pertama pasangan calon presiden dan wakil presiden dengan tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme siap digelar pada 17 Januari 2019. Beberapa hari menjelang agenda tersebut dilaksanakan Mabes Polri mengumumkan pembentukan tim gabungan untuk mengusut kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Novel Baswedan diserang orang tak dikenal seusai salat subuh di dekat tempat tinggalnya di kawasan Kelapa Gading Jakarta pada 11 April 2017.

Penyiraman dengan air keras itu menyebabkan mata Novel rusak.

Sejak itu polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku dan dalang di baliknya. Sebelumnya Kapolri sempat mengumumkan sketsa orang yang diduga melakukan penyerangan. Namun hingga kini tidak perkembangan signifikan atas penyelidikan kasus yang menjadi angka merah pada rapor pemerintahan Jokowi tersebut.

Hingga menjelang dua tahun setelah kejadian teror tersebut belum satu pun pelaku yang ditangkap dan ditetapkan tersangka oleh polisi.

Pembentukan tim gabungan kasus Novel jelang agenda debat capres memantik kecurigaan sejumlah pihak bahwa itu bertujuan politik. Tim gabungan dibentuk sekadar untuk menyiapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar memiliki jawaban saat panelis atau kubu lawan menanyakan kelanjutan penanganan kasus Novel.

Menjadi sah ketika pembentukan tim gabungan ini dicurigai hanya untuk kepentingan debat capres. Apalagi sekian lama kasus Novel seolah-olah dibiarkan berselubung kabut gelap. Tak ada perkembangan berarti yang mengarah pada terungkapnya pelaku maupun aktor intelektual di baliknya.

Sebelumnya kubu pasangan Prabowo Subianto- menyatakan memiliki sejumlah kritik terhadap pemerintahan Jokowi, salah satunya menyangkut kasusNovel Baswedan. Isu Novel yang sensitif ini bukan tidak mungkin akan menjadi senjata ampuh bagi pasangan oposisi untuk memojokkan Jokowi selaku petahana saat debat berlangsung.

Dalam pandangan sejumlah pegiat HAM tim gabungan yang dibawahi langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian tersebut tidak menjanjikan banyak harapan. Apalagi orang-orang yang terlibat di dalam tim gabungan mayoritas adalah polisi.

Keberadaan polisi yang dominan di dalam tim diragukan karena penyelidikan yang selama ini dilakukan tidak membuahkan hasil.

Ekspektasi kelompok masyarakat sipil serta tim kuasa hukum Novel selama ini adalah presiden membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) yang independen. Selanjutnya TPGF yang akan melaporkan temuan-temuannya kepada presiden. Setelah ada temuan TPGF, barulah presiden memerintahkan Kapolri untuk menindaklanjutinya. Tidak seperti sekarang, tim gabungan dipimpin Kapolri dengan unsur anggota yang juga didominasi polisi.

Kasus teror terhadap Novel memang berpotensi menjadi sandungan bagi Jokowi saat debat nanti. Kegagalan mengungkap kasus ini hingga saat ini banyak disebut melengkapi sejumlah catatan minus pemerintah di bidang penegakan hukum. Persepsi publik akan berbeda jika saja kasus Novel ini bisa segera terungkap.

Namun, terlepas dari sikap apriori sebagian kalangan terhadap langkah Polri, tetap perlu melihat secara positif pembentukan tim gabungan kasus Novel tersebut.

Bagaimanapun, ini tetap babak baru dalam pengusutan kasus Novel. Katakanlah, pembentukan tim gabungan di saat menjelang debat capres hanya persoalan kebetulan belaka. Untuk itu, kinerja tim gabungan tersebut sangat dinanti.

Kerja cepat dan akurat sangat diharapkan mampu mengungkap kasus Novel secara tuntas dan menyeret pelaku ke meja persidangan. Jika tidak ada hasil yang signifikan, maka publik akan semakin ragu dengan keseriusan kepolisian dalam mengungkap kasus yang menjadi perhatian nasional ini. (***)

sumber: sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tuban – Nasib naas menimpa Saiful Bakhtiar (26), warga Dusun Santren, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. Dia tewas setelah tubuhnya disambar petir saat bertanding sepakbola persahabatan antara Kecamatan Singgahan melawan Kecamatan Bangilan.

Saiful Bakhtiar yang merupakan pemain bola di daerahnya, tewas disambar petir ketika bertanding di lapangan Desa Bangilan, Tuban, Sabtu, 12 Januari 2019, pukul 17.15 WIB.

Gubernur Florida Skors Sheriff Bowrad County Terkait Pembantaian Massal di Sekolah

Kapolsek Bangilan, AKP Budi Handoyo mengatakan, kronologi terjadinya Saiful Bakhtiar disambar hingga tewas, bermula saat bertanding sepakbola dalam cuaca hujan.

Sebelum pertandingan, petir saat hujan sudah terdengar suara gemuruh langit disertai petir. Tiba-tiba korban tersambar petir, saat cuaca dalam kondisi hujan.

Tragedi Malam Jumat di Kamar Mandi, Separo Badan Bayi Berada di Kloset, Ini yang Terjadi

Lalu secara tiba-tiba, lanjut Budi Handoyo, petir menyambar salah satu pemain yaitu Saiful Bakhtiar. Dia langsung tergeletak dan tubuhnya sempat mengeluarkan asap.

“Petir langsung menyambar begitu saja, saat pertandingan sepakbola berlangsung, korbannya Saiful Bakhtiar,” ujar Kapolsek Budi Handoyo.

Budi menjelaskan, teman-temannya yang mengetahui korban tersambar petir lalu menolongnya untuk dibawa ke Puskesmas Bangilan. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Beredar Hoaks Anaknya Jadi Tersangka Pembunuhan Siswi di Bogor, Ibu: Stop Fitnah

Dari hasil pemeriksaan medis juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, korban tewas murni karena tersambar petir.

Pihak keluarga korban juga telah menerima kejadian memilukan itu dan meminta untuk tidak di otopsi.

“Korban tidak selamat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, pihak keluarga juga sudah menerima kejadian itu,” pungkas Kapolsek Budi Handoyo. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bogor – Pasca pembunuhan Andriana Yubelia Noven, Siswi SMK Baranangsiang yang tewas ditusuk hingga hari keempat masih belum menemui titik temu.

Pelaku pembunuhan Andriana Yubelia Noven masih berkeliaran bebas, sementara pihak Polresta Bogor Kota terus memburu pelakunya.

Meski aksi pembunuhan Siswi SMK Baranangsiang itu terekam CCTV, polisi tak lantas langsung mengenali sosok pelakunya.

Tewas dengan Luka Tusukan Didada, Ini Fakta-fakta Pembunuhan Noven

Namun pihak Polresta Bogor Kota mengklaim sudah mendapatkan bentuk wajah pelaku pembunuhan siswi SMK, Andriana Yubelia Noven di gang belakang Masjid Raya Kota Bogor, Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Bogor Timur pada Selasa, 8 Januari 2019.

Dengan melakukan scientific investigation dan penelusuran saksi-saksi akhirnya polisi pun bisa mendapatkan wajah pelaku pembunuhan.

“Belum disebar, masih proses. Sketsa wajah digambar, berdasarkan keterangan saksi-saksi,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya, saat dihubungi pada Sabtu, 12 Januari 2019.

Keluarga Tak Menyangka, Ini Pelaku yang dengan Sadis Membunuh Pasutri di Pondok Kebun

Selain itu, Kompol Agah juga menjelaskan bahwa pihak kepolisian sudah meminta keterangan kepada beberapa saksi lainnya.

“Anak yang mengenakan pramuka belum ditemukan, tapi tidak terlalu penting juga, masih banyak orang yang melihat pelaku,” ucapnya.

Sebelumnya, polisi telah menyebut kalau pihaknya mencurigai seorang pria berinisial S yang diduga sebagai pelaku.

Sosok S disebut-sebut sebagai teman dekan dari Andriana Yubelia Noven.

Kepala Polresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menyebut, diduga pelaku berinisial S.

“Sebenarnya, ini serba buta. Data yang kita dapat ini, kita nggak tahu dia (pelaku) itu siapa. Rekaman CCTV juga tidak terlihat jelas,” ucap Hendri di Mapolresta Bogor Kota, Rabu, 9 Januari 2019.

“Tapi, berdasarkan keterangan dari teman korban ada yang kenal dengan ciri fisik orang (pelaku) di dalam CCTV itu,” tambahnya.

Hendri menambahkan, kecurigaan polisi semakin jadi setelah S membuat statement di media sosial terkait soal penangkapan terhadap dirinya.

Kata Hendri, S sempat menulis di media sosialnya dan akan menuntut orang-orang yang telah memfitnahnya itu.

“Pelaku kan belum ketangkap. Nah, dia itu sempat memposting tulisan di medsosnya untuk mengonter tuduhan bahwa ia telah ditangkap. Justru, di situ jadi titik terang kita untuk masuk,” sebutnya.

Selang beberapa hari kemudian, polisi telah mengamankan S untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Pihaknya hanya mengamankan S untuk dimintai keterangan sebagai saksi, dan disebut kalau S kemungkinan besar bukan pelakunya.

“Belum ada (penangkapan pelaku atau penetapan pelaku), betul sudah diamankan (S), sedang dilakukan pendalaman, makanya saya belum bisa katakan itu, saya belum bisa katakan itu bukan pelaku, tapi saya bisa katakan itu kemungkinan bukan pelakunya, dari beberapa alibi yang dilakukan, bukti-bukti yang kita dapat dan saksi yang dihadirkan sama dia ini kemungkinan besar bukan pelakunya,” ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser, Kamis, 10 Januari 2019.

Hendri menjelaskan bahwa S merupakan mantan kekasih dari Siswi SMK Bogor Andriana Yubelia Noven.

“Iya, S itu pernah jadi teman dekat,” katanya.

Foto S bersama Siswi SMK Bogor Andriana Yubelia Noven sempat tersebar di media sosial.

Melalui akun Facebook-nya, S mengatakan kalau dirinya bukan pelaku pembunuhan, dan menyebut kalau informasi yang sudah beredar adalah hoaks.

Ia juga akan menuntut orang-orang yang menyebar info hoaks tersebut ke ranah hukum.

Ia mengetakan kalau saat kejadian ia berada di Bandung.

Selain itu, ia juga mengatakan kalau hubungan dirinya dengan korban sudah berhenti sejak lama.

“Ini hoax, saya bisa tuntut anda yang menyebarkan hoax ini. Saya berada d Bandung dari tanggal 3 sampai sekarang. Saya baru tahu kejadiannya sore lewat seorang teman korban. Hubungan dengan korban sudah berhenti sejak lama. Banyak bisa bertanya terlebih dahulu sebelum ngepost. Anda merusak nama baik saya dan saya ingin menyelesaikan dengan baik-baik jadi tolong berhenti sebarkan hoax ini. Saya tidak tahu apa-apa dan d tuduh. Saya harap segera dihapus. Perlu info lebih lanjut tanyakan ke teman dekat dari korban…
Masyarakat Cinta Bogor”

Ia berharap agar orang-orang berhenti menyebar fotonya karena ia merasa dituduh dan tercoreng nama baiknya.

Tak hanya S, ibunda S juga merasa dirugikan atas info hoaks yang beredar tersebut.

Ia meminta kepada orang-orang untuk stop menyebarkan info hoaks tersebut dan merasa nama baiknya tercemar.

Melalui akun Facebook-nya, wanita bernama TA ini juga menyebut kalau S adalah anak yang baik dan tak mungkin melakukan ala yang telah dituduhkan selama ini.

Makanya jangan suka sembarangan kasih berita. Sebelum ada kejelasan jangan ambil kesimpulan seenaknya saja. Nama baik anak sy tercemar, kami merasa terganggu dan di rugikan.
Anak saya orang baik2 ,terbukti tdk melakukan kebodohan spt yg di beritakan sebelumnya.

stopfitnah #stopkebodohan #stophoax” tulisnya di akun Facebook. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kabar sakitnya Ustaz Arifin Ilham tersebar luar ke seluruh negeri dalam waktu singkat. Hal ini pun membuat sejumlah umat, publik figur, hingga pejabat penting di Indonesia, termasuk sesama ulama, berbondong-bondong menjenguknya di rumah sakit untuk menyampaikan doa secara langsung.

Seluruh kunjungan itu didokumentasikan dengan rapi dalam bentuk foto maupun video oleh putra sulung Ustaz Arifin Ilham, Muhammad Alvin Faiz. Usai sang ayah dibawa ke Malaysia untuk menjalani perawatan yang lebih intensif, Alvin baru mengungkap soal permintaan sang ayah.

Teriakan “Guk-guk” Picu Kericuhan di Lapas Surakarta

Rupanya, Ustaz Arifin Ilham meminta putranya untuk merekam semua kunjungan rekan ulama lalu dibagikan di media sosial. Ini bertujuan agar banyak orang yang melihat dan mengaminkan doa-doa ulama tersebut untuknya.

“Setiap ada ulama jenguk, pesan abi ke saya cuma satu, abi minta semua didokumentasikan dan di-share di Instagram supaya umat banyak yang melihat dan mengaminkan doa ulama-ulama kita,” ungkap Alvin Faiz di Instastory-nya, Jumat, 11 Januari 2019.

Tarif Tiket Pesawat tak Lagi Murah, Ini Kata Pengamat Penerbangan

Alvin Faiz pun berusaha mewujudkan permintaan sang ayah. Dalam waktu singkat, ia mengedit video dan membagikannya di Instagram pribadinya. Namun Alvin sempat meminta maaf lantaran dirasa belum sempurna.

“Karena enggak jago edit video, jadi saya belajar seharian supaya bisa buat video yang bagus dan bermakna. Video baru beres tadi jam 3-an malam waktu tahajud, langsung saya posting,” sambungnya.

Antasari Azhar: Ingat, Pelaku Teror Itu Akan Lebih Duluan Bergerak Daripada yang Akan Diteror

“Maaf ya abi misal hasilnya enggak sebagus yang abi harapkan, tapi inti dari permintaan abi bukan di editannya, tapi abi ingin memberi kesan yang bagus untuk umat dan ingin umat mengaminkan doa tersebut,” lanjut Alvin Faiz.

Di video yang diunggah Alvin Faiz, terlihat ada Ustaz Adi Hidayat, Habib Nabiel Almusawa, Hasan Jafar Umar Assegaf turut menjenguk dan mendoakan kesembuhan Ustaz Arifin Ilham. (***)

sumber: tempo.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kericuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Surakarta pada Kamis, 10 Januari 2019 kemarin. Kericuhan diduga terjadi antara pengunjung dan penghuni tahanan blok C1.

“Terjadinya kericuhan antara pembesuk tahanan kelompok laskar dengan napi kriminal biasa di Blok C1,” kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi Republika.co.id pada Jum’at, 11 Januari 2019.

Keluarga Tak Menyangka, Ini Pelaku yang dengan Sadis Membunuh Pasutri di Pondok Kebun

Peristiwa kericuhan bermula terang Dedi, pada saat jam besuk tahanan sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu kata dia, ada sekitar 20 orang ikhwan laskar tiba ke Rutan Klas I Surakarta untuk membesuk tahanan dari kelompok Laskar.

Sebanyak 20 pembesuk tersebut kemudian dibagi dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari lima orang. Waktu besuk dilakukan para ikhwan laskar selama 20 menit untuk menemui tahanan laskar di Aula Rutan.

Tarif Tiket Pesawat tak Lagi Murah, Ini Kata Pengamat Penerbangan

“Kelompok pertama kunjungan berjalan dengan aman,” kata Dedi.

Kemudian terang Dedi, besukan kloter kedua juga berjalan aman. Namun pada saat pembesuk kloter kedua ini hendak pulang, mereka sempat meneriakkan takbir yang kemudian dibalas oleh penghuni tahanan Blok C1 dengan suara “guk-guk”.

“Sehingga membuat para laskar ini emosi, kemudian mendatangi Napi Blok C1 yang lantas dilempari batu oleh mereka dan kelompok laskar membalas lemparan tersebut hingga terjadi aksi saling lempar batu,” jelas Dedi.

Antasari Azhar: Ingat, Pelaku Teror Itu Akan Lebih Duluan Bergerak Daripada yang Akan Diteror

Karena kericuhan tersebut, pihak pengamanan rutan dan tahanan langsung menyuruh kelompok laskar untuk meninggalkan lokasi. Kelompok laskar dibawa menuju ruang Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan.

Para napi kriminal itu ungkap Dedi, masih terus mencoba merangsek masuk hingga berhasil menjebol pintu Blok C1 dengan Blok B. Namun aksi mereka berhasil dihentikan pada saat satu SST Dalmas Polresta Surakarta tiba di Rutan Klas I Surakarta dan langsung mengambil tindakan untuk menetralkan keadaan.

“Wakapolresta Surakarta dan Dandim Surakarta juga tiba di lokasi,” kata Dedi.

Selanjutnya mereka berembug dan memutuskan untuk memisahkan para napi tahanan tersebut. Napi blok C1 yaitu Koes Setiawan Danang Mawardi alias Iwan Walet dipindahkan ke Lapas Sragen dengan menggunakan Rantis baracuda.

Sedangkan tahanan kelompok laskar, Abdullah Ihsan, Rahmad Sardiansyah, Komari, Harnang Tedy T, dan Geri Angger Raharjo dipindahkan ke Lapas Kedung Pane Semarang. (***)

sumber: republika.coid

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif diteror oleh orang tak dikenal.

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar mengatakan, teror memang kerap dialami oleh KPK.

Begini Nasib Ibu dan Anaknya Setelah Dililit Ular Piton Jumbo

Saat ia masih menjabat, teror sudah sering dilayangkan.

“Bukan hal yang baru, jadi sejak zaman saya sampai hari ini kan’ ada katanya,” ujar Antasari di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Januari 2019.

Menurut Antasari, teror dilayangkan setiap KPK akan mengungkap kasus-kasus tertentu. Berkaca saat ia masih menjadi pimpinan KPK.

Billy Syahputra Liburan Ke Jepang dan Kekurangan Uang? Sosok Ini yang Menolongnya Hingga Bisa Terbang Ke Indonesia

“Indikasinya adalah ketika KPK akan mengungkap kasus, pasti ada itu, pengalaman ya,” katanya.

Antasari menyarankan kepada pimpinan KPK untuk tak banyak bersuara, ketika ada kasus besar yang baru akan diungkapkan.

Begini Kepanikan Warga Setelah Beredar Isu Tsunami

“Makanya, saya menyarankan kepada yang sekarang, jangan mudah mengeluarkan statement, akan ada, akan ada, itu mereka bergerak duluan,” tutur Antasari.

“Ingat, pelaku teror itu akan lebih duluan bergerak daripada yang akan diteror,” sambung Antasari.

Pimpinan KPK, ucap Antasari, diminta untuk menjaga komisionernya, selaku anak buah di dalam institusi.

“Fisik maupun non fisik. Pimpinan KPK harus koordinasi terus dengan aparat keamanan polisi harus. Apakah itu densus, harus. Sekarang kan sudah ada tim cyber, sama saja untuk memudahkan itu semua,” ucapnya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Gunungkidul – Ular Piton berukuran jumbo dengan panjang lebih kurang 4 meter serang dan lilit warga Gunung Kidul, Yogyakarta, Kamis, 10 Januari 2019.

Dua warga yang diserang dan sempat dililit ular piton itu anak dan ibu, Sarijem dan Tri Dwianto.

Billy Syahputra Liburan Ke Jepang dan Kekurangan Uang? Sosok Ini yang Menolongnya Hingga Bisa Terbang Ke Indonesia

Kejadian itu bermula pada Kamis pagi, Sarijem warga Dusun Trenggono Kidul, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul mendengar suara gaduh dari kandang ayam yang berada tak jauh dari belakang rumahnya.

Lantaran penasaran dengan suara yang tak biasa itu, dia meminta anaknya melihat apa yang terjadi.

Tragis, Ular yang Dipeliharanya Itu Malah Membunuhnya

Sang anak pun, Tri Dwianto bergegas mencari tahu dari mana asal suara, yang tak lain dari kandang ayam yang terbuat dari bambu.

Kandang tersebut berada di dalam celah tebing dibelakang rumahnya..

Disamping kandang ayam terdapat tumpukan kayu bakar dan tumpukan-tumpukan karung.

Dengan menggunakan alat bantu senter ditangannya.

Dwi mencoba memastikan melihat kandang ayam.

Posisinya jongkok, tak terduga oleh Dwi, dari arah samping muncul ular Piton yang langsung menyerang dan melilit lehernya.

Sarijem yang tak jauh dari lokasi melihat kejadian itu, kemudian berusaha menyelamatkan.

Dia berlari menyelamatkan anaknya dengan cara menarik kepala ular yang panjangnya lebih kurang 4 meter tersebut.

Ibu dan anak pun berjibaku adu kuat dengan ular Piton.

“Anak saya digigit bagian leher, saya langsung membantu dengan menarik kepala ular dan berhasil lepas dari lehernya.”Kata Sarijem menceritakan peristiwa yang dialaminya.

Perjuangan Ibu dan anak itu belum selesai.

Lepas dari leher Dwi, gantian Ular Piton melilit kaki Sarijem sekaligus menyerang tangan Sarijem.

“Saya juga mendapatkan serangan pada bagian tangan saya,”ujarnya.

Kejadian begitu cepat, sambil menangis dan berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar suara berdatangan kemudian menyelamatkan keduanya.

Waktu itu Sarijem dan Dwi sudah terjatuh kewalahan saat warga datang ke lokasi kejadian.

“Dua jari saya mengalami luka dan anak saya luka dibagian lehernya,” ucapnya.

Setelah berhasil diselamatkan keduanya mendapatkan pertolongan medis.

Tri tergeletak lemas dirumahnya dengan perban masih melilit dibagian lehernya, dan terlihat masih syok atas kejadian tersebut.

Sementara itu anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ponjong, Brigadir Sugeng Widodo mengatakan kemunculan ular piton di dusun Trenggono Kidul bukan pertama kalinya, lantaran
rumah warga dekat dengan perbukitan yang diduga sebagai habitat ular piton.

“Kalau dalam dua bulan terakhir ada empat kali kejadian ular muncul di dusun trenggono, kalau yang sampai menyerang warga baru kali ini,” ucapnya. (***)

sumber: tribunnews.com

BMKG tegaskan tak ada tsunami di Sibolga.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sibolga – Warga Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, panik setelah beredarnya isu akan terjadi tsunami. Banyak warga berusaha menyelamatkan diri ke arah pengunungan dan perbukitan terdekat.

“Begitu cepat informasi itu tersiar, sehingga kami pun panik dan ikut menyelamatkan diri. Karena tetangga dan juga warga lainnya sudah berhamburan meninggalkan rumah masing-masing. Karena informasi yang sampai ke kami, bahwa akan terjadi tsunami karena air laut di Sibolga-Tapteng sudah surut,” kata Delora Sinaga warga Sibolga, Kamis, 10 Januari 2019.

Tewas dengan Luka Tusukan Didada, Ini Fakta-fakta Pembunuhan Noven

Akibat isu yang menghebohkan itu arus lalu lintas di Sibolga-Tapteng macet. Demikian juga di wilayah pengunungan seperti di arah Pandan dan Tukka dipadati ribuan warga dan kendaraan.

Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk juga mendapat kabar yang sama. Namun ia mnegaku tidak langsung panik dan bersama Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja langsung turun ke pinggir laut untuk memastikan apakah benar air laut surut.

Antusias Pelajar Bersihkan Lingkungan Sekolah Bersama Anggota TNI

“Saya bersama dengan Kapolres Sibolga sudah meninjau ke tepi laut, semuanya aman-aman saja. Bahkan sudah kita minta dari pihak Penanggulangan Bencana untuk melakukan pengecekan ke BMKG pusat, dan hasilnya tidak benar akan terjadi tsunami,” katanya.

Informasi yang begitu cepat tersiar itu, menurut Syarfi adalah hoaks dan tidak jelas sumbernya. Pemkot mengimbau agar masyarakat yang sudah sempat panik dan berada di pengunungan agar turun dan kembali ke rumah masing-masing.

Ini Ucapan Terimakasih Vanessa Angel ke Jane Shalimar dan Orang Terdekatnya

Sementara itu Kapolres Tapteng AKBP Sukamat yang dikonfirmasi menyebutkan, setelah melihat reaksi masyarakat yang panik, ia langsung memerintahkan personelnya untuk melakukan pengecekan dan patroli keliling demi memastikan keamanan di rumah-rumah dan tempat pemukiman masyarakat. “Anggota langsung kita kerahkan tadi untuk memantau serta patroli dan pengamanan,” katanya.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono mengatakan sensor BMKG tidak mencatat adanya aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya, sehingga masyarakat diminta tidak mempercayai isu tsunami yang beredar.

“Kami segera melakukan analisis rekaman data sinyal seismik di sensor terdekat dimana hasilnya tidak ada aktivitas kegempaan di Tapanuli dan sekitarnya,” kata Rahmat dalam pesan tertulisnya di Jakarta. (***)

Sumber : Antara.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 9 Januari 2019.

Mengenakan batik lengan panjang bernuansa cokelat, Aher tampak santai saat tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.40 WIB. Sesekali, Aher melempar senyum ke arah wartawan yang ada di KPK.

Modusnya Kanjeng Sultan, Pria Ini Janjikan Surga Bagi Korban untuk Digauli

Aher menyebut, dua kali surat panggilan KPK terhadapnya, ada kekeliruan sehingga dirinya tak hadir di dua kali pemanggilan KPK sebelumnya.

“Alhamdulilah saya bisa hadir dan akan menjelaskan kasus Meikarta ini,” katanya sebelum masuk Gedung KPK.

DOOR!! Dua Begal Sadis Ini Ditembak Polisi

Aher hari ini dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta.

Sebelum Aher, KPK sudah pernah memeriksa Deddy Mizwar yang dulu menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat.

Tragis! Truk yang Dikendarai Pria Mabuk Itu Menabrak Sepeda Motor dan Menewaskan Guru Beserta 3 Anaknya

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Bupati Bekasi dan Direktur Operasional Lippo Group sebagai tersangka utama. Keduanya sepakat mengurus izin proyek Meikarta dengan pelicin. (***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mantan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo berharap penggantinya bisa meneruskan program yang sedang berjalan di BP Batam, terutama program-program yang menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Kan BP sudah dapat dana yang lumayan besar, kita harapkan bisa segera dilakukan sehingga bisa diserap anggarannya untuk mendukung infrastruktur di Batam. Seperti di pelabuhan, bandara, jalan-jalan, akses ke kawasan industri dan kawasan baru,” kata Lukita usai acara perpisahan di ruang Balairungsari, Gedung Utama BP Batam, Selasa 8 Januari 2019.

Tragis! Truk yang Dikendarai Pria Mabuk Itu Menabrak Sepeda Motor dan Menewaskan Guru Beserta 3 Anaknya

Lukita juga berharap program terkait infrastruktur, dengan model Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), untuk pengembangan Bandara Hang Nadim, begitu juga dengan tender pengelolaan Dam Tembesi terus dilanjutkan.

Dia juga berharap kelangsungan BP Batam nantinya akan dikelola dan dipimpin seorang yang profesional yang tidak ditarik-tarik dalam urusan politik.

Edy Putra Irawadi jadi Plh BP Batam

“Harapan saya dan kawan-kawan, tentu dipimpin oleh seorang profesional. Dan menghilangkan konflik-konflik, tak ikut politik setiap lima tahun sekali berganti kepemimpinan. Tentu itu tidak mudah bagi BP Batam,” tukasnya.

Sementara itu soal FTZ Batam, Lukita menilai ada beberapa hal yang mestinya dilakukan. Pertama, BP Batam idealnya dijalankan orang-orang yang profesional dan FTZ murni harus dipertahankan.

Di Balik Bantal Ada Tungau? Ini Cara Mengatasinya

“Kewenangan-kewenangan terkait FTZ berada di tangan si pengelola FTZ. Dengan begitu sangat memudahkan dan menarik investor lebih banyak lagi datang ke Batam. Di Batam, banyak PMA (penanaman modal asing) dan orientasinya ekspor. Berikanlah perizinan atau apapun terkait best practice FTZ di dunia, supaya bisa dilakukan di sini,” kata Lukita.

Lanjut Lukita, apa yang sudah dicapai BP Batam di tahun 2018 adalah modal untuk bisa meraih prestasi lebih baik di 2019. “Kami titip teman-teman di BP untuk terus melayani lebih baik. Menuntaskan hal yang belum selesai dan mendukung pimpinan baru yang sudah dilantik kemarin,” ujarnya. (***)

sumber: jpnn.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palembang – Kota Palembang dihebohkan dengan cerita pilu sepasang pengantin yang ditipu wedding organizer (WO).

Saat acara resepsi pemilik WO kabur.

Ketering untuk para tamu di resepsi itu tak ada, Alhasil keluarga mempelai menangis pilu di pelaminan dan meminta maaf pada seluruh tamu undangan.

Belakangan diketahui WO itu bernama Mikhayla Decoration milik seorang calon legislatif bernama RI.

Pelaku kabarnya sudah kabur dan tak bisa ditemui lagi.

Dari situs resmi KPU Kota Palembang, RI memang masuk sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) anggota dewan perwakilan rakyat Daerah Kota Palembang Dapil 1.

RI berada pada nomor urut 8 dari 10 calon.

Sebelumnya diberitakan

Hari pernikahan biasanya identik dengan kebahagian dan suka cita bagi kedua mempelai maupun seluruh anggota keluarganya.

Namun tidak bagi pasangan MAP dan dan FW.

Hari resepsi pernikahannya yang digelar di Gedung Sukaria Palembang, Sabtu 5 Januari 2019 kemarin, menjadi hari bahagia sekaligus menyakitkan bagi keduanya.

Kedua pasangan beserta keluarganya harus menanggung malu lantaran 1000 porsi makanan yang rencananya disediakan bagi para tamu undangan tak kunjung hadir sampai acara selesai.

Pasangan ini bersama keluarganya menjadi korban penipuan dari Wedding Organizer (EO) Mikhayla Decoration milik RI alias Uut.

EO ini dipercaya mengurus berbagai keperluan di acara sakral tersebut.

Uut merupakan calon legislatif (Caleg) DPRD Kota Palembang.

“Saya benar-benar tidak menyangka dia (Uut) tega nipu kami, mempermalukan kami. Benar-benar saya tidak habis pikir sama dia,” ujar mempelai perempuan, MAP pada Ahad, 6 Januari 2019.

Meskipun tanpa makanan, acara tetap berlangsung.

Mengingat para kerabat, kolega hingga tamu-tamu penting, banyak yang datang ke pernikahan mereka.

“Acara tetap kami lanjutkan, meskipun tanpa makanan. Mau bagaimana lagi, tamu sudah datang dan tidak mungkin disuruh pulang. Tapi setiap kali bersalaman, kami selalu bilang maaf pada tamu.”

“Karena tidak ada makanan yang tersedia,” ungkapnya.

Seusai acara, Anggi hanya bisa menangis mengungkapkan rasa kesal, amarah sekaligus malu yang sudah ditahannya sejak masih di atas pelaminan.

“Bukan cuma saya, keluarga yang lain juga nangis. Kami semua malu dan tidak bisa ngomong apa-apa lagi,”ujar MAP.

Kejadian itu bermula saat MAP dan FW menggelar acara pernikahan.

Keduanya sepakat menggunakan jasa EO Mikhayla Decoration milik Uut.

Semua keperluan acara mulai dari akad hingga resepsi sudah dipesan lengkap satu paket.

Termasuk juga makanan bagi tamu undangan.

“Semua biaya sudah kami bayar lunas. Bukti-buktinya lengkap kami simpan. Sebelumnya juga tidak ada masalah. Semuanya dikerjakan baik.”

“Tapi, bermasalah justru pas di acara resepsi kami. Karena makanan tidak datang sama sekali,”ucapnya.

MAP mengaku tidak ada gelagat mencurigakan dari si pelaku.

Bahkan di hari itu MAP masih sempat mengadakan kontak via WhatsApp (WA) dengan Uut pukul 09.00 pagi kemarin.

Lantaran, menerima ujung hiasan baju pengantin dari Uut melalui jasa ojek online.

“Dia (uut) masih WA saya karena antar ujung baju pakai jasa gojek. Sama sekali tidak menyangka, beberapa jam kemudian si pelaku kabur,” jelasnya.

Tak hanya itu, diwaktu yang sama si pelaku juga sempat mendatangi gedung Sukaria IBA.

Informasi ini MAP peroleh dari panitia gedung dan juga ada anggota keluarganya yang melihat keberadaan pelaku di tempat tersebut.

“Dia (pelaku) pakai baju kaos putih celana jeans. Pihak gedung juga sempat tanya Ut, mana makanan. Nanti jam setengah 10 datang, kata si Uut. Ya orang percaya saja,” ungkapnya.

“Tante saya juga lihat, pas pihak keluarga datang ke gedung. Tapi, ketika mau didekati tiba-tiba hilang. Nggak tau kemana perginya,” ujarnya.

MAP bercerita, keluarganya sempat berusaha menghubungi Uut untuk mendapat kejelasan tentang makanan bagi para tamu.

“Telepon catering itu sempat diangkat sama perempuan yang tidak kami kenal. Pertama ngakunya makanan lagi di goreng, pas di telepon lagi ngakunya lagi di jalan. Habis itu sudah, tidak ada lagi jawaban. Sulit dihubungi,” ungkapnya.

Sementara itu, Paman MAP, Toni Fauzi mengatakan, sudah berusaha mencari keberadaan Uut di kediaman orang tuanya untuk meminta itikad baik darinya.

“Kami datangi rumah orang tuanya yang di daerah Talang Kelapa. Mau kami tanya baik-baik, bagaimana pertanggung jawabannya. Tapi setelah sampai di sana, dia (Uut) tidak ada,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan Ibunya, dihari kejadian tepatnya sekitar pukul 12.30 Uut tiba-tiba pulang ke rumah dan menjemput anak semata wayangnya.

“Alasannya mau ke acara ulang tahun anak temannya. Tapi sampai sekarang tidak ada kabar, dia hilang entah kemana,” ujar Toni.
Kini, pihak keluarga berencana melayangkan laporan atas kejahatan yang telah dilakukan oleh Uut.

“Karena dari Uut pun tidak ada itikad baik menemui kami. Maka dari itu pihak keluarga sudah siap melaporkannya ke pihak berwajib. Kami ingin dia mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujarnya. (***)

sumber: tribunnews.com

RAGAM

Senin | 07 Januari 2019

Edy Putra Irawadi jadi Plh BP Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah resmi melantik Kepala BP Batam yang baru menggantikan Lukita Dinarsyah Tuwo. Untuk jabatan tersebut selanjutnya diisi oleh Pelaksana harian, yakni Edy Putra Irawadi. Pemerintah juga melantik Deputi 1 (A1) dan Deputi 3 (A3) BP Batam.

Informasi yang dihimpun, pelantikan berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang  Perekonomian RI, di Jakarta, Senin, 7 Januari 2018 sore. 

Bersama TNI, Rumah Warga Tidak Layak Huni Dibedah

Edy Putra merupakan staf ahli di Kemenko Bidang Perekonomian. Sedangkan dua deputi yang dilantik yakni Deputi (A1) merangkap A2 yakni Purwiyanto, dan Deputi 3 (A3) yang juga merangkap Deputi 4 (A4) yakni Dwianto Eko Winaryo. Kedua pejabat tersebut kembali diangkap dalam struktur jabatan di BP Batam. 

“Benar, Kepala BP Batam sudah dilantik, beserta dua deputi. Sebelumnya, pemerintah memberhentikan dengan hormat Bapak Lukita Dinarsyah Tuwo dan lima deputi. Setelah itu, dilakukan pengangkatan terhadap Plt Ka BP Batam yang baru dan dua deputi,” ungkap Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak.

Penghentian Kerja Sama Sejumlah Rumah sakit dengan BPJS Timbulkan Kegaduhan di Masyarakat, Siapa yang Dirugikan

Pengangkatan dan jabatan Plt Ka BP Batam Edy Putra bersifat sementara hingga tanggal 30 April 2019 mendatang.

“Pak Edy Putra menjabat hingga 30 April 2019, sambil menunggu ketetapan pemerintah lebih lanjut terkait formulasi regulasi ex-officio,” ungkap Jumaga. (***) 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palangkaraya – Seorang perempuan yang memiliki berat sekitar 350 kilogram di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, meminta perhatian pemerintah daerah untuk membantu mengobati kelebihan berat badan yang dideritanya.

“Saya berharap pemerintah bisa memberikan bantuan kepada saya untuk pengobatan menurunkan berat badan yang sudah mencapai sekitar 350 kilogram lebih,” kata Titi Wati yang hanya bisa tengkurap di tempat tidur di rumah kontrakannya itu di Palangka Raya, Ahad, 6 Januari 2019.

Jeruk Nipis Bantu Sukseskan Program Diet, Ini Efek Baik dan Buruknya

Wanita 37 tahun tersebut merasakan berat badannya meningkat drastis dalam tujuh tahun terakhir. Akibatnya, kini perempuan yang diperkirakan merupakan perempuan tergemuk di Kalimantan Tengah itu makin kesulitan bergerak dan lebih banyak berbaring dengan posisi tengkurap.

Berbagai cara dilakukannya untuk menyembuhkan obesitas atau kelebihan berat badan yang dideritanya, di antaranya dengan mengonsumsi minuman herbal penurun berat badan. Cara itu diakuinya menunjukkan hasil karena berat badannya sempat berkurang.

Cobaan Mengerikan yang Dialaminya, Dijadikan Pekerja Seks Komersial dan Melihat Rekannya Dibunuh, Ini Kisah Sarah Forsyth

Namun, karena harga minuman herbal itu makin mahal, Wati tidak sanggup lagi membelinya, sehingga akhirnya pola makannya pun kembali membuat berat badannya naik lagi.

“Setelah tidak mampu membeli minuman herbal penurun berat badan itu, sayapun menjalani aktivitas saya seperti orang normal. Makan dan minumpun juga tidak terkontrol lagi, sehingga berat badan saya yang saat itu sempat 167 kilogram, kini menjadi 350 kilogram lebih,” katanya.

BMKG Temukan 10 Titik Panas Terdeteksi Satelit Muncul pada Sejumlah Wilayah di Aceh

Ibu satu anak itu mengaku memang suka makan camilan setiap harinya. Bahkan minuman es dan makanan gorengan, tidak luput jadi santapannya setiap hari.

Kini Wati berjuang dengan mengurangi porsi makan camilan karena khawatir badannya terus membesar seiring berat badannya yang terus naik. Bahkan Wati saat ini sama sekali tidak bisa berdiri karena kakinya tidak mampu untuk menahan berat badannya yang kian membesar setiap harinya.

Anda Penyuka Pedas, Cumi Tepung Saus Blackpepper Pilihan yang Pas

“Setiap kali bangun tidur bagian kaki saya selalu sakit seperti keram, kemudian badan terasa sakit semua,” ucap perempuan yang memiliki hobi bernyanyi tersebut.

Wati mengaku tidak pernah melakukan pengobatan atau memeriksa kondisi kesehatannya ke dokter dan rumah sakit.

Sang suami, Edi (52) mengaku pihaknya harus mensyukuri apa yang sudah diberikan Tuhan.

“Kata suami saya, ambil hikmahnya saja dan syukuri keadaan yang sudah diberikan Tuhan. Mau bagaimana lagi kami berbuat kalau ini sudah nasib dari keluarga kami,” beber Wati menirukan perkataan suaminya yang bekerja sebagai pencari kayu hutan.

Sementara itu, Herlina (19) yang merupakan putri semata wayang wanita tergemuk di Kalteng tersebut, dengan adanya pemberitaan di media massa mengenai keadaan ibunya, dia berharap pemerintah setempat serta para dermawan bisa mengulurkan tangannya untuk menyembuhkan penyakit yang diderita ibunya.

“Besar harapan kami agar ibu saya mendapatkan uluran tangan dari para dermawan serta pemerintah untuk membantu pengobatan. Kami pasrah dan apa boleh buat dengan kondisi perekonomian kami yang tidak mampu untuk melakukan pengobatan ibu agar bisa kembali normal seperti sediakala,” ujarnya. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Petugas Sudin Sosial Jakarta Timur mengamakan seorang gelandangan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Saat diamankan petugas gelandangan tersebut menyimpan uang Rp 3,2 juta.

“Pengakuan kalau duduk ada yang ngasih bukan dia yang minta pengakuan gitu. Uang itu disimpan di kantong totalnya Rp 3,2 juta,” kata Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudinsos Jaktim, Kurniawan kepada detikcom, Sabtu, 5 Januari 2019.

Duh Artis cantik Ini Ditangkap Polisi Terkait Kasus Prostitusi Online, Siapakah Dia?

Kurniawan mengatakan gelandangan yang berusia sekitar 60 tahun diamankan ketika tiduran dibawa fly over Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Jumat, 4 Januari 2019 malam. Gelandangan itu juga tidak membawa kartu identitas.

“Dia tiduran di bawah fly over Pasar Rebo pas kita selamatkan. Kita tanya dia nggak bawa identitas,” tambah Kurniawan.

Balada Brigpol Dewi: Diperas Pacar hingga Ditipu Napi Sampai Membuatnya Dipecat Tidak Hormat

Namun, menurut Kurniawan, gelandangan itu berasal dari Bandung, Jawa Barat. Gelandangan itu juga mengaku baru seminggu tinggal di Jakarta.

“Pengakuan dia baru satu Minggu di Jakarta. Dia katanya pindah-pindah,” sebut Kurniawan.

Fenomena Alam Akan Terjadi di Akhir Bulan Januari, Apakah Itu?

Kurniawan mengatakan gelandangan bukan pengemis. Gelandangan itu pun langsung dibawa ke Panti Sosial Cipayung untuk diberi pembinaan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Makassar – Seorang anggota Polwan di Polrestabes Makassar dipecat karena tindak asusila. Polwan bernama Brigpol Dewi itu dipecat karena foto seksinya tersebar dan juga karena kasus perselingkuhan.

Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Hotman Sirait menjelaskan, Dewi selingkuh dengan 2 perwira polisi.

“Kebakaran” Teriak Warga dan Puluhan Rumah Terbakar, Diduga Api dari Sini

Tetapi sebelum kasus perselingkuhan, Dewi juga sudah melanggar aturan karena foto syurnya tersebar di medsos.

Awal mula ceritanya, Dewi berkenalan dengan seorang pria di media sosial.

Babinsa Bersama Bazarnas Tinjau RTLH di Wilayah Binaannya

Dia berkenalan dengan seorang pria yang mengaku berpangkat kompol dan bertugas di daerah Lampung. Dari perkenalan di medsos itu, keduanya pun bertukar nomor telepon dan kemudian menjadi dekat. Karena semakin dekat, keduanya sering berkirim foto satu sama lain, termasuk swafoto seksi milik Dewi.

Fenomena Alam Akan Terjadi di Akhir Bulan Januari, Apakah Itu?

Namun ternyata, swafoto seksi itu malah tersebar ke media sosial.

Tidak hanya itu, pria yang mengaku-aku berpangkat kompol tersebut pun ternyata fiktif. Pihak kepolisian pun langsung terbang mengecek soal pria yang berpangkat kompol itu ke Lampung. Ternyata, pria itu adalah seorang napi yang mengaku-ngaku sebagai perwira polisi.

Hotman lalu menerangkan, Dewi juga terlibat kasus perselingkuhan. Bahkan, lanjut Hotman, suami Dewi sudah pernah memergoki sang istri selingkuh di dalam mobil.

Heboh Ada Hujan Duit dari Lantai Dua Rumah Ini, Netter: Nazar Atau Ritual?

“Teman selingkuhannya 2 orang perwira polisi dan satu lagi yang narapidana,” ujar Hotman.

Hotman menuturkan bukan hanya satu perwira yang dijadikan selingkuhan Dewi, tapi juga ada dua orang yang bertugas di tempat berbeda. Dia menjelaskan selingkuhan pertama bertugas di Polrestabes Makassar dan satunya lagi bertugas di Polda Sulsel.

“Teman selingkuhannya 2 orang perwira polisi dan satu lagi yang narapidana,” ucap Hotman.

“Aku Manusia Biasa”, Setelah Lepas Hijab, Nikita Mirzani Curhat di Instagram

Sedangkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, menjelaskan, foto syur Dewi bisa tersebar karena Dewi kerap diperas sang pacar. Jika sang pacar tak dipenuhi permintaannnya, maka foto itu disebar.

Bagi Dicky, meski Dewi korban pemerasan, tetapi menunjukkan foto seksi untuk menyenangkan pacar merupakan perbuatan terlarang.

Tak Disangka Foto Setengah Bugil Itu Membawa Petaka, Brigpol Dw Dipecat dengan Tidak Hormat, Ini Faktanya

“Ya itu tadi mempertunjukkan bagian tubuhnya yang dia hormati untuk menyenangi pacarnya dan disebar di mana-mana. Lalu ada sedikit keributan dan diancam pacarnya. Mungkin sudah lama ini tertarik karena melihat di profil Facebook-nya seorang perwira pangkat kompol akun palsu, sengaja dia pakai foto palsu,” jelas Dicky. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pandeglang – Bupati Pandeglang Irna Narulita, menemukan adanya indikasi pengungsi bodong alias pengungsi palsu korban tsunami. Dia pun meminta polisi segera menyelidiki dan menangkap pelakunya.

“Penyaluran logistik itu tidak merata juga ada yang menerima banyak juga ada yang kurang akibat adanya pengungsi ‘bodong’ itu,” kata Irna saat memimpin Rapat Koordinasi di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Tsunami,Labuan, Pandeglang, Jumat, 4 Januari 2019.

Pagi Ini, Mata uang Paman Sam Itu Ditekuk Rupiah di Angka Rp 14.330

Pemerintah daerah hingga kini bekerja keras menghimpun bantuan logistik dari berbagai daerah juga menyalurkan kepada korban pengungsi bencana tsunami. Namun, pihaknya prihatin mendengar informasi banyak pengungsi bodong yang menerima bantuan logistik dari donatur.

“Kami berharap pelaku pengungsi bodong itu bisa diamankan kepolisian,” tegasnya.

Fenomena Alam Akan Terjadi di Akhir Bulan Januari, Apakah Itu?

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, mengatakan, pihaknya segera menyelidiki pengungsi bodong yang menerima bantuan. Dia juga akan menertibkan posko relawan bantuan logistik.

Saat ini, posko relawan di Kecamatan Labuan untuk korban tsunami cukup bertebaran dan belum dilakukan pendataan.

Tak Disangka Foto Setengah Bugil Itu Membawa Petaka, Brigpol Dw Dipecat dengan Tidak Hormat, Ini Faktanya

“Kami khawatir posko sukarelawan itu menerima bantuan logistik, tetapi tidak disalurkannya,” kata Indra. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Gerhana bulan menjadi peristiwa khusus yang terjadi ketika Bumi sejajar di antara matahari dan bulan. Kabarnya, gerhana bulan merah total akan terjadi tepatnya pada malam di akhir Januari 2019.

Gerhana bulan ini merupakan fenomena kombinasi yang menyebabkan satelit Bumi menghasilkan cahaya merah seperti darah. Seperti dilansir laman Daily Mail, Rabu, 2 Januari 2018, akan terjadi fenomena gerhana bulan kombinasi dari Supermoon dan Blood Moon yang disebut Super Blood Wolf Moon. Fenomena ini akan terjadi pada 20 hingga 21 Januari 2019.

Tak Disangka Foto Setengah Bugil Itu Membawa Petaka, Brigpol Dw Dipecat dengan Tidak Hormat, Ini Faktanya

Fenomena ini terjadi karena bulan purnama bertemu dengan gerhana bulan total.

Ini menyebabkan bulan mengalami cahaya merah yang kemudian dikenal sebagai Blood Moon. Di waktu yang sama, bulan berada di titik terdekat dengan Bumi yang dikenal dengan Supermoon.

Innalillahi, Aktor Antagonis Torro Margens Tutup Usia

Gerhana bulan umbral akan berlangsung lebih dari 3,5 jam terhitung ketika bulan berada di bayang-bayang Bumi. Peristiwa ini akan terlihat di beberapa bagian dunia di antaranya Eropa, Australia, Afrika, dan Asia Timur.

Gerhana bulan total ini akan terjadi lagi pada 26 Mei 2021. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Probolinggo – Warganet dihebohkan dengan beredarnya video sebuah keluarga yang menyebar uang kertas dari atas rumahnya berlantai dua.

Dalam video yang dibagikan oleh pemilik akun facebook Yuni Rusmini pada Kamis 3, Januari 2018 tampak keluarga yang berjumlah sekitar lima orang itu silih berganti melemparkan lembaran uang kertas dari atas lantai dua rumahnya.

“Aku Manusia Biasa”, Setelah Lepas Hijab, Nikita Mirzani Curhat di Instagram

Terlihat pria dan wanita secara bergantian menyebar seonggok uang kertas yang diambilnya dari kantong plastik. Ratusan orang yang menunggu di bawah langsung berebut uang kertas yang beterbangan. Sekilas fenomena itu seperti hujan duit di siang bolong.

Mereka yang kebanyakan ibu-ibu dan anak muda itu rela saling dorong dan berdesakan untuk mengambil lembar demi lembar pecahan uang berwarna merah dan biru. Di antara kerumunan orang itu juga terlihat beberapa lansia yang ikut memunguti uang yang berserakan di jalan.

Nita Jong Ditemukan Tewas di Kebun Karet, Ini Pembunuhnya

Hingga kini belum diketahui identitas keluarga tersebut. Belum diketahui pula kapan dan di mana persisnya video itu direkam. Aksinya mendapat beragam tanggapan dari netizen.

“Apa lebih tidak manusiawi disamperin ke rumah satu persatu kalau niat beramal atau enggak disuruh datang ke rumahnya kemudian disalamin,” tulis pemilik akun @Azmie.

Netflix dapat Kecaman Setelah Cabut Episode Komedi Satir Soal Khashoggi

“Nanti ada yang celaka jadi tumbal,” tulis @Patah Jadi Dua.

“Kebanyakan duit apa gimana ya?” timpal @Bang Nday

“Mungkin melaksanakan nazar atau melakukan ritual. Bisa juga keluarga tersebut punya sesuatu janji atau gimana gitu. Mungkin lho, kalau ada uang atau dapat uang dari bla bla gitu,” tulis @Yuni Rusmini.

“Wow ada hujan duit, siapa pula mereka congkak sekali??” tulis Rizky Permana. (***)

sumber: sindonews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sukabumi – Bencana longsor yang melanda Kampung Cimapag Desa Sirna Resmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menyisakan cerita pilu bagi keluarga korban. Sebabnya banyak warga yang kehilangan anggota keluarga dalam musibah yang terjadi pada Senin, 31 Desember 2018 malam.

Salah satunya dialami Tandi (37 tahun) yang kehilangan sebanyak 14 orang anggota keluarganya. Termasuk istri tercinta yakni Yami (26) yang ditemukan meninggal dunia oleh petugas gabungan pada Selasa, 1 Januari 2019 sore lalu.

Ini Alasan Juhairi Pukul Wanita yang Sedang Salat di Masjid dengan Balok

“Sebuah keajaiban saya masih bisa selamat,” terang Tandi yang dalam kondisi lemas kepada Republika di temui di rumah kerabatnya Rabu, 2 Januari 2019. Pada saat bencana terjadi, Tandi tertimpa dinding rumah yang terbuat dari bilik kayu. Tandi berhasil diselamatkan oleh saudara kandungnya setelah 40 menit tertimbun reruntuhan rumah.

Sebelum bencana terjadi, Tandi menceritakan, ia tengah berada di depan rumah. Selang mendekati waktu Maghrib, Tandi mendengar suara gemuruh dari belakang rumahnya.

GEGER! Telah Ditemukan Mayat Pria Tanpa Kepala dan Sudah Membusuk, Siapakah Dia?

Ketika dicek keluar rumah, Tandi melihat bukit di belakang permukiman warga longsor. Spontan ia meminta istrinya yang tengah memasak di dapur untuk lebih dahulu menyelamatkan diri.

Sementara, Tandi berupaya mencari anak tunggalnya Sindi (8) yang pada waktu kejadian pergi ke masjid untuk mengaji. Namun, nahas ketika berupaya keluar rumah Tandi sudah terlebih dahulu tertimpa bilik bambu dan lumpur hingga menutupi setengah badannya.

Beruntung, tutur Tandi, ada kakak kandungnya yang datang menyelamatkan. “Anak saya Sindi juga diselamatkan kakak,” ujar dia.

Di Tahun Politik Ini Rupiah di Prediksi Stabil, Ini Pemicunya

Anak perempuannya berhasil selamat ketika bergandengan dengan temannya berangkat ke masjid. Masjid yang menjadi tempat mengaji itu pun hingga kini masih kokoh berdiri meskipun ada lumpur.

Tandi menuturkan, istrinya yang tengah berlari menyelamatkan diri ditemukan meninggal dunia satu hari setelah bencana terjadi. Selain itu, saudaranya yang berada di dekat rumahnya juga banyak yang meninggal.

Biadab!!! RM Tega Kubur Bayinya dalam Keadaan Hidup-hidup, Ini Kata Polisi

Sepengetahuanya, ada 14 orang anggota keluarganya yang meninggal dan sebagian belum ditemukan. Sementara itu, ada empat anggota keluarga lainnya yang selamat dan ada yang dirawat di rumah sakit.

Diakui Tandi, di kampung yang hancur dilanda longsor ini ada lima rumah yang berdampingan dan masih satu keluarga. Pada saat kejadian mayoritas anggota keluarga sedang berada di rumah.

Tandi kini hanya bisa pasrah menerima keadaan banyak anggota keluarganya yang meninggal akibat bencana. Dalam kondisi luka pada bagian tangan dan kaki Tandi berharap anggota keluarganya yang tertimbun bisa segera ditemukan.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami yang datang ke rumah kerabat Tandi menyatakan rasa duka yang mendalam. “Warga yang kehilangan banyak anggota keluarganya akan terus didampingi,” ujar dia.

Sehingga ungkap Marwan, trauma yang dialami warga bisa hilang. Caranya, pemerintah daerah akan memperhatikan aspek pendidikan dan kesehatan anak yang keluarga atau orangtuanya sudah tidak ada lagi.

“Kami ingin anak yang kehilangan keluarganya bisa tetap terjamin pendidikannya,” imbuh Marwan.

Marwan menuturkan, kegiatan belajar mengajar pada saat masa tanggap bencana di sekitar lokasi longsor untuk sementara diliburkan. Hal ini disebabkan karena banyak anak yang diperkirakan kehilangan anggota keluarganya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei mengatakan, warga yang terdampak bencana longsor semuanya ditampung di rumah kerabat terdekat. “Korban bencana rata-rata masih satu keluarga dan mereka kini tinggal di rumah kerabatnya,” ujar dia kepada wartawan saat mengunjungi lokasi bencana Rabu.

Terlebih mereka menjadi bagian dari kampung adat Kasepuhan Sinar Resmi. Willem menuturkan, pemerintah tetap memberikan perhatian untuk memenuhi kebutuhan logistik. Selain itu pemerintah juga memberikan layanan kesehatan di tiga posko yan didirikan TNI, Polri dan Dinas Kesehatan. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kupang – Benediktus Seran, warga Umatoos Fatuk, Desa Badarai, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT diterkam buaya, di tambak Badarai, Selasa, 1 Januari 2019.

Korban diterkam buaya saat korban bersama istrinya mencari ikan di wilayah tambak dekat muara, Selasa, 1 Januari 2019. sekitar pukul 17.00 Wita.

Mereka mencari ikan menggunakan alat penangkapan ikan tradisional yang dinamakan kesak.

Saat korban memasang alat penangkapan ikan tersebut, buaya yang diduga sudah berada di sekitar muara langsung menerkam korban dari belakang.

Saat kejadian, istri korban menyaksikan dari darat.

Melihat kejadian itu, istri korban bergegas pulang untuk menyampaikan kejadian tersebut kepada keluarga dan warga tetangga.

Selanjutnya keluarga melaporkan peristiwa itu ke Polsek Wewiku untuk ditangani lebih lanjut.

Kapolsek Wewiku, Iptu Manuel Siri Mau yang dikonfirmasi Pos Kupang.Com membenarkan peristiwa tersebut.

Polisi bersama warga masih berada di lokasi untuk evakuasi korban.

Informasi dari warga mengatakan, kasus buaya terkam manusia sudah berulang kali terjadi lokasi tambak Badarai.

Tambak yang dekat sekali dengan muara itu diduga sebagai habitat buaya yang sebenarnya harus diwaspadi oleh masyarakat. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Maros – Awan hitam berbentuk ombak di langit Makassar menjadi perbincangan warga. Awan itu berjenis Cumulonimbus dan memiliki panjang 18 kilometer.

Awan hitam ini sempat terlihat menggantung di atas bandara Sultan Hasanuddin, Sulsel, pada 1 Januari kemarin. Awan ini terlihat sangat dekat dengan bandara.

Tunjukan Keakraban, Pimpinan TNI-Polri Kendarai Motor Menuju Jantung Kota di Malam Jelang Perayaan Tahun Baru

“Itu awan jenisnya Cumulonimbus dan biasanya sering terbentuk saat musim hujan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meterolagi Hasanuddin, Purwanto rABU, 2 januari 2019.

Purwanto mengatakan awan ini bergerak dari arah laut Makassar dan kemudian berkumpul di atas bandara dan terlihat sangat jelas.

Bencana di Awal Tahun, Puluhan Orang Meninggal Tertimbun Tanah Longsor

Dikatakannya, cuaca pada saat awan ini berkumpul terjadi hujan ringan dan angin bertiup sekitar 3 knot.

“Masuk ke darat mengarah ke bandara dimensi panjangnya sekitar 18 km,” kata dia.

Bripka Matheus Ditemukan Tewas di Kuburan dengan Luka Tembak di Kepala

Tidak hanya itu, berdasarkan analisis Purwanto lebar awan Comulonimbus ini mencapai 14 kilometer dan puncak awan setinggi 5.000 meter. Oleh karena itu, pesawat masuk dan keluar ke bandara Sultan Hasanuddin akan berada di sekitar awan ini selama 10 menit.

“Sementara jaraknya dari permukaan tanah ke dasar awan sejauh 500 meter,” ungkapnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jepara – Muhammad Bagas Setiawan, bayi berusia 11 bulan mengalami gizi buruk. Pertumbuhannya tidak normal selayaknya anak-anak seusianya.

Saat detikcom berkunjung ke rumahnya, Desa Teluk Wetan RT 5 RW 1 Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, dia menangis dipangkuan ayahnya, Bambang Supriyanto (32). Di hidungnya terlihat selang untuk membantu memberikan asupan makanan dan minuman.

Di usia 11 bulan, Bagas masih belum kuat menahan kepala. Badannya kurus dan kepala yang tampak lebih besar dari tubuhnya. Berat badannya juga hanya sekitar 4,7 kilogram. Bagas merupakan anak pertama Bambang dari buah pernikahannya dengan Nurul Istiqomah (30).

“Bagas lahir normal dengan berat badan 3,2 kilogram. Namun, sejak usia 4 bulan ada gejala berat badannya terus menurun dan susah makan,” ujar Bambang, Ahad, 30 Desember 2018.

Melihat itu, Bambang membawanya ke dukun pijat khusus anak dengan harapan anaknya kembali tumbuh normal.

“Karena saya tidak tahu kalau itu gizi buruk, saya bawa ke dukun pijat khusus anak. Lama tidak sembuh, akhirnya saya bawa ke dokter dan baru tahu kalau gizi buruk,” paparnya.

Tiap hari, Bagas kerap menangis dan gelisah. Disamping itu, buang air besar tidak normal atau mencret.

“Sering kalau nangis, mencret dan kalau tidur gelisah. Tapi badannya tidak panas,” tutur Bambang.

Sementara Nurul Istiqomah menambahkan, saat ini anaknya sudah mendapat perhatian dari sejumlah pihak yakni pemerintah desa dan Forkompinda kecamatan.

“Sudah bisa rutin periksa ke RSUD Kartini gratis tapi untuk susu kami yang bayar, tetap beli,” katanya.

Untuk memberikan asupan susu, Bagas harus dibantu memakai selang lewat hidung.

“Katanya itu lebih cepat diserap dari pada lewat mulut. Kami berharap segera sembuh, wong sejak bayi minumnya ASI meskioun ditambah susu lain,” tandasnya. (***)

sumber: detik.com

RAGAM

Sabtu | 29 Desember 2018

Sandiaga Tantang Jokowi Main Basket di Solo

Ia mengaku bermain basket dua hingga tiga kali dalam sepekan.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengawali kegiatannya di Solo, Jawa Tengah, dengan bermain basket bersama komunitas Seba (Sebtu Esuk Basketball) di Manahan, Solo, Sabtu. 29 Desember 2018.

Sandiaga pun menantang capres pejawat Joko Widodo (Jokowi) untuk bersama-sama bermain basket dengannya di Manahan.

“Kalau mau main sama Pak Jokowi ya senang sekali. Mungkin nanti kita ngundang Pak Jokowi, ini kan rumahnya Pak Jokowi. Pernah main Pak Jokowi di sini? Nantilah kita undang Pak Jokowi. Sabtu Esuk Basket bareng Pak Jokowi dan Sandi,” kata Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga mengaku senang bisa bermain anak-anak muda yang aktif berolahraga. Bahkan Sandi sempat dua kali membuat skor tiga angka dan sempat melakukan lay up shoot.

“Menyenangkan sekali di sini ternyata ada komunitas Seba. Kebetulan saya juga punya komunitas basket di Jakarta namanya ABC. Begitu tahu ada komunitas ini saya datang, main tapi sudah enggak bisa nandingin. Karena ini umurnya setengah saya semua,” ujar Sandiaga usai bermain basket.

Sandi kerap menyempatkan diri untuk berolahraga di sela-sela kunjungannya bersosialisasi di berbagai daerah di Indonesia. Mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut mengaku bermain basket dua hingga tiga kali dalam sepekan. “Olahraga membuat pikiran kita positif, saya senang kalau anak muda di seluruh Indonesia memulai harinya dengan berolahraga,” jelasnya. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akhirnya buka suara terkait larangan pemberian tarif promo untuk taksi online. Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 118 Tahun 2018 di mana, pada Pasal 27 ditulis perusahaan aplikasi dilarang menetapkan tarif dan memberikan promosi tarif di bawah tarif batas bawah.

Larangan itu, kata Budi, dilakukan agar tidak ada komponen yang dikorbankan dalam pembentuk tarif taksi online, termasuk di dalamnya pendapatan sopir.

“Jadi gini, kan tarif itu sudah kita hitung dengan komponen-komponen yang harus dipenuhi oleh satu industri, yaitu ada komponen penyusutan artinya kalau dia rusak nanti mesti beli lagi, komponen bensin, komponen perawatan, bagian untuk sopir sudah dipas gitu lho. Ada komponen untung operator gitu lho,” katanya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat, 28 Desember 2018.

Dia mengatakan, dengan adanya promo maka ada komponen yang dikorbankan salah satunya pendapatan sopir. Tak heran, hingga saat ini banyak sopir yang bekerja hingga 12 jam.

“Kalau sekarang ini mereka nggak cukup uangnya, mereka bekerja lebih lama, tadinya 8 jam sekarang 12 jam bahkan lebih dari itu,” katanya.

“Berarti untuk mencukupi dirinya sendirinya nggak cukup tuh bagian dia, belum lagi perawatan yang lain, ganti ban nggak ada. Kalau diskon-diskon berkaitan dengan pendapatan pengemudi maka level of service dan safety akan turun,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Mantan Bos Angkasa Pura II ini meyakini pendapatan sopir berkurang karena adanya tarif promo. Hal itu juga terlihat dari kondisi kendaraan yang dipakai.

“Naturaly begitu, coba lihat taksi online waktu zaman pertama keluar kan lain, tidak dirawat, lebih dekil, pengemudinya juga lusuh-lusuh karena kerja lebih panjang. Saya lihat udah lah, dengan harga gitu aja, kalau mau kasih bonus itu korporasi yang kasih terserah, tapi jangan korbankan pengemudi,” tutupnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Serang – Polisi melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan pungutan pengambilan jenazah korban tsunami di Selat Sunda, Banten sebesar Rp 3,9 juta. Sopir hingga kepala forensik RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP), Serang, pun diperiksa kepolisian.

Kapolres Serang Kota AKBP Firman Affandi mengatakan, 4 orang yang diperiksa adalah kepala forensik inisial BD, sopir ambulans inisial BY, dan dua anggota forensik inisial FT dan AR.

“Yang sudah diperiksa sementara total 4 orang, BD itu kepala forensik, FT dan AR anggota forensik dan BY itu sebagai supir ambulans,” kata Firman saat dimintai konfirmasi detikcom di Serang, Banten, Kamis, 27 Desember 2018.

Pemeriksaan, katanya dilakukan pada Rabu, 26 Desember 2018 kemarin. Penyelidikan dilakukan atas adanya dugaan pungutan pengambilan jenazah di RSUD Serang oleh oknum rumah sakit pada korban tsunami Selat Sunda.

“Diperiksa kemarin sore sampai tengah malam,” ujarnya.

Penyelidikan dugaan pungutan liar ini katanya juga akan mencari apakah menimpa korban lain. Sementara, penyelidikan dilakukan atas adanya keluhan korban tsunami asal Sumatera Utara yang kuitansi pengambilan jenazahnya tersebar di masyarakat.

“Kemungkinan ke korban lain kita lagi dalami, kita klarifikasi betul kalau memang sudah ada bisa dinaikkan ke penyidikan,” tegasnya.

Sedangkan, Plt Direktur RSUD Serang Sri Nurhayati, pihaknya membantah hal tersebut. Menurut Sri, pelayanan sudah maksimal dan optimal.

“Terhadap pembiayaan dan kuitansi yang beredar di media massa, kami tegaskan bukan kuitansi resmi RSDP. Hal itu di luar sepengetahuan manajemen dan direksi RSDP,” kata Sri saat dikonfirmasi terpisah. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Masihkan kamu berlibur atau sudah menjalani aktivitas seperti biasanya?

Sebelum melanjutkan aktivitas, baiknya kamu melihat ramalan zodiak hari ini.

Pisces emosional, gemini jadi pusat perhatian, zodiak lain?

Berikut ini ramalan zodiak Kamis, 27 Desember 2018.

  1. Capricorn

Peluang langka akan muncul hari ini.

Jangan sampai kamu melewatkannya, ambil keputusan secepat mungkin agar tidak kehilangannya.

Meski terasa berat percayalah bahwa ini adalah keputusan tepat yang kamu ambil.

Berhati-hati terhadap sainganmu, mereka akan selalu menjari celah di saat kamu lengah.

Meski terdengar menyeramkan kamu beruntung karena masih dikelilingi dengan orang-orang baik.

  1. Aquarius

Banyaknya kegiatan dan tanggung jawab yang kamu emban membuat 24 jam terasa kurang.

Kamu merasa tekatmu sudah cukup kuat, padahal belum sama sekali.

Meskipun kamu sudah menunda liburan dan membatalkan waktu kencan namun itu semua tak cukup membuatmu puas.

Cobalah strategi lain agar kamu bisa segera menyelesaikan masalahmu.

  1. Pisces

Emosionalmu akan sangat menggebu hari ini, rasa simpatimu begitu besar hingga kamu ingin membantu banyak orang.

Sikapmu sungguh sangat muliah untuk mewujudkan harapan orang lain.

Tanpa kamu sadari hal ini membuatmu jadi pusat perhatian orang banyak.

Mungkin sebaiknya tepakan ini di kehidupanmu sehari-hari, agar hidupmu lebih bermakna dan bahagia.

  1. Aries

Semangat olahragamu akan menemukan jalan menuju kehidupan profesional dan pribadi.

Hari ini mungkin menjadi hari yang penting dalam hidupmu.

Meski begitu kamu tidak boleh melupakan kualitas hidupmu yang sudah berjalan baik itu.

Jadikan prestasi hari ini untuk membuat kehidupanmu hari esok lebih baik.

  1. Taurus

Seperti biasa, kamu selalu totalitas dalam menjalankan pekerjaanmu.

Namun hari ini tampaknya hasil yang kamu dapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Jangan biarkan itu mengganggu jadwal yang sudah kamu buat.

Kamu harus tetap bekerja keras sepanjang hari seperti biasanya.

Dengan begitu rasa kecewamu akan terobati.

  1. Gemini

Tak seperti biasanya, penampilanmu akan lebih mencolok dari biasanya dan akan menjadi pusat perhatian banyak orang.

Mereka memang tak berkomentar banyak, tapi harus kamu ketahui jika mereka betul-betul memperhatikanmu.

Gaya barumu ini akan membuat mereka berdecak kagum.

Bersiaplah menjadi pusat perhatian untuk beberpa saat.

Namun perlu diingat, jangan sampai hal ini membuatmu menjadi besar kepala dan lupa daratan.

  1. Cancer

Hari ini kamu lebih rajin dari biasanya.

Banyak hal yang sebelumnya tidak terpikirkan dan menjadi perhatianmu.

Pencapaian yang belum diraih, dan mengesankan atasan menjadi beberapa di antara pikiranmu.

Kepercayaan dirimu seketika meningkat, lebih besar dari biasanya.

Rekan kerjamu akan terpesona, menganggap kamu bukan seperti pribadi yang biasanya.

  1. Leo

Kesehatan yang terganggu membuatmu tak bisa berkerja seperti biasanya.

Jadikanlah hari ini untuk menstabilkan daya tahan tubuhmu.

Tanamkan kedisiplinan untuk menjalani program olahraga yang sudah kamu atur.

Jika menurutmu itu terlalu sederhana, maka kamu harus meningkatkan intensitasnya, misalnya tiga kali dalam seminggu.

Awasi hasrat yang bisa merusak menu dietmu.

Enjoy saja, jangan menganggap diet sebagai sebuah penderitaan.

Jika sampai begitu kamu tidak akan bertahan lama untuk menjalaninya karena merasa stres dan tertekan.

  1. Virgo

Tujuanmu hari ini adalah membuka diri untuk orang-orang baru.

Jika memang kamu sudah memutuskan hal itu, maka kamu harus berkomitmen.

Akan banyak cobaan yang kamu alami, namun kamu harus tetap sabar.

Semua cobaan yang kamu alami akan berdampak baik di kemudian hari.

  1. Libra

Untuk kamu seorang perbisnis, hari ini tampaknya menjadi hari baik.

Kesepakatan jangka panjang sepertinya akan menghapirimu.

Tampaknya bukan cuma baik untuk pebisnis, tapi juga pegawai pemerintahan.

Buka telinga dan matamu, mungkin ada berita tentang kemungkinan promosi untukmu.

Apapun situasinya, kamu tetap harus tersenyum.

  1. Scorpio

Tampaknya kamu sedang sangat berenergi hari ini.

Sifat ambisiusmu akan lebih besar dari biasanya.

Tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan, ingatlah bahwa setiap keputusan akan berpengaruh di kemudian hari.

Sapalah teman lamamu, rencanakan untuk bertemu bersama dan bertukar cerita.

Akan ada kejutan menggembirakan dari mereka.

  1. Sagitarius

Dedikasimu hari ini lebih dari biasanya, membuat banyak keajaiban terjadi di sekelilingmu.

Saking semangatnya kamu bahkan tak terasa terbebani dengan apa padatnya kegiatan.

Kamu baru bisa sedikit bernafas lega di sore hari.

Saat malam tiba, gunakanlah untuk beristirahat sebaik mungkin.

Esok akan lebih banyak kejutan yang membutuhkan banyak energi. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Suara dan kata-kata menjadi salah satu cara bagi manusia untuk menarik perhatian lawan jenis. Pada penelitian terdahulu, diketahui bahwa pria bakal mengubah suara mereka menjadi lebih berat dan dalam ketika coba menarik perhatian lawan jenis, namun ternyata hal ini juga dilakukan oleh wanita.

Sebuah penelitian dilakukan di Eropa coba meneliti perubahan suara ketika tertarik dengan lawan jenis. Responden dari penelitian ini merupakan 20 heteroseksual yang berusia di antara 20 hingga 40 tahun.

Dari penelitian ini ditegaskan bahwa pria bakal mengubah suara menjadi lebih dalam ketika bertemu lawan jenis yang mereka sukai. Hal ini juga didukung oleh kesukaan wanita terhadap nada suara yang lebih maskulin.

Kejutan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa perubahan perilaku tersebut juga dilakukan oleh wanita. Diketahui bahwa wanita bakal mengeluarkan suara yang lebih husky atau lebih lembut, serak, dan dalam ketika menemui pria yang mereka minati secara seksual.

“Hasil penelitian kami membalikkan prediksi bahwa wanita bakal membuat suara lebih feminin ketika menghadapi calon pasangan potensial,” tulis peneliti.

“Lebih lanjut, pria cenderung memilih wanita dengan nada suara yang lebih rendang,” sambungnya.

Pada saat percobaan, partisipan diberi pertanyaan hipotesis mengenai hubungan dengan jawaban ‘ya’ dan ‘tidak’. Partisipan pada pertanyaan ini juga dapat melihat bagaimana jawaban yang diberikan oleh pasangan kencan mereka.

Pada penelitian ini, wanita mengeluarkan suara seksi mereka pada pria yang mereka minati. Hal ini terjadi juga jika wanita ini memiliki saingan dalam meminati pria yang sama sehingga dapat diketahui bahwa suara ini melakukan senjata mereka dalam kompetisi mencari pasangan.

Peneliti menganggap bahwa hasil temuan ini juga dapat digunakan sebagai acuan dalam berbagai aspek masyarakat.

“Kemampuan pria dan wanita untuk mengubah nada suara mereka memiliki potensi mempengaruhi kesuksesan reproduksi. Namun tak hanya itu, hal ini juga mungkin memiliki fungsi dalam memanipulasi perilaku dan persepsi orang lain dalam konteks sosial, ekonomi, dan politik yang lebih luas,” tulis peneliti.

Temuan lain yang tampak dari penelitian ini adalah bahwa wanita juga cenderung lebih pemilih dengan hanya memberikan respons positif pada sepertiga pria yang menjadi responden. Sedangkan pria memberikan jawaban positif pada separuh responden perempuan. (***)

sumber: merdeka.com

Korban luka mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menjanjikan memberikan santunan sebesar Rp 15 juta. Santunan diberikan bagi korban tsunami Selat Sunda yang meninggal dunia.

“Kita akan berikan santunan bagi korban meninggal sebesar Rp 15 juta. Bantuan diberikan pada ahli waris,” katanya, saat mengunjungi Hotel Calica Tanjung Lesung didampingi Bupati Pandeglang Irna Narulita, Rabu, 26 Desember 2018.

Wujudnya Belum Ada, Tapi foto-foto Esemka Menjadi Pro dan Kontra, Isukah?

Menurut dia, bantuan ini bisa diberikan pada ahli waris korban meninggal. Yaitu jika sudah ada ketetapan korban dan standar operasional prosedur (SOP) dari pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Yang mendapatkan bantuan ini adalah korban jiwa pada bencana tsunami. Bagi yang luka-luka akan mendapatkan jaminan kesehatan gratis. Namun tetap harus divalidasi,” katanya.

Agus juga mengungkapkan, jika saat ini Pandeglang sudah ditetapkan tanggap darurat sampai 14 hari. Oleh sebab itu berhak mendapatkan bantuan tambahan berupa beras.

“Kami akan berikan bantuan beras 100 ton untuk Pandeglang,” ujar Mensos.

Sementara Bupati Pandeglang Irna Narulita memberikan apresiasi terhadap bantuan yang akan diberikan oleh Kemensos, baik santunan bagi ahli waris korban meninggal maupun beras. Menurut dia, bantuan tersebut sangat berharga bagi para korban bencana karena sebagian harta benda mereka habis diterjang gelombang tsunami yang terjadi pada Sabtu, 22 Desember 2018.

“Ini sangat membantu masyarakat kami, mudah-mudahan dapat meringankan beban para korban,” katanya. Irna juga menyatakan, musibah yang terjadi tidak bisa diduga, maka diharapkan korban yang terdampak bisa sabar dalam menghadapinya. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Hingga Rabu, 26 Desember 2018 dipastikan setidaknya 430 orang tewas dan masih ada daerah yang terjangkau, khususnya di Kecamatan Sumur, Pandeglang, dan di Lampung Selatan.

“Anak Krakatau terus aktif dengan letusannya, dan statusnya waspada tingkat dua. Dan radius 2km dari puncak ditetapkan sebagai daerah berbahaya, tidak boleh ada aktivitas apa pun,” kata Sutopo Purwo Nugrhoho, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam jumpa pers terbaru.

“Sementara di sekitar pantai, warga tidak boleh melakukan kegiatan dalam jarak antara 500 meter hingga 1km dari pantai, untuk mengantisipasi terjadinya lagi tsunami,” lanjut Sutopo.

Saat ini, operasi SAR difokuskan di kecamatan Sumur, sekitar Taman Nasional ujung Kulon, menggunakan jalur darat, jalur laut dengan beberapa KRI, dan jalur udara dengan 11 helikopter.”

Yang utama adalah jalur helikopter sekarang ini, katanya. Karena lewat jalur darat, masih terdapat banyak kesulitan, khususnya jalanan yang masih sulit diakses karena sejumlah jembatan yang putus.

Helikopter-helikopter itu dikerahkan untuk mengirim bantuan ke setidaknya tujuh desa di Kecamatan Sumur, selain melakukan penyelamatan bagi yang membutuhkan.

Ada juga kesulitan lain, khususnya karena munculnya berbagai desas-desus, kata Sutopo.

“Sehingga warga ketakutan, sampai berlarian menyelamatkan diri, termasuk petugas, karena ada desas-desus tentang terjadinya tsunami susulan,” kata Sutopo.

Sutopo menjelaskan, tim gabungan juga terus melakukan operasi penyelamatan dan evakuasi.

“Ada jenazah yang ditemukan di laut, karena mereka terbawa hanyut oleh gelombang,”kata Sutopo dalam jumpa pers di Hari Natal di kantor BNPB, Jakarta.

Jenazah-jenazah di laut itu ditemukan oleh beberapa kapal angkatan laut yang dikerahkan di sekitar Selat Sunda.

Para korban tersebar di 5 kabupaten, Serang, Pandeglang, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus.

“Kalau dilihat dari tingkat kerusakan, Pandeglang paling parah, dengan 290 orang meninggal dunia,” kata Sutopo.

Ia menyebutkan, BNPB juga mencatat 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, dan 16.802 orang yang mengungsi di berbagai daerah. (***)

sumber: bbc.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Terbiasa untuk tidur dalam kondisi pintu kamar terbuka? Sebaiknya Anda mulai membiasakan diri untuk menutupnya mulai hari ini.

Hasil penelitian dari UL Firefighter Safety Research Institute (FSRI) seperti dilansir dari Apartementtherappy, menyebutkan, ada beberapa keuntungan menutup pintu pada malam hari.

Terutama, dalam mencegah karbon monoksida, asap dan api masuk ke dalam kamar saat kebarakan terjadi.

Direktur UL FSRI Steve Kalber mengatakan, pintu yang ditutup dapat menjadi penghalang efektif untuk mempercepat proses api masuk ke dalam kamar.

Dengan demikian hal tersebut akan memberikan Anda waktu yang cukup untuk melarikan diri dari kobaran api.

Berikut beberapa manfaat dari menutup pintu:

  1. Api semakin cepat merambat

Kelber mengatakan, 40 tahun lalu dirinya masih memiliki waktu 17 menit bila kebaran terjadi di rumah.

“Kini kami hanya memiliki waktu tiga menit bahkan kurang untuk menyelamatkan diri, karena material rumah dan furnitur kebanyakan terbuat dari bahan sintetis,” kata dia.

  1. Beri banyak waktu

Menutup pintu pada malam hari akan memberikan Anda lebih banyak waktu untuk bereaksi, mengambil tindakan serta mengambil keputusan penting dalam kondisi mendesak.

Sehingga, Anda akan memiliki berbagai gagasan tentang cara menyelamatkan diri dari kobaran api.

  1. Pintu terutup bisa jadi penghalang

Kelber mengungkapkan, pintu yang tertutup bisa memperlambat penyebaran api, mengurangi tingap asap beracun, meningkatkan kadar oksigen serta menurunkan suhu secara dramatis.

“Dan itu merupakan perbedaan untuk menyelamatkan jiwa Anda,” ungkap dia.

  1. Mengubah cara petugas pemadam kebakaran ketika menyelematkan Anda
    Kelber menuturkan, sebagai peneliti dan profesional, dirinya selalu mendorong agar pemadam kebakaran dapat memiliki beberapa langkah pencegahan dan rencana evakuasi.

Menutup pintu pada malam hari adalah salah satu rutinitas sederhana dan cepat yang dapat diadopsi siapa pun dengan mudah.

“Ini adalah perubahan perilaku yang sangat sederhana yang dapat membantu menyelamatkan hidup Anda dan orang yang Anda cintai,” tutur dia. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banten – Dua hari pasca bencana tsunami yang menerjang kawasan banten dan lampung, PLN berupaya untuk melakukan percepatan perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah terdampak serta memberikan bantuan berupa bantuan berupa bahan makanan, makanan bayi, obat-obatan, peralatan ibadah, peralatan mandi, dan popok bayi.

Di Bandar Lampung, khususnya Desa Way Mulih, Kalianda Lampung merupakan salah satu desa yang terkena dampak parah Tsunami.

PLN UID Lampung menerjunkan tim pelayanan teknik sebanyak 40 orang dan pegawai teknik ke lokasi bencana untuk membantu memulihkan kondisi kelistrikan secepatnya.

Dari total 30 gardu distribusi di lokasi tersebut telah berhasil dipulihkan sebanyak 27 gardu distribusi atau sekitar 90% total pemulihan kelistrikan di desa tersebut.

Selain pemulihan infrastruktur kelistrikan PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) juga memberikan sejumlah bantuan baik medis maupun non medis.

Serta yang tak kalah pentingnya pada kesempatan kali ini YBM PLN juga memberikan beasiswa lanjut pendidikan hingga tamat SMA kepada dua anak yatim piatu yang turut menjadi korban pada bencana tersebut.

“PLN akan bekerja siang malam demi mempercepat proses perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah terdampak, Lampung maupun Pandeglang. Semoga dengan hadirnya listrik bisa memberikan sedikit cahaya bagi mereka yang terdampak tsunami” ungkap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka.

Di Wilayah Pandeglang dan Carita, Banten saat ini PLN telah berhasil menyalakan 180 gardu, gardu yang masih padam dan dalam upaya perbaikan sebanyak 68 gardu. Dan 16 tiang transmisi berhasil didirikan kembali.

Dengan Kekuatan tim total 199 personil yang disebar di wilayah terdampak tsunami, PLN juga mendatangkan sejumlah bantuan dari seluruh yantek UP3 Banten, UP3 Disjaya, UP3 Bogor, tim PDKB. (***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Tim dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung berhasil mengangkat peluit yang tertelan bocah Asep Yaya (9). Proses pengangkatan peluit ukuran kecil itu memakan waktu kurang satu jam.

Asep datang ke RSHS Bandung Rabu, 19 Desember 2018 siang. Proses pengangkatan berlangsung pada Kamis, 20 Desember 2018 sekitar pukul 08.00 WIB.

Proses pengangkatan menggunakan teknik endoskopi atau alat khusus yang dimasukkan melalui saluran tenggorokan.

“Jadi hari ini sudah dilakukan tindakan dan peluitnya berhasil dikeluarkan. Kelihatannya setengah jam (proses) pengangkatan,” kata Kepala KSM Ilmu Kesehatan THT-KL RSHS Bandung, Lina Lasminingrum, di RSHS Bandung, Jalan Pasteur.

Menurutnya, keberadaan peluit ini tersangkut di percabangan utama bronkus kiri. Posisi peluit diketahui melalui bunyi yang keluar saat bocah itu bernafas. Sebab saat rontgen tidak memperlihatkan posisi peluit.

“Memang tidak terlihat dalam rontgen karena plastik. Untungnya peluit, ada bunyinya, bunyinya sendiri memberikan arahan pada kita posisinya di mana. Baru kita ambil pakai endoskopi,” tutur Lina.

Meski sudah dua bulan bersarang di tubuh Asep, peluit sepatu tidak berdampak terhadap gangguan pernafasan. Usai operasi, tim dokter akan melakukan obeservasi lebih lanjut. Dia memperkirakan Asep sudah bisa pulang dari rumah pada Jumat 21 Desember 2018.

“Kalau baik mah pulang. Perawatan mungkin sehari kita observasi. Mungkin besok pulang,” kata Lina. (***)

sumber: detik.com