ANEKA

MEDIAKEPRI.CO.ID, Baku – Pariwisata dan budaya Indonesia akan dipentaskan di Indonesia Culture Festival 2018, Azerbaijan. Kerjasama antara KBRI setempat dan mahasiswa Indonesia.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Azerbaijan akan menyelenggarakan Indonesian Cultural Festival (ICF) 2018 di Kota Baku, Azerbaijan pada 11-16 September 2018 mendatang.

Dalam ICF tahun ini akan mengusung tema acara ‘Keeping the Archipelago Greatest Culture Alive’. ICF 2018 dan akan lebih semarak karena diadakan di dua tempat berbeda di Kota Baku, yaitu Heydar Aliyev Sarayi yang merupakan gedung prestisius Di Kota Baku dan Fountain Square yakni pusat perbelanjaan luar ruang yang selalu ramai dikunjungi masyarakat Azerbaijan maupun turis dari mancanegara.

Dubes Indonesia untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie menjelaskan bahwa ICF 2018 ini adalah yang ketiga kalinya digelar di Azerbaijan terutama di wilayah kawasan Kaspia. Dimana sebelumnya ICF yang pertama kali digelar tahun 2016 ternyata mendapat sambutan yang luar biasa dari penduduk Azerbaijan.

Lalu ICF yang kedua tahun 2017 juga dihadiri lebih dari 4000 pengunjung dalam 2 hari pertunjukan. Menurut Husnan, ICF 2018 akan semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Azerbaijan.

“Indonesia dekat sekali dengan Azerbaijan, ICF ini ajang silaturahmi besar antara masyarakat Indonesia dan Azerbaijan,” Ucap Husnan seperti dalam siaran pers yang diterima detikTravel, Sabtu, 28 Juli 2018.

Terlihat juga dari mahasiswa dan warga Azerbaijan ikut andil dalam mensukseskan Indonesian Cultural Festival yang ke 3 ini.

“Saya senang sekali bisa terlibat dalam perhelatan ICF 2018, sekarang kami mahasiswa sedang berlatih menari Enggang,” ungkap Fatime, Mahasiswa Studi Bahasa dan Budaya Indonesia di Azerbaijan University of Languages.

Diketahui Indonesian Cultural Festival (ICF) 2018 merupakan kegiatan tahunan terbesar yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Baku bekerjasama dengan PT Dana Dyaksa Nusantara (DAYA) di Jakarta (EO). Kegiatan ICF meliputi pertunjukan seni budaya, seperti seni musik, seni tari, seni kaligrafi Islam, fashion show dan seni bela diri Pencak Silat Indonesia.

Selain itu akan disediakan stand-stand yang memamerkan keunggulan produk lokal UMKM Indonesia, pariwisata Indonesia, dan dalam rangkaian acara yang sama akan diadakan beberapa kegiatan diantaranya business meeting, pameran informasi pariwisata Indonesia, kunjungan dan kerjasama lembaga pendidikan, workshop, penampilan kesenian tari dan musik tradisional Indonesia serta dan lainnya. (***)

sumber: detik.com

ANEKA

Sabtu | 21 Juli 2018

Ini 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia

MEDIAKEPRI.CO.ID, Los Cabos – Tingkat keamanan di suatu kota jadi rujukan penting bagi traveler. Namun, ada baiknya traveler berpikir dua kali sebelum datang ke 10 kota paling berbahaya ini.

Berkaca dari kondisi keamanan di negaranya, pihak Dewan Masyarakat untuk Keamanan Publik dan Kriminal (The Citizen Council for Public Security and Criminal Justice) yang berbasis di Meksiko merilis daftar terbaru perihal kota yang dianggap paling berbahaya di dunia.

Menggunakan data kriminalitas dari 50 kota dunia tahun 2017, pihak Dewan Masyarakat untuk Keamanan Publik dan Kriminal Meksiko menghitung jumlah pembunuhan di suatu kota dibandingkan per 100.000 penghuni.

Dilihat detikTravel di situs resminya, Sabtu, 21 Juli 2018, Kota Los Cabos di Meksiko disebut sebagai yang paling berbahaya. Menurut data, pada tahun 2017 lalu telah terjadi total 365 pembunuhan.

Jumlahnya pun meningkat tajam dari 61 kasus pembunuhan di tahun 2016. Apabila diumpamakan, setiap hari minimal ada 1 orang yang tewas terbunuh di Los Cabos.

Sedangkan peringkat kedua kota paling berbahaya di dunia adalah Caracas di Venezuela, disusul oleh Acapulco di Meksiko.

Selain tiga besar di atas, berikut daftar 10 kota paling berbahaya di dunia:

1. Los Cabos, Meksiko
2. Caracas, Venezuela
3. Acapulco, Meksiko
4. Natal, Brasil
5. Tijuana, Meksiko
6. La Paz, Meksiko
7. Fotaleza, Brasil
8. Victoria, Meksiko
9. Guayana, Venezuela
10. Belem, Brasil (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang pria di Amerika Serikat meninggal setelah makan kerang mentah. Pria tersebut diketahui terinfeksi bakteri Vibrio vulnificus yang memang diketahui lazim ditemukan pada kerang.

Celakanya, pria tersebut makan kerang yang dipesannya dari restoran. Hal ini bukan pertama kali terjadi di Amerika Serikat, setelah di awal tahun seorang wanita mengalami kematian akibat sebab yang sama.

Dinas Kesehatan Sarasota County menyebut pria tersebut mengalami diare, nyeri perut, dan demam tinggi sehari setelah makan kerang, dan meninggal dunia keesokan harinya.

“Bakteri V. vulnificus biasa ditemukan pada makanan-makanan laut mentah seperti kerang dan ikan. Kami menganjurkan agar makanan tersebut tidak dikonsumsi di musim panas, mengingat kepekaan bakteri terhadap cuaca,” tulis dinas kesehatan dalam laporannya, dikutip dari Daily Mail.

Vibrio vulnificus sendiri lazim ditemukan pada makanan laut. Data dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyebut infeksi bakteri ini membunuh sekitar 100 orang tiap tahunnya di Amerika Serikat.

Vibrio vulnificus sendiri kerap disebut sebagai bakteri pemakan daging, namun kurang tepat. Alasannya, Vibrio vulnificus hanya bisa menginfeksi orang-orang jika masuk ke dalam tubuh lewat makanan, berbeda dengan bakteri pemakan daging yang bisa masuk lewat luka. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banjarnegara – Suhu di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, pada Jumat, 6 Juli 2018 dini hari mencapai 5 derajat celsius. Kondisi tersebut memicu turunnya embun es di kawasan tersebut semakin tebal dan meluas di banding hari-hari sebelumnya.

Kepala Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Slamet Raharjo, mengatakan munculnya embun es atau yang oleh warga disebut bun upas pada Jumat dini hari lebih tebal dari sebelumnya.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, embun es tersebut masih akan muncul kembali. Apalagi, saat ini baru awal musim kemarau. “Tadi pagi sekitar 5 derajat celsius suhu di Dieng. Biasanya bisa di bawah 3 derajat sampai 0 derajat,” terangnya kepada detikcom.

Ada pemandangan yang cukup menarik di pagi hari ketika hamparan di dataran tinggi tersebut ditutup embun es layaknya diselimuti salju tipis.

Namun kondisi tersebut dirasakan berbeda oleh para petani. Tanaman kentang dan sayuran milik warga akan kekuningan dan layu setelah tertimpa embun tersebut. Karena itulah warga menyebutnya sebagai bun upas atau ’embun berbisa’ karena menjadi momok bagi tanaman sayuran yang menjadi andalan mereka.

“Awalnya saya kira hanya 20 hektar yang terdampak, namun setelah siang yang daun yang berubah kuning dan mengering semakin banyak. Sekitar 30 hektar tanaman kentang. Bahkan yang dulu tidak terkena dampak bun upas, sekarang terdampak,” lanjut Slamet.

Seorang petani kentang di Desa Dieng Kulon, Dikda Subagya, mengatakan melihat ketebalan bun upas Jumat pagi tadi, dipastikan tidak hanya akan berdampak pada tanaman kentang. Namun juga tanaman yang daunnya berbulu.

“Salah satunya daun carica. Ini bisa menjadi kuning kemudian layu dan mati,” tuturnya.

Upaya petani untuk menyiasati fenomena alam ini dengan menyemprotkan air ke tanaman pada malam hari atau memasang jaring di kebun kentang. Namun, upaya tersebut belum maksimal.

“Maksudnya disiram itu untuk menghilangkan embun sebelum membeku, tetapi kalau kebunnya luas banyak yang tidak tertolong,” jelasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Chicago – Banyaknya kasus pelecehan seksual yang terjadi pada perkerja hotel membuat tak nyaman. Beberapa hotel di AS pun memberikan panic button.

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh tamu kepada karyawan hotel juga terjadi di Kota Chicago, AS. Untuk mengatasi hal tersebut, hotel-hotel di Chicago kini menyediakan panic button atau tombol panik bagi para staff, seperti yang diintip detikTravel dari berbagai sumber, Sabtu, 7 Juli 2018.

Peraturan ini akan berlaku mulai pekan ini. Tiap hotel harus menyediakan tombol panik yang di pegang oleh para staff hotel.

Menurut survey yang dilakukan Unite Here Local 1, 58 persen dari 500 karyawan melaporkan setidaknya mereka mengalami satu kali pelecehan seksual. Hal yang paling umum terjadi adalah tamu hotel yang membuka pintu dengan telanjang saat layanan kamar datang.

Tombol-tombol ini akan terhubung langsung ke supervisor, manajer dan departement SDM. Ketika tombol di tekan, nama dan lokasi karyawan akan segera diketahui.

Hal ini menjadi perlindungan bagi para karyawan hotel dari kejahatan dan pelecehan seksual.

“Ini adalah hari baru bagi wanita yang bekerja di hotel Chicago,” ujar Presiden Unite Here Local 1, Karen Kent. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Zagreb – Jangan mudah percaya dengan foto di situs pemesanan hotel. Seperti traveler satu ini yang tertipu dengan foto meja bilyard, yang ternyata mainan berukuran mini.

Traveler bernama Brian Ashe dan teman-temannya berencana untuk liburan ke Kroasia. Demi menghemat biaya, mereka memutuskan untuk menyewa rumah yang didaftarkan dalam situs Airbnb.

Brian ingin rumah itu ada meja bilyardnya, supaya mereka tidak mati gaya dan bisa main seru-seruan bareng.

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Kamis, 5 Juli 2018 setelah mencari-cari akhirnya didapatlah penginapan yang diinginkan. Dalam foto yang terpampang di Airbnb terlihat kalau penginapan tersebut punya meja bilyard dan ruang tamu yang nyaman.

Sesampainya di penginapan, betapa terkejutnya Brian dan teman-temannya saat mendapati meja bilyard yang ada di foto Airbnb, ternyata cuma berukuran mini. Seperti meja bilyard mainan buat anak-anak.

Brian pun membagikan kejadian lucu ini di Twitternya dan jadi viral. Sampai saat ini, cuitan Brian sudah diretweet 1.460 orang dan disukai 8.430 orang lainnya.

Rupanya, angle pengambilan gambar yang membuat meja bilyard ini tampak seperti sungguhan, padahal ukurannya cuma seupil.

Brian yang gemas akhirnya menjajal juga meja bilyard mungil ini. Ada-ada saja. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ponorogo – Sumber mata air ini sering disebut Sendang Lanang. Sendang ini diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit, seperti asam urat, pegal linu bahkan stroke. Penasaran?

Sendang berarti kolam dan lanang berarti laki-laki. Sendang yang mampu menampung air sebanyak 4 dim ini setiap hari selalu ramai dikunjungi wisatawan.

“Mereka rata-rata yang mandi di sini selalu bawa keluarga, ada ayah, ibu dan anak,” ujar Ketua Paguyuban Desa Plalangan, Fatkulilanam saat ditemui detikcom, Sabtu, 30 Juni 2018.

Menurutnya, sumber air sendang lanang tidak mengandung kapur dan belerang.

Bahkan salah satu perusahaan air minum pernah menawar ingin mengambil air dari sini. Namun oleh sang pemilik tidak diizinkan karena digunakan sebagai kegiatan sosial bagi warga yang membutuhkan.

“Banyak warga yang merasa cocok sehabis mandi dari sini. Bahkan katanya sakit stroke bisa sembuh, asam urat dan pegel linu juga sembuh,” terang dia.

Pria yang akrab dipanggil Anam ini mengaku karena banyaknya warga yang datang kesini maka dibuatkaN padusan, seperti air wudhu. “Untuk memudahkan warga dalam mengambil air untuk mandi atau airnya dibawa pulang untuk dikonsumsi,” ujar Anam.

Menariknya, meski banyak wisatawan yang datang ke Sendang Lanang, pihak desa tidak mengambil keuntungan. “Cuma disediakan kotak kebersihan saja, itupun diisi seikhlasnya saja, tidak ada patokan,” papar dia.

Para wisatawan pun tidak hanya berasal dari Ponorogo saja. Ada pula yang datang dari Magetan, Ngawi, Madiun dan Pacitan. “Malah ada yang sering datang ke sini tengah malam hanya untuk mandi, katanya lebih berkhasiat,” imbuh dia.

Salah satu wisatawan, Mulyoto (72) warga Desa/Kecamatan Babadan mengaku cocok usai empat kali mandi di tempat ini. “Sebelumnya saya sakit asam urat, kaki saya tidak bisa ditekuk. Usai empat kali kesini keluhan saya hilang,” jelas Mulyoto.

Sementara salah satu sesepuh desa, Suyadi pun menjelaskan jika ingin air di sini berkhasiat, maka saat mandi dibarengi dengan membaca syahadat dan surat Al-Fatihah tiga kali berturut-turut dilanjutkan membaca sholawat nabi.

“Yang tidak boleh mandi disini hanya perempuan yang haid sama orang yang suka bakar-bakar menyan,” pungkasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Belgaum – Demi foto selfie sempurna, tak sedikit traveler yang rela bertaruh nyawa. Di India, seorang traveler jatuh dari air terjun gara-gara selfie.

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Rabu, 20 Juni 2018, hal itu pun diketahui lewat sebuah video yang terekam oleh salah satu netizen di Air Terjun Gokak, Utara Karnataka, seperti diberitakan Times of India.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak detik-detik terakhir dari sang korban yang diketahui bernama Ramjan Usman Kagji (35) dari Ghataprabha, India. Diduga ia tengah piknik sebelum tragedi itu menimpanya pada Sabtu 16 Juni lalu.

Kronologisnya, Ramjan dan saudaranya disebut tengah mabuk berat dan tidak takut apa pun. Atas saran saudara dan temannya, Ramjan mendekati ujung tebing dekat air terjun untuk mendapat angle foto selfie terbaik.

Hanya naas, pegangan Ramjan terlepas dan ia pun jatuh ke dasar air terjun yang diketahui memiliki tinggi 52 meter tersebut.

Sebelumnya, tak sedikit wisatawan lain yang memperingatkan Ramjan untuk tidak melakukan aksi nekat tersebut. Hanya saja tidak diindahkan oleh Ramjan.

Atas kejadian tersebut, pihak penjaga air terjun pun semakin memperketat penjagaan di area tersebut. Hanya saja, jenazah Ramjan masih belum ditemukan seperti diberitakan News Australia. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Perlu diingat, pemudik harus juga mengantisipasi kondisi kemacetan yang sering terjadi. Terlebih di tanggal-tanggal rawan macet karena pasti mengalami antrean yang panjang.

Ahli pencernaan dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, FINASIM, yang juga dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengingatkan untuk menyiapkan kondisi fisik tetap prima sebelum berangkat. Antara lain dengan menyiapkan makanan kecil dan minuman yang cukup selama perjalanan.

Tak kalah penting, kebutuhan hidrasi atau cairan tubuh tetap harus selalu terjaga.

“Tetap pertahankan minum 2 liter dalam 24 jam. Jika di dalam perjalanan kita banyak keringat, jumlah air minum harus ditingkatkan,” ujar dr Ari.

Sementara itu, pakar endokrinologi dari Universitas Indonesia, dr Dante Saksono Harbuwono, SpPD-KEMD, PhD menegaskan agar tidak meminum minuman yang tergolong diuresis atau peluruh kencing.

“Siapkan perbekalan air saat mudik, tetapi hindari minuman yang diuresis seperti kopi, karena menyebabkan kencing-kencing terus saat perjalanan mudik,” ujar dr Dante.

Selain itu perlu juga mempersiapkan bekal cemilan untuk perjalanan seperti kurma. Buah-buahan dengan kandungan air yang banyak, juga cocok untuk cemilan saat mudik.

“Siapkan buah-buahan seperti jeruk, apel atau buah peer. Buah bisa jadi sumber kalori, air, serat vitamin dan mineral,” ujar dr Ari. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Motif batik menjadi favorit lukisan di atas toples kue. Bersama tiga karyawannya Dyah Rachmalita membuat toples lukis di galerinya yang terletak di jalan Kawi Selatan, Malang, Jawa Timur.

Toples lukis hasil karya Dyah Rachmalita laris dipesan sejak awal Ramadan lalu.

Penjualannya terus meningkat hingga lima puluh persen dari hari biasa.

Dibuat khusus sesuai pesanan toples lukis dibuat dengan waktu pengerjaan yang cukup lama karena memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

Memiliki motif batik parang dan kawung toples lukis menggunakan cat khusus yang dipesan dari Perancis. (***)

sumber: tribunnews.com

ANEKA

Kamis | 24 Mei 2018

Tips Memilih Timun Suri

MEDIAKEPRI.COID, Jakarta – Timun suri jadi buah ikonik yang selalu hadir saat Ramadan. Dicampur dengan sirup dan es batu akan makin mantap, apalagi kalau timun surinya empuk juicy.

Untuk mendapatkan timun suri yang masak dan juicy memang susah-susah gampang, pasalnya hampir semua timun suri memiliki tampilan yang sama. Tapi sebenarnya ada cara yang bisa diandalkan untuk memilih timun suri berkualitas bagus.

Mau beli timun suri yang matang, empuk dan pulen? Simak dulu tips memilihnya.

1. Pilih yang tua

Timun suri yang matang tentunya ditandai umur panen yang sudah pas alias tua. Salah satu tanda timun suri yang sudah tua adalah adanya retakan di permukaan kulitnya.

Retakan ini terbentuk secara alami, bukan retak karena tertekan ataupun tertindih dan bonyok. Semakin tua timun suri maka daging buahnya akan mengembang sehingga mudah memecah kulitnya yang tipis.

2. Beraroma manis

Timun suri yang sudah matang akan mengeluarkan aroma manis segar. Saat akan membelinya, coba dekatkan timun suri ke arah hidung dan hirup aromanya.

Jangan langsung tergoda dengan aroma manis yang berlebihan karena timun suri yang matang karbit juga memiliki aroma harum. Pilih yang harumnya lembut.

3. Warna kulit

Jangan terkecoh dengan warna kulit timun suri. Warna kuning cerah memang menarik tapi warna kulit tidak bisa jadi patokan penentu tua atau muda kulit timun suri.

Ada timun suri yang berwarna kuning muda namun sudah tua, dan sebaliknya. Jadi warna kulit tidak bisa jadi patokan mutlak.

4. Tekstur

Timun suri yang paling enak untuk campuran es buah yang teksturnya empuk namun tidak terlalu lembek. Empuk lembut namun tidak cepat hancur.

Saat memilih, coba tekan perlahan bagian permukaan timun suri. Tepuk-tepuk juga secara perlahan, jika terdengar bunyi ‘bug’ artinya teksturmya bagus.

5. Sesuaikan ukurannya

Ukuran timun suri memang berbeda-beda, ada yang besar namun ada yang mini alias kecil. Hindari membeli timun suri yang terlalu besar jika hanya butuh sedikit timun suri.

Meskipun bisa disimpan, tapi sebaiknya timun suri dihabiskan saat itu juga. Pasalnya jika disimpan terlalu lama maka timun suri akan berair dan jadi kurang enak. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Citilink mengeluarkan seragam baru untuk kru kabin. Dengan tampilan yang lebih segar, maskapai bujet itu juga menghadirkan seragam baru untuk pengguna hijab.

Inilah seragam baru maskapai Citilink. Dengan nuansa hijau yang masih sama, namun kini warnanya dibuat lebih fresh.

Ada juga seragam baru khusus para pengguna hijab.

Seragam ini mulai digunakan oleh pramugari tanggal 14 Mei 2018.

Pramugari terlihat segar dan ciamik dengan balutan seragam baru ini

Maskapai ini digunakan oleh para kru kabin yakni pramugari dan pramugara

Ada juga motif Gurdo Aji, yang sesuai dengan visi Citilink yang terbang tinggi

Lihat deh, cantik banget ya? (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Singapura merupakan negara yang kaya dan berkembang di Asia Tenggara.

Singapura berada di urutan ketiga negara dengan kekayaan tertinggi di dunia.

Mereka hanya kalah dari Qatar di urutan pertama dan Luxemburg di urutan kedua. Sedangkan Indonesia berada di urutan ke-103.

Tak cuma terkenal karena ekonomi yang kuat dan pemandangan yang indah, tetapi juga memiliki beberapa aturan paling ketat di dunia.

Beberapa kebiasaan yang kita anggap wajar bila dilakukan di Indonesia, malah melanggar hukum jika sampai dilakukan di Singapura.

Misalnya mengunyah permen karet, memberi makan burung, dan sebagainya.

Hukuman yang diberikanpun beragam.

Mulai dari denda, hukuman penjara, sampai hukuman cambuk.

Dilansir TribunTravel.com dari laman ranker.com, 7 hukum kontroversial di Singapura.

1. Orang lajang dan bercerai akan mengalami kerugian saat tinggal di Singapura

Perumahan mahal di Singapura.

Negara ini menyediakan beberapa opsi perumahan yang dikelola oleh publik untuk penduduk, termasuk Bishan New Town , yang membanggakan akses angkutan umum dan harga lebih rendah.

Hanya ada satu syarat memiliki rumah murah di sana.

Kamu harus sudah menikah.

Orang yang masih lajang atau bercerai sangat sulit menemukan rumah di Singapura.

Alasannya, karena negara itu memprioritaskan orang yang sudah menikah.

Mereka yang bercerai bahkan harus menghadapi pencekalan selama 3 tahun dari dewan rumah yang berarti mereka tidak dapat memiliki flat bersubsidi.

2. Pemilik anjing harus berhati-hati

Pemerintah Singapura tak cuma melarang meninggalkan kotoran anjing di trotoar, namun pemilik juga harus bertanggung jawab pada hal lain yang dilakukan peliharannya.

Termasuk melukai pohon, mengencingi tiang listrik, atau menggali tanah.

Selain itu, ilegal bagi hewan berjalan di rumput, masuk ke jalanan umum, atau tanah negara.

Denda yang bisa diterima bisa mencapai USD 1.000 setara Rp 13,9 juta.

3. Permen karet dilarang

Pernahkah kamu mengunjungi Gum Wall yang terkenal di dekat Seattle’s Pike Place Market?

Jika tidak, jangan khawatir, kamu tidak kehilangan banyak.

Namun Singapura berbeda. kamu tidak akan pernah menemukan satu pun gumpalan permen di Singapura, karena negara itu melarang permen karet.

Singapura melarang permen karet pada 1992, dan sejak saat itu seluruh negeri bebas dari permen karet.

Adalah ilegal untuk mengimpor permen karet, dengan hanya satu pengecualian: mulai 2004, apoteker dan dokter gigi diizinkan untuk menjual permen “terapeutik” kepada pelanggan yang memiliki resep medis.

Dan hukum Singapura tidak berlaku dengan mudah bagi importir permen karet ilegal.

4. Musisi jalanan harus hati-hati

Undang-undang Singapura memperingatkan bahwa “Setiap orang yang membuat suara apa pun oleh instrumen apa pun atau sarana lain yang sedemikian rupa sehingga menyebabkan atau cenderung menyebabkan gangguan atau ketidaknyamanan … akan bersalah karena pelanggaran dan harus bertanggung jawab atas denda yang tidak melebihi USD 1.000 setara Rp 13,9 juta. ”

Itu hukuman yang sangat keras bagi musisi jalanan tetapi maksud dari undang-undang itu adalah melarang nyanyian lagu-lagu cabul.

Namun, musisi jalanan harus berhati-hati untuk tidak mengganggu siapa pun di Singapura.

5. Jangan memberi makan burung

Pemerintah Singapura tidak ingin sekelompok burung merpati menyia-nyiakan negeri ini.

Akibatnya, merpati diatur secara ketat oleh hukum.

Pertama, adalah ilegal untuk memberi makan merpati di depan umum.

Tak cuma itu saja, bagi mereka yang ingin memiliki merpati, terbilang sangat sulit, sebab harus punya lisensi, dan melanggar hukum untuk melepaskan atau membebaskan merpati di tempat manapun di Singapura.

Merpati di depan umum melanggar hukum, dan “setiap merpati yang ditemukan di tempat umum” dapat dihancurkan, atau disita.

6. Mandi di sungai, kolam, dan waduk ilegal

Jangan pernah mandi, mencuci, menyeberang, dan memancing di kolam, sungai, atau danau.

Negara ini melarang ketat mereka melakukan aktivitas air yang mengganggu orang lain.

7. Tak boleh meludah di depan umum

Jalan-jalan Singapura sang bersih.

Ini sebagian karena peraturan pemerintah yang kontroversial.

Meludah, khususnya, dianggap sebagai pelanggaran besar.

Undang – undang secara khusus melarang meludah di warung kopi, pasar, rumah makan, sekolah, teater atau gedung umum, atau di bus, kereta api atau angkutan umum lainnya.

Singapura juga melarang meludah di dermaga , jalan umum mana pun, jalan setinggi lima kaki, trotoar di jalan umum mana pun, atau di tempat lain mana pun yang dapat diakses oleh publik. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Banyak orang Indonesia masih beranggapan bahwa kopi itu pahit. Padahal kopi tak hanya memiliki rasa pahit, tapi juga rasa manis atau asam. Rasa pahit itu hanyalah sebagian kecil dari rasa kopi.

“Kopi banyak sekali aneka ragamnya. Salah satunya ada asem, ada manisnya. Manisnya bisa rasa buah, asamnya juga bisa asam-asam buah,” jelas Barista dan pemilik kedai kopi Iyan Muhazan saat ditemui Republika.co.id usai mengikuti kompetisi Manual Brew Fun Battle, Ahad, 13 Mei 2018 kemarin.

Menurutnya rasa pahit yang dihasilkan kopi dapat disebabkan karena cara penyeduhan kopi yang salah. Misalnya, menggunakan air yang sangat panas.

“Orang Indonesia banyak yang nyeduh kopi pakai suhu yang panas, digodok lagi. Makanya pahit,” jelas pria kelahiran Palembang ini.

Jika kopi sudah terlanjur pahit, biasanya orang kerap menambahkan gula. Padahal menurut Iyan, penambahan gula pada kopi adalah salah satu hal yang salah dalam membuat kopi.

“Gula itu adalah musuh terbesar dari si kopi. Gula itu dalam segi kesehatan hanya bisa menambahkan gula darah di dalam tubuh yang bisa berpotensi dengan diabetes,” ujarnya.

Selain itu, dalam dunia perkopian dianggap merusak rasa kopi. “Kalau di dalam perkopian atau ilmu barista, gula itu akan merusak cita rasa kopi ini. Kopi itu kan ada asemnya, ada manisnya. Kalau udah dicampur gula hilang sudah,” kata Iyan.
(***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sejak beberapa tahun belakangan, dunia kecantikan Indonesia diramaikan dengan munculnya sejumlah brand kosmetik lokal. Kebanyakan merek kecantikan dalam negeri pun memulai langkah mereka dengan merilis rangkaian lipstik. Meski begitu, sejumlah brand kosmetik lokal perlahan mengembangkan produknya sehingga tak hanya menyediakan perona bibir saja. Berikut tujuh pilihan produk wajib punya dari beragam brand kosmetik lokal:

1. Rollover Reaction Halolight

Brand Rollover Reaction menawarkan koleksi produk baru bertajuk Halolight. Koleksi itu pun menawarkan tiga produk yang bisa digunakan sebagai bronzer, highlighter, atau blush on. Menyediakan tiga varian warni yakni Sun Gleam, Moonlight, dan Roseate Glow, item Rp 139 ribuan ini dihadirkan dengan wujud stick sehingga mudah diaplikasikan.

2. Polka Eye & Brow Lacquer

Polka sempat booming di kalangan pecinta lipstik dengan rangkaian lipcream-nya. Brand kosmetik ini pun mengeluarkan produk kecantikan lain yang patut dicoba, salah satunya Eye and Brow Lacquer berikut. Item seharga Rp 115 ribuan berikut cukup multifungsi karena bisa digunakan sebagai eyeshadow atau maskara alis. Kelebihan dari produk tersebut adalah formulanya yang tahan air.

3. Esqa Cosmetics Brow Pomade Pencil

Lebih suka merias alis dengan pensil? Kalau begitu, pilih pensil alis dari brand lokal berikut. Tak perlu diraut dan disediakan dengan sikat alis, produk seharga Rp 115 ribuan ini akan mudah dipakai dan dibawa kemana-mana. Item itu pun disediakan dengan empat pilihan warna.

4. Goban Cosmetics Bronze Nebula

Selain lipstik, Goban juga merilis produk bronzer. Produk seharga Rp 180 ribuan ini pun disediakan dalam tiga warna, yakni Bronze Nebula, Moon Shadow, dan Golden Sun yang menawan. Cocok diaplikasikan saat ingin merias wajah dengan maksimal saat pesta atau kencan spesial dengan pasangan.

5. Mineral Botanica Contouring Stick

Mineral Botanica menyediakan beragam produk kecantikan. Salah satunya yang bisa bikin rutinitas makeup lebih mudah adalah contouring stick berikut. Disediakan dengan dua warna, Anda bisa menggunakan item seharga Rp 162 ribuan ini untuk shading dan highlighting. Formulanya yang creamy juga membuat tampilannya lebih alami.

6. Beauty Story Magical CC Cream Real Complexion

Brand kosmetik lokal ini juga menyediakan pilihan lipstik dengan beragam warna. Namun produk Beauty Story lainnya juga wajib coba. Seperti CC Cream berikut yang dikatakan bisa memudarkan tampilan kemerahan, kekusaman, noda hitam, hingga bekas jerawat. Item itu juga akan membuat wajah terlihat bersinar senar sekaligus merawatanya. Produk dengan SPF 30 PA++ ini bisa dimiliki dengan Rp 138 ribuan.

7. BLP Beauty Eyeshadow Pen

BLP tak ketinggalan merilis beragam kosmetik setelah lipstik. Eyeshadow dalam bentuk pensil ini pun patut dilirik. Empat warna yang disediakan pun cocok dikenakan untuk keseharian hingga pesta. Dapatkan item ini dengan Rp 129 ribuan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bangka – Peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkornas) yang jatuh pada tanggal 24 April mendatang di pusatkan di Provinsi Bangka Belitung.

Dalam memperingati Harkornas ini, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan 33 provinsi lainnya di Indonesia akan berkumpul di Bangka. Masing-masing provinsi akan menampilkan produk unggulan daerahnya.

Kegiatan akbar untuk memperingati Harkornas ini dipusatkan di Alun-alun Taman Merdeka, Bangka Belitung.

“Di alun-alun kegiatannya, semuanya sedang kita persiapkan dan kementerian juga sudah mengecek kesiapan kita,” kata kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel, Sunardi akhir pekan lalu.

Sunardi menyebutkan beberapa rangakaian kegiatan ialah partisipasi 34 Provinsi dalam bentuk pameran, talkshow, pasar murah, dan seminar yang diperuntukkan bagi masyarakat umum.

“Masing-masing dari 34 akan menampilkan produk unggulan, berupa kearipan lokal, makanan dan industri, cual dan produk pangan,” tutupnya.(***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Window seat alis kursi dekat jendela tak hanya cocok buat melihat pemandangan. Namun rupanya bisa menghindari dari kemungkinan tertular penyakit flu.

Naik pesawat menjadi andalan untuk traveling dengan jarak jauh karena waktu tempat yang lebih cepat. Pesawat memang nyaman buat traveler, tapi bukan berarti terbebas dari kuman penyebab penyakit, seperti dikutip detikTravel dari Lonely Planet, Jumat 23 Maret 2018.

Hasil penelitian terbaru yang didukung Boeing Company dan telah di-publish dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences menampilkan temuan kursi mana yang paling aman agar mengurangi risiko tertular penyakit di pesawat, seperti Flu.

Studi ini berdasarkan seperti apa biasanya seorang individu sehat berinteraksi dengan seseorang yang sedang sakit, dalam penerbangan sekitar 5 jam dengan pesawat yang punya 1 lorong kabin.

Dengan membuat simulasi, para peneliti juga memperhatikan bagaimana perpindahan penumpang selama di dalam pesawat, untuk melihat kemungkinan apakah mereka akan melakukan kontak dengan orang yang sakit.

Dari penelitian ini ditemukan bahwa traveler yang ingin mencegah tertular flu, sebaiknya duduk di kursi dekat jendela dan tidak ke mana-mana sampai pesawat mendarat di bandara tujuan.

Adanya orang yang sakit flu di pesawat bukan berarti akan menularkan ke banyak orang. Yang paling berisiko ada traveler yang duduk di sebelahnya. Penelitian ini pun menilai berdasarkan penyebaran virus lewat droplet saat traveler yang sedang flu batuk atau bersin.

Penelitian ini mengatakan bahwa traveler yang duduk di kursi dekat jendela akan lebih sedikit melakukan kontak dengan penumpang lain. Maka mengurangi kemungkinan tertular penyakit, seperti diberitakan di Chicago Tribune.

Namun sekadar memilih duduk di window seat saja tidak cukup. Agar lebih efektif, penumpang harus tetap duduk di sana dan tidak berjalan di lorong pesawat, sehingga tidak perlu banyak berinteraksi dengan penumpang lain.

Studi ini juga menyebutkan bahwa traveler yang duduk di aisle atau kursi dekat gang kemungkinan untuk berdiri dan berjalan di lorong lebih besar, karena posisinya lebih bebas. Tidak perlu repot meminta izin dan permisi ke traveler di sebelahnya untuk ke luar dari kursi seperti layaknya orang yang duduk di window seat. Tapi justru traveler yang duduk di aisle ini lebih berisiko tertular flu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banyuwangi – Wisatawan yang mau mendatangi Kawah Ijen, harus bersabar diri. Pendakiannya ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan, karena adanya gas beracun.

“Iya, ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Kepala BKSDA Wilayah V Banyuwangi, Sumpenah, kepada detikTravel Kamis 22 Maret 2018.

Kawah Ijen mengeluarkan gas beracun, Rabu 21 Maret 2018 malam. Ratusan warga diungsikan dan pendakian resmi ditutup. Lokasi terdampak adalah perkebunan Margahayu dan Watucapil, Kecamatan Ijen, Bondowoso yang berjarak sekitar 7 km dari kawah. Puluhan warga pingsan karena menghirup gas. Sementara ratusan lainnya dievakasui ke kantor Kecamatan Ijen.

“Letupan gas beracun ini memang karena kondisi hujan. Permukaan kawah jadi dingin smeentara dasar kawah panas, hingga ada letupan yang mengeluarkan gas,” terang Sumpenah.

Dua warga Desa Kalianyar, Ijen, yang diduga gas belerang Kawah Ijen dievakuasi ke RSUD dr Koesnadi Bondowoso. Keduanya dirujuk karena mengalami dampak cukup parah.

Oleh sebab itu, penutupan pendakian Kawah Ijen ditutup dan wisatawan harap mematuhi demi keselamatan diri sendiri. (***)

sumber: detik.com

ANEKA

Selasa | 20 Maret 2018

WOW Disini Ada Sawo Berukuran Jumbo Loh

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ponorogo – Buah sawo yang dikembangkan Zaky Arista, warga Ponorogo, terbilang berbeda dibanding ukuran buah sawo pada umumnya. Pasalnya, satu buah sawo hasil tanaman di kebun Zaky sapaannya, bisa mencapai bobot 1-2,7 kg.

“Sawo ini berasal dari Amerika Serikat, tapi bibitnya saya beli dari Demak,” tutur Zaky saat ditemui detikcom di rumahnya Jalan Rumpuk, Kelurahan Kertosari, Selasa 20 maret 2018.

Zaky menerangkan buah sawo raksasa atau Mamey sapote (Pouteria sapota) yang merupakan species tanaman pohon sawo dari Amerika Tengah.

“Pohon saya ini sudah berumur 8 tahun, meski sudah banyak di kalangan penghobi tanaman. Namun sawo ini bukan asli Indonesia,” jelas Zaky.

Alumni Universitas Brawijaya ini menambahkan buah sawo jumbo yang tumbuh di pekarangannya ini termasuk tanaman langka. Meski begitu, saat berbuah tidak perlu mengenal musim.

“Dari kecil sampai buah matang bisa memakan waktu 10 bulan, satu pohon biasanya sampai 20 buah,” terang Zaky.

Zaky mengklaim di Ponorogo hanya ada satu-satunya pohon sawo jumbo di rumahnya. Rasanya pun hampir sama dengan sawo pada umumnya, cenderung manis namun tidak lengket. “Di Ponorogo yang berhasil berbuah satu-satunya hanya di sini,” tegas dia. (***)

sumber: detik.com

Posisi Singapura tidak berubah selama lima tahun berturut.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ada sejumlah kota besar di dunia yang memerlukan biaya cukup tinggi untuk ditinggali dibandingkan kota lainnya. Sederet kota tersebut kurang memungkinkan penghuninya untuk berhemat.

Pemeringkatan tahunan “Cost of Living” oleh Economist Intelligence Unit mendata kota paling mahal hingga murah sebagai tempat tinggal. Penilaian dilakukan dengan membandingkan banyak faktor penentu.

Selain besaran upah minimum yang berlaku, pemeringkatan itu menilik harga lebih dari 150 barang yang menjadi kebutuhan harian masyarakat. Hal itu misalnya, harga makanan pokok, minuman, rokok, hingga bahan bakar.

Biaya hidup tiap kota dibandingkan dengan Kota New York di AS yang memiliki indeks 100. Setiap satu nilai tambahan setara dengan satu persen penambahan indeks “World Cost of Living (WOCL)”.

Kota termahal untuk ditinggali adalah Singapura dengan indeks sebesar 116. Posisinya tidak tergeser dari daftar selama lima tahun berturut-turut sebagai kota dengan biaya hidup tertinggi dari seluruh dunia.

Tempat kedua dan ketiga diduduki oleh Kota Paris di Prancis dan Kota Zurich di Swiss dengan besaran indeks sama yakni 112.

Hong Kong (111) ada di peringkat keempat dan Kota Oslo di Norwegia di posisi kelima (107).

Kota berikutnya yaitu Jenewa, Swiss dan Seoul di Korea Selatan yang sama-sama memiliki indeks 106.

Kopenhagen di Denmark ada di posisi kedelapan (105) disusul Kota Tel Aviv di Israel (103), dikutip dari laman Independent. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tegal – Pemandian air panas bukan cuma ada di Bandung, tapi juga Tegal. Rasakan nikmatnya berendam di Pemandian Guci.

Guci di Tegal adalah kawasan wisata yang menawarkan tempat pemandian air panas yang nyaman dan menyegarkan. Berada di atas ketinggian di lereng Gunung Slamet Jawa Tengah, Guci sangat mudah dicapai baik dengan berkendara maupun menempuh perjalanan dengan Kereta Api.

Kawasan Pemandian Air Panas Guci terkenal dengan air panas alami yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit dan menyegarkan tubuh.

Terletak di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah, Guci bisa ditempuh dengan berkendara atau pun menggunakan kereta api yang berhenti di Stasiun Tegal.

Sebelum menuju Guci, sempatkan diri untuk mencicipi sate ayam yang dijajakan di warung sate yang berlokasi di pinggir stasiun.

Sate yang dijajakan berbeda dengan yang dijual kebanyakan di Jakarta. Dagingnya empuk dan berukuran agak besar, dengan saus kacang yang sangat nikmat.

Satu porsi sate di sebut se/satu kodi yang berisi 20 tusuk sate. Kebetulan saya termasuk orang yang sangat menyukai sate, dan warung sate yang ada di luaran halaman stasiun atau di depan alun-alun Stasiun Tegal merupakan sate yang sangat saya sukai dan sampai sekarang sangat saya rindukan.

Selain sate, di sini juga menjual gulai tulang ayam yang lumayan rasanya dinikmati panas. Puas menikmati sate dan gulai tulang ayamnya, perjalanan dilanjutkan selama satu jam berkendara menuju kawasan Guci

Karena masih terang, traveler dapat melihat berbagai jenis gerabah yang dijual di toko-toko yang berderet di suatu kawasan di kota Tegal.

Di sini traveler dapat melihat berbagai jenis gerabah yang terbuat dari alumunium, kuningan, besi maupun tanah liat (berupa set poci khas kota Tegal).

Jangan lupa membeli martabak untuk cemilan, karena daerah Lebaksiu di kota Tegal, terkenal dengan penduduknya yang ahli membuat martabak, dan kebanyakan merantau sebagai penjual martabak.

Masuk ke kota Slawi, sempatkan diri masuk ke kawasan pasar tradisional. Di mana kita bisa membeli tahu aci, dan juga menemukan toko obat tradisional di salah satu pojok pasar untuk membeli jamu seduh yang berkhasiat mengobati berbagai penyakit, atau pun sekedar menghilangkan pegal-pegal seetelah beberapa jam menempuh perjalanan.

Jamu bisa diseduh sesuai keluhan yang kita derita. Selain itu toko ini menjual obat-obatan tradisional yang cara menjualnya ditimbang terlebih dahulu sesuai resepnya.

Memasuki lereng Gunung amet menuju kawasan Guci, kita akan disuguhkan dengan pemandangan ladang sawah di kanan kiri jalan, serta ladang bercocok tanam seperti sayur mayur, serta buah-buahan.

Semakin menanjak, semakin akan terasa dingin yang menembus kulit. Jangan lupa memakai baju hangat sepanjang perjalanan dan selama bermalam di Guci.

Jalanan yang menanjak dan berliku dan sempit, mengharuskan traveler untuk lebih berhati-hati dalam berkendara, karena di samping kiri dan kanan banyak terdapat jurang yang membahayakan.

Menjelang malam, sempatkan diri untuk makan malam di Warung Sate Batibul yang ada di pinggir jalan. Warung ini cukup terkenal dengan sate kambing berumur tiga bulan, dengan dagingnya yang empuk dan tidak prengus.

Jangan lupa memesan Teh Poci yang disajikan di poci tanah liat, sebagai pendamping makan sate kambingnya. Sampai di kawasan wisata Guci, traveler harus membayar tiket masuk untuk pendapatan daerah setempat.

Setelah memasuki gerbang kawasan tersebut, traveler akan banyak menemukan vila-vila tempat menginap yang dikelola oleh penduduk setempat dengan harga yang relatif murah.

Saat itu traveler menginap di hotel Duta Wisata yang dikelola oleh salah satu pabrik Teh dengan replika Botol Teh Dua Tang di halamannya.

Tentunya setelah reservasi beberapa hari sebelumnya melalui telepon. Hotel ini dilengkapi dengan air panas dan kolam renang air panas alami yang bersih dan luas.

Namun begitu, apabila traveler tidak menginap di hotel ini, ada banyak lokasi pemandian air panas di sekitaran yang bisa diakses oleh pengunjung, dengan membayar tiket.

Menikmati udara pengunungan yang dingin, pengunjung dapat membeli sate kelinci yang banyak dijajakan di sekitaran kawasan wisata dengan cara dipikul.

Apabila sudah puas menikmati air panas Guci, sempatkan diri ke daerah Bumijawa yang terletak di salah satu sisi lereng Gunung Slamet, tak jauh dari kawasan Guci (namun berbeda arah).

Di sana kita bisa melihat-lihat kehidupan masyarakat setempat, sambil melihat-lihat hutan pinus di kanan kiri jalan menuju ke pertigaan Sirampog.

Jalan menuju kawasan ini sempit dan sangat berliku dengan tanjakan dan turunan yang tajam, dan aspal yang tidak terlalu bagus. Jadi pastikan kendaraan Anda prima. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cirebon – Terasi merupakan bumbu olahan yang berbahan udang rebon. Cirebon menjadi salah satu daerah yang memproduksi terasi dengan cita rasa yang khas.

Desa Kanci Kulon, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat puluhan warganya masih menjalankan tradisi membuat terasi. Terasi khas Cirebon itu ditumbuk menggunakan alu dan lumpang.

Produksi terasi bergantung pada hasil tangkapan udang rebon. Kini tangkapan udang rebon kian merosot. Selain itu, perajin terasi tradisional harus bertarung dengan produksi terasi hasil olahan pabrik-pabrik besar.

Nayah (27), seorang perajin yang masih memproduksi terasi jika ada udang rebon.

“Ya tidak setiap hari. Kalau ada udang rebon ya dibuat, kalau tidak ada ya tidak buat. Tergantung hasil tangkapan rebon,” kata Nayah kepada detikcom, di rumahnya Blok Kemis Desa Kanci Kulon, Cirebon, Jumat 2 Maret 2018, sembari memindahkan terasi ke wadah.

Nayah menjelaskan, proses pembuatan terasi dimulai dari pengeringan, kemudian udang rebon yang telah dikeringkan langsung ditumbuk. Pembuatan terasi ia pelajari dari orang tuanya secara turun tumurun. Prosesnya bisa memakan waktu lebih dari dua hari.

Hari ini, Nayah memproduksi terasi sekitar 20 kilogram. Udang rebon yang diolah menjadi terasi, sambungnya, hasil tangkapan melaut suaminya, Ming (28). Pulang dari melaut, Ming kerap membawa pulang udang rebon untuk diolah menjadi terasi.

Untuk 20 kilogram udang rebon yang dioah menjadi terasi, menurut Nayah, bisa menghasilkan 20 batok, ukuran untuk mengemas terasi.

“Satu batoknya itu bisa dijual antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000. Kalau ke bakul hanya Rp 10.000. Sekarang mah lagi sepi udang rebonnya,” terang Nayah.

Menurut penghasilan sebagai perajin terasi tak menentu, ia bisa menganggur jika suaminya tak membawa udang rebon.

“Sekarang tangkapan udang rebon tuh turun terus, dulu mah bisa sekarung. Sekarang mah seplastik, kadang ada kadang tak ada,” ujarnya.

Perajin terasi di CirebonPerajin terasi di Cirebon Foto: Sudirman Wamad/detikcom

Tetangga rumah Nayah, Kunah (45) sudah dua hari tak membuat terasi. Kunah hanya bisa menghabiskan waktunya bersama cucu kesayangan.

“Ya ngasuh cucu saja, kan tak ada kerjaan. Kalau ada udang rebon ya dibikin terasi,” ucap Kunah.

Tak jauh berbeda, Kunah menjual hasil produksi terasinya sebesar Rp 15.000 ke para pembeli untuk per batok, yang beratnya sekitar satu kilogram. “Ya nanti kalau ada rebon dibikin. Ini suami lagi tidak melaut, jadi nunggu suami saja,” kata Kunah. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kehebohan video pria menggendong ‘Komodo’ terjawab sudah. Yang digendong bukan Komodo, tapi saudaranya yaitu Black Dragon. Kadal apa lagi ini?

memeluk komodo yang ternyata salah informasi (Istimewa)

Netizen sempat heboh gara-gara video Instagram @9GAG tentang pria dengan akun @therealtarzann memeluk kadal raksasa. @9GAG menyebutnya Komodo, netizen pun langsung heboh dengan perdebatan.

Setelah dicek detikTravel, @9GAG diduga salah paham gara-gara @therealtarzann dalam videonya salah ucap soal negara asal si kadal raksasa yang digendongnya yang dia bilang dari Indonesia. Tapi nama hewannya sudah betul dia ucapkan Black Dragon.

Wah, kadal raksasa apalagi ini? Dalam penelusuran detikTravel ke beberapa jurnal ilmiah biologi, Selasa 27 februari 2018 hewan ini adalah Black Dragon Water Monitor. Nama latinnya adalah Varanus salvator komaini.

Dia masih bersaudara dengan Komodo yang nama latinnya Varanus komodoensis. Masih dari keluarga besar Varanus, para kadal purba raksasa.

André Koch, Mark Auliya, Andreas Schmitz, Ulrich Kuch, Wolfgang Böhme dalam Jurnal Mertensiella Volume 16 No 109 tahun 2007 mengungkapkan Black Dragon ini dalam penelitian berjudul Morphological studies on the systematics of South East Asian water monitors (Varanus salvator complex): nominotypic populations and taxonomic overview.

Black Dragon disebut sebagai bagian dari famili water monitor, biawak air tawar. Asalnya bukan dari Indonesia yang salah dijelaskan oleh @therealtarzann. Black Dragon adalah hewan asli Thailand Selatan di Amphoe La-ngu, Provinsi Satun, dekat perbatasan Malaysia.

Ukurannya lebih kecil Komodo. Betinanya 120-160 cm, yang jantan 140-180 cm. Ciri-ciri pembeda utama dengan Komodo adalah warna kulit yang hitam legam kebiruan, perut abu-abu dan lidah berwarna biru. Makanya disebut Black Dragon, ibaratnya besar seperti Komodo Dragon, tapi hitam legam.

Diperkirakan Black Dragon tinggal 100 ekor di habitat aslinya. Namun sejak 2007 sampai sekarang, Black Dragon berhasil dikembangbiakan dalam penangkaran di Parque Reptilandia, Kosta Rika. Black Dragon dijual online di situs Backwater Reptiles seharga USD 7.000 sepasang (Rp 95,5 juta).

Sudah jelas kan sekarang duduk perkaranya? Para ranger Taman Nasional Komodo yang dihubungi detikTravel pun tidak percaya kalau ini Komodo karena lebih hitam. Ternyata memang saudaranya dari negeri sebelah. (***)

sumber: detik.com

Gelar itu disematkan oleh majalah Focus terbitan Jerman

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kupang – Pulau Sumba di Provinsi Nusa Tenggara Timur, terpilih sebagai “Pulau Terindah di Dunia” versi majalah Focus terbitan Jerman. Hal itu diungkapkan Marius Ardu Jelamu, Kepala Dinas Pariwisata NTT di Kupang, Senin 26 Februari 2018.

“Kami berterima kasih dan memberi apresiasi yang tinggi kepada majalah ‘Focus’ di Jerman yang belum lama ini tela memilih Sumba sebagai “The best beatiful Island in the World–Pulau terindah di dunia,” katanya kepada Antara saat dihubungi.

Ia mengemukakan, sejumlah alasan majalah internasional dengan oplah penjualan mencapai 5 juta eksemplar yang disebarkan ke berbagai negara di dunia itu memilih Pulau Sumba karena kekayaan alam dan budayanya yang melimpah.

Pulau Sumba yang berada di selatan NTT itu, lanjutnya, memiliki keindahan padang sabana yang luas yang jarang ditemukan di dunia serta alam laut dan pantai yang sangat eksotis.

Selain itu, Pulau Sumba memiliki potensi kekayaan wisata megalitik yang unik di dunia, serta berbagai produk budaya seperti tenun ikat, rumah adat, serta budaya berkuda Pasola yang sudah kesohor.

“Lembaga international bird life juga telah menetapkan kawasan Taman Nasional Matalawa di Sumba sebagai important bird area karena ada 10 jenis burung endemik yang hidup di sana,” katanya.

Marius meyakini, terpilihanya sumba sebagai pulau terindah di dunia itu akan membawa dampak promosi secara internasional yang akan segera diketahui jutaan orang di berbagai belahan dunia.

“Wisatawan internasional juga pasti bertanya-tanya di mana letak Pulau Sumba ini sehingga memungkinkan mereka untuk berkunjung. Memang saat ini kunjungan wisatawan ke Sumba terus meningkat dari waktu ke waktu,” katanya.

Menurut Marius, semakin dikenalnya Pulau Sumba sebagai daerah wisata unggulan di provinsi berbasiskan kepulauan itu menunjukkan bahwa upaya promosi dan pemasaran melalui kegiatan pariwisata mulai membuahkan hasil.

Sumba yang terbagi dalam empat wilayah administrasi pemerintahan kabupaten, memiliki event pariwisata tahunan yang terkenal yaitu parade ribuan kuda sandelwood yang dipaduhkan dengan festival tenun ikat.

“Artinya branding yang kita jual untuk pengembangan pariwisata di Sumba melaliui event ini sudah menunjukkan hasil positif karena sudah menyita perhatian masyarakat mancanegara,” katanya.

Marius menambahkan, riset ilmiah yang dilakukan bersama perguruan tinggi setempat juga menunjukkan bahwa Pulau Sumba sudah menjadi pilihan ketiga tujuan wisata ke NTT setelah Taman Nasional Komodo (TNK) dan Labuan Bajo di Pulau Flores bagian barat.

“Memang sebelumnya minat kunjungan wisatawan setelah Taman Nasional Komodo yaitu ke Kelimutu Kabupaten Ende, namun sekarang pilihannya sudah beralih ke Sumba,” katanya lagi.

Ia memastikan pemerintah daerah akan terus berkoordinasi meningkatkan promosi dan pemasaran berbagai potensi pariwisata, tidak hanya di Sumba, namun juga semua daerah di provinsi berbasiskan kepulauan itu karena masing-masing telah didukung dengan kekayaan pariwisata yang beraneka ragam. (***)

Sumber : republika.co.id

Tabir surya SPF 30 agar kulit wajah tidak terbakar selama bersenang-senang.

MEDIAKEPRI.CO.ID – Berlibur sangat menyenangkan, tetapi bisa jadi dilematis bagi perempuan yang suka berdandan. Tidak jarang riasan yang sudah diaplikasikan sempurna malah ‘meleleh’ terkena paparan sinar matahari.

Pakar makeup dan YouTuber Chloe Morellohe membocorkan rahasia agar itu tidak terjadi. Ia membagikan tips agar riasan tetap sempurna saat berlibur di luar ruang seperti berjemur di pantai.

Vlogger asal Australia itu kini sedang berbulan madu di Maladewa setelah menikah Januari 2018 silam. Selama perjalanan bulan madunya, Chloe membagikan langkah-langkah riasan yang biasa ia lakukan selama berlibur.

Hal pertama yang dilakukan Chloe adalah memakai facial tanner yang sesuai dengan warna kulitnya. Kemudian, ia mengaplikasikan tabir surya SPF 30 agar kulit wajahnya tidak terbakar selama bersenang-senang di bawah siraman matahari.

Jika itu adalah liburan ‘biasa’, Chloe hanya memakai pelembap wajah yang mengandung SPF 15. Namun, apabila ia sedang melakoni sesi foto atau membuat video, ia akan menggunakan foundation yang lebih tahan lama.

Setelah lapisan dasar tersebut, Chloe mengoleskan concealer di bawah matanya. Tak lupa pensil alis, eyeliner, dan maskara tahan air sehingga riasan matanya tahan lama dan tidak hilang meski berenang selama berjam-jam.

Ketika sedang ingin tampil glamor meski sedang di pantai, Chloe menambahkan pulasan perona dan highlighter di pipinya. Ia pun tidak lupa memakai lip gloss yang bisa sekaligus melembapkan bibir.

“Aku tidak pernah secara langsung membiarkan wajahku terpapar sinar matahari, lebih baik selalu memakai topi pantai sebagai perlindungan sekaligus tampil modis,” ujar Chloe, dikutip dari laman Daily Mail. (***)

sumber: republika.co.id

Pameran Batik akan dilaksanakan pada 26 Februari-4 Maret 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Keraton Yogyakarta dan Puro Pakualaman akan menggelar Pameran Batik mengangkat tajuk Cerita Dibalik Goresan Canting.

Pameran digelar dalam rangka memperingati Hadeging Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ke-271.

Pameran Batik akan dilaksanakan pada 26 Februari-4 Maret 2018 di Taman Pintar. Pameran yang akan dibuka Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang filosofi, makna dan cerita dibalik pembuatan batik.

Pameran ini akan menampilkan 14 koleksi Batik Keraton Yogyakarta dan 12 koleksi Batik Puro Pakualaman, yang memiliki ciri khas masing-masing. Batik Keraton Yogyakarta di antaranya Ceplok Ratu Raih yang memiliki filosofi Dewi Ratih istri Bathara Kamajaya.

Ceritanya melambangkan keabadian cinta, yang mengilhami terciptanya motif ini dengan harapan wanita yang mengenakan batik ini akan jadi seorang yang setia. Ada pula motif Dodot sepanjang 10 meter yang digunakan Gusti Kanjeng Ratu Bendara saat pernikahan.

Sedangkan, dari Puro Pakualaman akan menampilkan batik koleksi Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam. Semua itu dituangkan dari naskah-naskah kuno yang berasal dari Puro Pakualaman.

Khusus pada Sabtu dan Ahad, mulai 3-4 Maret 2018 akan ditampilkan praktik pembuatan batik di area pameran oleh pebatik tulis dari Keraton Yogyakarta dan Puro Pakualaman. Tujuannya, menampilkan cara melukis pola batik pada kain mori dengan memakai malam dan canting.

Kasi Humas dan Pemasaran Taman Pintar Yogyakarta, Afia Rosdiana mengatakan, kegiatan ini menyasar segmen masyarakat umum, termasuk di dalamnya kalangan pelajar. Manfaatnya, tentu menanamkan kecintaan dan kebanggaan batik dan menumbuhkan semangat melestarikannya.

“Sekaligus, lebih mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia dan batik sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia,” kata Afia, Kamis 22 Februari 2018.

Pameran ini merupakan bentuk upaya Taman Pintar dalam melestarikan budaya dan tradisi masyarakat Yogyakarta yang memiliki nilai filosofi yang tinggi. Selain itu, Pameran Batik bertujuan menunjukkan budaya/tradisi dan teknologi yang dapat berjalan beriringan dan melengkapi. (***)

sumber: republika.co.id