OTOMOTIF

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – NissanIndonesia kembali mendapatkan penghargaan yang luar biasa dari Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai – Kantor Pelayanan Utama Tipe A Tanjung Priok, sebagai “Mitra Utama Kepabeanan of The Year 2018”.

Penghargaan ini diterima pada 12 Desember 2018 lalu, pada kegiatan coffee morning Mitra Utama (Mita) Kepabeanan 2018, sebuah agenda rutin yang dilakukan bea dan cukai, sebagai wadah komunikasi antara bea cukai dengan importir/eksportir serta asosiasi.

Menyedihkan, Ini Kisah Tandi Selamat dari Bencana Longsor tapi Kehilangan 14 Anggota Keluarganya

“Mitra Utama Kepabeanan of The Year 2018” diberikan kepada Nissan Indonesia sebagai hasil penilaian terbaik secara keseluruhan, diantara lebih dari 200 perusahaan Mitra Utama Kepabeanan.

Penghargaan ini melanjutkan pencapaian Nissan Indonesia sebagai Importir Mitra Utama Kepabeanan Terbaik di KPU Awards 2018 dalam acara Ulang Tahun ke-11 Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, pada bulan Juli 2018 lalu.

Oalah Mas, Mau Nikah Modalnya Kok Nyolong.. Ya Diciduk

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas penghargaan yang luar biasa ini. Ini adalah penghargaan atas kinerja bisnis kami untuk mempertahankan Nissan Indonesia sebagai Importir Mitra Utama Kepabeanan terbaik di Indonesia,” Isao Sekiguchi, presiden direktur PT. Nissan Motor Indonesia, dalam siaran persnya, Rabu, 2 Januari 2019

“Melalui pencapaian ini, kami berharap untuk terus mempertahankan citra positif perusahaan kami di ruang lingkup pemerintahan, terutama di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta di asosiasi dan perusahaan yang melakukan ekspor dan impor”.

Ini Alasan Juhairi Pukul Wanita yang Sedang Salat di Masjid dengan Balok

“Pada kesempatan kegiatan Coffee Morning Mitra Utama (MITA) Kepabeanan 2018 kami berikan penghargaan Mitra Utama Kepabeanan of The Year tahun 2018 antara lain kepada PT. Nissan Motor Indonesia.

Penilaian berdasarkan pengguna PDE (Pertukaran Data Elektronik) Internet PEB terbanyak, waktu dwelling time paling singkat, ketepatan penyerahan laporan bulanan yang diserahkan langsung PIC perusahaan, dan tidak ada pelanggaran kepabeanan,” imbuh Dwi Teguh Wibowo, kepala kantor Bea Cukai Tanjung Priok.

GEGER! Telah Ditemukan Mayat Pria Tanpa Kepala dan Sudah Membusuk, Siapakah Dia?

Kriteria yang dijadikan dasar penilaian oleh KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok adalah sebagai berikut:

  1. Tidak melakukan pelanggaran di bidang Kepabeanan
  2. Tidak melakukan kesalahan pada saat pengiriman data PIB (Pemberitahuan Impor Barang)
  3. Dwelling Time
  4. Menyampaikan Laporan Bulanan tepat waktu baik melalui email maupun secara langsung tanpa melalui pihak ketiga.
  5. Menyerahkan Certificate of Origin (COO) secara langsung tanpa melalui pihak ketiga.
  6. Berperan aktif terhadap perubahan dan/atau perbaikan yang dilakukan dilingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, baik perubahan peraturan maupun sistem, misalnya implementasi Pertukaran Data Elektronik melalui internet. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Persaingan penjualan mobil di Indonesia sangat ketat. Di Indonesia, mobil-mobil MPV seperti Avanza hingga Xpander masih menjadi primadona. Makanya, penjualan mobil di Indonesia masih didominasi oleh jenis mobil MPV.

Hal itu tercatat dalam data penjualan secara wholesales (dari pabrik ke diler) yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) selama periode Januari hingga November 2018. Otolovers masih penasaran mobil apa saja yang mendominasi penjualan di Indonesia?

Posisi nomor wahid masih belum bergeser. Toyota Avanza masih betah duduk di posisi puncak. Sepanjang 11 bulan Avanza merajai penjualan mobil di Tanah Air. Tercatat sebanyak 75.496 unit Avanza terjual.

Salah satu pendatang baru yang bernasib mujur adalah Mitsubishi Xpander. Xpander dalam 11 bulan kiprahnya di industri otomotif Indonesia berhasil merangsek ke tempat kedua mobil terlaris di bawah Avanza. Total 70.679 Xpander terjual. Avanza dan Xpander memang salip menyalip selama tahun 2018, namun penjualan Xpander belum bisa melewati Avanza.

Bukan rahasia lagi kalau mobil berkapasitas tujuh penumpang menjadi primadona di Indonesia. Tak peduli segmennya, asal mobil bisa memuat tujuh orang di dalamnya maka bisa laris di Tanah Air. Contohnya Calya. Masuk ke dalam segmen LCGC 7-seater pertama di RI bersama dengan Daihatsu Sigra berhasil menjadikannya mobil terlaris ketiga.

Harga jual Calya lebih murah menjadi modal Calya bersaing dengan Avanza serta Xpander. Dalam data wholesales, Calya terkirim sebanyak 59.244 unit ke diler-diler Toyota yang tersebar di Tanah Air.

Selain Avanza, Xpander, dan Calya ini daftar 20 mobil terlaris selama 2018.

  1. Toyota Avanza: 75.496 unit
  2. Mitsubishi Xpander: 70.679 unit
  3. Toyota Calya: 59.244 unit
  4. Toyota Innova: 54.669 unit
  5. Toyota Rush: 49.650 unit
  6. Daihatsu Sigra: 46.222 unit
  7. Honda Brio Satya: 42.648 unit
  8. Daihatsu Gran Max Pick-up: 39.324 unit
  9. Suzuki Carry Pick-up: 36.092 unit
  10. Honda HR-V: 32.275 unit
  11. Suzuki Ertiga: 29.249 unit
  12. Daihatsu Terios: 29.113 unit
  13. Daihatsu Xenia: 27.078 unit
  14. Toyota Agya: 26.936 unit
  15. Daihatsu Ayla: 24.967 unit
  16. Honda Mobilio: 22.788 unit
  17. Mitsubishi L-200 Pick-up: 20.077 unit
  18. Mitsubishi Pajero Sport: 19.426 unit
  19. Suzuki APV Pick-up: 15.384 unit
  20. Toyota Fortuner: 8.489 unit.

Sementara itu, persaingan yang paling seru dari segi penjualan mobil sepanjang 2018 adalah salip-menyalip Avanza-Xpander.

Avanza yang sudah memulai kariernya di Indonesia sejak 2003 memang masih mampu mempertahankan posisi di Indonesia. Tak cuma itu, Avanza selama 15 tahun paling buruk masih bisa berada di tempat lima besar sebagai mobil terlaris se-Tanah Air.

Avanza sedikit terusik setelah Mitsubishi Xpander hadir pada Agustus 2017. Butuh waktu bagi mobil MPV bergaya SUV itu bisa mengganggu penjualan Avanza. Enam bulan setelah peluncuran perdana, tepatnya pada Februari 2018 Xpander perlahan-lahan bisa menyalip penjualan Avanza.

Empat bulan berturut-turut Xpander mencicipi manisnya mahkota mobil terlaris se-Indonesia sampai akhirnya pada Juni Avanza kembali membalikkan keadaan.

Tak bertahan lama, Juli hingga September Xpander pun kembali unggul. Menjelang penutup tahun serta di tengah kabar akan memiliki wajah baru, penjualan Avanza secara wholesales seperti tercantum dalam data Gaikindo justru mencuat.

Total selama 11 bulan, Avanza hanya memimpin selama empat bulan sedangkan tujuh bulan sisanya diisi Xpander. Namun kalau melihat angka penjualan, Xpander masih kalah nih Otolovers. Dirangkum oleh detikOto, total penjualan Xpander selama 11 bulan tercatat 70.679 unit.

Sementara Avanza lebih unggul dengan pencapaian 75.496 unit. Hal itu sekaligus mengantar Avanza menjadi mobil terlaris sepanjang tahun 2018 (Januari-November). (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kabar soal mobil Esemka masih menjadi perbincangan terhangat di dunia otomotif sepanjang tahun 2018. Padahal wujudnya hingga saat ini belum ada. Pihak Esemka pun belum membuka suara hingga saat ini.

Berita soal Esemka sudah mulai bergema sejak Januari 2018. Kala itu, sebuah mobil SUV bertuliskan ‘Esemka Garuda 1’ tertangkap kamera seorang warganet. SUV Esemka berwarna putih diangkut menggunakan truk towing dan melintas di sebuah jalan.

Memang sebelumnya pada Desember 2017, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono angkat bicara terkait produksi mobil nasional (mobnas). Dia mengaku memang diberi tugas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memproduksi dan mengembangkan mobnas. Hendropriyono mengatakan rencananya Esemka akan dirilis pertengahan tahun 2018.

Tersebarnya foto tersebut seolah menjadi sinyal-sinyal Esemka bakal segera merilis mobilnya di Tanah Air. Namun nyatanya yang ditunggu masih belum juga datang.

Kemudian pada Oktober 2018, Cawapres Ma’ruf Amin juga membocorkan Esemka bakal dirilis dalam waktu dekat. Hal tersebut pun didukung oleh pernyataan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika.

Putu menyebut bulan Oktober Esemka mulai memproduksi mobil-mobilnya di Indonesia. Tapi ditegaskan bahwa Esemka bukan wewenang pemerintah, melainkan sudah ke ranah industri.

“Kabar terakhir Esemka itu kan sudah mulai produksi. Jadi secara administrasi sudah, dan modelnya juga sudah di level produksi. Sertifikat Uji Tipe (SUT) pun sudah selesai,” ucap Putu saat itu.

Esemka pun disebut-sebut telah menjalani serangkaian ujian hingga bisa masuk ke dapur produksi.

Kabar soal Esemka juga didapat dari anak Hendropriyono, Diaz. Diaz yang duduk di jabatan staf khusus presiden mengatakan untuk mobil pertama Esemka akan merilis SUV. Diaz pun sedikit memberi bocoran soal harga Esemka.

“Saya memang tidak langsung menangani tapi yang saya dengar pabriknya sudah disiapkan, assembling line sudah disiapkan, malahan kalau nggak salah mau ada launching Esemka dalam waktu dekat,” kata Diaz.

“Harusnya lebih murah saya rasa sekitaran Rp 200 jutaan mungkin, tapi kemungkinan. Saya kan bukan penjualannya tapi seharusnya pasarannya memang segitu, jangan mahal-mahal lah,” tutur Diaz.

Rumor kemunculan Esemka semakin kuat saat berkunjung ke pabrik milik PT SMK di Solo. Namun yang berjajar di sana bukanlah mobil SUV melainkan pick-up.

Munculnya foto-foto Esemka juga menjadi pro dan kontra karena mobil menyerupai mobil China sehingga diragukan mobil sepenuhnya diproduksi di Tanah Air. Sampai saat ini, kehadiran Esemka masih dinantikan. Kabarnya calon mobil bermerek nasional ini, akan dirilis tahun depan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kabar pembaruan si kembar Avanza-Xenia semakin santer. Isunya, awal tahun 2019 mobil itu akan diluncurkan.

Salah satu pembaruan yang mulai ketahuan adalah makin lengkapnya pilihan mesin Daihatsu Xenia.

Dilihat dari laman Informasi Nilai Jual Kendaraan Bermotor Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta, Daihatsu Xenia model baru sudah terdaftar NJKB atau nilai jual kendaraan bermotornya.

Dari daftar itu, terdapat enam tipe Xenia. Ada Xenia 1.3 X M/T, 1.3 X A/T, 1.3 R M/T, 1.3 R A/T, 1.5 R M/T hingga 1.5 R A/T.

Artinya, dilihat dari data tersebut, selain ada mesin 1.300 cc, Xenia terbaru nanti bakal ditawarkan dengan mesin 1.500 cc juga.

Selama ini Daihatsu hanya menjual Xenia 1.300 cc setelah Xenia 1.000 cc dipensiunkan.

Dari data tersebut juga bisa dilihat bahwa Xenia 1.500 ditawarkan untuk tipe R. Xenia dengan mesin 1.500 cc itu terdapat pilihan transmisi otomatis dan manual.

Kemungkinan, Xenia 1.5 ini bakal mengusung mesin yang sama seperti Avanza 1.5, Terios dan Rush. Mesin itu adalah mesin berkode 2NR dengan teknologi Dual VVT-i berkapasitas 1.500 cc.

Jadi makin penasaran dengan si kembar Avanza-Xenia terbaru. Patut ditunggu nih, Otolovers! (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Sobat masih ingat Yamaha RX-Z? Dibanding sepupunya yaitu Yamaha RX-King, Yamaha RX-Z memang seperti kalah pamor.

Padahal, motor ini memiliki keunikan sebagai pacuan dua tak yang legendaris di tahun 80 hingga 90-an.

Yamaha RX-Z didatangkan dari Malaysia pada tahun 1987 ke Indonesia, karena pacuan ini memang sangat terkenal di Negeri Jiran.

Makanya, RX-Z sendiri memiliki usia yang cukup panjang di sana. Yakni diproduksi dari tahun 1985 hingga 2011.

Tapi sayangnya RX-Z tidak terlalu sukses di Indonesia.

“Kalau dilihat dari mesin, pasti banyak yang mengira kalau RX-Z ini pakai mesin yang sama seperti RX-King,” bilang Zul owner RX-Z keluaran 1996.

“Tapi jeroannya beda, karena RX-Z ini punya 6 speed, serta piston yang berbeda dari RX-King. Meskipun kubikasinya sama-sama 135 cc,” tambah Zul.

Yang membuatnya unik, adalah RX-Z ini motor sport seperti RX-King, tapi ada batok lampu klasik. Ini yang jadi daya tarik dari RX-Z.

“Tapi, mungkin di era saat itu tidak terlalu menarik, karena pesaingnya banyak motor full fairing,” lanjutnya.

RX-Z juga memiliki saudara kandung bernama Yamaha RZR yang lebih langka.

“RZR itu varian tertingginya, karena dia pakai full fairing. Motor ini hanya dipasarkan di Indonesia juga di Hong Kong kalau tidak salah. Jadi populasinya lebih sedikit lagi,” ujarnya.

“Sebagai motor fairing di era 90-an, RZR ini memang kalah pamor dari Ninja atau NSR saat itu. Selain kapasitas mesinnya kecil, sokbreker belakangnya juga masih dobel. Beda dari Ninja atau NSR yang sudah monosok dan mesin 150 cc,” tutup Zul yang punya RZR keluaran 1997. (***)

sumber: grid.motor.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Di Thailand, Honda memasarkan motor sport CB150R ExMotion. Tapi, Astra Honda Motor (AHM) tampaknya tidak tertarik membawa motor tersebut ke Indonesia.

Presiden Direktur AHM, Toshiyuki Inuma, menyebut CB150R ExMotion bukanlah prioritas AHM untuk pasar Indonesia. Dia menyebut, pihaknya masih ‘wait and see’ sebelum mendatangkan motor naked tersebut.

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sulawesi Utara

Dampak Banjir Bandang, Puluhan Rumah Rusak dan 4 Jembatan Ambruk

“Karena pasarnya tidak besar. Posisi berkendaranya konsumen di Indonesia masih butuh untuk menunjang kegiatan sehari-hari, untuk boncengan dan touring, jadi kita melihat pasarnya yang berbeda,” kata Inuma.

“Karena saya percaya masih banyak konsumen di Indonesia yang mengendarai motor untuk aktivitas harian, akhir pekan dan touring. Karenanya motor itu tidak besar pasarnya,” ujar Inuma.

Inul Daratista Terpilih Diantara Belasan Wanita yang Diberi Penghargaan Wanita Inspirasi Tahun 2018

Demi Keselamatan, Penerbangan Ratusan Penumpang Lion Air Ditunda

Bicara spesifikasi, Honda CB150R ExMotion mengusung mesin 150cc DOHC satu silinder berpendingin cairan. Daya tarik motor ini terdapat di desainnya yang memadukan konsep retro dan modern sekaligus.

Konsep retro didapatkan dari desain lampu bulat dan model jok yang pendek ciri khas motor Scrambler. Sementara nilai-nilai modernitas tersaji lewat pengaplikasian lampu-lampu full LED, suspensi Upside Down (USD), dan panel instrumen full digital.

Kecemburuan Iriana saat Tau Jokowi Dipeluk Wanita Lain

Sport Tourism Pati Run 2018 Ajang Memperkenalkan Icon Pati

Selain itu, CB150R ExMotion juga sudah mendapatkan sistem pengereman cakram dengan kaliper radial 4 piston yang menjepit piringan 296 mm. Ada juga opsi fitur ABS (Anti-lock Bracking System) yang bisa mencegah roda mengunci.

Di Thailand, CB150R ExMotion dibanderol dengan harga mulai THB 99.800 atau setara Rp 45,8 juta. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Seiring berjalannya waktu sepeda motor bukan lagi jadi mainan kaum Adam. Para keturunan Hawa pun mulai banyak menggandrungi kuda besi dari berbagai kalangan, bahkan tak pelak terkena virus asiknya jadi bikers.

BACA: Benarkah Diabetes Bisa Sebabkan TBC Sampai Kebutaan?

Sama halnya dengan Poppy Sovia, aktris bergaya asyik ini merupakan salah satu perempuan yang sangat menggemari sepeda motor. Tak tanggung jenis sepeda motor yang dia suka adalah motor trail, yang tentunya sering dia gunakan untuk berkotor-kotoran di jalur off road.

BACA: Baca Sebelum Membeli, 5 Kandungan Skincare Ini BIsa Bikin Wajah Jadi Rusak!

“Saya senangnya off-road yang turun di tanah saya suka,” ujarnya saat ditemui detikOto di Sirkuit Sentul, Bogor dalam rangkaian acara Indonesia CBR Race Day 2018.

BACA: Baru Diluncurkan Mobil SUV Lamborghini di Indonesia, Langsung Ada yang Beli Loh

Bagi Poppy mengendarai sepeda motor adalah sebuah kebahagiaan tersendiri yang bisa dia nikmati. “Gue merasa bahagia naik motor karena itu kendaraan bermesin pertama yang gue punya,” katanya.

BACA: Rutin Mengkonsumsi 7 Buah Ini untuk Mendapatkan Perut Ramping dan Sehat

Semakin banyaknya bikers perempuan belakangan ini membuat, Poppy yang sudah menyukai sepeda motor sejak lahir mengaku senang. “Seneng sama biker cewek, jaman dulu cari temen cewek pakai motor jarang, sekarang liat aja di instagram pakai hastag banyak banget,” tambahnya.

BACA: Prabowo Marahi Jurnalis dan Media, Pengamat: “Hati-hati Ini Bisa Menjadi Senjata Makan Tuan. Kenapa?

“Perempuan di atas roda dua itu keren banget, tapi yang paling keren lagi kita harus selamatkan diri kita which is surat aman dan kalau udah di jalan raya kita harus selamatkan orang juga,” lanjut Poppy. Poppy menambahkan para bikers cewek harus saling support tanpa perlu mempedulikan jenis motornya dan tidak perlu membentuk geng tertentu.

BACA: Staf Khusus Presiden Jokowi Bocorkan Harga Mobil Nasional Esemka, Segini Loh Kisaran Harganya

Ke depannya Poppy berharap semakin banyak bikers cewe di Indonesia sehingga akan semakin banyak teman perempuan yang memiliki hobi sama dengannya. “Semoga lady biker di indonesia makin banyak, kalau bisa ada komunitas keseluruhan biker perempuan di indonesia apapun motornya yang penting roda dua,” tutup Poppy (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Lamborghini pertama kali mengeluarkan segmen mobil Sport Utility Vehicles (SUV) Urus pada bulan Desember 2017. Setahun kemudian mobil resmi masuk ke Indonesia bersamaan dengan pembukaan diler baru di kawasan Pacific Place Mall, Ground Floor, G73 – G74, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Desember 2018.

BACA: Tips Mudah Hilangkan Bau Bensin dalam Mobil

BACA: Memilukan, Berjam-jam Jalan Kaki Sambil Gendong Bayinya, Sampai Rumah Sakit Bayinya Sudah Tak Bernyawa, Ini yang Terjadi

Meski baru diluncurkan, mobil SUV tercepat di kelasnya ini ternyata sudah dibeli sama orang Indonesia lho. Hal tersebut juga diungkapkan langsung oleh Chief Excecutive Officer Asia Pasific, Automobili Lamborghini Matteo Ortenzi.

BACA: Kesehatan Itu Mahal Harganya, Wasir Bisa Jadi Gejala Kanker Usus Besar, Kenali Tandanya

BACA: Jaringan Internet Telkomsel Putus, Ini Sebabnya

“Sudah ada yang pesan, pengiriman akan dimulai tahun 2019,” ungkap Matteo Ortenzi.

Dari segi harga, Mateo mengatakan Rp 8,5 miliar namun harga itu masih off the road, belum termasuk pajak dan lainnya. Hal senada juga disampaikan Costumer Relationship Management dan Sales Executive Lamborghini Jakarta, David M. Pangemanan.

BACA: Bentuk Mobil Perpustakaan Keliling yang Lucu Jadi Daya Tarik Anak-anak Baca Buku di Mobil Perpustakaan

BACA: Staf Khusus Presiden Jokowi Bocorkan Harga Mobil Nasional Esemka, Segini Loh Kisaran Harganya

“Tersedia delapan mobil, tapi belum masuk Indonesia. sedangkan yang masuk Indonesia baru satu unit. Yang diluncurkan ini adalah Urus pertama yang masuk Indonesia dan sudah punya customer,” ungkap David kepada wartawan.

Lebih lanjut, kerana pemesanan kata David sudah dilakukan sejak launching pertama kali Lamborghini Urus pada Desember 2017. Bagi Otolovers yang berminat, untuk saat ini masih bisa memesan namun harus menunggu, produksi tahun depan.

“Bisa tapi masuknya di produksi tahun 2019 semester 2,” ungkap David. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Otolovers, pernah punya pengalaman menggonta-ganti Bahan Bakar Minyak untuk kendaraan Anda? Misalnya kalau Otolovers biasa menggunakan BBM non subsidi yang notabene harganya lebih mahal dan berubah-ubah seperti Pertamax Cs kemudian menggantinya dengan bensin berkadar oktan lebih rendah.

Alasannya, mengisi BBM disesuaikan dengan kantong masing-masing pemilik mobil.

BERITA TERKAIT

Api dengan Cepat Melahap Minibus saat Isi BBM, Sopir Luka Parah dan Mengakibatkan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Astaga, Tangki BBM Dibuka, Lalu Membakarnya, Rasa Cemburu Pria Ini Mengantarkannya Ke Jeruji Besi

Lagi Usaha Kendalikan Situasi Harga BBM Pertalite, Eh Pertamina Malah Menaikan untuk Kedua Kali Sejak Awal Tahun 2018

Pabrikan sendiri sebenarnya sudah merekomendasikan jenis BBM apa yang sesuai dengan kendaraan Anda dan sebaiknya tidak diganti demi memberikan performa mesin yang maksimal.

Salah satu efek yang ditimbulkan kalau keseringan menggonta-ganti BBM adalah mesin mengelitik. Efek knocking sendiri terjadi kalau pergantian BBM yang dilakukan memiliki kadar oktan berselisih cukup jauh.

GOOOLL.. PSIS Semarang Berhasil Menaklukkan Persipura Jayapura dari Dua Gol Bruno Silve

Tak Ingin Acara Pernikahannya Kacau, Ge Pamungkas Tak Undang Mantan Kekasihnya

Ini Alasan Hari AIDS Sedunia Diperingati dan Ini Saran Menteri Kesehatan

Contohnya biasa mengisi BBM beroktan 92, 98, kemudian mengganti dengan oktan 88. Lantas apa akibatnya jika mobil knocking terus-terus mengelitik dan didiamkan?

“Ini sih jarang kejadian ya, paling beberapa aja kalau knocking terus bisa rusak. Intinya paling terasa itu ya tarikannya kurang lah, kalau knocking sendiri nggak ada efek kerusakan parah cuma kan mengganggu aja,” tutur Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi.

Mewakili Unsur Wartawan, Unsur Perusahaan Pers, dan Tokoh Masyarakat, Ini 9 Nama Anggota Dewan Pers 2019-2022 Terpilih

Peserta Reuni 212 Manfaatkan Waktu untuk Berolahraga Bareng Keluarga di Kawasan Monas

Admin Libra, Kamu Apa? Yuk Intip Ramalan Zodiakmu Sabtu 1 Desember 2018

Penggunaan BBM yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan ini memang dianjurkan untuk diikuti. Dengan begitu para pengendara bisa merasakan performa mesin serta tenaga yang diinginkan.

Baru-baru ini juga Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebut pemilik kendaraan yang tak mengisi BBM sesuai dengan anjuran pabrikan, bisa membuat garansi mobil hangus.

“Setahu kami aturannya memang seharusnya demikian. Kalau ada kerusakan yang disebabkan penggunaan bahan bakar tidak sesuai standar, maka di luar garansi,” kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi. (***)

sumber: detik.com

OTOMOTIF

Kamis | 22 November 2018

Tips Mudah Hilangkan Bau Bensin dalam Mobil

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Bau bensin dalam mobil menjadi hal yang menjengkelkan bagi Anda yang tidak nyaman dengan aroma ini. Dalam beberapa hal yang tidak sengaja ada saja kemungkinan mobil dipenuhi aroma ini.

Menghirup bau bensin dalam jangka lama dan konsentrasi yang tinggi secara langsung dapat menyebabkan sakit kepala. Beberapa orang mungkin akan langsung sakit dan tidak enak badan karena dampak dari menghirup bau bensin.

BACA: Pria Ini Tewas Ditabrak Pesawat Boeing 737 di Bandara saat Berusaha Melarikan Diri ke Landasan Pacu

BACA: Kronologi Pembunuhan Pemandu Lagu yang Mayatnya Disembunyikan dalam Lemari

BACA: Ini Rahasia Cara Memasak Nasi Goreng yang Lezat Menurut Sains

Cara menghilangkan bau bensin yang mungkin terlintas dan cukup mudah adalah membuka semua pintu dan menyemprotkan pengharum ruangan ke seluruh kabin. Namun cara ini tidak cukup ampuh menetralisir bau menyengat dari bensin yang menempel pada bagian tertentu.

Untuk menghilangkan bau bensin ada sejumlah bahan yang cukup mudah Anda dapatkan di dapur. Sebelumnya Anda perlu tahu sumber bau bensin yang ada di dalam mobil yang biasanya menempel di karpet atau kursi penumpang.

BACA: Besok! Batik Air Resmikan Penerbangan ke Pintu Gerbang Kaltim, Samarinda, Destinasi Baru untuk Petualangan Seru

BACA: Inikah Ponsel Lipat Huawei dan Siap Meluncur ke Pasaran?

BACA: Tepung Kelapa Pengganti Tepung Roti, Alternatif Nutrisi Tepat untuk Diabetes

Bahan pertama yang bisa digunakan untuk menetralisir bau bensin di dalam mobil adalah kopi. Kopi mengandung senyawa minyak yang menyerap berbagai macam bau termasuk bensin. Taburkan bubuk kopi secukupnya pada titip yang terkena bensin.

Jika Anda tidak memiliki kopi juga bisa menggunakan baking soda. Sama seperti kopi, tuangkan secukupnya baking soda ke tempat sumber bau bensin. Baking soda bisa menghilangkan bau bensin ini dalam semalam.

Selain dua bahan tersebut Anda juga bisa menggunakan sabun cuci. Dikarenakan bensin adalah minyak, sabun cuci sangat tepat jika digunakan untuk menghilangkan bau bensin.

BACA: MotoGP Valencia Menjadi Balapan Bersejarah untuk Dani Pedrosa

BACA: Krisdayanti Pamer Kemesraan dengan Suaminya, Netter: “Gak Sadar Umur”

BACA: Mana Polisinya? Saya Akan Jelaskan dengan Polisi! Teriak Angel Lelga saat Digrebek Vicky Prasetyo

Perlu diingat perbedaan jenis karpet atau bahan jok penumpang akan memberikan hasil berbeda dari bahan penghilang bau yang disebut di atas. Sangat dianjurkan untuk mencoba terlebih dahulu agar mendapatkan hasil terbaik.

Cara terakhir jika Anda tak mau susah payah mencari dan membersihkan bau bensin di mobil adalah menyerahkannya kepada penyedia jasa tukang cuci mobil yang ahli membersihkan interior. Cara ini mungkin yang paling praktis tapi tentunya akan mengeluarkan biaya yang lebih besar. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Kawasaki W175 untuk dibangun menjadi motor bergaya bobber-chopper yang digarap oleh Katros Garage. Lantas setelah dibeli RI -1 apakah penjualan Kawasaki W 175 laris manis?

Deputy Head Sales & Promotion Division KMI Michael Chandra Tanadhi mengklaim penjualan W 175 sedang meningkat bahkan melebihi target.

“Lagi hot (penjualan W 175) kita pengin bakar lebih hot lagi,” ungkap Michael Chandra Tanadhi saat ditemui di pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018. Dalam pameran tersebut juga turut diramaikan kehadiran W175 dengan gaya custom.

“Intinya sih pengin kasih lihat buat mereka yang jalan-jalan, oh ini standar ini customnya garapan dari beberapa builder,” ungkap Michael.

Kawasaki mengklaim penjualan penjualan W 175 sedang naik daun dan diincar tidak hanya kaula muda saja. Penjualannya saat ini malah lebih di atas target.

“Januari sampai September hampir 11 ribu, rangenya jauh besar dari anak muda sampai umur 35 sampai 40 juga ada,” ungkap Michael.

Saat disinggung dengan hubungannya dengan Presiden yang menggunakan motor klasik 175 cc itu, kata Michael, tidak bisa kelihatan. Soalnya W 175 sendiri diakuinya sedang naik daun khususnya motor retro.

“Dampaknya sendiri kita nggak bisa lihat, sekarang posisinya lagi hot banget gitu buat kita, jadi nggak kelihatan, apa yang kita produksi habis-habis terus,” ungkap Michael.

Meskipun memiliki tampang jadul, jangan salah sangka akan kekuatannya. Dengan menggendong mesin berkapasitas 177cc satu silinder, Kawasaki W175 mampu menyemburkan torsi hingga 13,2 Nm pada 6.000 RPM. Kekuatan maksimalnya pun mampu mencapai 9,6 kW (13 PS) pada 7.500 RPM.

Dilengkapi dengan karburator Mikuni VM24 yang berkontribusi dalam penggunaan torsi rendah dan sedang, motor diklaim lebih hemat bahan bakar dan rendah emisi. Dengan tangki bermuatan 13,5 liter, konsumsi bahan bakarnya sekitar 30 km/liter.

Ada bagian belakangnya, ia dilengkapi oleh knalpot peashooter dan pipa header berbentuk lengkung memberikan kesan retro yang kental di sana. Belum lagi hadirnya telescopic fork boots dan shock breaker, lampu depan multi-reflector, speedometer analog, serta sasis tubular semi-double cradle frame membuat W175 tak hanya bagus ditampilan, namun juga nyaman digunakan.

Untuk bagian keamanannya, rem depan dibekali double piston dengan piringan cakram 220 mm dan roda belakang masih tromol. Pelek 17 inci dengan jari-jari krom dipilih untuk memperkental kesan klasik. W175 tersedia dengan dua pilihan tipe yakni standar dan Special Edition (SE) dengan pilihan warna Pearl Crystal White, Metallic Spark Black, Metallic Matte Covert Green, dan New Silver. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Dalam waktu dekat, calon mobil nasional Esemka bakalan meramaikan pasar otomotif di Indonesia. Namun hingga saat ini belum terlihat wujud Esemka asli yang bakal mengaspal.

Hanya saja Staf Khusus Presiden Joko Widodo Hendropriyono menyebut mobil pertama Esemka bakal berbentuk SUV.

Soal harga, Diaz berharap mobil ini bisa dijual dengan kisaran harga Rp 200-300 juta agar bisa bersaing dengan merek-merek lain di Indonesia.

“Harusnya lebih murah saya rasa sekitaran Rp 200 jutaan mungkin, tapi kemungkinan. Saya kan bukan penjualannya tapi seharusnya pasarannya memang segitu, jangan mahal-mahal lah,” tutur Diaz akhir pekan lalu.

Diaz pun masih enggan menanggapi soal calon-calon pesaing Esemka di Indonesia. Seperti diketahui ada delapan mobil Esemka yang siap masuk jalur produksi. Di antara delapan mobil tersebut dua diantaranya adalah mobil penumpang. Mobil penumpangnya masing-masing berkapasitas 2.000cc dan 1.000cc. Dibandingkan kompetitornya, Esemka memang memiliki kapasitas mesin di bawah rivalnya.

Mobil itu dibekali penggerak 4×4 sama seperti Pajero dan Fortuner. Sementara versi 1.000cc diprediksi bakal menyaingi mobbil LCGC dengan kapasitas sama.

“Saya belum tahu di kelas mana, tapi pasarnya Rp 200-300 juta, bisa lebih murah. Kita kan juga melihat nanti harga produksinya berapa, ntar saya juga bicara dengan tim Esemka. Harga belum tahu lah, nanti,” tutup Diaz.

Otolovers yang penasaran harap bersabar sedikit ya. Mobil ini memang tengah digodok oleh beberapa pihak termasuk mereka yang terlibat dalam pembuatan Esemka sejak dulu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mobil Low Cost Green Car (LCGC) sudah tidak murah lagi. Kalau dulu varian LCGC dengan harga di bawah Rp 100 juta masih ada beberapa pilihan, sekarang hanya tersisa Daihatsu Ayla tipe terendah saja yang dijual Rp 94,05 juta.

Sisanya berada di kisaran Rp 130 jutaan bahkan untuk varian tertinggi sekalipun ada yang mencapai Rp 150 juta lebih. Padahal saat pertama kali dibuat mobil ditujukan untuk masyarakat kalangan tertentu yang sebelumnya tidak sanggup membeli mobil.

Dalam Permenperin No. 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau mengatur, harga LGCC sebelum pajak daerah, bea balik nama (BBN) dan pajak kendaraan bermotor (PKB) setinggi-tingginya Rp 95 juta.

Namun tertulis bahwa produsen LCGC dibolehkan menaikkan harga jual setiap tahun. Ada beberapa acuan dalam menyesuaikan harga LCGC yaitu indikator ekonomi yang dicerminkan dengan besaran inflasi, nilai tukar rupiah dan/atau harga bahan baku.

Sekalipun harganya mahal, mobil dalam kategori LCGC tidak sepi peminat. Varian tertinggi mobil LCGC dengan harga lebih dari Rp 150 juta pun bisa terjual sebanyak dua puluhan ribu sepanjang tahun 2018.

Daihatsu Sigra 1.2 R AT misalnya dijual dengan harga Rp 150,65 juta, ada juga Toyota Agya 1.2 A/T TRD yang menyentuh Rp 153,95 juta. Selain itu ada Toyota Calya 1.2 G A/T dengan harga Rp 153,1 juta dan terakhir Honda Brio Satya E CVT Rp 152,5 juta.

Kalau ditotal secara keseluruhan 23.281 unit mobil LCGC dengan harga di atas Rp 150 juta laris selama semester satu tahun 2018. Jumlahnya pun mengalahkan mobil MPV varian terendah yang hanya terjual 13.821 unit. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta- PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memasarkan All New Honda PCX Hybrid yang sudah lama dinanti penggemar skutik berteknologi canggih. Skutik premium Honda ini dipasarkan dengan harga Rp40.300.000 (on the road DKI Jakarta). Diperkenalkan pada April lalu, kendaraan roda dua berteknologi hibrida pertama di dunia ini diproduksi di pabrik AHM Sunter.

Teknologi hibrida pada ALL New Honda PCX Hybrid bekerja saat tuas gas diputar dengan spontan. Tenaga motor assist yang didapatkan dari baterai lithium-ion yang disematkan pada mesin 150 cc ini mampu meningkatkan torsi sehingga membuat akselerasi lebih responsif jika dibandingkan dengan PCX standar. Dengan performa yang lebih responsif, teknologi hibrida PCX ini mampu menghemat lebih dari 2,2% dalam penggunaan bahan bakar berdasarkan pengetesan EURO 3 dengan menggunakan metode ECE R40.

Tunggangan dengan warna hybrid blue dan penyematan logo hibrida di setiap sisi bodi serta penyematan lampu LED di semua sistem pencahayaan yang memberikan kesan mewah. Skutik premium ini mengusung sistem pengereman anti-lock braking system (ABS) dan dilengkapi fitur full digital panel meter dengan tampilan lebih informatif melalui fitur riding mode, level pengisian baterai dan indikator baterai lithium.

President Director AHM Toshiyuki Inuma mengatakan All New Honda PCX Hybrid hadir di Indonesia untuk penggemar kendaraan teknologi tinggi yang mengutamakan kenyamanan serta tampilan elegan.

“All New Honda PCX Hybrid ini merupakan salah satu bentuk konsistensi AHM untuk terus berusaha menyuguhkan kendaraan dengan inovasi terbaru seiring dengan berkembangnya bermacam gaya hidup masyarakat Indonesia. Berbagai macam fitur yang disematkan pada model ini kami dedikasikan untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan dan kebanggaan saat berkendara,” ujar Toshiyuki Inuma.

Pada kesempatan sama, Executive Vice President Director AHM Johannes Loman menambahkan, sepeda motor skutik hibrida ini merupakan yang pertama diproduksi para putra bangsa. Model ini siap didistribusikan ke seluruh wing dealer dan big wing dealer Honda yang ada di Indonesia. “Hingga kini, kami telah menerima sekitar 100 pesanan dari seluruh Indonesia. Kami akan segera mengirimkan motor hibrida produksi anak bangsa ini ke rumah para konsumen tercinta,” ujarnya.

Tiga pilihan berkendara
All New Honda PCX Hybrid terlihat kian canggih dengan disematkannya mode berkendara yang terletak pada stang sebelah kiri. Mode ini memiliki tiga pilihan berkendara sesuai dengan kebutuhan, yakni drive mode, sport mode, dan idling mode. Mode D atau drive mode membuat pengendara merasakan performa bertenaga tetapi hemat bahan bakar yang merupakan mode standar saat pertama kali motor dinyalakan.

Mode S atau sport mode untuk pengendara yang ingin merasakan akselerasi yang lebih responsif jika dibandingkan dengan mode D. Pengendara yang ingin menghentikan fungsi dari fitur idling stop system (ISS) dengan tenaga yang sama seperti mode D. Ketiga mode ini akan berfungsi saat motor assist memberikan dukungan tenaga.

All New Honda PCX Hybrid dilengkapi dengan enchanced smart power (eSP) teknologi minim gesekan, efisiensi pendingan, dan transmisi yang menghadirkan performa mesin terbaik. Untuk mendukung kenyaman pengendara, model ini dilengkapi dengan DC socket untuk power charger yang terletak pada konsol boks sisi depan, serta Honda Smart Key System baru yang terintegrasi dengan alarm antimaling dan answer back system.

Kenyamanan berkendara dirasakan dengan ban yang lebih lebar, yakni 100/80-14 untuk ban depan dan 120/70-14 untuk ban belakang, serta desain velg terbaru.

Skutik premium ini juga dilengkapi seat stopper yang menahan posisi jok agar tidak tertutup saat sedang menyimpan atau mengeluarkan barang.(***)

Sumber: mediaindonesia.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Walaupun menjadi mobil terlaris se-Indonesia selama bertahun-tahun tak berarti Toyota Avanza terhindar dari komentar miring. Avanza disebut-sebut minim fitur tapi dibanderol dengan harga mahal. Ada juga yang menyebut Avanza tidak nyaman untuk ditumpangi.

Seperti yang baru-baru ini disampaikan Andika Maesa atau Andika ‘Kangen Band’. Ia mengaku kurang nyaman saat harus naik Avanza. Andika bahkan lebih memilih untuk naik sedan buruk sekalipun daripada naik mobil sejuta umat itu.

“Soalnya Avanza bantingannya ya, cepet muntah karena kan gue perjalanan kalau satu jam ke lokasi gue akan ikut tapi kalau lebih satu jam itu gue nggak akan kuat naik Avanza. Mendingan gue dikasih mobil buruk tapi sedan. Enak,” sambung Andika.

Menanggapi hal itu, Toyota pun tidak banyak bereaksi dan menganggap hal itu menjadi masukan dari konsumen.

“Setiap komentar itu berharga buat kami sebagai masukan dalam pengembangan produk-produk kami ke depannya dan terima kasih untuk pelanggan kami yang sudah memberikan masukan-masukan itu,” tutur Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto saat dihubungi detikOto, Selasa, 17 Juli 2018.

Banyaknya komentar miring soal Avanza tidak mempengaruhi penjualan mobil itu. Avanza bahkan pada bulan Juni berhasil menggeser posisi Xpander yang empat bulan sebelumnya menjadi mobil terlaris se-Indonesia.

Nah kalau Otolovers sendiri, setujukah dengan pernyataan Andika ‘Kangen Band’ soal Avanza? (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sistem pengereman pada kendaraan bermotor merupakan perangkat penting. Rem bertugas mengurangi kecepatan kendaraan hingga berhenti total.

Sistem rem pada motor juga harus diperhatikan oleh pemilik motor. Terutama kampas remnya. Terkadang, pengendara mengeluh kampas rem motor cepat habis. Ada beberapa penyebab kampas rem bisa cepat habis.

Laman Wahana Honda mengungkapkan beberapa alasan mengapa kampas rem cepat habis.

Alasan pertama karena ketebalan rem yang berbeda.

Ketebalan rem baru dengan yang lama disebut mengalami perubahan. Misalnya, kampas rem motor bebek lebih tebal dibanding kampas rem motor matic baru. Dulu, rem kampas rem punya ketebalan 7 mm, sekarang hanya 5,5 mm.

Alasan berikutnya adalah kondisi jalan. Masuk akal, karena kondisi jalan yang semakin padat membuat pemotor sering menarik tuas rem. Kondisi jalanan yang menurun juga membuat kampas rem semakin cepat habis.

Kapasitas mesin juga berpengaruh terhadap kampas rem. Semakin besar mesin dan dimensinya, beban pengereman juga semakin meningkat. Makanya, motor dengan mesin yang lebih besar berdampak semakin boros kampas remnya.

Gaya berkendara pun turut menyumbang pengaruh terhadap ketebalan kampas rem yang cepat habis. Gaya berkendara yang sering menggeber motor dengan kecepatan tinggi dan mengerem mendadak membuat gesekan kampas rem dan piringan bekerja lebih keras.

Selain kecepatan, muatan berkendara pun berpengaruh. Beban yang semakin berat membuat kerja rem menjadi lebih berat. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO,ID, Jakarta – Mobil dengan harga terjangkau masih menjadi incaran masyarakat Indonesia. Rata-rata mereka mengincar mobil dengan harga Rp 200 jutaan sesuai dengan daya belinya.

“Daya beli masyarakat Indonesia sekarang di kendaraan bermotor dengan harga 200 juta ke bawah,” ungkap Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Jongkie Sugiharto.

Di Indonesia sendiri, mobil dengan harga di bawah Rp 200 juta bisa ditemukan pada model Low Cost Green Car atau biasa kita sebut LCGC bukan mobil MPV. Mengambil contoh Toyota Calya yang dibanderol mulai Rp 135 juta, Daihatsu Sigra Rp 108,9 juta sementara Agya dijual Rp 133,4 juta dan masih banyak model lainnya dengan banderol harga di bawah Rp 200 jutaan.

Bicara soal jenis mobil, selera masyarakat Indonesia pun belum bergeser yakni berkapasitas 7 penumpang agar bisa memuat lebih banyak orang.

Namun kata Jongkie, MPV tak sepenuhnya lagi diminati karena mulai tergantikan oleh LCGC. Seperti diketahui, mobil LCGC juga ada yang berkapasitas 7 penumpang.

“Saya rasa (tren mobil 7 penumpang) masih berlanjut, namun mungkin ada pergeseran sedikit ke LCGC/ KBH2, walaupun 5 penumpang,” tutur Jongkie.

Untuk model mobil LCGC 7 penumpang yang ditawarkan di Indonesia sendiri ada dua yakni Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Keduanya pun cukup diminati. Misalnya saja Calya yang satu bulan setelah diluncurkan pada Agustus 2016 menggeser posisi sang kakak Toyota Avanza.

Selain murah, keunggulan lain untuk mobil segmen ini yaitu hemat bahan bakar dan sangat ramah lingkungan. Oleh karena itu, kendaraan ini juga dapat mengurangi polusi udara dari asap knalpot kendaraan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kendaraan saat ini dikembangkan dengan teknologi canggih. Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah kendaraan otonom yang tak memerlukan sopir.

Teknologi tanpa sopir sudah biasa diterapkan di kendaraan roda empat. Namun, ke depan sepeda motor juga akan ada yang menggunakan teknologi serupa.

Kini, sudah mulai dikembangkan teknologi otonom untuk sepeda motor. Demikian seperti dilansir dari MCN, Sabtu, 16 Juni 2018.

Motor berteknologi otonom sudah mulai diuji. Motor tanpa pengemudi dikembangkan AB Dynamics Ltd bekerja sama dengan AutoRD. Motor tanpa pengemudi bisa mengikuti lintasan dan disesuaikan kecepatannya.

Gerakan motor otonom diprogram menggunakan perangkat lunak dengan kemampuan mengikuti lintasan. Motor juga sempat diuji dalam hal koordinasi dengan kendaraan lain.

Koordinasi dengan kendaraan lain berjalan mulus berkat sistem sinkronisasi AB Dynamics. Hal itu memungkinkan motor untuk berjalan di lalu lintas yang padat.

Dari video ini juga bisa dilihat stabilitas motor tanpa pengemudi. Motor berjalan tanpa ada yang mengendalikan di atasnya, seperti ada hantunya, hiii. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Purworejo – Para modifikator handal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta adu kebolehan dalam ajang kontes modifikasi motor di Purworejo, Jawa Tengah. Berbagai motor bertampang garang, anggun, cantik dan gagah berjajar rapi untuk dipilih menjadi sang jawara.

Ajang yang dikemas dalam Automotive Educative Zone itu digelar selama 3 hari sejak Kamis, 3 Mei 2018 hingga Sabtu, 5 Mei 2018.

Deretan motor tua hingga keluaran terkini dimodifikasi oleh sang pemilik untuk dilombakan dalam kontes yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) di lapangan kampus.

“Berbagai merek motor yang ikut, ada Vespa tahun 62, CB, King, hingga motor matic keluaran terbaru,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara, Fajarudin Hidayat (21) ketika ditemui detikOto di arena kontes, Sabtu, 5 Mei 2018.

Dalam kontes tersebut, setidaknya ada 5 kelas utama yang dilombakan antara lain fashion daily open, pro street racing, novice street racing, novice pure mothai, dan classic modif. Masing-masing kategori nantinya akan diambil 5 juara dan akan mendapatkan trophy serta piagam pnghargaan.

“Untuk 5 juara dalam tiap kelas mendapatkan trophy dan piagam penghargaan, khusus untuk juara 1, 2 dan 3 ada tambahan uang pembinaan,” lanjutnya.

Selama 3 hari digelar, berbagai kegiatan pun ikut melengkapi rangkaian acara otomotif itu. Tidak hanya motor contest, namun kegiatan lain seperti skill contest, ganti oli gratis, sosialisasi safety riding, pameran mobil hingga seminar juga digelar. Panitia penyelenggara berharap agar ke depannya kegiatan tersebut bisa diadakan lebih besar dan meriah lagi.

Sementara itu salah satu modifikator asal Semarang, Arifin (23) mengaku menerjunkan 2 unit sepeda motor sekaligus dalam ajang tersebut. Untuk menggarap motor selama 2 minggu dan dimodifikasi sesuai keinginan, ia mengaku bisa menghabiskan dana Rp 8 juta untuk satu motor matik.

“Ikut dua motor mas, modifnya ya agak susah sih apalagi kalau barang yang kita cari susah. Biayanya juga lumayan untuk modifikasi, semoga aja menang karena sebelumnya juga sering ikut lomba kayak gini dan sering menang,” kata Arifin. (***)

sumber: detik.com